ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 07 Desember 2010

MIND POWER HEALING

” PIKIRAN MANUSIA MEMILIKI KEKUATAN GELOMBANG ELEKTRO MAGNETIC YANG TERKUAT DI ALAM SEMESTA, BAHKAN LEBIH KUAT DARI KEKUATAN GRAVITASI BUMI “

Pikiran Manusia memiliki Kekuatan Magnet yang mampu menarik berbagai energi di alam semesta dan mewujud menjadi sebuah realitas dan materi/benda nyata dialam nyata di dalam kehidupan manusia itu, baik berupa kesehatan, kebahagiaan, kekayaan, kesuksesan, tapi juga bisa berupa penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan, dll.

Pikiran Sadar yang bersifat Positif, akan menarik semua energi Positif dari Alam Semesta dan akan mewujud menjadi kesehatan, kebahagiaan, kekayaan, kesuksesan hidup manusia tersebut.

Pikiran Sadar Negatif, akan menarik semua energi Negatif yang ada dialam semesta dan akan mewujud menjadi berbagai penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan.

PROGRAM FIKIRAN
Fikiran bawah sadar atau alam bawah sadar manusia merupakan blue print kehidupan seseorang. Program yang tertanam di dalam fikiran bawah sadar akan mengendalikan mekanisme servo manusia untuk mendapatkan semua yang diprogramkan didalam fikiran bawah sadarnya . Manusia tidak akan pernah keluar dari target dan sasaran yang tertanam didalam fikiran bawah sadarnya selama program tersebut tidak berubah. Tanpa disadari banyak manusia yang menanamkan program yang tidak di-inginkannya didalam fikiran bawah sadar, dan ia tercengang mengapa ia selalu menemui kegagalan, mengapa hidupnya selalu dirundung kesulitan, mengapa keberuntungan tidak berpihak kepada dirinya.

Fikiran dan perasaan negatif yang tertanam didalam alam bawah sadarnya telah menuntun mekanisme servo untuk mendatangkan semua kejadian buruk itu dalam kehidupannya. Walaupun fikiran sadarnya tidak menginginkan hal itu, berulang ulang ia mengatakan saya tidak pernah menginginkan hal ini terjadi , tapi mengapa hal itu tetap berulang? Fikiran bawah sadar jauh lebih kuat daripada fikiran sadar, mekanisme servo juga hanya patuh pada program yang tertanam pada fikiran bawah sadar, ia tidak pernah menghiraukan seruan fikiran sadar. Jika fikiran sadar menginginkan sesuatu yang bertentangan dengan fikiran bawah sadar dapat dipastikan apa yang diinginkan fikiran sadar tidak akan tercapai.

Kecenderungan apa yang sering kita alami dalam kehidupan merupakan penjelmaan dari fikiran bawah sadar, mekanisme servo akan selalu menjelmakan apa yang tergambar didalam fikiran bawah sadar .

Kecenderungan apa yang sering kita alami dalam kehidupan merupakan penjelmaan dari fikiran bawah sadar, mekanisme servo akan selalu menjelmakan apa yang tergambar didalam fikiran bawah sadar . Kecenderungan itu akan terus berulang jika program yang tertanam didalam fikiran bawah sadar tidak diubah. Seorang perokok, pejudi, pezinah, pencuri, pemabuk, orang yang cenderung susah, melarat , gagal, gelisah, cemas akan tetap demikian selama program fikiran bawah sadarnya tidak dirubah. Mekanisme servo akan terus bekerja menjelmakan semua program yang terdapat didalam fikiran bawah sadarnya, dan ia akan cenderung mengalaminya secara berulang.


MEMBERSIHKAN DAN MERUBAH PROGRAM NEGATIF DENGAN TAUBAT

A. Tradisi Hawaiians Magic : Ho'oponopono

Self I-Dentity through Ho’oponopono adalah Proses penyelesaian masalahdengan PENGULANGAN, PENGAMPUNAN dan PERUBAHAN yang dapat dipraktekkan setiap orang untuk DIRI MEREKA SENDIRI.

Ketika saya menyadari ada masalah.
Saya bertanya pada diri sendiri:
Apa yg terjadi dalam diriku yg menyebabkan masalah ini? 
Dan bagaimana saya bisa menghilangkan masalah ini dalam diri saya?

