ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Senin, 20 September 2010

Nabi Muhammad Dalam Kitab Suci Agama Non Islam

Nabi Muhammad juga nabi umat hindu
Sorce : Nabi Hindu

New Delhi, India
Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul "KALKY AUTAR" (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri "KALKY AUTAR" sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.

Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya "ABDULLAH". Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya "AMINAH". Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya MINAH.

Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebiuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.

Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra' Mi'raj dimana Rasullah mengendarai Buroq
Dikutip buletin Aktualita Dunia Islam no 58/II Pekan III/februari 1998

Ramalan Kitab Suci Hindu Dan Budha Tentang Nabi Muhamad
Source : Situs Syi'ah

Berikut ini kami suguhkan beberapa ramalan tentang Nabi Muhammad Saw dalam berbagai kitab agama Hindu
:
1. Dalam kitab agama Hindu yaitu Atharvaveda, terdapat nubuat:

“Hai orang banyak, dengarlah ini dengan sungguh-sungguh, Narashanga (Yang terpuji) akan dibangkitkan di antara orang banyak. Kita mengambil orang Kaurum (Muhajirin) itu di dalam perlindungan kita dari 60.000 dan 90 musuh-musuh; yang kendaraannya adalah 20 unta dan 2 unta betina, memiliki 12 orang istri, dan naik ke langit dengan kendaraan tercepat (Bouraq)…” (Atharvaveda Kanda 20 Saukata 127, Mantra 1-2).
Narashangsa = Yang terpuji = Muhammad. kata “Kauram” berarti “emigran” yaitu orang yang meninggalkan negerinya sendiri, dalam bahasa Arabnya: “Muhajirin”. Muhammad dan pengikutnya ketika hijrah dari Mekah ke Madinah untuk menghindari serangan kaum kafir Mekah yang berjumlah 60.000 orang dan 90 kepala sukunya, dikenal sebagai “Kaum Muhajirin”, sedangkan orang-orang Madinah yang menyambutnya dikenal sebagai “Kaum Anshar”. Dari sinilah tonggak dimulainya Tahun Hijriyah (hijrah = pindah). Kendaraan yang dipakai Muhammad adalah unta dan kuda. Muhammad memiliki 12 orang istri yaitu: Khadijah, Saudah, Aisyah, Hafsah, Zainah, Ummu Salamah, Zainab, Juwairiah, Raihanah, Ummu Habibah, Shafiah, dan Maimunah. Ketika melakukan Mi’raj dari Masjid Al-Aqsha di Palestina ke langit ke-7, Muhammad mengendarai Bouraq yang merupakan kendaraan tercepatnya
.
2. Dalam kitab agama Hindu yaitu Atharvaveda, terdapat nubuat :
“Tuhan akan memberikan kepada Mamaha Rishi seratus keping emas, sepuluh kalung, tiga ratus ekor kuda, dan 10.000 ekor sapi.” (Atharvaveda Kanda 20 Saukata 127, Mantra 3)
.
Kata “Mamaha” secara etimologis berasal dari bahasa Arab: “Muhammad” yang berarti “yang terpuji”, sedangkan “Mamaha Rishi” adalah julukan bagi Narashangsa, sehingga Mamaha Rishi = Narashangsa = Muhammad = Yang Terpuji. Adapun “seratus keping emas” maksudnya seratus orang pengikut Muhammad penyebar agama Allah yang disebut “Ash-Shabus Shuffah”. “Sepuluh kalung” maksudnya sepuluh orang yang selalu membantu Muhammad dalam peperangan yang disebut “Asy-Syara Mubasysyara”. “Tiga ratus ekor kuda” maksudnya 300 tentara pimpinan Muhammad ketika menghadapi 700 tentara kafir Mekah dalam Perang Badar (H.G. Wells, The Outline of History, 1949). “10.000 ekor sapi” maksudnya 10.000 pengikut Muhammad ketika memasuki kota Mekah (630 M) dalam keadaan aman dan damai, yang dikenal dengan peristiwa “Fathu Makkah” (Stanley Lane Poole, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882)
.
3. Dalam beberapa literatur tertentu, terdapat kesamaan keterangan yang mengarah kepada Muhammad, antara lain:

- “Mamaha adalah penunggang unta dari daerah padang pasir”
(Atharvaveda 20:9:31);
-”Mamaha terkenal dengan 10.000 pengikutnya” (Rigveda 5:27:1);
-”Pada masa Mamaha , himne baru (syariat baru) akan disusun dan dibacakan selama kebaktian sebagai pengganti Weda yaitu Jamat (berjamaah) dan Salat (doa)” (Rigveda 1:109:2);
-”Musa berprediksi: ‘…kelihatanlah ia dengan gemerlap cahayanya (Al-Quran) dari gunung Paran (Mekah), dan datang bersama 10.000 orang yang kudus…” (Ulangan 33:2);
-”Kekasihku adalah putih dan kemerah-merahan, pemimpin terkemuka di kalangan 10.000 manusia” (Kidung Agung 5:10);
-”Lihatlah, orang mulia ini datang bersama 10.000 pengikutnya yang kudus (Yudas 1:14);
-”Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang menentukan ini” (Washington Irving, Life of Muhammad, Hal. 17);
-”…dan Muhammad membawa 10.000 pengikutnya ke Mekah” (Stanley Lane Poole, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882).
Jadi, jelaslah bahwa yang dimaksud dengan “Mamaha” atau “Orang Mulia” tidak lain adalah Muhammad
.
4. Dalam kitab agama Hindu yaitu Bhagabat-Purana, terdapat nubuat:
“Dia dihiasi dengan delapan sifat dan kekayaan, menunggang kuda cepat (Bouraq) yang diberikan kepadanya oleh para malaikat dan memegang pedang di tangannya, penyelamat dunia akan menumpas segala kebatilan.” (Bhagabat-Purana 12:2:19).
“Kuda cepat” adalah Bouraq (lihat butir 1 di atas) dan Muhammad selalu membawa pedang dan/atau panah ketika berperang. Dalam kitab Shahih Imam Bukhari, dari Anas katanya: “Aku pernah melihat Rasulullah (Muhammad) menunggang kuda dengan sebilah pedang tergantung di sampingnya.” (H.R. Bukhari)
.
5. Dalam kitab agama Hindu yaitu Kalki- Purana, terdapat nubuat:

“Wahai Tuhan, bersama dengan empat orang sahabat, aku akan menghancurkan kebatilan.” (Kalki-Purana 2:5).
Muhammad memiliki 4 orang sahabat yang terkenal sampai sekarang yang disebut “Khulafaur Rasyidin” yaitu: Abu Bakar ash-Shidiq, Umar bin Khatab, Utsman bin ‘Affan, dan Ali bin Abu Thalib. Untuk membandingkan kata “kebatilan”, lihat kembali butir 4 di atas dan periksa butir 6 di bawah ini.

6. Dalam kitab agama Hindu yaitu Kalki-Purana dan Bhagat-Purana, terdapat nubuat:
“Kalki Avatar akan dilahirkan di kota Shambal, ibunya bernama Sumati, bersama empat orang temannya akan mengalahkan kali (setan/kebatilan)….Dia akan dibantu oleh para malaikat di medan pertempuran.” (Kalki-Purana 2:4-7).
“Ayahnya bernama Vishnu-Yash.” (Bhagabat-Purana 12:2:18).
“Dia lahir pada hari ke-12 yang cerah, pada pertengahan bulan Madhav.” (Kalki-Purana 2:15).
Kata “Shambhal” berarti: rumah perdamaian dan keamanan. Muhammad lahir di kota Mekah yang dikenal sebagai “Darul Aman” yang juga berarti: rumah perdamaian dan keamanan. Ibunya bernama “Sumati” yang berarti: lemah lembut dan cerdas. Ibu Muhammad bernama “Aminah” yang juga berarti: lemah lembut. Ayahnya bernama “Vishnu-Yash” yang berarti: hamba Tuhan (Vishnu = Tuhan). Ayah Muhammad bernama “Abdullah” yang berarti juga: hamba Allah/Tuhan. “Empat orang temannya” adalah Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali (lihat butir 5 di atas). Kalki Avatar dibantu oleh para malaikat di medan pertempuran. Ketika Perang Badar, Muhammad dibantu oleh para malaikat (QS. Al Imran : 123-125), juga dalam Perang Khandaq, Muhammad dibantu oleh para malaikat (QS. Al-Ahazab : 9). Kalki Avatar lahir pada hari ke-12 bulan Madhav. Muhammad juga lahir pada hari ke-12 tepatnya tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (Sebelum Hijriyah). Jadi, Kalki Avatar tidak lain adalah Muhammad, sedangkan “Kalki Avatar” sendiri berarti: pembersih dosa yang datang ke dunia
.
7. Dalam kitab agama Hindu terdapat Ramalan Mahabharata, antara lain:
“…Dia akan lahir di sebuah kota yang bernama Shambhal (Mekah)….Dia pergi berperang untuk mengalahkan lawan….Menghancurkan penjahat (berhala), kemudian melaksanakan ziarah terakhir (Haji Wada‘)….Rumah (Ka’bah) yang diisi oleh penjahat, dengan tuhan-tuhan buatan tangan mereka (patung/berhala); Sekarang dibersihkan untuk tempat penyembahan kebenaran. Dengan ketundukannya, seorang raja (Muhammad) berdiri menghadap-Nya….Kemudian mereka mempersembahkan doa (sholat) dan korban (qurban). Dan berpegang pada enam prinsip utama…” (Mahabharata Bag. Hutan Bab 190)
.
Pada waktu itu (630 M) terdapat 360 buah berhala mengelilingi Ka’bah. Kemudian oleh Muhammad seluruh berhala tersebut dihancurkan dan Ka’bah dibersihkan (Prof. Hitti, History of the Arab, Bag. I Bab 8 Hal. 118). Muhammad memang menjadi pemimpin umat Islam. Ketika Muhammad melaksanakan Haji Wada’’ (haji perpisahan), sekitar 100.000 umat muslim menghadirinya untuk melaksanakan ibadah haji bersama-sama dengan Muhammad serta Sholat Ied bersama-sama yang dilanjukan dengan penyembelihan hewan qurban. Sedangkan “enam prinsip utama” adalah Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa, Haji, dan Jihad fi Sabilillah
.
8. Dalam kitab agama Hindu yaitu Bhavishwa-Purana, terdapat nubuat:

“Kemudian seorang dengan julukan ‘orang yang tak berilmu’, Muhammad namanya….Hai orang yang tak berdosa, Roh Kebenaran, dan tuan yang semata-mata, kepadamulah persembahanku…”(Bhaviswha-Purana 3, Khand 3, Aditya 3, Shalob 3,7,8).
Ayat di atas sudah sangat jelas karena menunjuk langsung kepada Nabi Muhammad.
Sementara dalam kitab agama Budha yaitu Kitab Budha, Gautama Budha berkata:
“Wahai Nanda, aku bukanlah Budha yang pertama di dunia, bukan pula yang terakhir. Pada suatu masa, akan lahir seorang Budha di dunia ini yang akan memberikan ajaran tentang kebenaran dan kebatilan….Dia akan menjadi pemimpin dan penuntun seluruh umat manusia….namanya ialah Maitreya.” (Kitab Budha, Carus, hal. 217)
.
“Maitrea” artinya “yang penyayang”, demikian juga dengan Muhammad, beliau mendapat gelar “Rahmatan lil ‘Alamin” yang artinya “yang penyayang untuk alam semesta” (QS Al-Anbiya’:107). Sedangkan Yesus bukanlah Maitreya, karena Yesus datang bukan untuk alam semesta melainkan hanya untuk umat Israel (Matius 15:24: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel” dan dalam Matius 10:5-6 Yesus berpesan kepada 12 orang muridnya: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria; melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel”)

Dalam sebuah artikel: http://ngarayana.web.ugm.ac.id/?file_id=11
JELAS TERTULIS nama Muhammad tercantum dalam Weda.
Berikut saya kutip dari linknya tsb :

“Seperti kita ketahui, Nabi Muhammad dianggap sebagai rasul atau nabi terakhir dalam Islam. Namun, tahukah Anda bahwa nama dan missi kemunculan Beliau telah diramalkan dalam kitab Atharva Weda , Kanda 20, Sukta 127, Mantra 1 – 3. Dalam kitab Bhavishya Purana, Parva 3, Kandha 3, Adhya 3, Sloka 5 Nabi

Nabi Muhammad diramalkan dalam ayat sebagai berikut :
"etan mitrantare mleccha acaryena samanvitah Mahamad iti Khyatah siyyagrasva samanvitah"

Artinya : “An illeterate teacher will come along, Mohhamed by name, and he will give religion to his fifth-class companion” (Steven Rosen, 1996)

Terjemahan bebasnya : Seorang guru (acarya) yang buta huruf akan datang, namanya Mohammad. Beliau akan mengajarkan agama pada kaum pemuja berhala (mleccha)”

Saya begitu terkejut setelah membaca artikel tsb krn ternyata jelas sekali TERTULIS NAMA MUHAMMAD dalam kitab suci agama Hindu. Bahkan juga dijelaskan sama seperti tercantum dalam Al-Qur’an yaitu nabi yang ummi (buta huruf) dan berada ditengah2 para penyembah berhala.

