ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 13 Juli 2011

VIRTUAL COMMUNITY SUCCESS NAQS DNA

Sahabat, lingkungan sangat kuat pengaruhnya terhadap pembentukan watak kita. Dan watak erat kaitannya dengan pola fikir dan perilaku yang juga erat kaitannya degan nasib kita. Bila lingkungan kita tidak kondusif untuk membina karakter sukses pada diri kita. Maka bentuklah lingkungan buatan kita sendiri. VIRTUAL COMMUNITY adalah lingkungan yang tepat untuk mengembangkan karakter sukses anda.

VIRTUAL COMMUNITY bisa kita bentuk di dunia maya, salah satu contohnya adalah membentuk group di fesbuk atau yahoo, dll.

Saya sudah membentuk Group QUANTUM TRANSFORMASI NAQS DNA di fesbuk dan yahoo, ini linknya ;silahkan klik gambar di bawah ini ;



Anda bisa membentuk group yang sesuai dengan selera dan minat anda sendiri...........

Perubahan merupakan suatu hal yang mutlak bagi manusia. Sudah fitrah nya bagi kita untuk berkembang karena sesuai dengan bertambahnya usia. Dan perkembangan itu didapat dari perubahan. Sesuai dengan usia, akan bertambah juga kebutuhan dan keinginan. Intinya, perubahan itu perlu dan tidak bisa dihindari.

Salah satu perubahan yang mendasar dalam hidup manusia adalah perubahan mindset atau cara berpikir. Mindset manusia perlu diubah apalagi ingin berkembang, baik dalam pengetahuan, skill maupun pengalaman. Salah satu pemincu untuk mengubah mindset adalah lingkungan. Lingkungan mempengaruhi sangat besar dalam membentuk karakter maupun mindset. Bisa ditebak sifat seseorang apabila kita tahu lingkungannya seperti apa.

Mindset dapat didefinisikan sebagai “driver” (penggerak) dari motivasi afektif (psikologis) dalam melakukan kegiatan psikomotorik sehari-hari. Dengan kuatnya motivasi psikologis tersebut, seseorang akan “sadar motif” sehingga ia mampu mencapai tujuan rasionalnya dengan langkah tepat.

Berbicara tentang “sadar motif” sebagai esensi mindset pemenang, maka hal tersebut bisa didapat melalui cara “ditumbuhkan” (by design) dan bisa melalui cara “menemukan sendiri” (by experiences).

Mindset yang ditumbuhkan tersebut akan sangat dipengaruh oleh nilai-nilai dan budaya keluarga serta lingkungan sosialnya. Mindset yang ditumbuhkan tersebut akan dapat ditransformasikan secara lebih cepat. Reportase tentang “para outliner”, yaitu orang dengan prestasi super, menunjukkan bahwa mereka sebenarnya mampu meraih prestasi puncak dibidangnya masing-masing adalah karena “keberuntungan” yang diciptakan oleh keluarganya. Keberuntungan ini didesain secara sadar oleh orang tua mereka, bukan berdasarkan wangsit, tetapi dengan menciptakan lingkungan kondusif bagi perkembangan anaknya dalam mencapai “mimpinya”. Jadi, “meskipun Bapaknya sopir angkot, anaknya bisa jadi pilot, meskipun Ibunya suster, anaknya bisa jadi dokter”.

Hal tersebut diatas berarti bahwa para orang tua mereka mampu menciptakan “success environment” hingga “winner environment” bagi anak-anaknya. Ketika budaya sukses dan pemenang telah melekat dalam diri mereka, maka mereka akan mampu melakukan “scanning” dalam berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, termasuk “memilah” dan “memilih” teman sebagai komunitas untuk meningkatkan kesuksesan. Bila lingkungan pertemanan kita orang luar biasa, maka kita akan terimbas berpikir super luar biasa, begitu sebaliknya. Tidak salah bila seorang Nabi Besar mengatakan bahwa “Orang itu Tergantung (Jenis) Temannya”.

Adapun bila “sadar motif” dari mindset tersebut ditumbuhkan melalui cara “menemukan sendiri”, maka prosesnya bisa lama dan tidak efisien, meskipun punya keunggulan bahwa “esensi” sadar motif tersebut akan sangat kuat terpatri dalam ingatan karena hasil dari pengalaman langsung. Meskipun demikian, mengembangkan mindset dengan cara ditumbuhkan adalah lebih unggul karena cara tersebut akan mempercepat “kesadaran akan kebenaran” seseorang dalam menemukan sadar motif “by experiences”.