Apa itu masalah?
  1. Masalah adalah kenangan yang terulang.
  2. Kenangan adalah Program.
  3. Mereka bukan hanya milik kita – mereka dipancarkan ke alam semesta.
  4. Jalan untuk MELEPASKAN kenangan adalah MENGIRIMKAN CINTA kepada Tuhan.

Saya bertanggung jawab 100% keseluruhan hidup SAYA. Apapun yang terjadi di dalam hidup SAYA semata-mata hanya PROYEKSI dari program saya. Segala sesuatu BERMULA dengan PIKIRAN, dan penyembuh terbaik adalah CINTA.

Tugas saya adalah membersihkan diri saya. Ketika saya membersihkan diri saya, dunia pun menjadi bersih, karena saya adalah dunia itu. Semua yang ada diluar saya adalah cermin dan ilusi. Jika saya ingin merubah sesuatu, saya melakukannya DI DALAM DIRI SAYA.

Tanggung jawab saya untuk memperbaiki apapun yang saya alami di dalam diri dan berhubungan langsung dengan Tuhan. Saya berkata “Saya Mencintaimu” kepada Tuhan untuk memperbaiki apapun yg ada di luar saya.

Saya tidak Berusaha mengontrol hidup saya. Saya hanya membiarkan itu semua terjadi. Yang perlu saya lakukan hanyalah MEMBERSIHKAN dan MENGHAPUS dan memiliki NIAT untuk KEMBALI ke Nol. NOL adalah tempat SAYA dan TUHAN. Itu adalah tempat asal dan untuk siapa semua anugerah, kekayaan dan kedamaian mengalir.

Hanya 2 hukum yang menyebabkan pengalaman SAYA :
Inspirasi dari Tuhan (baru) dan
kenangan di bawah sadar (past).

Saya senantiasa membersihkan apapun karena saya tidak tau yang manakah kenangan dan yang mana inspirasi. Saya senantiasa membersihkan untuk mencapai keadaan batas nol, tempat inspirasi muncul.

Empat pernyataan yang saya ucapkan berulang kali di dalam pikiran SAYA, mengembalikan pada Tuhan untuk menghilangkan kekeliruan program:
Saya Mengasihimu
Saya Menyesal
Mohon Maafkanlah Saya
Terima Kasih

Saya mengerti bahwa orang bertindak dari sebuah kenangan/program. Untuk menolong mereka saya harus menghilangkan programnya. Dan satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah dengan membersihkan :
 Ya Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
SAYA MENYESAL
MAAFKANLAH saya untuk apapun yang terjadi di dalam diriku yang menyebabkan masalah ini.
Terima Kasih
B. Tradisi therapy SEFT :

“The Set-Up” bertujuan untuk memastikan agar aliran energi tubuh kita terarahkan dengan tepat. Langkah ini kita lakukan untuk menetralisir “Psychological reversal” atau “perlawanan psikologis” (biasanya berupa pikiran negatif spontan atau keyakinan bahwa sadar negatif).

Contoh Psychological Reversal ini diantaranya:
· Saya tidak bisa mencapai impian saya
· Saya tidak dapat bicara di depan publik dengan percaya diri
· Saya adalah korban pelecehan seksual yang malang
· Saya tidak bisa menghindari rasa bersalah yang terus menghantui hidup saya
· Saya marah dan kecewa pada istri/suami saya karena dia tidak seperti yang saya harapkan
· Saya kesal dengan anak-anak, karena mereka susah diatur
· Saya tidak bisa melepaskan diri dari kecanduan rokok
· Saya tidak termotivasi untuk belajar, saya pemalas
· Saya tidak mungkin bisa memenangkan pertandingan ini
· Saya menyerah, saya tidak mampu melakukannya.
· Saya… Saya… Saya…

Jika keyakinan atau pikiran negatif seperti contoh di atas terjadi, maka berdo’a dengan khusyu’, ikhlas dan pasrah: “Yaa Allah… meskipun saya _______ (keluhan anda), saya ikhlas, saya pasrah pada-Mu sepenuhnya”

Inilah obatnya: kata-kata di atas disebut The Set-Up Words, yaitu beberapa kata yang perlu anda ucapkan dengan penuh perasaan untuk menetralisir Psychological reversal (keyakinan dan pikiran negatif). Dalam bahasa religius, the set-up words adalah “doa kepasrahan” kita pada Allah swt. Bahwa apapun masalah dan rasa sakit yang kita alami saat ini, kita ikhlas menerimanya dan kita pasrahkan kesembuhan nya pada Allah swt.


