ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Sabtu, 18 Juli 2015

PENGERAHAN KHODAM GAIB KE PAPUA

PENGERAHAN KHODAM GAIB KE PAPUA

Ini adalah sebuah Event gerakan doa bersama demi kedamaian dan keamanan Negeri tercinta Indonesia dari tangan-tangan para teroris berbaju agama yang suka merusak iklim damai di negara ini . Dan sengaja saya menggunakan istilah Khodam Gaib sekedar untuk memperjelas bahwa Energi Doa itu jelas dan nyata pengaruhnya bagi hidup dan kehidupan manusia.


***

Sebagaimana kita ketahui bersama, di dalam suasana yang penuh kegembiraan dalam menyambut Hari raya Idul Fitri 2015. Sontak, semua umat Islam di Indonesia dikagetkan oleh peristiwa pembakaran masjid dan pembubaran jama'ah sholat ied yang terjadi di Papua kemarin pada hari Jumat 17 Juli 2015.

Di Laman REPUBLIKA.CO.ID di beritakan bahwa Masjid di Kabupaten Tolikara dibakar umat Xxxxxx menjelang shalat Ied, sekitar pukul 07 00 WIT, Jumat (17/7). Humas Polri Kombes Agus Rianto mengatakan, kasus itu bermula saat umat Islam Karubaga Kabupaten Tolikara hendak menjalankan shalat Idul Fitri.

Tiba-tiba, sekelompok massa dari luar berteriak-teriak. Umat muslim yang hendak shalat sontak kaget dan langsung melarikan diri ke Koramil dan Pos 756/WMS untuk meminta perlindungan. Sepeninggalan umat muslim itu, Masjid tersebut dibakar.

"Saat itu ada yang berteriak, lalu umat muslim itu yang hendak shalat itu langsung melarikan diri ke koramil," kata Agus kepada Republika, Jumat (17/7).

Setelah pembakaran terjadi, aparat kepolisian setempat langsung mengusut kasus tersebut. Sampai kini, belum ada kabar terbaru dari kepolisian Papua tentang barang bukti pembakaran Masjid.

Mengenai surat larangan shalat Ied di Tolikara, kepolisian masih dalam tahap penyelidikan. Bahkan, untuk pengusutan kasus itu secara tuntas, kepolisian juga akan meminta keterangan Polres Tolikara yang menjadi tembusan dari surat larangan.

"Kita masih tunggu informasi selanjutnya dari Papua," kata dia.

(demikian sekilas info yang saya copas dari http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/07/17/nrmprs-ini-kronologis-pembakaran-masjid-di-tolikara)

***

Kami adalah orang yang sangat toleransi, walau kami seringkali di cap anarki,
Bahkan sebagian kami juga ikut-ikutan memaki, Merasa diri lebih toleransi karena terprovokasi oleh agama lain atas kelihaian mereka memprovokasi....

Kami adalah Orang-orang yang penuh kasih sayang dan menjaga serta menjamin hak kebebasan beragama, walau kami seing dikatakan arogan dan mau menang sendiri, walau tiada terbukti...

Kami adalah Orang-orang yang cinta damai, agar dunia ini bisa berjalan dalam kenyamanan, santun dan saling menghargai....

Kami adalah Orang-orang pemaaf, walau banyak dari kami yang di dholimi, harta benda dirampas, tempat ibadah kami dirusak, kami tetap maafkan...

Kami adalah orang-orang yang sabar dan juga siap sabar dalam keadaan apapun bahkan dalam perperangan, jika kami diperangi, kami juga sabar dalam membunuh ketika terjadi kami diserang dan diperangi, dan kami tidak mau memulai karena kami adalah Rahmat bagi semesta Alam...

Dan Kami adalah Muslim!!!

