ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 17 Desember 2010

Evolusi Holistik

Secara keseluruhan Metode NAQS mengevolusikan seluruh lapisan jati diri manusia :

1. Evolusi Jasmani (Body Evolution)
  • Meningkatnya derajat kesehatan jasmani
  • Meningkatkan imunitas tubuh.
  • Meningkatkan Daya Tahan & Vitalitas tubuh..
  • Aura kesehatan dan vitalitas tubuh yang makin meningkat akan membuat penampilan terlihat semakin sempurna dan awet muda.

2. Evolusi Kesadaran (Mind Evolution)
Peningkatan pola fikir yang positif dan berkesadaran penuh terhadap hidup dan kehidupannya. Merasa hidup sebagai manusia yang sebenar-benarnya manusia. Dan tumbuhnya Kesadaran Sejati.

Saat Kesadaran Sejati telah terlatih, hingga Kesadaran tidak lagi dipengaruhi pikiran, indra dan emosi. Maka kita akan melihat segala sesuatu adalah Kenyataan Sejati. Bila telah melihat Kenyataan Sejati, maka kita akan mengetahui Kebenaran Sejati.

Mengetahui Kebenaran Sejati maka secara alamiah pintu Kebijaksanaan Sejati akan terbuka. Semua indra dan perbuatan selalu didasari oleh Kebenaran Sejati, dimana Pikiran tidak lagi mempengaruhi indera, emosi ataupun perbuatan. Semua penghalang dari Pikiran telah terpotong oleh pedang Kebijaksanaan yang berasal dari Kesadaran Sejati.

3. Evolusi Hati Nurani (Evolusi Jiwa)
Peningkatan derajat kepekaan hati terhadap diri dan lingkungannya, serta kepekaan hati terhadap keberadaan Tuhan. Akan menghasilkan sebuah Perubahan perilaku (Behaviour Transformation) ke arah yang lebih baik. Sehingga semua kebaikan yang dilakukannya adalah atas kesadaran hatinya sendiri, bukan karena paksaan ataupun tekanan. Juga bukan karena bersikap munafik atau pamrih. Semuanya tumbuh dari kesadaran hati nuraninya sendiri.

4. Evolusi Spiritual (evolusi Ruhani)
Tumbuhnya kesadaran Ilahiah di dalam diri dan menjadikan Tuhan sebagai orbit dirinya. Merasakan kedekatan diri yang sebenar-benarnya akan kehadiran Tuhan dalam kehidupannya.

Ingat kepada Tuhan bukan hanya sekedar menyebut nama Tuhan di dalam lisan atau didalam pikiran dan hati. Akan tetapi Ingat kepada Tuhan ialah ingat kepada Asma, Dzat, Sifat, dan Af''al-Nya. Kemudian memasrahkan kepada-Nya hidup dan mati kita, sehingga tidak akan ada lagi rasa khawatir dan takut maupun gentar dalam menghadapi segala macam mara bahaya dan cobaan. Sebab kematian baginya merupakan pertemuan dan kembalinya ruh kepada raja diraja Yang Maha Kuasa. Mustahil orang dikatakan Ingat kepada Tuhan yang sangat dekat, ternyata hatinya masih resah dan takut, berbohong, tidak patuh terhadap perintah-Nya dll. Konkritnya Ingat kepada Tuhan adalah merasakan keberadaan Tuhan itu sangat dekat, sehingga mustahil kita berlaku tidak senonoh dihadapan-Nya, berbuat curang, dan tidak mengindahkan perintah-Nya.