ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Senin, 19 September 2016

Anda Bukan Pelupa

ANDA BUKAN PELUPA

Tanya : Master, bagaimana mengatasi Mudah Lupa?

Jawab : Belajarlah suka Mengingat.... Xixixixi....

Gini ya.. Seringkali orang mengaku menderita sakit pikiran "mudah lupa" akan sesuatu alias merasa diri sebagai Pelupa, padahal sebenarnya dia tidak sakit apapun.

Karena untuk mengingat sesuatu, maka harus ada data base yang tersedia di dalam otak untuk di akses. Nah, bagaimana mau di ingat jika data base nya saja tidak ada di dalam memory..?

Jadi, apa sebenarnya yang terjadi.?

Yang sering terjadi adalah kita mengalami sesuatu secara selintas saja, dan tidak melakukan kegiatan secara sadar agar hal itu terekam di dalam memory secara kuat.

Bahkan, seringkali sesuatu itu belum tuntas teramati oleh kesadaran. Tiba-tiba kesadaran anda teralihkan atau beralih ke hal yang lain. Hal inilah yang sering menimbulkan kesan bahwa anda adalah pelupa. Padahal yang sesungguhnya terjadi adalah proses Autosave dari kesadaran anda belum tuntas dalam melakukan tugasnya. Dengan kata lain, proses rekaman data belum selesai, sehingga data tidak lengkap masuk dalam Memory.

Misalnya, anda baru datang dari kerja. Karena agak terburu, anda meletakkan Kunci Mobil secara sembarangan saja di meja kecil dekat Vas Bunga samping pintu depan, ini bukanlah tempat yang biasa bagi anda untuk menaruh kunci mobil.

Dan tiba-tiba saja bunyi HP berdering, anda angkat telfon itu dan bicara serius di telfon sampai beberapa menit. Selesai telfon, anda langsung ganti baju, mandi.... Dan melakukan berbagai kegiatan yang lain..

Nah.... Ketika anda hendak keluar rumah. Tiba-tiba bingung cari kunci mobil. Dan anehnya, semakin anda panik, apalagi pakai marah... Semakin tidak tampak kunci mobil itu bagi mata anda.

Pernah mengalaminya..?

Jadi, dalam contoh di atas. Letak menaruh Kunci mobil itu tidak terlupa oleh anda. Tetapi memang belum terekam secara kuat di pikiran.

Berikut ini, Contoh protokol merekam data ke dalam memory :

SADAR. (Present Awareness).
Walau hanya sejenak, lakukan pengamatan secara seksama dengan ke lima indra. Fokus hanya pada satu hal, sampai anda merasa cukup.

Ketika Kesadaran anda tidak Fokus pada kejadian saat ini, baik karena melamun, Terburu-buru, memikirkan sesuatu di masa yang akan datang, memikirkan berbagai masalah atau tugas di fikiran, ataupun karena mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Hal itu membuat kesadaran anda tidak hadir dalam segala hal yang sedang anda hadapi dan hal itu membuat apa yang sedang anda hadapi tidak terekam secara kuat ke dalam memory.

Oleh sebab itu, biasakan untuk sadar dan menyadari akan apa yang sedang anda alami, lakukan, lihat, ataupun dengar. Jika anda ingin mempunyai Ingatan yang kuat akan hal itu.

SAVE
Setelah itu Niat secara sadar untuk menyimpan data, ke dalam memory. Dengan cara melakukan Self Talk, misalnya : "Kunci Mobil ini aku taruh di atas meja, dekat buku Manual GENDON. Save..."

Saya tambahi kata SAVE, ini sekedar seni saja bagi saya, dengan mengasosiasikannya ke cara kerja komputer. Yaitu Save Data dulu, baru data tersimpan dan bisa dibuka kapanpun saja.

Intinya, semakin intens kegiatan di tahap ini dilakukan. Maka semakin jelaslah data tersebut terekam di pikiran. Sehingga semakin mudah di ingat dan semakin jelas ketika di ingat.

Dan ketika proses ini dilakukan sambil lalu, sebagaimana yang biasa kita lakukan sehari-hari. Maka jangan merasa aneh jika sesuatu itu susah di ingat dan ketika ingat pun, juga tidak jelas ...

Jadi, jika hal itu terjadi pada anda. Maka sesungguhnya anda bukanlah Pelupa. Namun anda hanya sering tidak Mempunyai Kesadaran akan apa yang sedang anda kerjakan.

Sekian, semoga bermanfaat.

SALAM.


Edi Sugianto
(Founder NAQS DNA Institute)

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP : +62 822 3458 3577
Telegram Messenger : @Hipnotis
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP


Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.