Walaupun demikian, dalam artikel tsb tidak mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah Kalki avatar karena Kalki Avatar menurut Hindu muncul pada akhir2 zaman Kali Yuga (mendekati kiamat versi Hindu) yang menurut Weda masih sekitar 4 ratus ribuan tahun lagi. Namun yang JELAS NAMA MUHAMMAD TERCANTUM DALAM KITAB SUCI AGAMA HINDU.

Dalam Kitab Kaum Persia.
Source : Suara Media
Selainnya dari Weda, nama Muhammad dapat pula kita jumpai dalam kitab orang Parsi. Kita baca umpamanya dalam Kitab Datasir 14, berkatalah Susan, Nabi orang Parsi: "Apabila orang-orang Parsi sudah terjerumus dalam budi pekerti yang begitu rendah,"'maka seorang akan lahir ditanah Arab" yang pengikut-pengikutnya membalikkan takhta kerajaan agama dan segala barang mereka itu. Seseorang yang berkepala batu yang amat berkuasa di Parsi akan dihalaukan. Rumah yang didirikan itu, dimana berhala-berhala banyak terdapat disitu akan disucikan daripada berhala-berhala itu, dan banyak orang-orang akan menjalankan shalatnya dengan menghadap mukanya ke ka'abah. Pengikut-pengikutnya akan menawan kota-kota Persi, Taush dan Bulhuh serta lain-lain tempat besar sekelilingnya. Rakyat akan kacau menjadi satu, dan orang pandai-pandai di tanah Persi akan menggabungkan diri dengannya."

Alangkah tepatnya nubuatan ini, yang digenapi pada tahun 17 Hijrah atau Mei 638M didalam pemerintahan Khalifah Umar bin Khaththab pasukan-pasukan Islam menyerbu ke Persia, dan gugurlah takhta kerajaan orang Persi. Rajanya yang kejam-melarikan diri ke Asyria meminta suaka.

Komunitas Hindu di India Kampanyekan Nabi Muhammad Saw
Source : Era Muslim

Muslim India meluncurkan kampanye "Nabi Muhammad untuk Semua" untuk lebih menyebarluaskan ajaran-ajaran Rasulullah Muhammad Saw tentang Islam pada masyarakat India. Uniknya, kampanye ini melibatkan komunitas non-Muslim di negeri itu.

Presiden Jamaat Islami India dalam acara peluncuran kampanye, Minggu (14/2) mengatakan, masyarakat India berasal dari beragam etnis dan agama dan komunitas Muslim berharap kalangan non-Muslim juga bisa menerima dan mau memahami agama Islam.

"Untuk pertama kalinya, bukan hanya ulama dari berbagai aliran Islam, tapi juga saudara-saudara kami dari komunitas Bamcef, Maratha Samaj, Satya Shodak dan komunitas lainnya berpartisipasi dalam kampanye ini," kata Madu.

Para pemuka dari komunitas non-Muslim itu, bersama-sama dengan para pemuka Muslim India akan melakukan perjalanan ke seluruh negeri untuk mengenalkan sosok Rasulullah Saw dan ajaran Islam yang dibawanya. Mereka akan meluruskan pandangan masyarakat yang salah tentang ajaran Islam antara lain dalam hal pembagian harta warisan, minuman keras, korupsi, buruh anak serta isu-isu kekerasan, terorisme dan pelanggaran hak asasi yang selalu dikait-kaitkan dengan Islam.

Aktivis sosial dan pemuka agama Hindu, Purshottam Khedekar yang ikut dalam kampanye itu mengatakan, sosok Rasulullah Saw selayaknya tidak hanya diketahui oleh Muslim saja. "Nabi Muhammad Saw membawa pesan persaudaraan, perdamaian dan kesetaraan bagi seluruh umat manusia," kata Presiden Hindu Maratha Seva Sangh itu.

Di India, Khedekar adalah tokoh yang melakukan perlawanan terhadap sistem kasta dalam agama Hindu. Menurutnya, Nabi Muhammad Saw adalah sosok yang telah memperbaiki tata pemerintahan dan sistem sosial umat manusia. "Sungguh mengagumkan, ajaran-ajaran Nabi Muhammad yang sudah berusia 1400 tahun masih relevan dengan situasi hari ini," puji Khedekar.

Kampanye "Nabi Muhammad untuk Semua" di India akan berlangsung hingga akhir Februari mendatang. (ln/iol)