Pertanyaan terbesar adalah, bagaimana mengubah mindset dengan lingkungan yang tidak kondusif dengan melakukan perubahan itu sendiri. Pemikiran mudah dan sederhana adalah keluar dari lingkungan tersebut.

Tapi selayaknya manusia yang memilih kategori ”aman” adalah tetap bertahan di lingkungan tersebut. Layaknya quote ”Me Against The World”, seolah-seolah kita sendirian dalam melawan dunia untuk merubah mindset yang kita perlukan agar bisa berubah dan berkembang. Pada umumnya, manusia itu menyerah menghadapi lingkungannya dan memilih untuk ”stay” di mindset nya tersebut.

Ada beberapa tipikal manusia yang memilih untuk tetap mengubah mindset, salah satunya adalah keluar dari lingkungan sebelumnya lalu mengambil resiko-resiko disini adalah lingkungan baru yang dia pilih. Lingkungan baru yang penuh kejutan dan hal-hal yang tidak disangka-sangka beserta segala ketidakpastiannya. Namun, layaknya keluar dari ”comfort zone”, usaha masuk ke lingkungan baru merupakan salah satu upaya memperbesar ”comfort zone”-nya sendiri. Sebab dengan kondisi ”uncomfort zone” dan kemampuan adaptasi manusia yang mengagumkan, makin lama ”uncomfort zone” menjadi ”comfort zone” yang baru hasil perluasan.

Naluri alamiah manusia yang cenderung takut akan hal-hal yang baru dan tidak pasti. Sangat lumrah timbul ketakutan akibat ketidak tahuan. Seperti para motivator bilang, ketakutan hanyalah fantasi berlebih-lebihan yang kita ciptakan sendiri. Ketakutan yang timbul akibat terbatasnya kemampuan manusia.

Maka langkah yang termudah tanpa meninggalkan lingkungan kita yang ada, namun kita dapat melakukan restrukturisasi dan reprogramming pola fikir kita adalah melalui VIRTUAL COMMUNITY.

VIRTUAL COMMUNITY adalah lingkungan yang aman untuk tempat kita membentuk pola fikir sukses di dalam pikiran kita. VIRTUAL COMMUNITY adalah sebuah bentuk lingkungan masa depan. Kita dapat bertukar fikiran dan bergaul dengan berbagai manusia dari segala penjuru dunia tanpa meninggalkan rumah kita.

Dan dalam hal ini NAQS DNA telah hadir membentuk sebuah komunitas virtual dalam rangka menciptakan “success environment” hingga “winner environment” bagi anggota-anggotanya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Samuel Smiles mengawalinya dengan gagasan atau pikiran.
Tanamlah gagasan, petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.

Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib. Jadi nasib kita, kita sendirilah yang menentukan. Nasib kita ada di tangan kita.

Pertama, kita membentuk kebiasaan, 
akhirnya, kebiasaan membentuk kita.
Kumpulan dari pikiran dan perasaan kita akan menjadi ucapan kita, 
kumpulan dari ucapan kita akan menjadi kebiasaan, 
kumpulan dari kebiasaan akan menjadi nasib kita.

Apakah Anda tahu foto siapa yang tercantum pada lembaran uang $100 USD. Siapa sebenarnya dia kok sampai dimuat pada uang lembaran tertinggi dalam mata uang dolar, orang pentingkah dia?, orang hebatkah dia?, tokoh apa sebenarnya dia?

Dia adalah Benjamin Franklin, Anak ke 15 dari 17 bersaudara, dari keluarga miskin pembuat lilin & sabun, hanya sekolah 2 tahun dan tidak lulus sekolah apapun.

Ternyata Benjamin Franklin mempunyai kebiasaan yang luhur dan luar biasa. Setiap bangun pagi berdo'a (selama 50 tahun) : "Oh Tuhan Yang Maha Kuasa, Tuhan Maha Pemurah, Pembimbing Yang Maha Pengampun, kumohon karunia kebijaksanaanMu agar kutemukan minat sejatiku. Kumohon teguhkan tekadku untuk menjalankan kebijaksanaanMu, kumohon terimalah pelayananku bagi hamba-hambaMu yang lain, sebagai satu-satunya balasanku atas kelimpahan berkahmu yang tak pernah henti".

Setiap pagi selalu mengawal hari dengan bertanya kepada diri sendiri : "Perbuatan baik apa yang dapat kulakukan hari ini". (otomatis otak akan fokus pada perbuatan baik)

Menutup hari dengan bertanya kepada diri sendiri : "Perbuatan baik apa yang telah kulakukan hari ini".

