ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Minggu, 09 Maret 2014

MODUS : GENDAM SEDEKAH

Saya amati beberapa tokoh dan juga Public Figure ada yang menjadikan keajaiban sedekah sebagai salah tema utama ceramah ataupun seminarnya..... Dan biasanya, di tengah atau di akhir ceramah akan ada acara lomba sedekah. Yaitu banyak-banyakan sedekah......

Dan sekedar kesimpulan saya dari pengamatan jarak jauh.... Kayaknya itu kok kayak Modus Gendam, setelah sekian menit atau sekian jam para hadirin di jejali dengan pesan-pesan yang menyentuh sudut hati yang terdalam dan membangkitkan euforia emosi yang cukup kuat, kemudian ketika Emosi hadirin sudah memuncak, maka dilancarkanlah sugesti provokasi untuk jor-joran nyumbang / sedekah...

Yang menjadi pertanyaan utama di hati saya adalah, benarkah sedekah yang demikian akan memunculkan kejaiban atau pertolongan Ilahi pada si penyumbang... Karena biasanya, setelah si penyumbang nyampe rumah, dan kesadarannya sudah kembali normal... Biasanya ada muncul rasa penyesalan atas pengeluaran uang yang telah disumbangkan tadi......

Dalam sudut pandang saya..
Keajaiban sedekah adalah sebagai suatu bentuk pertolongan dariNya, sebagai suatu bentuk anugrahNya. Dan pertolongan Ilahi tersebut hanyalah akan turun, bilamana sebuah amal dilakukan dengan sepenuh kesadaran. Dan tentu saja, akan lebih baik lagi bila Sedekah itu dilakukan dengan tulus ikhlas dari dalam hati sanubari yang terdalam.

Sedekah memang tidak harus ikhlas, yang penting dibiasakan sehingga akhirnya menjadi kebiasaan. Dan yang lebih penting lagi, semua itu harus dilakukan dengan sepenuh kesadaran. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran spiritual.

Keikhlasan sedekah adalah Hasil dari pembiasaan yang kemudian menjadi kebiasaan.... dan bukan sedekah karena terpengaruh oleh sugesti provokasi sesaat....

Dalam tulisan ini, saya tidak hendak merendahkan ajaran sedekah ataupun memberi. Sama sekali tidak begitu. Justru saya ingin Memulyakan ajaran moral sedekah ini sesuai pada tempatnya. Sehingga perilaku yang Mulya ini, dapatlah memulyakan diri para pelakunya.

Sekarang, izinkan saya bertanya kepada anda...
Bagaimana hukumnya orang yang menjalankan Ibadah dengan tidak sadar, atau ketika kesadarannya hilang...? Diterimakah amal ibadahnya...???

Lalu, bagaimana menurut pendapat anda, atas suatu amal sedekah yang dilakukan secara tidak sadar karena terpengaruh oleh Provokasi Sugesti Hipnotis...??? Adakah dampaknya bagi hati dan fikiran si pelaku, dan diterimakah amalan yang demikian..??

POLA-POLA GENDAM DALAM CERAMAH / SEMINAR
Tulisan di atas, saya harapkan dapat menumbuhkan kesadaran di hati dan pikiran masyarakat... Bahwa Hipnotis dan gendam itu ada di mana-mana... Termasuk di forum-forum yang suci dan juga di forum terhormat..... dan tidak hanya ada pada kasus penipuan bermodus ilmu gendam jalanan saja..

Dengan sadar dan menyadari bahwa Fenomena hipnotis serta gendam sangat lekat dengan keseharian kita. Maka kita akan dapat memilah serta memilih, untuk menerima atau menolak sebuah pengaruh hipnotis ataupun gendam... Kita merdeka untuk menentukan pilihan..

CIRI KORBAN GENDAM
Adalah adanya penyesalan setelah melakukan... Seolah-olah apa yang telah dilakukannya itu dilakukannya tanpa kesadaran atau hilang kesadaran....

Nah, mari introspeksi diri...
Seringkah kita menyesal setelah melakukan sesuatu...?
Jangan-jangan kita ini memang sering menjadi korban gendam, tergendam oleh nafsu kita sendiri....

Nah...
Bila oleh nafsu kita sendiri aja sering jadi korban...
Apatah lagi oleh setan jalanan....?

OBJEK GENDAM : THE DARK SIDE & THE GOLDEN SIDE
Baik sisi gelap (Nafsu) maupun sisi Terang (Hati Nurani), keduanya dapat dimanipulasi serta dikendalikan oleh seorang Master Gendam dan juga hipnotis....

Para Tukang Gendam Jalanan, rata-rata mempengaruhi korbannya dengan menembak sisi gelap seseorang. Misalnya, Keserakahan, Ketamakan, Ketakutan, Kecemasan, Kepanikan, Kebingungan, dll....

Sedangkan Tukang Gendam Bersorban, akan mempengaruhi audiensnya dengan menembak sisi kebaikan yang ada di dalam diri para audiens. Misalnya, Rasa Kasihan, Empati, Simpati, dll....

Saling mempengaruhi alias saling menghipnosis, itu adalah bagian dari keseharian kita... Jadi semua itu wajar dan normasl, serta sah-sah saja...

Hanya saja, yang perlu disadari adalah. Dalam proses saling menghipnotis tersebut, siapakah yang di untungkan. Kedua belah fihak, ataukah hanya salah satu fihak saja... Ataukah ada unsur salah satu fihak sedang mengkadalin fihak lain... atau salah satu fihak ada yang dirugikan...

Dan juga, apakah dalam proses saling menghipnotis tersebut. Apakah Kedua belah fihak saling menyadari, bahwa sedang terjadi proses hipnotis..?

Bila salah satu fihak ada yang dirugikan, maka disitulah ada kasus ketidak adilan... dan kezaliman.... dan bahkan, mungkin saja kriminal.... Walaupun pelakunya bersorban....

√ GENDAM KEBAIKAN.
Pola kalimat di bawah ini juga gendam, tapi untuk kebaikan...
Pahala Kebaikan untuk yang Like, Koment, & Share....
Dan Naiknya Popularity/Page Rank bagi yang punya halaman...

===================

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal'alamin

(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin