ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 02 Oktober 2013

Master Hipnotis Kampret

"Belajar Hipnosis itu sulit Master, saya sudah kemana-mana belajar hipnotis. Tapi sampai sekarang kok belum bisa menghipnotis seorangpun..." Keluh si Kampret.

"Apa benar begitu..? Masak menghipnotis satu orangpun belum pernah...? Bukankah kamu sering melakukan Self Hipnosis dan juga meditasi. Nah, itu artinya kamu khan pernah menghipnotis orang. Yaitu diri kamu sendiri." Jawabku.

"Oh, Iya.. Master benar. Saya memang suka meditasi dan juga Self Hypnosis. Apalagi kalau pake Lagu Rileksasi yang saya peroleh dari master. Saya betul-betul bisa rileks dan dapat memasuki kondisi kesadaran alam bawah sadar yang sangat dalam. Jadi itu artinya saya sudah punya pengalaman dengan dunia hipnosis ya master..?" Tanya kampret lagi.

"Betul, Self Hipnosis adalah pengalaman pertama kamu mengenal hipnosis. Sebagai seorang Ahli Hipnosis, kamu harus juga pernah merasakan bagaimana rasanya memasuki kondisi hipnosis. Dengan demikian, kamu dapat menularkan serta menginduksikan pengalaman tersebut kepada klien. Bukankah PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK, bukan...?" jawabku lagi..

"Betul Master..." Jawab si kampret... "Namun saya belum punya pengalaman menghipnotis orang lain master.. Saya takut dan grogi, khawatir tidak berhasil." lanjut si kampret.

"Pengalamanmu sendiri ketika memasuki kondisi hipnosis adalah modal dasar bagi kamu untuk bisa menghipnotis orang lain. Sedangkan ketakutan serta kekhawatiran yang kamu alami, itu semua adalah sesuatu yang wajar terjadi bagi para pemula. Dan bahkan Praktisi yang sudah senior sekalipun masih sering mengalami Nervous atau Grogi sebelum suatu sesi dimulai. Itu adalah hal yang biasa, umum, dan normal. Namun, biasanya semua perasaan itu akan menghilang dengan sendirinya ketika sesi sudah di mulai.

Hal ini bagaikan Hukum Gaya dalam ilmu fisika. Ketika suatu benda digerakkan, untuk moment awal akan mengalami hambatan dari Gaya kelembaman benda. Namun ketika benda tersebut berhasil bergerak, maka Gaya Potensial benda justru akan membuat laju gerak benda semakin cepat.

Untuk penjelasan mudahnya, kamu khan pernah mengendarai motor tuh... Nah, di awal geraknya khan memang berat tarikannya. Tetapi setelah beberapa waktu motor berjalan. tarikannya khan makin ringan. Betul ndak...?

Nah, psikologi manusia juga seperti itu. Di saat awal kita bergerak, hambatan biasanya akan muncul. Baik itu rasa grogi, ketakutan, kekhawatiran, dll.. Namun ketika fase itu dapat kamu lewati. Maka akan kamu temui dan rasakan bahwa semua ketakutanmu itu hanyalah ilusi saja. Semua dapat berjalan dengan lancar dan baik.

Makanya, kalau rasa takut, grogi, dam kawan-kawan itu muncul. Cuekin saja, ndak usah dihiraukan. Fokuskan diri kamu pada rasa senang ketika kamu telah berhasil membantu orang lain mengalami pengalaman yang terkait dengan hipnosis. Rasakan rasa gembiranya, dan jadikan itu kekuatanmu untuk melangkah.

Yang terpenting saat mau melakukan suatu sesi hipnosis adalah Set Up TranceLogicFrame, yaitu kamu setting dulu permainan apa yang hendak kamu mainkan. Sesuai dengan karakter klien, Tujuan permainan atau tujuan sesi itu dilangsungkan, serta berdasarkan  kemampuan dan pengalaman yang telah kamu miliki.

Sebagai contoh, pengalamanmu yang terutama adalah Self Hipnosis. Maka jadikan itu permainan utama kamu. Ajak peserta untuk melakukan self hipnosis atau meditasi bersama. Jelaskan manfaat positif dari meditasi, dll. Ini termasuk langkah Pre Induction dan building Rapport. Kemudian dilanjutkan dengan permainan hipnosis yang ada sugestibilitas testnya. Untuk menseleksi level sugestibilitas peserta. Bila sudah ketemu dengan peserta yang Level Sugestibilitasnya tinggi. Jadikan dia contoh pertama untuk di hipnotis dengan Sugesti-sugesti hipnosis permainan. Bila langkah ini sudah kamu jalankan, langkah selanjutnya dijamin lancar deh...

Dan sesuai nama kamu, Jadilah HIPNOTIS KAMPRET. Seorang master hipnotis yang banyak akalnya. Penuh dengan strategi dan akal bulus untuk membawa peserta memasuki kondisi hipnosis. Kerahkan semua kreatifitas kamu, dan jangan hanya mengikuti textbook saja.

Textbook hipnotis itu bagaikan jurus dalam ilmu Kungfu atau silat. Saat di dalam arena latihan, semua gerakan dan permainan memang sesuai dengan textbook yang ada. Namun disaat menghadapi musuh yang sebenarnya di arena pertandingan. Semua jurus tersebut sudah harus melebur dan menyatu dengan diri kamu. Dan apapun gerak yang kamu lakukan, itu semua adalah Hipnosis. Karena Hipnosis adalah Sikap dan perilaku dan bukan sekedar kamus berjalan.

Prinsip selanjutnya yang harus kamu fahami adalah ini "There is No failure, Only Feedback". Jadi kegagalan itu tidak ada. Ketika trik hipnosis kamu mengalami kegagalan, yang tahu bahwa kamu gagal itu sebenarnya hanya kamu sendiri, para peserta tidak tahu itu. Maka lanjutkan dengan strategi dan tekhnik yang lain. Seolah-olah semua masih berjalan dengan lancar sesuai skenario kamu.

Itulah Behaviour Flexibility seorang Master Hipnotis. kamu harus luwes dan lincah selincah kampret. Bagaimana, sudah siap untuk menghipnotis...?" Tanya saya mengakhiri kuliah panjang saya pada si kampret...

"Wah... Mantabz master. Saya jadi tumbuh keyakinan dan kepercayaan diri nih. Okey Master, Saya siap untuk menghipnotis dunia....." Jawab si kampret dengan semangat....

"Okey, Jadilah Master Hipnotis Sejati, Hipnotislah Dunia. Dan memang kamulah satu-satunya MASTER HIPNOTIS KAMPRET yang ada di dunia ini..... hahahahahahahaha............."