ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 26 Januari 2016

Daya Intuisi Menjawab Tantangan 100 Juta

Hashtag #‎Jin_100_Jt‬ yang merupakan sebuah tantangan terhadap para dukun, paranormal, bomoh, dan orang-orang yang mengaku sakti dan ahli teropong gaib, trawangan, dll. Ternyata semakin heboh di Facebook, khususnya ketika tantangan Pak Yan Nurindra ini ditulis ulang dalam beberapa website, seperti Web Super Hipnotis dan juga di web NAQSDNA.COM

Dan ketika Tulisan tersebut saya Broadcast di BBM, ada salah satu sahabat yang merespon BC tersebut demikian :

BC : Mau dapet uang Rp. 100 juta dengan mudah.? Apakah anda punya ilmu Trawangan, Punya Khodam Gaib, Punya Jin, punya kemampuan Clairvoyance, Mampu melihat tembus pandang, Bisa baca pikiran, bisa menebak angka atau isi dompet orang, dll.? Silahkan ikuti Tantangan "Game Tebak Isi Dompet Berhadiah 100 Juta" dari Pak Yan Nurindra, President of IBH, baca selengkapnya di bawah ini. http://www.naqsdna.com/2016/01/game-tebak-isi-dompet-berhadiah-100-juta.html

KOMENT : Kalau boleh tanya kira-kira pak edi berani ndak menerima tantangan seperti itu. Apalagi pak edi termasuk pakarnya dibidang beginian? =-d

JAWAB :
Saya tidak berminat... Karena saya tahu cara kerja pikiran bawah sadar dengan baik dan benar.

***

Dalam salah satu status Facebook saya (https://www.facebook.com/haryopanuntun/posts/916569281768408), hal ini saya kupas lebih dalam lagi sebagai berikut :

Ketajaman Intuisi adalah salah satu skill yang akan kita peroleh jika kita rajin berlatih kekuatan pikiran bawah sadar (Daya Batin).

Dengan intuisi yang tajam, kita akan dapat mengetahui banyak hal yang di luar nalar, seperti dapat membaca pikiran serta perasaan orang lain, dapat menebak dengan tepat sesuatu yang tersembunyi, dapat mengetahui sesuatu yang akan terjadi, dll.

Namun, walaupun skill intuisi kita sangat tajam. Pikiran bawah sadar punya cara berfikir dan cara kerja yang berbeda dengan pikiran sadar. Yang mana tugas utamanya adalah untuk menjaga keselamatan dan kelangsungan hidup kita. Yang artinya, pikiran bawah sadar hanya akan membantu kita untuk sesuatu yang serius. Dan menyelamatkan kita dari sesuatu yang membahayakan diri.

Itu sebabnya, Tenaga Dalam, Intuisi, dan berbagai kemampuan bawah sadar (Daya Batin) ini tidak dapat digunakan secara maksimal dalam kondisi biasa ataupun sekedar main-main.

Jadi, walaupun kita punya intuisi yang setajam silet, jika kita ikutan permainan seperti yang di adakan pak Yan Nurindra, maka hasilnya tidaklah dapat dipastikan keakuratannya.

Karena Pikiran Bawah Sadar tidak memandang hal itu sebagai sesuatu yang serius dan membahayakan diri, sehingga tidak merasa perlu untuk memberikan informasi apapun terkait dengan hal itu.

Demikian juga dengan Tenaga Dalam, jika dalam pelatihan dan juga dalam kejadian di dunia nyata dia dapat memunculkan kejadian yang aneh, seperti membuat lawan terpental, kaku terdiam, dll. Maka, fenomena aneh ini tidak akan muncul jika Tenaga Dalam diadu dalam suatu permainan pertandingan bela diri.

Sebagaimana Ilmu Gulat yang hanya ampuh dalam permainan bawah, dan Tinju yang hanya ampuh dalam permainan atas. Maka fahamilah, bahwa setiap ilmu itu punya batasan dan keterbatasannya masing-masing.

Ketika Potensi Pikiran Bawah Sadar Aktif, maka Potensi pikiran sadar akan OFF. Demikian juga sebaliknya, jika beberapa sifat Pikiran Sadar Aktif, maka beberapa sifat Pikiran Bawah Sadar akan OFF.

Kita perlu memahami bahwa LOGIKA (Elemen Pikiran Sadar) dan INTUISI (Elemen Pikiran Bawah Sadar) tidak dapat aktif dalam waktu bersamaan. Salah satu pasti menguasai yang lain. Jadi, bila Intuisi yang dominan maka logika tidak dapat bekerja. Demikian sebaliknya. Saat logika sedang aktif maka Intuisi kehilangan daya pengaruhnya. Hal ini bisa terjadi karena Daya Intuisi sebenarnya adalah bentuk pikiran juga (yang berada di dalam pikiran bawah sadar).

Jadi, jika anda mengadu Daya Intuisi dalam suatu Permainan Logika seperti yang dilakukan dalam permainan pak Yan Nurindra. Itu seperti anda memaksa Petinju agar bermain Gulat dan mengharuskan petinju tersebut memenangkan pertarungan tersebut dengan ilmu Gulat, yang mana Gulat (Wrestling) bukanlah skill dan area dari seorang petinju. Ini sesuatu yang mubazir dan juga mustahil bukan..?.

Kenali diri dan kenali ilmu yang kita miliki, maka kita akan menang di setiap medan perjuangan dalam kehidupan ini..

Salam Kesadaran.

Edi Sugianto
(Founder NAQS DNA Institute)

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP / Telegram Messenger : +62 822 3458 3577
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.