ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 22 April 2014

Bukan Kesurupan Jin

Tidak semua Fenomena yang seperti Kesurupan adalah Kesurupan Jin. Seringkali Fenomena itu hanyalah merupakan Fenomena Katarsis Spontan (Luapan Emosi) yang merupakan Ekspresi dari Emosi Negatif yang dipendam dan menjadi beban di dalam pikiran bawah sadar seseorang.

Setiap Kejadian hakikatnya adalah netral adanya. Namun sebuah kejadian akan Menjadi sebuah Trauma ketika dimaknai secara salah dan negatif serta membekas di dalam pikiran.

Dan walaupun kejadian itu sudah dilupakan dan terlupakan, tidak berarti bekas emosi negatif tersebut serta merta hilang dari pikiran. Emosi negatif itu masih ada, hanya dia mengendap serta tersembunyi di dasar pikiran bawah sadar. Emosi tersebut dapat saja setiap saat terpicu, muncul dan bahkan meledak. Ketika ada situasi dan kondisi serta kejadian khusus yang dapat menjadi sebuah stimulus yang menyentuh emosi tersebut.

Bukankah kita semua pernah mengalami, ketika tiba-tiba telinga kita mendengar sebuah lagu tertentu. Kemudian ingatan kita seketika itu juga memunculkan sebuah memori episode kehidupan masa lalu kita. Lengkap dengan segala Rasa yang ada dan dirasakan saat itu...???

Ya, lagu itu telah menjadi stimulus bagi terpicunya sebuah Memory tertentu yang mungkin telah lama terlupakan dan terpendam sangat dalam di dalam pikiran bawah sadar.

Nah, bila sebuah stimulus tertentu secara tidak sengaja telah mengaktifkan sebuah Memory negatif. Maka seketika itu juga, kondisi pikiran dan emosi akan seolah-olah mengalami kembali peristiwa itu. Dan ketidak stabilan emosipun akan terjadi tanpa tahu apa yang menjadi sebabnya. Dan bila ini berlangsung dalam durasi yang cukup lama, sedangkan kondisi mental tidak cukup kuat dalam menghadapinya. Maka, Fenomena Katarsis akan terjadi. Dan orangpun mengira dia mengalami kesurupan Jin.

Ya...
Tidak semua orang mau mengakui bahwa akar penyebab masalah yang ada di dalam dirinya adalah oleh dan dari dirinya sendiri. Manusia lebih suka mengkambing hitamkan sesuatu atas kejadian yang menimpanya. Dan kambing hitam yang sering digunakan oleh masyarakat kita adalah kaum Jin. Yang tentu saja mereka tidak akan mampu bersuara serta membela diri atas semua tuduhan kita. Dan kitapun dapat dengan aman dan nyaman bersembunyi dari tanggung jawab atas penyebab permasalahan kita sendiri.

Kalau itu bukan kesurupan Jin, lalu mengapa Terapi Kesurupan Jin juga tetap efektif untuk mengatasi masalah Kesurupan yang belum tentu disebabkan oleh jin..???

Terapi Kesurupan Jin bisa jadi efektif, karena Terapist telah berhasil mensugesti Pasien agar menyimbolkan permasalahannya dalam bentuk Makhluk Jin. Sehingga ketika Makhluk Jin yang sesungguhnya hanyalah Simbol psikologis saja itu berhasil dibuang, maka kesembuhanpun dimungkinkan untuk terjadi.

Hanya saja yang perlu di ingat...!!!
Tidak semua kasus Kesurupan dan tidak semua pasien kesurupan dapat disembuhkan dengan menggunakan pendekatan terapeutic yang semacam itu. Khususnya bila Akar masalah itu menyangkut adanya Introject, yaitu adanya Sosok Figur yang terlibat di dalam Memory negatif tersebut.

Diperlukan Strategi Terapeutic Yang lebih advanced lagi untuk menyembuhkan kondisi yang di alami oleh pasien hingga memperoleh suatu kesembuhan yang lebih tuntas. Kita harus menggali dan menyelesaikan kasus itu langsung di akar masalahnya.