Kebiasaan lain dari Benjamin Franklin adalah setiap hari ia mengambil 12 perbuatan luhur (misal jujur, selalu tersenyum manis pada orang lain, berbicara baik, dst) yang harus ia jalankan, ia tulis dalam notes (buku catatan suksesnya), dan membacanya setiap hari supaya selalu diingat hingga akhirnya terwujud dalam tindakan dan ucapannya, sehingga tindakan dan ucapannya menjadi kebiasaan dan kebiasaannya menjadi nasibnya.

Demikian juga orang-orang sukses lainnya, memiliki kebiasaan yang luar biasa yang menjadi nasibnya. Diantaranya :

1. Anthony Robbins, (Dulunya Seorang Kosek WC –pembersih WC-, Seorang yang lebih 30 tahun, telah mengabdikan hidupnya untuk memberi semangat pada orang lain, dan orang yang paling berhasil di dunia, telah menemukan dan disederhanakan perbedaan inti dan strategi yang dapat diterapkan segera untuk diukur meningkatkan kualitas hidup dan kesuksesan anda)

Setiap bangun tidur di pagi hari : membuat pertanyaan2 untuk diri sendiri :
- Apa yang saya syukuri hari ini,
- Siapa yang mencintai saya,
- Siapa yang saya cintai,
- Perbuatan kecil apa yang kalau saya lakukan bisa mengarah pada impian dan merubah hidup saya yang harus saya lakukan hari ini.

2. Tung Desem Waringin, adalah Pelatih Sukses No. 1 di Indonesia (Majalah Marketing) dan masuk dalam salah satu tokoh The Most Powerful People & Ideas in Business 2005 (Majalah SWA). Sebagai pembicara, Tung Desem Waringin telah berbicara lebih dari 100,000 orang di Dunia.

Setiap pagi hari, pas bangun tidur sebelum membuka matanya membiasakan diri untuk Tarik nafas panjang2, ngolet (bahasa jawa), oh...yes (sambil tersenyum manis) mengucapkan terima kasih tuhan, terus tarik nafas panjang-panjang lagi...dan mengucapkan terima kasih kepada istrinya, pada diri sendiri dan terima kasih tuhas atas kebijaksanaanmu, atas kesehatan yang engkau berikan, keluarga harmonis yang engkau lindungi dan engkau bimbing, dan atas kekayaan yang engkau berikan berlimpah, keceriaan yang menjadi kebiasaan. Hambamu berjanji untuk membuatnya berlimpah sehingga berarti untuk orang banyak.

Untuk mendukung kebiasaan-kebiasaan positif kita, bisa dengan melakukan Incantation. Incantation adalah menciptakan "Mantra" atau kalimat Afirmasi yang bisa dengan mudah diulang-ulang setiap saat.  [Umat Islam mengenalnya sebagai wirid atau dzikir]

In = Memasukkan, 
Can = Bisa, 
Tation = Ke Dalam Stasion. 
Artinya Memasukkan "Bisa" Ke Dalam Diri Kita. 
(Tung Desem Waringin).

Contoh Incantation:
- Orang lain bisa, saya pasti bisa;
- Tidak ada kata Gagal, yang ada hanya Sukses atau Belajar;
- Saya telah mencapai .........(isi tujuan anda)

Anthony Robbins, Melakukan Incantation setiap sebelum makan siang : "All I Need Is With In Me Now"

Tung Desem Waringin, juga melakukan hal yang sama. Incantation yang dilakukan adalah : (Diucapkan tiap hari) :
"Tiap hari tambah sehat, tambah kuat, tambah kaya raya. Tiap hari tambah sehat, tambah kuat, tambah kaya raya. Tiap hari tambah sehat, tambah kuat, tambah kaya raya. Tak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar. Tak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar. Tak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar."

Lakukan hal-hal sederhana itu, dan Anda akan mengalami mukjizat dalam diri Anda. Action adalah segalanya, no action nothing happen, take action miracle happen.

Bergabunglah dengan group-group virtual community yang ada untuk mengembangkan diri anda, atau anda bisa memulainya dengan bergabung di group kami. Itu Bila anda suka dengan metode pengembangan diri yang berbasis Energi Pikiran dan hati nurani.

So...Saya ucapkan Selamat Datang di dunia masa depan, Dunia anda dan juga dunia saya. Sebuah dunia tanpa batas...... Untuk sebuah sukses yang tanpa batas........ Keluarlah dari lingkungan sempit anda, dan jelajahilah dunia baru bersama kami....

CAN YOU SEE MY VISION.....