ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Kamis, 17 Februari 2011

Reiki adalah energi, pengobatan, dan cara hidup.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui di Jepang pada akhir abad ke-19. Sebagai energi, Reiki berarti kekuatan hidup universal. Energi ini merupakan tenaga penyembuhan yang ada di sekitar kita.  Apakah hidup anda terasa kurang atau anda telah menikmatinya secara penuh, dan apakah anda seorang yang melakukan pencarian spiritual, ataupaun seorang materialis berfikiran sempit, sedang mengalami masa depresi atau berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan, Reiki dapat menjangkau dan memperkaya wawasan anda. Energi yang meliputi spiritual dan alam semesta adalah kebijaksanaan dan kebenaran yang bersifat Ke-Tuhanan. Ia melampaui waktu dan ruang dan semua agama / kepercayaan.

Reiki dinikmati oleh orang-orang dari banyak agama yang berbeda dan bahkan tanpa agama, selain mendorong mereka hidup yang positif dan belas kasih kepada semua orang dan makhluk hidup di dunia ini.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui setelah beliau melakukan perjalanan spiritual yang cukup panjang dan melakukan meditasi di Gunung Kurama selama 21 hari. Pada hari-hari terakhir beliau bermeditasi, beliau dianugrahi Satori (pencerahan spiritual) dan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain. Sebenarnya pada awal system 'Reiki' ditemukan, Sensei Usui tidak menamakannya dengan istilah "Reiki", beliau menyebutnya dengan istilah "Metode Untuk Mencapai Manusia Sempurna", sedangkan murid-muridnya menyebut system ini dengan istilah "Usui Do" atau "Usui Teate".


Saat energi dibiarkan masuk ke tubuh baik oleh diri kita sendiri atau dengan bantuan seorang praktisi Reiki terlatih, hal ini akan membantu keseimbangan energi kita. Keseimbangan energi akan membantu penyembuhan tubuh dari dalam. Reiki adalah energi cerdas dan bisa disalurkan ke bagian mana saja yang membutuhkan.

Reiki bisa terasa panas atau dingin, terasa seperti gelombang, seperti getaran, atau seperti angin. Kadang-kadang kita merasakannya dan kadang-kadang tidak, namun yang pasti Reiki selalu ada. Reiki sebagai pengobatan membantu melepaskan gangguan energi dalam tubuh kita. Ketika energi terganggu, kita mengalami gejala emosional dan fisik, seperti hal-hal berikut:
  • Cemas
  • Sakit kronis
  • Kegelisahan
  • Sakit perut
  • Depresi
  • Alergi, asma, dan eksim
  • Takut atau khawatir berlebihan
  • Kanker, serangan jantung, dan stroke
  • Marah dan tegang
  • Perilaku adiktif
  • Rasa bersalah dan malu
  • Stres dan ketegangan

Dalam pengobatan Reiki, praktisi meletakkan tangan pada atau di atas aura tubuh pasien, dan menyalurkan Reiki ke tubuh pasien. Menyalurkan berarti energi datang melalui penyembuh dan bukan dari penyembuh. Penyembuh berfungsi sebagai saluran untuk energi. Selama dirawat, kadang ada reaksi kecil, seperti keluar air mata atau ketidaknyamanan, tetapi ini akan segera hilang. Jika keluar air mata, biarkan hal itu terjadi dan jangan ditahan. Air mata merupakan mekanisme untuk melepaskan gangguan energi dari tubuh.

Beberapa orang tidak merasakan apa-apa selama pengobatan Reiki, dan itu tidak masalah juga. Pasien tidak perlu merasakan Reiki ketika bekerja. Reiki sering bekerja dalam cara yang sangat halus. Pengobatan Reiki ibarat seperti memakan tablet, di mana pasien akan merasakan efek dalam waktu 15-30 menit. Pengobatan Reiki juga bisa dilakukan dari jarak jauh. Hal ini sangat berguna jika misalnya, pasien menderita flu atau infeksi yang dapat menular.