Kesimpulan (Tinjauan Islam) :
Obat alternatif termurah untuk semua penyakit fisik dan batin adalah Taubatan Nasuha. Karena kita bertanggung jawab 100% terhadap keseluruhan hidup kita. Apapun yang terjadi di dalam hidup, semata-mata hanya PROYEKSI dari program yang ada dikepala kita. Segala sesuatu BERMULA dengan PIKIRAN, Pikiran Sadar Negatif, akan menarik semua energi Negatif yang ada dialam semesta dan akan mewujud menjadi berbagai penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan.

Program Negatif yang tertanam di dalam fikiran kita itulah yang di dalam Islam disebut sebagai Dosa yang akan di ganjar dengan Neraka. Berbuat baik menghasilkan Pahala dan mendapat Sorga. Berbuat Negatif menghasilkan Dosa dan mendapat Neraka. Pahala & Dosa adalah catatan (Program-program) yang telah tercetak di dalam Buku Bawah sadar kita.Yang buahnya tidak hanya kita rasakan nanti di akherat, tapi saat ini juga bisa kita rasakan buahnya.

Allah mengajarkan kita cara bertobat sebagaimana tercantum dalam Alquran, "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami, niscaya, pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (Q.S. al A'raaf [7] :23).

Salah satu syarat tobat adalah menyesal. Akan tetapi, orang tidak akan pernah menyesal kalau dia tidak pernah tahu bahwa dia telah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, beruntunglah orang-orang yang menyadari bahwa dirinya banyak dosa.

Kesungguhan kita bertobat insya Allah menjadi bagian dari rezeki yang besar dari Allah SWT.
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga..." (Q.S. Ali Imran [3]:133).

Ciri-ciri tobat nasuha.
1. Menyesal.
Adanya penyesalan setelah melumuri diri dengan dosa dan kenistaan; adanya penyesalan setelah berbicara kotor; penyesalan ketika mata melihat kemaksiatan; penyesalan ketika menyakiti orang, adalah sikap-sikap yang menunjukkan adanya kecenderungan tobat nasuha. Orang yang tidak menyesal, tidak termasuk tobat. Orang yang bangga pada dosa-dosa yang pernah dilakukannya, menunjukkan bahwa dia belum sungguh-sungguh bertobat.

2. Memohon ampun kepada Allah.
Memohon ampun kepada Allah bisa dilakukan dengan cara mengucapkan istigfar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Adam as dan Nabi Yunus as di dalam Alquran. Di samping itu, memohon ampun harus dilakukan secara sungguh-sungguh dari hati yang paling dalam. Inilah salah satu tanda orang yang bersungguh-sungguh dalam tobatnya. Begitu pula dengan ungkapan sedih, derai air mata, dan menggigilnya perasaan adalah ekspresi dari penyesalan yang mendalam.

3. Gigih untuk tidak mengulangi.
Bukan sekadar tidak berbuat dosa, berpikir ke arah sana saja tidak boleh. Memang, kita dikaruniai kecenderungan untuk berbuat hal-hal yang negatif. Akan tetapi, bukan berarti harus dituruti. Namun, untuk dihindari, karena itulah yang akan membuat kita mendapatkan ganjaran dari Allah SWT.
Ciri tobat yang diterima.

Menurut Imam Al Ghazali dalam kitab "Muqasysyafatul Qulub", ada beberapa ciri yang menunjukkan tobat seseorang diterima, di antaranya. :

1. Orang tersebut terlihat lebih bersih dan lebih terjaga dari perbuatan maksiat. Hal itu terjadi karena dia lebih bisa menahan diri. Dia seolah-olah mempunyai rem yang pakem. Rem ini seakan membuat dirinya terhalang dari perbuatan dosa.

2. Orang yang tobatnya diterima, hatinya selalu lapang dan gembira. Dia merasakannya baik dalam keadaan sendiri maupun ramai. Hati orang ini dihibur oleh Allah sehingga jernih dan lapang.

