ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 17 Februari 2015

Spiritualitas Bukan Alat Pelarian Dari Permasalahan Hidup

Spiritualitas Bukan Alat Pelarian Dari Permasalahan Hidup

Seribu kata pencerahan tidak akan membuat hati dan pikiranmu cerah, selama dompetmu tidak juga ada isinya...

Dunia adalah jembatan akherat, demikian juga dengan urusan keruhanian, pikiran dan emosi, semua itu harus dilandasi oleh terpenuhinya urusan jasmani dulu...

Jika tidak, semua pencerahan dan ketenangan yang kau peroleh itu hanyalah hiburan sesaat yang semu.. Dan hanya akan menjadi media pelarian bagi ketakutan serta kepengecutanmu terhadap permasalahan hidup yang sedang engkau hadapi....

Spiritualitas bukanlah media pelarian...

Pengalaman Spiritualitas yang sejati baru akan engkau peroleh, ketika engkau telah dapat menyelesaikan pelajaran kehidupan di dunia ini dengan baik, mampu menyimak pelajarannya, mampu menyelesaikan ujian-ujiannya, dan dari situlah akan terjadi proses pemurnian dan kultivasi Jiwa... Dan dari situlah akan ada peningkatan derajad diri menuju kesempurnaannya... menemukan jati dirinya..

Jika Tidak...
Maka semua pengalaman spiritualmu itu hanyalah ilusi semu belaka... buah dari permainan pikiran dan tertipu oleh hembusan imajinasi dari setan gentayangan...

Namun, Jangan pula engkau khilaf dan terlena oleh dunia..
Dunia ini hanyalah jalan, sedangkan akherat (Tuhan) adalah tujuanmu..

LAYAK dibagikan:

Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yang berasal dari darah yang terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983. Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yang menyampaikan: "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yang buruk seperti ini??"

Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Kebahagiaan membuatmu tetap manis.
Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia.
Kegagalan membuatmu tetap rendah hati.
Kesuksesan membuatmu tetap berpijar.
Namun, hanya iman yang membuatmu tetap melangkah.

Layak dibagikan:

Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu.

Anak kecil di ladamg memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.

Begitulah hidup.
Nikmatilah hidupmu.

Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan.

Tapi...?

Hanya anak-anak sajalah yang dapat melakukannya.

Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan.

Tapi..?

Hanya mereka yang hidup sederhana yang dapat berjalan kemana-mana dengan aman dan berlenggang kangkung tanpa perlu pengawalan dan dapat tidur dengan nyenyak tanpa perlu penjagaan..

Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya kisah pernikahan yang terbaik.

Hiduplah sederhana
Berjalanlah dengan rendah hati.
Dan mencintailah dengan tulus..



Sedang Mengamati Kehidupan Malam BMI Hongkong di Victory Park

SALAM NGOPI BIN UDUD dari Hongkong...

Causeway Bay, Hongkong, 17/02/2015