ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 12 Desember 2014

Cara Manhaj Salaf Kebal Hipnotis

Manhaj Salaf Kebal Hipnotis, Demikian yang didengung-dengungkan oleh orang yang merasa kelompoknya sebagai pengikut generasi kaum salaf murni... yang menyebut dirinya sebagai Golongan Salafy (Manhaj Salaf) atau pengikut generasi Salaf. Dan postingan ini tidak hendak mempermasalahkan Klaim mereka sebagai satu-satunya kelompok yang paling salafy. Tetapi sekedar untuk membuka mata mereka mengenai fenomena hipnosis yang juga dapat terjadi pada siapapun saja termasuk golongan salafy.

Benarkah Golongan Salafy (Manhaj Salaf) kebal dengan hipnotis alias tidak mempan di hipnotis..?

Ya.. Mereka memang kebal dan anti dengan Kalimat "Hipnotis". Tetapi mereka tetap kesurupan ketika di ruqyah, mereka tetap muntah-muntah ketika diruqyah... Padahal ketika mendengar bacaan quran dan juga azan di mesjid, mereka normal-normal saja...

Tetapi mengapa saat diruqyah dapat mengalami fenomena kesurupan, kerasukan, menangis, menjerit-jerit, muntah, dll...?

Itu karena di dalam ruqyah juga ada struktur hipnosis. Hanya saja memang di dalam metode itu tidak sekalipun disebut kalimat hipnotis.. (Baca tulisan saya yang lain : Mengapa Pasien Kesurupan Saat Di Ruqyah, Hipnosis dalam Ruqyah Syar'iyah & Futuwwah, Sugesti Hipnotis dalam Terapi Ruqyah Syar'iyyah )

Dan anda memang tidak harus menyebut kalimat hipnotis untuk dapat menghipnotis orang lain...

Anda dapat menyebut metode hipnosis anda dengan :
》 Pelatihan sholat Khusyu'
》 Pelatihan otak tengah,
》 pelatihan meningkatkan memori.
》 Tekhnik mengusir Roh Jahat.
Dll..

Jadi,  Cara Manhaj Salaf Kebal Hipnotis adalah dengan menolak semua kalimat serta kata-kata yang berbau Hipnotis, Hypnosis, Hipnosis, Hipnotisme, Magnetisme, Mesmerisme, dan yang sejenis dengan itu.

Lalu apakah dengan menolak kalimat hipnotis anda terbebas dari pengaruh hipnosis dan tidak dapat dihipnosis..? Tentu saja tidak.

Siapapun saja dapat dihipnosis, dan dapat memasuki kondisi hipnosis. Termasuk juga golongan salafy. Dan apa yang mereka lakukan dengan menolak istilah Hipnotis itu, tidak akan dapat menolak fenomena hipnosis yang terjadi pada diri mereka sendiri. Misalnya, munculnya rasa kantuk, munculnya rasa kasih dan sayang, munculnya rasa dendam, munculnya perasaan bersalah, Munculnya rasa haru, munculnya kondisi khusyu', munculnya penerimaan dan kesadaran, fokus,  dll.. Yang mana semua itu adalah merupakan sebuah tanda-tanda dari kondisi hipnosis (Trance Signal).

Propaganda golongan salafy yang anti dengan hipnotis seperti yang sekarang gencar mereka lakukan, justru akan membuat masyarakat semakin mudah menjadi korban kejahatan yang bermoduskan ilmu gendam dan hipnotis.

Kejahatan yang bermoduskan Gendam dan Hipnotis saat ini ternyata semakin merajalela.... Baru saja saya baca berita, ada penipuan yang menggunakan modus hipnotis. Dengan modus si penipu mengaku dapat mengusir Roh Jahat...

Mengaku Bisa Usir Roh Jahat, 4 Pelaku Hipnotis Raup Miliaran Rupiah
Jakarta - Empat orang pelaku kejahatan bermodus hipnotis diringkus oleh Polres Jakarta Selatan. Keempatnya melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai terapis yang bisa mengusir roh jahat.

"Jadi setelah pelaku mendekati korban, mereka menakut-nakuti dan bilang ada roh jahat di tubuh korban," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya II, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2014).

Keempat pelaku itu adalah EV alias Acen (31), AR alias Xiao Li (33), LY alias Lily (45), dan satu laki-laki OS alias Koko (50). Xiao Li ditangkap usai melancarkan aksinya di kawasan Setiabudi.

"Jadi setelah korban ditakut-takuti, kemudian disuruh 'membersihkan harta'. Tanpa korban sadari, harta mereka ditukar dengan mie instan dan air mineral," imbuh Wahyu.

Korban pertama adalah Oey (70) mengalami kerugian senilai Rp 220.000.000 yang melaporkan ke Polsek Setiabudi. Kemudian korban bernama Ida mengalami kerugian senilai Rp 20.000.000.

"Ada lagi korban bernama Kris yang tertipu senilai Rp 2,6 miliar yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya," tutur Wahyu.

Keempat tersangka ditangkap di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada 10 Desember 2014.(Source : DETIKNEWS)

Itulah sebabnya saya terus terang saja, sangat geram dengan beberapa tokoh oknum ustadz yang masih menghambat proses pendidikan kepada masyarakat agar dapat terhindar dari kejahatan hipnotis...

Untuk menolak kejahatan hipnotis, maka kuasai ilmu hipnotis..

Karena ilmu hipnotis itu ilmu jiwa, hipnotis itu ilmu psikologi. Dan bukan ilmu hitam yang pake sihir, pake jin, dsb..

Ilmu hipnotis ini, di tangan seorang yang baik. Maka akan menjadi baik. Namun bila dipegang oleh orang berhati jahat, maka ilmu inipun menjadi jahat.

Siapapun saja dapat dihipnotis..

Jadi, walaupun anda memperkuat iman setebal gunung, atau membaca ayat-ayat suci sepanjang waktu... Anda masih tetap dapat dipengaruhi oleh ilmu hipnotis..

Selama pikiran anda masih waras, anda dapat dipengaruhi oleh ilmu hipnotis.. Dan hanya orang gila dan orang mati saja yang tidak dapat dihipnotis...

Nah, apakah anda orang Gila ataukah orang yang sudah mati..? Sehingga tidak dapat mengakses kondisi Hypnosis dan berkomunikasi dengan alam bawah sadar anda sendiri. Tidak dapat merasakan khusyu', haru, dan juga kelezatan Iman..?

Silahkan bertanya pada hati anda sendiri...



footnote :
Sesungguhnya, setiap umat Islam adalah pengikut generasi Salaf.... Jadi, tidak ada yang lebih salafy dari yang lain..