3. Dia selalu bergaul dengan orang-orang saleh dan mencari lingkungan yang baik pula. Orang yang sudah bertobat, namun masih kembali ke lingkungan yang tidak baik berarti dia belum sungguh-sungguh melakukan tobat. Lain halnya jika ia kembali ke lingkungan yang sama dengan niat untuk mengubah lingkungan itu. Mencari lingkungan yang baik adalah salah satu bagian yang akan membuat agama kita terpelihara.

4. Kualitas amalnya semakin meningkat. Selain menahan diri dari perbuatan maksiat, dia juga semakin meningkatkan kualitas salatnya, saumnya istikamah, malamnya dihidupkan dengan tahajud, dan sedekahnya terus meningkat. Inilah ciri orang yang tobatnya diterima.

5. Dia senantiasa menjaga lidahnya. Dia juga sangat serius dalam menata amal-amalnya. Semakin hari, kualitas amalnya semakin terus bergerak ke arah yang lebih baik. Dia memiliki kualitas pengendalian lisan dan pikiran dengan baik. Ingatannya selalu kembali kepada Allah. Hal itu dia lakukan secara maksimal sehingga cinta dan kerinduannya kepada Allah semakin menggebu.

Jadi, kalau saat ini kita masih senang melakukan maksiat; mulut kita sering menyakiti, tidak memilih pergaulan yang lebih terpelihara, hati selalu resah dan gelisah terhadap urusan dunia, jarang mengingat Allah, dan kualitas amal merosot, itu bisa jadi berarti, tobat kita baru sekadar tobat "sambal", artinya kita menyesal, tetapi hanya sekadar penyesalan yang emosional; belum sampai pada derajat takut kepada Allah. Na'udzubillahimindzalik. ***

Obat alternatif termurah untuk semua penyakit fisik dan batin adalah Taubatan Nasuha. Karena kita bertanggung jawab 100% terhadap keseluruhan hidup kita. Apapun yang terjadi di dalam hidup, semata-mata hanya PROYEKSI dari program yang ada dikepala kita. Segala sesuatu BERMULA dengan PIKIRAN, Pikiran Sadar Negatif, akan menarik semua energi Negatif yang ada dialam semesta dan akan mewujud menjadi berbagai penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan.

Langkah Taubat Untuk Kesembuhan Diri :
  1. Akui bahwa andalah penyebab semua penyakit itu, dan menyesal karena telah melakukan kesalahan yang menyebabkan penderitaan diri.
  2. Ikhlaslah & Sabarlah menerima ujian sakit itu.
  3. Mohon ampunlah untuk diri anda, keluarga anda, sahabat dan musuh anda.
  4. Serahkan sepenuhnya kesembuhan anda pada KuasaNya.

Ketika umar r.a mnyusuri jalan, ia bertemu dengan seorang pemuda yg membawa botol arak di bawah bajunya. Umar pun bertanya, "botol apa yang kau bawa?" si pemuda itu gemetaran malu sambil merintih "ya Allah janganlah kau membuatku malu di depan umar aku berjanji tak akan minum lagi selamanya. Kemudian pmuda itu berkata, "ini botol cuka", kata umar "coba aku lihat" pemuda itupun membukanya & ternyata adalah cuka. Itulah Makhluk yang bertobat hanya karena Allah bisa merubah arak menjadi cuka.

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Nabi saw. bersabda: Tatkala Allah menciptakan makhluk, Allah telah menuliskan dalam kitab catatan-Nya yang berada di sisi-Nya di atas arsy bahwa sesungguhnya kasih sayang-Ku mengalahkan murka-Ku. (Shahih Muslim No.4939)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Allah telah menjadikan kasih sayang-Nya terbagi dalam seratus bagian. Dia menahan sembilan puluh sembilan bagian di sisi-Nya dan menurunkan satu bagian ke bumi. Dari satu bagian itulah para makhluk saling kasih-mengasihi sehingga seekor induk binatang mengangkat cakarnya dari anaknya karena takut melukainya. (Shahih Muslim No.4942)

 Diterimanya tobat dari segala dosa, meskipun dosa dan tobat diperbuat berulang kali


