ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Senin, 15 Agustus 2016

5 Level of Magnet Rejeki

5 Level of Magnet Rejeki
Artikel 5 Level of Magnet Rejeki ini merupakan Materi Tambahan dari Go Live Free Seminar Gendam Harta Dalam ilmu #gendam Harta yang terselenggara Melalui Live Streaming Seminar Online di Facebook pada Tanggal 11 Agustus 2016 kemarin, Baca : http://www.naqsdna.com/2016/08/go-live-free-seminar-gendam-harta.html


5 Level of Magnet Rejeki, meliputi :

1. FINANCIAL MIND
2. FINANCIAL SECURITY
3. FINANCIAL INDEPENDENT
4. FINANCIAL FREEDOM.
5. FINANCIAL AWARENESS

Simak selengkapnya dalam video saya di Youtube berikut ini : https://youtu.be/W9rMwGHB86U


FINANCIAL AWARENESS
**

Dalam konsep 5 Level of #gendam Harta, level ke lima dari kekayaan adalah Financial Spiritual / Financial Awareness. Meraih level kekayaan yang sejati. Menggenggam dunia dengan tangan, namun hati tetap bersih dari noda duniawi.

Dalam hal ini, Ada dua aktifitas agar diri kita senantiasa dalam keberlimpahan secara lahiriah dan batiniah...

****

¤ Pertama, The Power Of Giving.
Memperbanyak memberi dan menebar manfaat. Fokus pada aktifitas yang berkategori "OUT". Yaitu kegiatan apapun yang bersifat mengalirkan yang di dalam keluar, agar sirkulasi energi tetap sehat dan terpelihara alirannya.

Dalam hal ini, Master Ikhwan Sopa (Trainer E.D.A.N.) berkata : "Energi yang terlalu lama diam, mengendap, tertahan dan tidak mengalir berpotensi berubah menjadi penyakit fisik, mental, dan sosial, karena peluruhan (decay) adalah juga hukum alam yang tak bisa ditawar. Maka bagaimanapun, energi akan menemukan jalan untuk tetap mengalir.

Memenjarakan energi itu seperti menyiapkan bom waktu, seperti menumpuk lemak dan kolesterol, seperti enggan bersedekah, seperti memendam amarah, seperti mengandalkan bunga dan riba, seperti membiarkan karat dan keropos, seperti dendam dan tidak memaafkan.

Manusia, tidak didisain sebagai storage energi melainkan sebagai fasilitator aliran energi. Untuk menjadi rahmat bagi alam semesta. Untuk hidup, untuk bergerak, untuk menggerakkan. Namanya "memelihara".

Sementara itu, master Mediya Putra (The Power Of Plong), berkata, "Pikiran, emosi dan tubuh saling terkoneksi dan mempengaruhi satu sama lain. Jika sumbatan sumbatan di pikiran dan emosi sudah kembali mengalir, tapi masih memungkinkan adanya gejala emosi lainnya, perasaan yang cemas, galau tak terhalau, nah ... bisa jadi karena keadaan tubuh yang kurang ideal, fisik yang lelah, jarang olahraga, makan tak teratur, akhirnya asam lambung .... dan memicu keadaan psikis lainnya.

Olahragakan pikiran, hati dan tubuh agar seirama, selaras dan seharmoni dengan Alam semesta. "

*****

¤ Kedua, The Power of Receiving
Fokus pada aktifitas "IN" yaitu menumbuhkan sikap yang tepat atas segala sesuatu yang sudah terjadi dan masuk dalam kehidupan....

Ikhlas menerima terhadap kejadian apapun yang sudah termanifestasi dalam hidup, dan meyakini bahwa apapun yang terjadi adalah sudah benar adanya. Dalam konteks sebagai media pendidikan kehidupan agar kita lebih kuat dan lebih dewasa serta lebih cerdas lagi dalam melangkah di masa mendatang.

Mampu melihat segala sesuatu dari sudut pandang makna yang positif & memberdayakan, serta dapat mengambil hikmah pelajaran darinya.

Sehingga tidak mudah terjebak pada Trauma masa lalu, ataupun kenangan indah yang kini sudah tiada.

Ikhlas menerima semua yang terjadi, sebagai manifestasi kasih sayang dan rahmat Tuhan yang beraneka ragam wujudnya.

Fakta membuktikan, bahwa dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Tuhan masih memberikan nikmat kehidupan dan juga hiburan kegembiraan yang dapat membuat kita sejenak tersenyum bahagia.

Ya, selalu ada celah dan peluang yang diberikan oleh Tuhan, agar beban hidup terasa lebih ringan dan tidak sampai membunuh kita.

Ya, Tuhan tidak pernah menguji kita dengan beban hidup diluar kemampuan kita. Dan jika ujian tersebut tidak sampai membuat kita mati. Itu artinya, kita akan bertumbuh semakin kuat.

Setelah kita ikhlas menerima, maka pikiran dan hati kita akan dapat terbuka dan dapat melihat nikmat-nikmat Tuhan yang selama ini sudah diberikanNya kepada kita.

Sehingga akhirnya kita dapat berkata, "Sungguh tidak ada lagi nikmatMu yang dapat aku dustakan Ya Allah..."

****

Rajin melakukan Amal sholeh, alias rajin memberi dan menebar manfaat. Yang kemudian disusul oleh sikap iklas menerima, sabar, dan syukur. Maka, kondisi hidup kita akan naik dengan sangat cepat menuju FINANCIAL AWARENESS. Meraih kekayaan hidup yang hakiki.

Sekian, semoga bermanfaat.

SALAM.

Edi Sugianto
Gubes NAQS DNA.

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP : +62 822 3458 3577
Telegram Messenger : @Hipnotis
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.