ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Minggu, 10 November 2013

Ngaji Bab Ritual Spiritual & Supranatural

Ritual, Apakah Wajib..?

Selama saya berkelana di dunia metafisika Tradisional. Untuk menguasai sebuah keilmuan, Ritual sebagai syarat utk menguasai sebuah ilmu bukanlah cara satu-satunya...

Karena ada cara lain yg lebih mudah, yaitu di gembleng langsung oleh sang guru. Jd anda cukup minum air putih, atau media yg lain. Kemudian test keilmuan. Daaan... Jreeng.. Ilmu sdh masuk. Tanpa puasa dan Ritual yang berat...

Demikian juga mengenai dunia per-Jimatan... Tidak harus pake jimat antik dan mahal. Atau pake minyak apel jin yg harganya bs mencapai puluhan juta.... Saya ada mengenal beberapa ustadz yg hanya menggunakan media kertas rajah hasil Foto copy... Atau kain yg di sablon dg motif tulisan rajah huruf arab... Dan jadilah itu sebagai jimat yg ampuh...

Dan itu adalah realita dan fakta yg ada... Sebelun saya mengembangkan metode modern... Saya sdh terjun dan tahu rahasia praktek ilmu tradisional.... Yg banyak berisi pembodohan kpd masyarakat....

Dan bila anda msh suka dibodohi...
Yo... Terserah anda... Emang gw pikirin.... hehehe....

Ritual tetep wajib

Ritual sebagai jalan utama teteplah wajib, sebagai media untuk menumbuhkan dan meraih Kesadaran Diri yang sejati. ini adalah Zen atau Thoriqotullah...

Jadi kita lakukan ritual-ritual adalah untuk menumbuhkan Pohon Kebaikan yang ada di dalam diri kita. Inilah laku yang utama.. Dan bukan Ritual untuk meraih buah tertentu.... Karena bila pohonnya berkembang dengan sehat dan subur, secara otomatis buahnya akan lebat...

Jadi Ritual apapun, haruslah ikhlas semata karena Allah swt, dan bukan karena ingin ini atau itu... Dengan demikian laku Ritual tersebut akan murni untuk menumbuhkan kesadaran diri yang berbuah akhlakul karimah...

Sebagaimana tugas utama dari Rasulullah adalah untuk menyempurnakan akhlak.. Maka seharusnya demikianlah laku utama yang kita jalankan, yaitu untuk peningkatan kesadaran. yang Dengan meningkatnya kesadaran kita, sikap serta perilaku (Akhlak) akan menjadi baik. Dan inilah akhlak yang sejati karena tumbuh dari kesadaran diri sendiri, dan bukan akhlak yang munafik karena kebiasaan, etiket, atau tata krama...

Ketika Ritual kita hanya untuk meraih buah tertentu saja, maka ketika buah sudah diraih, maka perjalanan kita hanya akan berhenti sampai di situ saja... dan tidak ada lagi peningkatan kesadaran...

Tujuan yang terbatas, hanya akan membawa pencapaian yang terbatas....
Namun, bila Tuhan kita jadikan tujuan utama kita. Yang Mana Tuhan adalah Dzat yang Tanpa Batas, maka pencapaian kita juga akan tanpa batas...

AKHLAKUL KARIMAH

Dalam khasanah dan sejarah Islam, ditunjukkan bahwa sikap dan perilaku yang baik atau akhlakul karimah itu tidak hanya ditujukan kepada teman dan kawan saja. Namun bahkan kepada musuh sekalipun, akhlak yang baik haruslah tetap di jaga...

Dicontohkan dalam suatu riwayat, ada sohabat yang batal memenggal leher musuh, hanya karena musuh tersebut berhasil memancing hawa amarah sahabat tersebut keluar, dengan cara meludahi sahabat tsb. Sohabat tersebut membatalkan memenggal leher sang musuh, karena dia tidak mau berjihad dalam keadaan dikuasai Hawa Nafsu ammarah. Yang mana, hawa nafsu amarah tersebut muncul dari Ego yang tersinggung.. yang mana hal itu akan menodai keikhlasan serta kejernihan yang ada di dalam hatinya..

Nah, bandingkan dengan akhlak sebagian kaum muslim di zaman kini... Ketika merasa bahwa yang dihadapi adalah musuh.. Maka berbagai kata-kata kotor, hinaan, pelecehan, hingga tindakan penganiayaan, serta brutalismepun seolah-olah sah dan halal untuk dilakukan....

Dan inikah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah saw...???

Dan itulah yang membedakan antara akhlak yang sejati dengan akhlak karena kebiasaan, etiket, & tata krama... Akhlak yang sejati adalah sikap dan perilaku spontan kita terhadap sesuatu... Inilah program perilaku yang ada di alam bawah sadar kita, Yang secara otomatis keluar dalam mensikapi aksi yang muncul dari luar. Dan akhlak yang sejati hanya akan tumbuh bila kesadaran kita meningkat.

Wallahu'alam...