Dalam hal ini. Mas Bukhori, salah satu alumni Training NAQS DNA bercerita... :
 Tadi pagi saya di tlp seorang teman dan bercerita ....

teman : assalamu alaikum kang, pie kabare ?
sy : wa alaikum salam mas. alhamdulillah sehat..... gimana kabare njenengan kok dengaren eling aku.... mesti ono perlune iki. hek hek hek hek..... !

teman : iya kang .. ! aku mau minta tlg sarannya.....
ceritanya begini kang. mbakyuku si Tiu itu kan beberapa bulan ini sakit. dimana sakitnya ini aneh kang ..... kayak sering kesurupan, dan dia jg sering mengamuk yg kadang tanpa sebab...... yg sy khawatirkan dia itu kan punya anak kecil usia 3 tahun. sy khawatir kalo dia pas lagi kumat mencekik anaknya, karena beberapa hari yg lalu itu pernah dilakukan. untung cepet ketahuan sama bpkku...... ! mungkin ada saran kang... ?

saya : apa sudah di bawa ke dokter atau kyai mas ?
teman : sudah kang,
saya : trus gimana kata mereka.... ?

teman : kalo dr dokter di kasih obat aja. ya kayaknya semacam penenang mungkin dan beliau menyarankan agar di bawa ke sesepuh atau seorang kyai/ustadz...... akhirnya sy bw ke tempat bpk. ustadz .... beliau mengatakan kalo kakak sy kerasukan jin..... di sarankan untuk di ru'yah. akhirnya kami sepakat untuk di ru'yah. wal hasil..... tetap sama saja sampai di rumah kumat lagi...... ke alternatif yg lain jg sudah kang dan rata2 mereka mengatakan hal yg sama yaitu kerasukan jin..... tapi karena saking kuatnya jin itu sehingga kalo di paksa keluar kasihan kakak saya bs mati...... sy jd bingung ini.....

saya : ya ya ya..... kasihan kakak njenengan itu mas......
sebenarnya dia itu bukan ketempelan jin, setan atau yg lainnya. di tambahi dg informasi dr para spiritualis yg ngawur itu justru menambah parah sakitnya..... coba dekati saja dia, perlakukan dg baik dan lembut, ajak bicara dr hati ke hati...... berilah keteduhan di dlm keluarganya. kenapa demikian karena sebenarnya yg sy lihat kakak pean ini pernah mengalami trauma psikis yg luar biasa..... dan itu di pendam terus sampai sekarang..... kalo boleh bs minta tlg sambungkan sy dg kakaknya..... biar bs berinteraksi secara langsung......

teman : iya kang..... nanti sy kabari..... suwun kang. salamua alaikum.
saya : wa alaikum salam mas.....

(semua perbuatan baik atau buruk itu akan kembali kepada dirinya sendiri)...... (Allah akan membalas berbuatan baik dan buruk walaupun sebesar biji zarah)...... (sesungguhnya di dlm kesulitan itu terdapat kemudahan)..... hati hatilah dengan yg kau ucapkan karena apa yg telah engkau perkatakan itu sesungguhnya hidup ).......

dan alhamdulillah barusan sy tlp tadi dan berinteraksi langsung ternyata memang dia memendam dendam yg berkepanjanagan karena pernah di perkosa oleh juragannya sendiri. anak yg bersamanya sekarang ternyata adalah anak hsl hubungannya dg majikannya..... dan dia pun merasa di asingkan dr keluargannya sendiri, sering mendapatkan perlakuan yg tdk mengenakkan dr keluargannya...... ya mudahan dg kejadian bs mejadikan pelajaran buat kita semua....... amin.

Note : Janganlah mengatakan sesuatu yg tdk kamu ketahui akan kebenarannya, apalagi itu berhubungan dg jiwa orang lain. karena itu akan bisa sangat menyesatkan. Dan membuat masalah menjadi semakin berat.