Perlu pula diketahui bahwa tidak ada kontra-indikasi untuk Reiki, yang berarti metode ni cocok untuk semua orang

Istilah "Reiki" sendiri sebenarnya pertama kali digunakan oleh beberapa orang murid Sensei Usui (anggota militer) yang hanya mempelajari sebagian aspek yang diajarkan oleh Sensei Usui (sepeninggal Usui wafat, mereka membentuk perkumpulan Usui Reiki Ryoho Gakkai). Untuk lebih mudahnya, istilah Reiki selanjutnya kita artikan sebagai seni olah spiritual yang di dalamnya terdapat sebuah system penyembuhan yang sangat sederhana dengan penyaluran energi kehidupan/energi alam semesta yang diterapkan dengan azas pemasrahan diri pada kekuasaan Tuhan YME. Penyembuhan bukanlah fokus utama ajaran Sensei Usui, beliau lebih menekankan pada peningkatan kesadaran ke-Tuhan-an, kemampuan menyembuhkan didapat pada saat seseorang semakin dekat dengan Tuhan-nya.

Sensei Usui mengajarkan kita untuk mengerti "tujuan hidup", membangun "diri" yang waspada terhadap "arti hidup yang sebenarnya" sebagai bagian dari kesadaran menyeluruh dan menghubungkan seseorang pada tahap yang lebih tinggi dari kesadaran. Sensei mengajarkan bagaimana mengembangkan "Cinta", membantu kita untuk mengerti arti sebenarnya dari "Cinta Tanpa Pamrih".

Peningkatan kesadaran terjadi apabila seluruh "komponen tubuh" selaras satu sama lain, keseimbangan aspek fisik, mental, emosional dan spiritual. Penyembuhan/pengobatan dalam system ini (reiki) bertujuan untuk menyelaraskan dan menyehatkan kembali seluruh komponen tubuh kita agar siap menjalani kehidupan spiritual dengan baik.

Teknik Penyembuhan Reiki adalah sebuah bentuk penyembuhan yang "tidak konfrontatif" meringankan berbagai masalah dan trauma yang berbeda dengan cara yang sangat lembut. Karena sifatnya yang universal, Reiki dapat dipelajari oleh siapapun, tanpa memandang agama, keyakinan, usia, maupun tingkat spiritual seseorang . Semua yang anda butuhkan adalah niat yang tulus untuk menyembuhkan dan disembuhkan.

Salah satu keunikan seni penyembuhan Reiki adalah, Reiki berkerja disetiap tingkat penyembuhan dalam diri seseorang yang meliputi tubuh fisik, emosi, mental dan spiritual. Dengan kata lain Reiki menciptakan kesembuhan secara menyeluruh (holistic). Selain itu Reiki juga mempunyai kecerdasan tersendiri, dimana energi Reiki akan bekerja sesuai dengan kebutuhan tanpa harus diarahkan dengan usaha yang keras seperti dengan menggunakan tehnik lain/aliran lain yang bisa menguras energi penyembuh/praktisi. Energi Reiki juga dapat dikirimkan dari kejauhan dan bahkan melintasi ruang waktu dan tempat (antar negara & benua).

Mengalami Reiki adalah mengalami komunikasi cinta dari alam raya kepada semua mahluk hidup. Secara naluriah, sejak lahir kita mengenal kegembiraan yang berasal dari sentuhan cinta kasih orang lain. Sensasi sentuhan cinta kasih hadir di dalam banyak seni penyembuhan ajaib yang tersedia disekitar kita dan kita merasakan kenyamanan dari sentuhan seseorang sebelum ketrampilan menyembuhkan mereka memberi manfaat pada tubuh kita dan mendorong semangat hidup kita. Menerima Reiki melalui tangan anda sendiri atau tangan orang lain, berarti direngkuh dan didukung oleh kekuatan hidup alam raya itu sendiri. Dengan kata lain Reiki adalah menerima Energi Kosmis yang mengalir melalui segala sesuatu yang ada di bumi ini secara Ilahi.

Reiki memperlihatkan kita kebahagiaan yang dapat dirasakan bila kita hidup secara harmonis dengan Alam Semesta dan isinya. Cintailah, jika anda ingin dicintai, berikan dengan ikhlas dan anda akan menerima balasannya berlipat ganda. Orang yang menyalurkan Reiki tak pernah mengalami kehabisan energi, karena ia terus menerus "Dialiri Energi Cinta kasih" yang memperlihatkan kepada kita bahwa di dunia ini segala sesuatunya cukup tersedia.

Reiki adalah cinta kasih tanpa pamrih (Un-Conditional Love) disebuah dunia yang sering dilanda konflik, dan itu dimulai dari diri anda untuk menyebarkan energi cinta kasih ini ke seluruh dunia ini minimal dilingkungan anda sendiri