ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 25 Maret 2015

Harta Karun Emas Dalam Toilet

Emas itu kuning, Kuning itu Txxx. Itulah kalimat bercanda yang dulu sering saya dengar. Dan ternyata Bahasa Toilet itu sekarang malah semakin populer, menjadi trending topic di berbagai sosial media, baik di twitter ataupun di facebook. Dan ternyata kalimat bercanda itu ahirnya sekarang menjadi sebuah realita yang nyata, bahwa emas itu kuning, dan kuning itu Txxx.

Heboh mengenai Bahasa Toilet dan bahasa Kebun Binatang yang melanda elit politik dan pejabat di Indonesia ternyata disusul oleh berita yang lebih menghebohkan lagi. Yaitu diketemukannya Kandungan Logam Mulia di dalam limbah kotoran manusia.

Silahkan browsing di Google Search ataupun mesin pencari lainnya, dengan keyword : Tambang emas dalam tinja, 4 Fakta 'Tambang' Emas dalam Tinja Manusia, Tinja Manusia Ternyata Mengandung Emas dan Perak, Ternyata Tinja Manusia Mengandung Emas dan Perak, Sejumlah Ilmuwan AS Temukan Tinja Manusia Mengandung Emas, dll. Maka anda akan menemukan banyak artikel yang memuat berita penelitan dari para ilmuwan amerika mengenai kandungan Logam Mulia, emas dan perak di dalam kotoran manusia.

Dari berbagai artikel yang ada, kurang lebih memberitakan bahwa ada Sekelompok peneliti dari Badan Perlindungan Lingkungan dan Badan Survei Geologi AS (USGS) pada pertemuan nasional Komunitas Kimia Amerika (ACS) ke-249 di Denver, Negara Bagian Colorado, AS pada Senin (23/3/2015) kemarin menunjukkan bahwa emas dalam tinja bisa sebanding kadarnya dengan kadar yang ditemukan di beberapa tambang emas komersial.

Dari Guardian, disebutkan riset selama 8 tahun itu, menemukan dalam pengujian bulanan sampel limbah manusia, bahwa 1 kg limbah manusia mengandung:
  1. Emas 0,4 mg
  2. Perak 28 mg
  3. Tembaga 638 mg
  4. Vanadium 49 mg
Berapa potensi ekonomi dari limbah tinja manusia? Ilmuwan AS memprediksikan bahwa dari 1 juta warga AS bisa menghasilkan tinja yang mengandung aneka logam mulia yang bernilai US$ 13 juta atau sekitar Rp 168.291.500.000, US$ 2,6 juta (sekitar Rp 33.658.300.000) di antaranya berasal dari emas dan perak, bukan main etalase toko emas akan penuh dengan emas dari tinja.

Penduduk total AS sendiri adalah 320 juta. Bayangkan, bila Indonesia memiliki 240 juta penduduk, berapa miliar atau triliun nilai logam mulia yang bisa dihasilkan dari limbah tinja manusia itu?

Entahlah, apakah ini suatu berkah ataukah bencana, ataukah nilai-nilai di atas muka bumi ini hendak dijungkirbalikkan oleh Tuhan. Coba saja bayangkan, jika seandainya nanti Emas yang dijual di toko-toko perhiasan tersebut ternyata berasal dari Logam Emas yang ditambang dari Toilet. Masihkah anda mau memakainya..???

Kalau saya sih.... Ogah... Hahahaha.... Mending pakai Batu Akik dah...

Ya...
Mungkin ada Batu akik yang kisah dan legendanya berasal dari Organisme Mahluk Hidup, misalnya Batu Mustika Fosil Mani Gajah yang biasanya dijadikan media Pelet dan pelarisan oleh sebagian masyarakat. Tetapi kandungan mineral yang ada di dalamnya tentu sudah jauh berbeda, karena telah terjadi proses perubahan material oleh alam selama ratusan juta tahun lamanya. Sehingga kandungan yang ada di dalam Batu Mustika Fosil Mani Gajah tentu saja berbeda dengan kandungan Mineral di dalam Sperma Gajah yang masih Fresh.

Nah, kalau Emas yang beredar nanti itu ternyata berasal dari Txxx Manusia, Masihkah anda mau memakainya sebagai perhiasan..???

Referensi berita dan gambar : Google