ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Senin, 26 November 2012

Apa Itu State of Mind Control..??

State yang positif dan bersumber daya adalah pintu gerbang bagi setiap individu untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Apa Itu State of Mind Control..??
State of Mind Control adalah metode pengendalian & pemrograman ulang kekuatan pikiran yang menggunakan pendekatan melalui pintu Meta State of Mind ( State of Mind Energetic Field ) dan tiga sudut dari State of Mind itu sendiri (Fikiran, Jiwa, & Tubuh) sebagai media induksi untuk mencapai kondisi pikiran yang reseptif (kondisi Alpha & theta), dan kemudian dilanjutkan dengan memprogram ulang pikiran bawah sadar dengan teknik-teknik tertentu sesuai dengan tujuan atau masalah.

Apa Itu STATE..??
State di kamus punya makna beragam. State bisa diartikan wilayah. Istilah state digunakan di kalangan psikologi pertama kali adalah dalam Transactional Analysis untuk menggambarkan keadaan pemikiran , perasaan dan kecenderungan untuk bertindak.

State merupakan istilah yang sering ditemui dalam pembahasan NLP. State merujuk pada sejumlah proses neurological (gestalt of neurological processes) yang berlangsung pada diri seseorang yang terus berlangsung dari waktu ke waktu. Sebuah state adalah gabungan dari kondisi fisik dan mental yang mendasari seseorang dalam berperilaku. Selain itu, state dimana seseorang berada adalah merupakan reaksi bawah sadar terhadap apa yang dialami saat itu. Dalam NLP ,STATE atau lengkapnya STATE OF MIND adalah keadaan menyeluruh antara tubuh dengan keadaan neurologisnya yang berupa pikiran, perasaan dan kecenderungan untuk bertindak bahkan tindakan.

STATE ini akan saling mempengaruhi dengan Posisi Tubuh, Pikiran, Perasaan dan Tindakan yang dilakukan. “State” adalah sebuah kondisi perpaduan antara :
  1. Sikap atau postur tubuh (State of Body), 
  2. Perasaan (state of emotion), dan 
  3. Pikiran (state of mind) seseorang.
Ketiga state ini saling berkaitan dan berhubungan sehingga perubahan yang dialami satu bagian akan mempengaruhi bagian yang lain. Ketika anda berpikir sesuatu yang menyenangkan, terjadi reaksi kimia dalam tubuh anda yang mengakibatkan sebuah sensasi menyenangkan yang anda rasakan, dan tubuh anda pun bereaksi terhadapnya. Begitu pula saat anda merasa kan sesuatu yang menyedihkan, pikiran anda terarah kepada hal yang menyedihkan tersebut dan tubuh anda pun bereaksi terhadapnya.

Sekarang perhatikan State anda ketika anda sedang belajar saat ini, atau ketika anda sedang bahagia, atau pun ketika anda sedang marah. Ketiga emosi yang berbeda ini akan memberikan kondisi tubuh atau sikap yang berbeda pula, dan arah pikiran anda juga akan berbeda. Ketika Anda sedang sedih, pikiran anda cenderung, murung, memikirkan hal-hal yang buruk, hal-hal yang penuh penderitaan, kesedihan, maupun kegagalan. Perhatikan tubuh anda, tentunya anda akan lebih lemas, postur tubuh cenderung turun, dan bibir anda menekuk kebawah, atau bahkan anda menitiskan air mata. Hal ini akan berbeda dibandingkan saat anda sedang bahagia. Silahkan anda perhatikan diri anda sendiri.

Sepanjang hari setiap orang akan bergerak melalui serangkaian state, yang mana beberapa diantaranya positif dan beberapa diantaranya negatif. State yang positif akan membuat seseorang bersemangat dan bersumber daya sedangkan state yang negatif akan membuat orang tidak bersemangat dan kurang bersumber daya.

Dalam NLP, state positif sering disebut sebagai Resource State (ketika orang merasa luar biasa dan memiliki pilihan-pilihan yang bersumber daya) dan state negatif sering disebut sebagai Stuck State (ketika orang sadar bahwa hanya tersedia sedikit pilihan atau bahkan tidak ada pilihan sama sekali).

Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang sangat ditentukan oleh state orang tersebut pada waktu dimana ia sedang berada. Apabila ia berada dalam state yang bersumber daya maka mood-nya akan bagus dan dengan sendirinya apapun yang dilakukan oleh dirinya akan terasa mudah dan menyenangkan.

Ambil contoh seorang murid sekolah yang sedang menghadapi ujian, apabila murid tersebut berada dalam state yang positif dan bersumber daya maka murid tersebut akan dapat mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan tenang, mudah dan menyenangkan. Selain itu, probabilitas dirinya untuk mendapatkan nilai yang bagus akan lebih tinggi dibandingkan dengan murid lain yang tidak mempersiapkan dirinya dengan baik yang mana hal ini menyebabkan dirinya tidak berada dalam state yang bersumber daya.

State yang positif dan bersumber daya adalah pintu gerbang bagi setiap individu untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Orang yang dari bangun tidur telah memiliki state yang positif dan bersumber daya cenderung memiliki performa yang tinggi di hari itu. Namun, bagi orang yang dari pagi sudah memiliki state yang tidak bagus maka kemungkinan besar akan menimbulkan mood yang jelek bagi orang tersebut dan perilaku yang ditimbulkan cenderung bergerak menjauhi kesuksesan dan kebahagiaan yang diinginkan.

THE NEXT GENERATION OF MIND POWER TRAINING
QUANTUM MIND TECHNOLOGY WORKSHOP
Jakarta, 08 & 09 Desember 2012

http://www.naqsdna.com/2012/11/meta-state-of-mind-control-workshop.html