ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Sabtu, 24 September 2011

Kesadaran Diri

Assalamu'alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Kesadaran diri adalah keadaan dimana Anda bisa memahami diri Anda sendiri dengan setepat-tepatnya. Anda disebut memiliki kesadaran diri jika Anda memahami emosi dan mood yang sedang dirasakan, kritis terhadap informasi mengenai diri Anda sendiri, dan sadar tentang diri Anda yang nyata. Pendek kata, kesadaran diri adalah jika Anda sadar mengenai pikiran, perasaan, dan evaluasi diri yang ada dalam diri Anda.

Orang sedang berada dalam kesadaran diri memiliki kemampuan memonitor diri, yakni mampu membaca situasi sosial dalam memahami orang lain dan mengerti harapan orang lain terhadap dirinya. Kalau orang lain mengharapkan Anda bicara, maka Anda bicara. Kalau orang lain mengharapkan Anda diam, maka Anda diam. Kalau orang lain mengharapkan Anda yang maju duluan, Anda maju duluan.

Orang yang bisa memonitor diri pasti disukai orang lain. Namun jika kemampuan monitor dirinya sangat tinggi malah bisa menjadi bunglon, alias tidak memiliki identitas karena dimana-mana selalu berusaha menyesuaikan diri. Sebaliknya, orang yang rendah monitor dirinya selalu berperilaku konsisten karena tidak ada usaha untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang dihadapi. Entah di pesta, di rapat, di acara apapun dan bertemu siapapun perilakunya tetap saja sama.

Secara ekstrem, kesadaran diri bisa dibedakan menjadi dua, yakni kesadaran diri publik dan kesadaran diri pribadi. Orang yang memiliki kesadaran diri publik berperilaku mengarah keluar dirinya. Artinya, tindakan-tindakannya dilakukan dengan harapan agar diketahui orang lain. Orang dengan kesadaran publik tinggi cenderung selalu berusaha untuk melakukan penyesuaian diri dengan norma masyarakat. Dirinya tidak nyaman jika berbeda dengan orang lain.

Orang dengan kesadaran diri pribadi tinggi berkebalikan dengan kesadaran diri publik. Tindakannya mengikuti standar dirinya sendiri. Mereka tidak peduli norma sosial. Mereka nyaman-nyaman saja berbeda dengan orang lain. Bahkan tidak jarang mereka ingin tampil beda. Mereka-mereka yang mengikuti berbagai kegiatan yang tidak lazim dan aneh termasuk orang-orang yang memiliki kesadaran diri pribadi yang tinggi.

Self Awareness

Self Awareness (kesadaran diri) adalah perhatian yang berlangsung ketika seseorang mencoba memahami keadaan internal dirinya. Prosesnya berupa semacam refleksi dimana seseorang secara sadar memikirkan hal-hal yang ia alami berikut emosi-emosi mengenai pengalaman tersebut. Dengan kata lain, Self Awareness adalah keadaan ketika kita membuat diri sendiri sadar tentang emosi yang sedang kita alami dan juga pikiran-pikiran kita mengenai emosi tersebut.

Ada sebuah kisah terkenal tentang seekor elang yang lahir di komunitas ayam.Karena lahir dan tumbuh di lingkungan itu,sang elang merasa yakin bahwa dia seekor ayam yang tidak ada bedanya dengan anak-anak ayam. Ia berkokok dan berjalan layaknya seekor ayam. Tak pernah ia mengepakkan sayapnya. Takala suatu hari dia melihat elang terbang tinggi dengan gagahnya, ia hanya bisa ternganga dan berdecak kagum sambil melamun seandainya ia bisa terbang tinggi seperti elang itu.

Cerita ini hanyalah simbol dari suatu ketidaksadaran diri, sehingga seseorang tidak dapat berprestasi sesuai dengan pontensi yang dimilikinya. Kesadaran diri atau (self-awareness) di yakini merupan satu dari sekian kunci keberhasilan hidup. salah satu defensi dari self-awareness menyebutkan, ada 3 hal yang harus di kenali dan di sadari sepenuhnya.
  • Pertama nilai dan tujuan yang di miliki; 
  • Kedua kebiasaan, gaya, kekuatan dan kelemahan diri; 
  • Ketiga, hubungan antara perasaan,pemikiran dan tingkah laku.
Kejelasan visi; Pertama kita harus memiliki dan menyadari nilai dan tujuan hidup. Ini yang kemudian populer dengan istilah VISI. Sebagai orang beriman, visi kita masuk surga dengan keridhoanNya. Tapi sudahkan kita menginternalisasikan visi kita?????

Visi hidup ini harus kita pecahkan lagi dengan goal-goal lain yang lebih kecil dan berjangka pendek. Apa yang anda inginkan dalam 5 tahun ke depan,10 tahun ke depan, harus jelas.

Ini perlu kita lakukan sebagai individu apalagi dalam kontek kehidupan kolektif sebagai Muslim, bahkan dalam berbangsa. Jangan sampai aktivitas organisasi kita muncul hanya sebagai reaksi kondisi yang ada. Kita di setir keadaan, bukan menyetir keadaan being driven instead af driving. Organisasi kita harus mempunyai visi yang jelas, kemudian di jabarkan dalam tujuan-tujuan yang lebih kecil.

