ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 03 Oktober 2014

Medical Acupuncture (Akupunktur Medik)

Medical Acupuncture (Akupunktur Medik)

Tulisan saya yang berjudul "Logiskah Akupunktur" ternyata mendapat protes dari beberapa sahabat dari Negara Al-Fisbukiyah. Karena faktanya bidang terapi dari kedokteran timur ini telah menjadi salah satu Cabang kedokteran di Indonesia. Dan bahkan sudah terbentuk suatu wadah bagi para dokter spesialis ini yaitu : Perhimpunan Dokter Spesialis Akupunktur Medik Indonesia (PDAI) .

Nah, sebelum anda terjebak pada kesalah-fahaman dengan saya, silahkan baca kembali artikel saya tersebut. Karena yang menjadi sorotan saya dalam artikel tersebut adalah Terapi akupunktur Tradisional yang berbasiskan Chi System dan bukan Medical Acupuncture (Akupunktur Medik) yang berbasiskan pengetahuan kedokteran.

Akupunktur berasal dari dua kata Acus dan punctura. Acus artinya jarum dan punctura artinya menusuk atau tusukan. Secara harfiah acupuncture dapat diartikana sebagai suatu teknik pengobatan dengan menusukan jarum pada titik-titik akupunktur tertentu sesuai dengan indikasi yang ada. Metode pengobatan akupunktur dalam bahasa aslinya bahasa Cina disebut Zhen Jiu. Zhen artinya jarum dan Jiu artinya pemanasan/api.

Mengapa dalam tradisi pengobatan Cina akupuntur lebih dikenal dengan sebutan Zhenjiu?.
Hal ini dikarenakan disamping menggunakan teknik perangsangan titik-titik akupunktur dengan menggunakan tusukan jarum pengobatan Zhenjiu juga menggunakan moksa.

Sekarang apa itu moksa?
Moksa atau moksisbusi adalah suatu teknik perangsangan titik akupunktur dengan menggunakan efek panas (moksibusi) dari sejenis tanaman obat yang dikenal dengan Artemisia vulgaris. Tanaman ini dekringkan lalu dibuat menjadi bentuk batang atau kerucut kecil atau dibiarkan dalam bentuk serbuk untuk kemudian dibakar dan akan menghasilkan panas. Efek panas yang ditmbulkan dari pembakaran Artemisia inilah yang digunakan untuk menstimulasi atau merangsang titik-titik akupuktur yang sudah ditentukan berdasarkan indikasi penyakit yang ada.

Akupuntur Tradisional adalah bagian dari pengobatan tradisional cina yang telah berlangsung ribuan tahun. Dari pandangan pengobatan cina, tubuh yang sehat merupakan suatu keadaan keseimbangan sempurna antara Yin dan Yang. Yin mewakili aspek pasif, lambat dan dingin, sedangkan Yang mewakili aspek panas, aktif dan senang. Keadaan sakit terjadi bila terjadi ketidakseimbangan dari Yin dan Yang.

Ketidakseimbangan ini akan memicu terhalangnya aliran chi (energy kehidupan) yang mengalir dalam jalur yang disebut meridians. Hambatan ini dapat dibebaskan dengan berbagai tekhnik, salah satunya dengan akupunktur. Setidaknya ada 2000 titik akupuntur di tubuh manusia yang berperan sebagai jalan yang berhubungan dengan meridians tersebut.

Akupuntur sendiri meliputi segala prosedur yang melibatkan stimulasi berbagai titik anatomi tubuh manusia dengan berbagai macam tekhnik. Tekhnik akupuntur yang paling sering diteliti adalah penggunaan jarum solid dan halus sebagai media stimulasi titik anatomi tubuh baik oleh tangan maupun melalui stimulasi listrik.

Dari segi kedokteran moderen, akupuntur bekerja melalui perangsangan pada saraf sensorik di titik yang ditusuk. Perangsangan tersebut akan diteruskan hingga ke otak, akibatnya timbul berbagai respon fisiologis (normal) sebagai balasannya baik di tingkat otak maupun di organ perifer. Penelitian juga menemukan bahwa saat dilakukan akupuntur, maka tubuh akan melepaskan opioid endogen sehingga menimbulkan sensasi nyaman dan menghilangnya nyeri. Stimulasi akupuntur juga merangsang hypothalamus dan kelenjar pituary di otak sehingga timbul berbagai efek sistemik yang luas. Pelepasan neurohormon dan neurotransmitter juga menimbulkan perubahan regulasi aliran darah baik sentral maupun perifer. Walaupun telah banyak dilakukan penelitian, hubungan antara titik akupuntur dengan respon sistemik tubuh masih sulit dijabarkan dengan ilmu kedokteran moderen.