(Demikian pernyataan sikap dari Bang Beni Budaya, seorang Guru Besar dari Perguruan Silat Panca Suci di wall Facebooknya, Link : https://www.facebook.com/benibudaya/posts/1021427084534230 )

***

Dan mensikapi hal ini, dan mengingat sebagian saudara dari Islam Radikal sudah mulai mengasah senjata untuk turun berjihad ke Papua, maka saya berikhtiar mengadakan gerakan Doa bersama yang saya beri Tajuk : PENGERAHAN KHODAM GAIB KE PAPUA. Demi kebaikan serta kedamaian kita bersama. Link : https://www.facebook.com/haryopanuntun/posts/829938167098187

Bagi sebagian orang, mungkin meremehkan kekuatan Doa. Namun bagi orang yang beriman, Doa adalah suatu senjata yang sangat ampuh Luar Biasa. Do’a merupakan aspek paling penting dalam proses komunikasi antara Hamba dan penciptanya. Sebab di dalam do’a tersimpan sebuah kekuatan. Kekuatan dahsyat untuk suatu perubahan dari ketidakberdayaan seorang hamba yang coba diangkat dan dipasrahkan ke langit untuk dimintakan solusinya, dan hasilnya terbukti luar biasa menghias sejarah manusia. Tidak ada yang dapat merubah sebuah ketidakberdayaan menjadi kekuatan kecuali do’a.

“Do’a adalah senjata orang beriman, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi.” (HR. Al-Hakim)

APAKAH INI PENTING...?
Demikian pertanyaan yang akan selalu kita ajukan untuk diri sendiri sebelum memutuskan untuk bertindak.

Itulah sebabnya bagi orang yang tidak merasa bahwa AGAMA ITU PENTING bagi dirinya, maka dia tidak akan tersulut api Semangat Jihadnya di kala agamanya di jahili dan di usik orang.....

Dan jika hanya Doa yang mampu kita lakukan, maka jadilah Doa ini sebagai senjata kita untuk menjaga kedamaian dan perdamaian di Nusantara ini.

"Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir.” (QS Yusuf: 133)

Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al-Mu’min 60)

Dan yang tidak kalah pentingnya bahwa seorang muslim tidak boleh pernah berhenti meminta kepadaNya, karena sikap demikian merupakan suatu kesombongan yang akan menjebloskannya ke dalam siksa Allah ta’aala yang pedih.

Maka Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:
“Barangsiapa tidak berdo’a kepada Allah ta’aala, maka Allah ta’aala murka kepadaNya.” (HR Ahmad 9342)

GERAKAN MASSAL, PENGERAHAN SEMILYAR KHODAM GAIB KE PAPUA
Daripada mengerahkan Jihaderz berangkat ke Papua untuk misi bunuh diri.... Kalau gw sih... Lebih memilih mengerahkan pasukan Khodam Gaib untuk keamanan di sana....

Mau ikutan...?
Ikuti tata cara yang saya ijazahkan untuk moment khusus ini :

***

Tarik Nafas Panjang, tahan nafas, lalu Baca affirmasi ini...

"Bihaqqi Kaf Haa Yaa 'Ain Shod.... Hancurkan Musuh Islam pembakar mesjid di papua....."

Lalu hembuskan nafas, dan visualkan khodam gaibnya berangkat menuju Papua dan menghancurkan para musuh Islam di sana...

Lakukan sebanyak 7 kali....

Setelah sesi ini lakukan pendinginan dengan meditasi hening atau rileksasi atau boleh juga di sambung dengan Audio terapi yang ada di sini https://youtu.be/AUwFnxwZWoc



***

Ritual di atas dapat dilakukan kapanpun saja dan dimanapun saja. Khususnya jika mood anda sedang kesal, lagi masuk ke dalam emosi marah, dll...

Jadi, daripada marah gak keruan, mending disalurkan energinya...
Sehingga, segala beban & ganjalan yang ada di hati dan pikiran ikutan keluar semuanya... Dan anda kemudian jadi lebih nyaman, tenang, dan santai... Serta dapat berfikir lebih jernih, dan bertindak lebih cerdas...

***

Pasukan Khodam Gaib adalah pasukan energi, yang tentu saja dalam menghancurkan sesuatu yang bersifat fisik, perlu meminjam media yang bersifat fisik pula.... Yang artinya, energi Khodam Gaib yang kita perintahkan ini bisa saja merasuki siapapun yang punya kekuatan dan kekuasaan untuk bertindak, agar segera bertindak... Dan bergerak sesuai perintah kita....

Footnote :
Lampiran Tambahan. Status Facebook untuk menjawab pertanyaan seorang sahabat di BBM. Link : https://www.facebook.com/haryopanuntun/posts/830034527088551

KHODAM JIHAD BIL GHOIB.