Rumus ABC; affect [perasaan], behavior [tingkah laku], & cognition [pemikiran], Demikian rumus ABC yang di ajukan O,keefe dan berger. Inilah aspek terakhir dari self-awareness. Penetapan visi kesadaran akan kekuatan dan kelemahan kita,semuanya tidak akan berarti kalau kita tidak melakukan aksi apa-apa. Di sinilah rumus ABC berperan.

Aktivitas yang di putuskan untuk di lakukan hendaknya mampertimbangkan ketiga hal ini. Meski hasil analisa pemikiran mengatakan satu aktivitas akan menggantungkan, tapi tidak akan terlaksana kalau ternyata tidak sesuai dengan hati (perasaan) atau sangat berbeda dari kebiasaan. Karena itu, harus di cari alternatif aktivitas yang menyeimbangkan ketiga hal ini.

Demikin juga, merubah tingkah laku bangsa tidaklah mudah. Banyak contoh kegagalan penerapan teknologi karena masyarakat tidakmau meninggalkan kebiasaan lama. Hasil pemikiran berupa teknologi tepat guna sekalipun, belum tentu dapat diterapkan tanpa pedekatan yang persuasif.

self-awareness yang mempunyai tiga komponen ini memang penting untuk meningkatkan prestasi kita. Baik prestasi individu, kelompok bahkan bangsa . Tentu kita tidak harus selalu melihat ke dalam diri. Tapi mesti pula melihat faktor ekternal. Untuk itu self-awareness ini harus di lengkapi dengan environmental-awareness, kesadaran untuk melihat kondisi lingkunggan sekitar kita, baik itu kawan maupun lawan. Dengan demikian kita mampu membedakan dan menyadari bahwa kita adalah elang di tengah komunitas ayam , atau sebaliknya ayam di tengah kumpulan elang.

Keasadaran Komunitas NAQS DNA; Self Awarareness to Universal Awareness
Nah, sahabat NAQS DNA dimanapun berada. Sudahkah anda mengikuti pelatihan kami dengan kesadaran diri...?? Dan sudahkah anda merasa sebagai bagian dari komunitas NAQS DNA...?? Dan sudahkah anda turut berkontribusi terhadap NAQS...???  Sudahkah anda secara sadar ikut memberi Donasi untuk perkembangan NAQS DNA...??

Bila belum, semoga anda segera Sadar, bahwa itu semua adalah bagian daripada pelajaran untuk meraih kesempurnaan keilmuan NAQS anda. Dan itu hanya akan terjadi bila anda sudah menganggap NAQS DNA sebagai bagian dari diri anda. Spirit Elang NAQS DNA sudah manunggal di dalam diri anda. Sehingga tumbuh daya inisiatif dan rasa tanggung jawab terhadap perkembangan majelis.

Dengan begitu anda akan keluar dari batasan sempit kemampuan diri anda sendiri, dan anda mengembangkan sayap potensi anda dengan menjadikan Visi & Misi Majelis sebagai juga visi dan misi anda sendiri. Lingkar Pengaruh aktivasi potensi anda akan semain meluas, potensi-potensi yang sedang tidur di dalam diri anda akan terpompa keluar. Kesadaran anda meluas dari hanya kesadaran sebagai sebuah pribadi, menjadi kesadaran sebagai bagian dari alam semesta. Dari SELF AWARENESS menuju UNIVERSAL AWARENESS. Dari Ego Pribadi menuju Super Ego, dan akhirnya menuju Sang Maha Ego.

Semoga Anda Sadar, bahwa visi & misi NAQS DNA adalah untuk meraih ridlo Allah dan menegakkan kalimat-kalimat Allah swt di atas muka bumi ini.

Allah mengungkapkan sebuah rahasia dalam al-Qur’an sebagai berikut:
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (Q.s. Muhammad: 7).

Orang-orang beriman yang berjuang dengan ikhlas di jalan Allah dapat merasakan semua ini dalam setiap detik dalam kehidupan mereka, yakni Allah menjadikan urusan-urusan mereka dapat diselesaikan dengan mudah, dan Allah memberikan kepada mereka kejayaan dan kebahagiaan. Bahkan dalam situasi yang sangat sulit, Dia memberikan kemudahan kepada orang-orang yang beriman. Bahkan ketika orang-orang lemah imannya berkeluh kesah, berputus asa, dan tidak melihat jalan keluar, Allah menurunkan bantuannya kepada orang-orang yang beriman dan memberikan kejayaan kepada mereka.

Orang yang beriman, yang dekat dengan Allah, yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya, dan mengetahui bahwa Dia akan menolong orang-orang yang beriman, akan melihat rahasia-rahasia tersebut ditampakkan dalam setiap saat dalam kehidupannya. Dan jika orang-orang yang beriman merenungkan dengan ikhlas, bertafakkur tentang ciptaan Allah dan ayat-ayat al-Qur’an dalam setiap peristiwa, mereka dapat melihat perwujudan dari pertolongan Allah yang menyerupai mukjizat dalam setiap situasi kehidupan mereka.

Intinya, bila anda bergerak menegakkan Agama Allah, maka Allah swt akan menolong kita menegakkan kedudukan kita di dunia dan akherat. SALAM KESADARAN...