Hadis riwayat Abu Hurairah ra:
Dari Nabi saw. tentang yang beliau riwayatkan dari Tuhannya, beliau bersabda: Seorang hamba melakukan satu perbuatan dosa lalu berdoa: "Ya Allah, ampunilah dosaku". Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau akan menghukum karena dosa itu. Kemudian orang itu mengulangi perbuatan dosa, lalu berdoa lagi: Wahai Tuhan-ku, ampunilah dosaku. Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menyiksa karena dosa itu. Kemudian orang itu melakukan dosa lagi, lalu berdoa: Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku. Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menghukum karena dosa itu serta berbuatlah sesukamu, karena Aku benar-benar telah mengampunimu. Abdul A`la berkata: Aku tidak mengetahui apakah Allah berfirman "berbuatlah sesukamu" pada yang ketiga kali atau keempat kali. (Shahih Muslim No.4953)

Tentang kecemburuan Allah Taala dan larangan perbuatan keji

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada seorang pun yang lebih menyukai pujian daripada Allah maka oleh karena itulah Dia memuji Zat-Nya sendiri. Dan tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah maka karena itu Allah mengharamkan perbuatan keji. (Shahih Muslim No.4955)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang yang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah, yaitu jika orang mukmin melakukan apa yang diharamkan. (Shahih Muslim No.4959)

Firman Allah Taala: Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus dosa perbuatan-perbuatan buruk

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra.:
Bahwa seorang lelaki telah mencium seorang perempuan, lalu orang datang menemui Nabi saw. untuk menceritakan hal itu kepada beliau. Maka turunlah ayat: Dan dirikanlah salat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus dosa perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang mau ingat. Lelaki itu bertanya: Apakah ayat ini untukku, wahai Rasulullah? Rasulullah saw. bersabda: Untuk siapa saja di antara umatku yang melakukan hal itu. (Shahih Muslim No.4963)

Hadis riwayat Anas ra., ia berkata:
Seorang lelaki datang menemui Nabi saw. lalu berkata: Ya Rasulullah! Aku telah melanggar hukum hudud, maka laksanakanlah hukuman itu atas diriku! Kemudian tibalah waktu salat dan ia pun ikut salat bersama Rasulullah saw. Setelah menyelesaikan salat, orang itu berkata lagi: Ya Rasulullah! Sesungguhnya aku telah melanggar hukum hudud, maka laksanakanlah hukuman Allah itu atas diriku! Rasulullah saw. bertanya: Apakah engkau ikut melaksanakan salat bersama kami? Orang itu menjawab: Ya! Rasulullah saw. bersabda: Kamu telah diampuni. (Shahih Muslim No.4965)

Diterimanya tobat seorang pembunuh, meskipun telah banyak membunuh

Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:
Bahwa Nabi saw. bersabda: Di antara umat sebelum kamu sekalian terdapat seorang lelaki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Lalu dia bertanya tentang penduduk bumi yang paling berilmu, kemudian dia ditunjukkan kepada seorang pendeta. Dia pun mendatangi pendeta tersebut dan mengatakan, bahwa dia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang, apakah tobatnya akan diterima? Pendeta itu menjawab: Tidak! Lalu dibunuhnyalah pendeta itu sehingga melengkapi seratus pembunuhan. Kemudian dia bertanya lagi tentang penduduk bumi yang paling berilmu lalu ditunjukkan kepada seorang alim yang segera dikatakan kepadnya bahwa ia telah membunuh seratus jiwa, apakah tobatnya akan diterima? Orang alim itu menjawab: Ya, dan siapakah yang dapat menghalangi tobat seseorang! Pergilah ke negeri Anu dan Anu karena di sana terdapat kaum yang selalu beribadah kepada Allah lalu sembahlah Allah bersama mereka dan jangan kembali ke negerimu karena negerimu itu negeri yang penuh dengan kejahatan! Orang itu pun lalu berangkat, sampai ketika ia telah mencapai setengah perjalanan datanglah maut menjemputnya. Berselisihlah malaikat rahmat dan malaikat azab mengenainya. Malaikat rahmat berkata: Dia datang dalam keadaan bertobat dan menghadap sepenuh hati kepada Allah. Malaikat azab berkata: Dia belum pernah melakukan satu perbuatan baik pun. Lalu datanglah seorang malaikat yang menjelma sebagai manusia menghampiri mereka yang segera mereka angkat sebagai penengah. Ia berkata: Ukurlah jarak antara dua negeri itu, ke negeri mana ia lebih dekat, maka ia menjadi miliknya. Lalu mereka pun mengukurnya dan mendapatkan orang itu lebih dekat ke negeri yang akan dituju sehingga diambillah ia oleh malaikat rahmat. (Shahih Muslim No.4967)