ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 17 November 2010

HUKUM KEBERLIMPAHAN

Inilah bukti bahwa kekurangan adalah ilusi, Hukum keberlimpahan adalah satu-satunya hukum yang benar.

Perbedaan yang kita lihat sehari-hari antara mereka yang kita sebut kaya dan kekurangan, tidak terletak pada jumlah materi yang mereka kumpulkan, tetapi pada pemahaman mereka tentang HUKUM KEBERLIMPAHAN ALAM SEMESTA.

Bagi yang merasa kekurangan selalu melihat segala-sesuatu dari sudut kekurangan, sehingga mereka mulai mengeluh kepada semua orang dan Tuhan tentang ketidakadilan dunia dan bagaimana menderitanya mereka.

Sebaliknya, bagi mereka yang kaya, mereka melihat dunia ini penuh dengan peluang dan kesempatan, mereka mulai menciptakan kesempatan dan mendapati bahwa hidup mereka penuh dengan hal-hal yang patut disyukuri.

Keberlimpahan bukanlah imajinasi tanpa dasar, walaupun terlihat seperti omong kosong di siang hari, tetapi kelimpahan adalah hukum yang bekerja secara absolut di duni ini. Cobalah lihat disekeliling anda, apakah ada satupun barang yang anda temui tidak berasal dari alam? apakah makanan yang anda makan tidak ditumbuhkan lagi? atau apakah ide-ide yang mendasari penciptaan barang dan jasa yang anda temui tidak diperbarui dengan ide-ide yang lebih cemerlang ?


Alam memberi kita begitu banyak, lebih dari yang kita butuhkan, padi tumbuh dengan menghasilkan benih puluhan kali lebih banyak dari benih yang ditanam, hewan berkembang biak dengan cepat dalam waktu singkat, matahari sebagai sumber energi tanpa batas, dsb.

Inilah kemewahan dan kelimpahan yang menjadi dasar dari kehidupan manusia dibumi ini. Segala sesuatu di buat lebih banyak daripada yang kita butuhkan. Setiap manusia kaya di bumi ini, pastilah menikmati kekayaan dari alam secara langsung maupun tidak langsung.

Perang atas penguasaan sumber daya alam di jaman dahulu, terbukti tidak berguna. Dahulu negara Cina kuno mendasari perang mereka atas kebutuhan lahan subur untuk rakyatnya, dengan beranggapan bahwa daerah sekitar sungai adalah satu-satunya lahan subur, sehingga mereka rela berperang dari generasi ke generasi untuk memperebutkan daerah tersebut.

Tetapi lihatlah sekarang, daerah subur yang mereka perebutkan hanya sebagian kecil dari tanah perkebunan yang ada di Cina. Perkembangan teknologi pertanian dan infrastruktur membuat mereka dapat mengairi daerah pertanian yang jauh.

Dengan jumlah rakyat yang 10 kali lebih besar daripada jumlah rakyat di Cina kuno, rakyat cina tidak berkekurangan pangan. Inilah bukti bahwa kekurangan adalah ilusi, Hukum kelimpahan adalah satu-satunya hukum yang benar.

Satu-satunya kesalahan manusia yang terbesar adalah ketakutan akan hidup kekurangan, sehingga mereka diperbudak rasa takutnya dan menyebabkan banyak masalah kekurangan didunia ini. Bayangkan jika seseorang yang berpenghasilan Rp. 100 jt perbulan tetapi tidak rela memberi sedekah kepada fakir miskin sebanyak Rp. 100, hanya karena takut hartanya berkurang.

Atau bayangkan seorang tukang becak yang sehari-hari memiliki kebutuhan sekitar Rp, 50 ribu, dan menghasilkan Rp 30 rb sehari, tetapi tidak mau mencari usaha lain dan tetap berkutat menjadi tukang becak? hanya karena merasa tidak ada peluang dan takut kehilangan satu-satunya kesempatan yang ada?

Sadarlah, alam memberikan kepada kita lebih banyak yang dapat kita gunakan sehari-hari, kekurangan adalah ilusi kita sendiri. Lihatlah banyaknya sinar matahari yang kita dapatkan tiap hari, udara, air, tanaman, dan begitu banyak lagi. Tetapi pemberian alam yang terbesar kepada kita adalah kemampuan kita untuk berpikir dan menciptakan sesuatu.

Penemuan-penemuan yang hebat dan usaha-usaha besar, semua dihasilkan melalui proses berpikir. Dengan melalui pikiran, kita mampu mendaratkan pesawat di bulan, mengairi sawah jauh dari sumber air, dan menciptakan alat transportasi untuk berkeliling bumi.

Setiap kekalahan dari persaingan bisnis, sebenarnya adalah tanda dari alam, bahwa sektor tersebut sudah jenuh. Secara otomatis, peluang barupun muncul, karena pemenang bisnis di sektor tersebut akan berkelimpahan uang sehingga harus mereka salurkan untuk barang dan jasa yang dapat menjaga kelangsungan aliran uang mereka.

Setiap kali ada masalah, lihatlah, disitu ada peluang, karena orang yang memegang solusi, pasti akan dibayar untuk menyelesaikan masalah.

Mulailah berpikir tentang kelimpahan, lihatlah sekeliling anda dan buktikan sendiri bahwa sebenarnya, didepan mata anda ada peluang yang siap untuk menghasilkan kelimpahan materi untuk anda.