Pengertian Akupunktur Medik mengacu pada American Board of Medical Acupuncture (ABMA) yang merupakan anggota dari ICMART mengatakan bahwa :

Medical acupuncture is a medical discipline having a central core of knowledge embracing the integration of acupuncture from various traditions into contemporary biomedical practice

Artinya :
Akupunktur Medik adalah suatu disiplin ilmu yang memiliki dasar pengetahuan yang mencakup integrasi ilmu akupunktur dari berbagai ilmu tradisional menjadi ilmu biomedik kontemporer.

Atas dasar ini Kolegium Akupunktur Indonesia (KAI) menetapkan Pengertian Akupunktur Medik atau Kedokteran Akupunktur adalah Cabang ilmu kedokteran, yang memanfaatkan pengetahuan dan teknik rangsang akupunktur, yang sudah teruji secara ilmiah sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku, dan pada penerapan klinisnya dalam upaya kuratif-rehabilitatif preventif-promotif menggunakan dasar pembuktian ilmiah (evidence bases medicine).

Dalam perkembangan lebih lanjut maka dalam kurikulum Pendidikan Dokter Spesialis Akupunktur Medik serta dalam kegiatan penelitian diberikan dan digunakan antara lain bebebarapa cabang ilmu lain seperti imunologi, neurosains, neuroanatomi, neurofisiologi, neurorehabilitasi, biologi molekuler, farmakologi klinik, endokrinologi sebagai dasar perkembangan keilmuan akupunktur medik dan pelayanannya.

Dalam hal ini seperti kita membicarakan Ilmu Hipnotis Tradisional semacam Ilmu Gendam, Pukau, dll. yang berbasiskan klenik dengan Ilmu Hipnotis Modern yang berbasiskan Ilmu Psikologi. Secara garis besar dan hasil memang hampir sama, tetapi dalam hal filosofi beserta praktek pembelajarannya sungguh sangatlah jauh berbeda.

Demikian juga dengan Akupunktur Tradisional bila dibandingkan dengan Akupunktur Medik. Walaupun sama-sama mempunyai Nama Akupunktur. Tentu filosofi yang ada dibalik kurikulum masing-masing sangatlah jauh berbeda. Walaupun pada dasarnya akupunktur medik dikembangkan dari akupunktur tradisional. Namun bila filosofi dasarnya saja sudah berbeda, maka dalam kurikulum pembelajaran dan juga aplikasinya akan menjadi sangat jauh berbeda. Karena saat ini, Akupunktur medik juga mengembangkan akupunktur yang menggunakan media Laser.

Sebagaimana Ilmu Hipnotis Tradisional yang mempunyai aplikasi yang terbatas bila dibandingkan dengan Ilmu Hipnotis Modern.

Perkembangan akupunktur di negara kita bilamana dibandingkan dengan perkembangan di negara lain, tidaklah tertinggal. Hidupnya cara pengobatan akupunktur di Indonesia setua adanya perantau Cina, mereka membawa kebiasaan dan kebudayaannya juga cara pengobatanya ke Indonesia. Hanya saja ilmu akupunktur itu hidup sebatas dalam lingkungan mereka dan sekitarnya saja, dan hanya sinshe yang melakukan praktek. Baru pada tahun 1963 Departemen kesehatan dalam rangka penelitian dan pengembangan cara pengobatan Timur, termasuk ilmu akupunktur, atas intruksi Mentri Kesehatan masa itu, Prof. Dr. Satrio, telah membentuk Tim Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur. Maka mulai saat ini praktek akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta yang kemudian berkembang menjadi sub bagian di bagian Penyakit Dalam, dan selanjutnya menjadi Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo pada masa kini. Di samping memberi pelayanan poliklinis terhadap pengunjung atau penderita, Unit Akupunktur R.S. Dr. Cipto Mangunkusumo juga menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan dokter ahli akupunktur baru.

Akupunktur tradisional berbeda dengan akupunktur medik. Dalam dunia kedokteran, yang telah diakui adalah akupunktur medik karena telah memiliki bukti ilmiah hasil penelitian para ahli. Awalnya dokter spesialis akupunktur dikenal sebagai Dokter Ahli Akupunktur karena sekitar tahun 70-an memang belum ada jalur spesialisasi akupunktur di fakultas kedokteran.

Perbedaan lainnya adalah pendidikan yang ditempuh. Untuk menjadi seorang Spesialis Akupunktur, seseorang harus kuliah di fakultas kedokteran terlebih dahulu, baru setelahnya mengambil spesialisasi akupunktur medis.

Jadi, sudah jelas bukan..?

Salam Sehat...

Referensi :
http://filsafat.kompasiana.com/2013/01/02/geliat-akupuntur-di-zaman-positivisme-515742.html
http://tramudya.wordpress.com/
http://www.tanyadok.com/tekno/akupuntur-tradisi-yang-diakui-medis