ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 02 Desember 2016

212 Aksi Super Damai Gendon ( Pembangkitan Tenaga Dalam Massal )

212 Aksi Super Damai Gendon & Pembangkitan Tenaga Dalam Massal.

Siapa yang tak kenal dengan SIMBOL 212 Yang merupakan simbol senjata sakti dari salah seorang Pendekar Yang berjuluk Wiro Sableng yaitu Kapak Maut Naga Geni 212. Dan tentu anda juga pasti mengingat Kalimat ini,"Wiro Sableng, Muridnya Sableng, Gurunya Gendeng." Hehehehe..

Nah, artikel ini tidak hendak membahas senjata sakti Kapak Maut Naga Geni 212 dari Wiro sableng tersebut. Tetapi hendak memberikan Informasi yang sangat penting buat anda semua.

Yaitu adanya PEMBANGKITAN TENAGA DALAM MASSAL yang saat ini sedang berlangsung di Facebook saya. Sebagai salah satu bentuk dukungan kami pada Aksi Super Damai 212 yang saat ini berlangsung di Jakarta. dan sebagai bentuk Doa kami, agar Kedamaian dan Keamanan senantiasa meliputi Negara dan Bangsa Indonesia ini. Dan semoga, setiap Musuh yang berniat Jahat dan hendak mencerai beraikan Kesatuan Persatuan yang ada di NKRI, serta berniat jahat hendak menghancurkan Indonesia, segera tertolak dan dihancurkan oleh Allah swt.

Dalam sesi PEMBANGKITAN TENAGA DALAM MASSAL ini, setiap peserta wajib melakukan Ritual Tapa Mbisu (Diam dan memperbanyak Meditasi/Zikir) selama 12 Jam, yang berfungsi untuk menghidupkan Cahaya Hati, Melatih mengakses Kesadaran Daya Batin, dan Meningkatkan Getaran Energi Tenaga Dalam sehingga berjuta kali lipat.

Bagi Yang berminat, silahkan Akses Status Facebook saya ini : https://www.facebook.com/haryopanuntun/posts/1148730055218995

Sedangkan Untuk Latihan Tenaga Dalam selanjutnya, silahkan Akses Halaman ini : http://www.naqsdna.com/2015/12/kunci-ilmu-tenaga-dalam-qodrat.html

Dan jika anda lebih serius ingin berlatih Power Tenaga Dalam, silahkan Akses web www.SABDASAKTI.com


Hikmah Dan Keutamaan Diam
Diam atau tidak banyak bicara merupakan sikap bijaksana dalam menjaga keselamatan diri agar tidak terjerumus dalam kata-kata dan tindakan yang keliru, yang akan menjadi suatu penyesalan besar nantinya. Karena banyak orang yang jatuh kehormatannya, dilecehkan kedudukannya, terperosok dalam kemaksiatan, Bernasib Sial, Bahkan Masuk Penjara, dan banyak musuhnya adalah akibat dari ketidakmampuannya dalam mengendalikan lisan.

Oleh karena itu, diam merupakan salah satu cara untuk meraih kebahagiaan dan keselamatan diri di dunia maupun di akhirat, sekaligus sebagai senjata untuk menghalangi godaan setan, Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya diam itu menyimpan tujuh ribu kebaikan, dan semuanya disimpulkan dalam tujuh hal berikut ini:

1. Diam merupakan ibadah tanpa jerih payah.
2. Diam merupakan perhiasan tanpa emas dan permata.
3. Diam merupakan kemegahan tanpa kerajaan.
4. Diam merupakan benteng tanpa pagar.
5. Diam adalah kecukupan tanpa terbebani oleh harta.
6. Diam merupakan Pintu untuk mengakses Kesadaran Batin.
7. Diam menutupi (menyimpan) aib.

Diriwayatkan pula bahwa diam adalah keindahan bagi cerdik pandai (ilmuwan) dan sebagai hijab (penutup) bagi orang awam. Sebagian sahabat juga berkata bahwa diam dapat mengumpulkan dua keutamaan bagi seseorang yaitu keselamatan dalam agamanya dan empati kepada sesamanya.

Diam adalah juga tekhnik paling efektif (Ampuh) untuk mencegah dan menormalkan stress. Karena dalam keadaan diam, pikiran, emosi dan tubuh akan memiliki waktu untuk membentuk hubungan harmonisnya kembali. Harus selalu diingat bahwa badan, pikiran dan tubuh saling berkaitan.

Sehingga kalau ada salah satunya atau sebagiannya dari ketiga itu yang bekerja tidak sinkron dengan yang lainnya maka akan menciptakan kekacauan di areanya masing-masing.

Bukankah saat pikiran anda sedang pusing memikirkan sesuatu, badan anda menjadi kurang nyaman dan malah jadi terasa sakit-sakit. Perasaan hati jadi makin kacau.?

Kurang lebih begitulah ilustrasi keadaannya kalau ada salah satu atau sebagian dari ketiga hal itu yang tidak bekerja atau berprilaku tidak sesuai dengan yang lainnya.

Diam disini adalah diamnya pikiran, hati dan tubuh fisik. Dan untuk bisa mendiamkan tubuh fisik, pikiran.dan perasaan hati (emosi), memerlukan latihan dan pembiasaan. Yang apabila latihan ini berhasil akan membuat pelakunya jadi manusia yang berpikiran taktis, To The Point dan rasional. Cara bertindaknya pun akan efektif. Tidak banyak bergerak, tapi sekali bergerak bisa mencapai tujuan. Perasaan hatinya tentu saja akan selalu terjaga dalam keadaan yang positif, stabil, dan baik. Dan tidak dipenuhi dengan lintasan-lintasan hati yang negatif, seperti cemas, takut, panik, Khawatir, Ragu-ragu, dll. Apalagi jika saat Diam, disertai dengan memperbanyak aktifitas Zikir ataupun Meditasi.

Orang yang selalu berlatih diam akan bisa mencapai keadaan hidup lahir bathin yang lebih sempurna daripada yang tidak banyak diam.

Dan dalam sudut pandang estoris dan ilmu Metafisika, dengan berlatih Diam, Maka Getaran Energi Diri akan semakin meningkat dengan signifikan.


Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mengucapkan kata-kata yang baik, atau diam.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Shahih-nya, hadits no.10; dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya.”

Hadits di atas juga diriwayatkan oleh Muslim, no. 64, dengan lafal,

إِنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيِّ الْمُسْلِمِيْنَ خَيْرً قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Siapakah orang muslim yang paling baik?’ Beliau menjawab, ‘Seseorang yang orang-orang muslim yang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya.’”

Hadis tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir, hadits no. 65, dengan lafal seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abdullah bin Umar.

Sekian, semoga bermanfaat.

SALAM AJAIB


Edi Sugianto.
www.naqsdna.com | www.sabdasakti.com

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP : +62 822 3458 3577
Telegram Messenger : @Hipnotis
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID NAQS DNA (Free Iklan), KLIK NaqsMobile

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.