Tanya : Maksud visualisasikan itu bagaimana ? Memvisualisasikan apa? Saya sendirI tidak tahu bagaimana bentuk khodamnya ?

Jawab : Khodam Gaib itu adalah istilah saya untuk mendefinisikan Kekuatan Kristalisasi Energi Doa yang merupakan manifestasi dari Daya cipta, rasa, dan karsa yang bersifat khusus dan mempunyai tujuan khusus...

Bentuk visual Khodam Gaib versi keilmuan saya adalah bersifat subjektif dan tidak saya seragamkan, tergantung persepsi dari memori pikiran anda sendiri..... Jadi, setiap orang bebas mempersepsikan wujud Khodam Gaib menurut versinya masing-masing... Sehingga lebih pas, nyaman, dan ekologis karena sesuai dengan sudut pandang anda sendiri...

Lagipula, hakikatnya memang abstract. Tidak ada bentuknya yang pasti, tetapi nyata keberadaannya. Seperti angin yang tidak berbentuk, tetapi ada...

Mungkin Khodam Gaib ini berwujud Sosok Manusia Cahaya, Sosok Malaikat Bersayap Api, Sosok Malaikat Pencabut Nyawa, Sosok Harimau, Sosok Manusia Arab, Sosok Gendruwo, bahkan mungkin daya intuisi anda melihatnya sebagai Rambo, Robot Transformers, Ninja, atau Sayyidina Hamzah, lengkap dengan senjata perangnya.... Semua tergantung Daya Cipta anda sendiri....

Dalam visualisasi anda, boleh juga memvisualisasikan drama proses penegakan keadilannya....

Misalnya, mencincang musuh, memberondong musuh dengan peluru atau panah gaib, menggantung, membakar, menginjak-injak, dll... Visualkan dengan cara yang paling sesuai dengan cara berfikir anda sendiri... Sehingga semua Energi Emosi Marah yang ada di hati anda tersalurkan semuanya... Dan semua musuh itu betul-betul lemah dan menyerah. Sedemikian hingga, setelah sesi ini, anda betul-betul merasakan kepuasan, dan kelegaan menyelimuti hati dan pikiran anda...

Untuk selanjutnya, lakukan langkah pengampunan kepada mereka semua... Penuhi hati dan pikiran anda dengan energi Kasih dan sayang serta kedamaian. Rangkul mereka dengan penuh kasih, dan maafkan mereka... Dengan harapan, pintu hati mereka dibukakan untuk menerima Cahaya hidayah dari Allah swt...

Dan untuk selanjutnya, bayangkan semuanya menjadi tenang dan damai... Mulai saat sekarang dan seterusnya, kedamaian selalu menyelimuti bumi nusantara ini.

Langkah pengampunan dan penciptaan situasi damai ini merupakan langkah terpenting dari sesi yang kita lakukan, untuk membuktikan bahwa Jihad bil Ghoib yang kita lakukan ini adalah semata-mata untuk meraih keridloan dari Allah swt....

☆☆☆

Langkah Tambahan untuk Manajemen pengendalian Emosi :
  • Pertama : Sebelum memulai ritual di atas, Check Level emosi anda, ukur dengan skala dari angka Nol sampai sepuluh, Jika NOL berarti Netral / sama sekali tidak marah, dan jika 10 adalah sangat marah sekali. Dimana Level emosi anda saat itu...? Check dan tandai level emosi anda saat itu.
  • Kedua : Check level emosi anda sesudah menjalankan tekhnik dalam ritual di atas, jika level emosi anda sudah turun ke angka NOL maka ritual anda sudah selesai. Namun jika belum mencapai angka NOL, maka ulangi lagi langkah-langkah di atas, sampai level emosi anda menjadi NOL, netral, rileks, tenang, dan nyaman.
☆☆☆

Mudah-mudahan penjelasan tambahan ini bermanfaat untuk anda.

Nb.
Feel Free to SHARE, COPAS, LIKE, & COMMENT.

SALAM

EDI SUGIANTO.
(FOUNDER NAQS DNA INSTITUTE)

SMS/WA : 0812 3164 9477
HP : 0822 3458 3577
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.




SHORT URL : http://goo.gl/G9Kxms