ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Kamis, 17 Oktober 2013

STOP PELET DARAH HAID

Ilmu Mahabbah, Asihan, Pengasihan, Gendam Asmara, atau Pelet Kemaluan adalah pelet yang di buat dari kotoran darah haid wanita yang di campur dengan minuman dan di minumkan pada orang yang ditujunya dan menjadikann orang yang menjadi targetnya tersebut tunduk dan takluk pada si wanita tersebut. Biasanya agar tidak ketahuan, darah haid tersebut dicampur dengan minuman Kopi atau minuman yang berwarna gelap. Ilmu Pelet inilah yang sering dipraktekkan oleh Para TKW (Pembantu Rumah Tangga) untuk menundukkan hati majikannya.

Banyak kasus pembantu rumah tangga yang dituntut ke meja hijau gara-gara ketahuan menggunakan media pelet dari darah haid ini. Silahkan anda Googling saja, pasti akan banyak anda ketemukan kasus TKW yang di tuntut ke pengadilan gara-gara ilmu pelet ini. Mulai dari kasus Jumiah pembantu rumah tangga yang bekerja di singapura yang mencampur minuman maajikannya dengan darah haid di Akhir Agustus tahun 2011. Hingga BMI Hongkong yang memasak sup dengan dicampur darah haid. Dan masih banyak kasus yang serupa yang terjadi di berbagai negara.

Berbeda dengan para TKW yang melakukan pelet itu dengan tujuan agar disayangi oleh majikannya. Maka di dalam negeri kita. Kasus pelet ini juga banyak terjadi. Hanya saja lebih ke arah motif asmara, Dengan tujuan untuk menaklukkan sang pujaan hati agar tunduk hatinya padanya.

Hal inilah yang sangat memprihatinkan bagi saya. Betapa di zaman yang sudah sedemikian canggihnya ini. Cara-cara yang jahiliah dan sesat ternyata masih banyak dipergunakan dan dipraktekkan oleh sebagian besar masyarakat.

Padahal cara yang lebih baik, terhormat, dan halal untuk menumbuhkan kasih sayang di hati orang lain ada sangat banyak diajarkan. Mulai yang menggunakan metode yang bersandarkan pada ajaran agama, hingga metode Pelet Modern. Semua cara-cara ini tidak menyalahi hukum agama, negara, dan juga kebebasan serta kemerdekaan pribadi. Karena semua dilakukan berlandaskan hukum alam, dan juga menggunakan mekanisme yang natural. Cinta kasih yang tumbuh bersifat alami. Dan tidak hanya menguntungkan satu fihak saja. Tetapi untuk kedua belah fihak.

Mungkin ini yang menjadi titik permasalahannya, mengapa ada yang lebih suka memilih jalan hitam dan sesat untuk menundukkan orang lain. Ini semua kembali pada AMBISI & NAFSU untuk dapat menguasai dan mengendalikan orang lain sekehendak hatinya. Power inilah yang menjadi Ambisi liarnya sehingga membuatnya mata gelap dan menghalalkan segala cara.

Sayangnya mereka tidak mengetahui, bahwa Power yang mereka kejar dan buru itu adalah power yang lemah dan mudah untuk dipatahkan. Dengan kekuatan Cinta Suci Yang bersumber dari Allah swt. Segala kekuatan Nafsu Jahat tersebut dengan sangat mudah dinetralisir.

Pernah suatu saat ketika saya sedang melakukan kunjungan ke Hongkong. Salah seorang siswa melaporkan adanya seorang rekan kerjanya sesama pembantu yang bekerja di majikan yang sama. Melakukan tekhnik Pelet Sesat ini untuk menguasai majikannya. Dan siswa tersebut meminta saran untuk mengatasi hal itu.

Kepada siswa tersebut saya sarankan untuk melakukan meditasi Gelombang Cinta, memancarkan Getaran energi cinta kasih kepada rekan kerjanya tersebut dan juga memaafkannya dengan ikhlas.

Aneh bin ajaib, tidak sampai dua tiga hari. Tahu-tahu rekan kerja yang berbuat jahat tersebut keesokan harinya tiba-tiba muntah darah. Dan kebingungan tidak karuan. Dan nampaknya dia juga sibuk menelfon dukunnya yang ada di indonesia untuk meminta pertolongan. Namun sang dukun juga kebingungan tak tahu harus berbuat apa.

Dan ketika hal ini dilaporkan ke saya oleh siswa saya, maka saya sarankan padanya untuk memaafkan rekan kerjanya yang telah berbuat jahat tersebut. Dan Alhamdulillah, semua akhirnya berjalan normal kembali.

"Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian." ( QS. Al Israa' : 81-82)