ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Minggu, 28 September 2014

Mensikapi Orang Yang Menolak Diterapi


"Pak ... maaf tadi saya sudah sampai di klinik bapak, tapi anak saya lari gak mau masuk ke klinik bapak...Ini kakaknya sedang mencarinya." demikian suara yang terdengar di ujung telfon. Ada lagi yang sms : "Pak, maaf. istri saya tidak mau datang ke klinik, dia marah-marah ketika diajak datang ke klinik bapak. Maaf ya pak.." Bahkan ada yang menelfon demikian,"Pak, tolong istri saya dihipnotis agar dia taubat dari perbuatannya yang suka selingkuh."

Demikianlah catatan kasus yang sering saya hadapi di klinik hipnoterapi saya. Dan saya yakin, kasus yang demikian juga sering ada di klinik-klinik psikoterapist maupun hipnoterapist yang lain.

Sahabat...
Tidak semua orang dapat dibantu dengan Hypnotherapy. Yaitu orang-orang bermasalah yang tidak merasa dirinya ada dalam masalah... Untuk orang seperti ini, harus dibikin sadar dulu bahwa dirinya bermasalah. Dan menyadari bahwa ada beberapa aspek yang harus diubah, ada beberapa aspek yang harus dibuang, dan ada beberapa aspek yang harus ditingkatkan. Setelah dia menyadari arti pentingnya perubahan bagi dirinya, Barulah hypnotherapy dapat membantunya untuk mengatasi masalahnya...

Mensikapi Orang Yang Menolak Diterapi
Sebagaimana sudah sering saya tulis, bahwa sebuah perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri, dan memang tidak ada satu orangpun di dunia ini yang punya kuasa untuk merubah seseorang tanpa izin dari orang tersebut...

Lalu bagaimana mensikapi anggota keluarga yang bermasalah tetapi dianya sendiri merasa tidak ada masalah.. Misalnya, malas belajar, malas sekolah, bertingkah bagaikan banci, kecanduan main game, tidak hormat pada suami, tidak sayang pada istri, Tidak sopan pada orang tua, dll....?

Ini memang suatu ironi memang. Adakalanya manusia yang bermasalah itu sama sekali tidak merasa bahwa dirinya bermasalah.

Menghadapi manusia yang demikian, kita jangan langsung menembak pada permasalahan tersebut. Tetapi carilah sesuatu permasalahan yang memang dirasakan oleh dirinya sendiri juga sebagai masalah. Kenali dia, ajak dialog, dan gali apa yang menjadi permasalahannya...

Dan bila sudah ketemu, baru tawarkan untuk membantunya dengan sebuah solusi untuk menghilangkan masalahnya tersebut... Gunakan permasalahan yang dia sendiri menyadari dan merasakannya sebagai suatu masalah sebagai pintu masuk untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan lain yang dia sendiri tidak menyadarinya.

Misalnya, selain permasalahan yang bagi dia tidak masalah, dia ternyata juga punya Fobia terhadap benda tertentu...

Nah, tawarkan untuk melakukan terapi pada aspek fobianya... dan bila dia sudah setuju... Maka, saat sesi terapi. Seorang Hipnoterapist juga akan dapat memberikan sesi terapi tambahan untuk permasalahan lainnya. Sehingga setelah selesai terapi, hasilnya : fobianya hilang, dan permasalahan lainnya juga hilang...

Misalnya pada kasus seorang istri yang kurang menghormati suami, tetapi ternyata Fobia terhadap cecak. Dengan kata lain dia ini takut sama cecak tetapi berani sama suami Nah, untuk orang seperti ini. Kita tawarkan solusi untuk menghilangkan fobianya terhadap cecak. Dan sementara terapi fobia cecak sedang berlangsung, kita secara hati-hati mulai memberikan dia kesadaran terhadap perilakunya yang selama ini ternyata tidak ekologis dan membuat suaminya merasa tidak nyaman.  Dan sebagai hasil akhirnya setelah selasai terapi adalah, "berani sama cecak dan hormat dengan suami"

Sebuah strategi menyelesaikan masalah yang cantik bukan...???

Berminat untuk mendalami ilmu Hipnosis & Hipnoterapi, silahkan lihat jadwal pelatihannya di sini..

Bila anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share ke jejaring sosial anda, Terima Kasih.