ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Sabtu, 11 Maret 2017

Kisah Jenazah Nenek Hindun Hoax & Fakta

Seharian tadi, saya amati di FB, banyak juga yang men share berita yang sedang Trend saat ini, yaitu mengenai Jenazah Nenek Hindun yang kabarnya ditelantarkan warga, tidak disholatkan, dll..

Source SS : Google

Anehnya, berita yang sebenarnya biasa-biasa saja seperti ini. Di Blow up ⬆ dengan nada sentimen yang sangat tinggi, dengan tajuk yang sangat bombastis dan menghasut... Misalnya.. Berjudul..

  • Nenek Hindun tidak disholatkan, karena memilih Ahok.
  • Jenazah Nenek Hindun Ditelantarkan Warga Setelah Pilih Ahok
  • Telantarkan Jenazah Nenek Hindun, Jauh dari Nilai Islam.
  • Cerita jenazah nenek pencoblos Ahok disalatkan di rumah.
  • Dll.
Plus foto provokatif yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan kasus itu.

Sehingga banyak menimbulkan pro kontra di sana-sini, dan postingan itupun panen like, Comment, & Share. Yang lucunya, banyak juga Tokoh Public Figure, Penulis buku, Trainer, dan Motivator yang terhipnotis dan latah men share tulisan provokatif dan penuh muatan politis seperti itu di sosmed, Plus ditambahi bumbu komentar hasutan yang lebih gila lagi...

Dari penelusuran saya di google, fakta yang ada adalah, jenazah nenek hindun tetap di sholatkan, hanya saja tidak di mushola, tetapi di rumahnya sendiri.

Dari sekian banyak artikel yang saya baca, inti informasinya sebenarnya adalah begini, yaitu Jenazah nenek bernama Hindun binti Raisman (78), warga Jalan Karet Karya II, RT 009 RW 05, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang meninggal pada hari selasa tanggal 7 Maret 2017, tidak dishalatkan di Musala Almukminun tetapi dishalati di kediamannya. titik, selesai.. itu inti beritanya.. dan itu adalah fakta yang jelas dan nyata.

Namun, berita inti tersebut kemudian bercampur baur dengan berbagai opini, serta informasi tidak jelas yang sepertnya memang disengaja untuk tujuan tertentu. Dimana salah satunya adalah untuk menjatuhkan citra dan martabat Umat Islam secara luas. Hal inilah yang kemudian membuat saya terpanggil juga untuk mengomentari berita ini. 

Mengenai Sholat Jenazah di dalam ajaran agama Islam, sebagaimana sudah diketahui oleh umat Islam pada umumnya, bahwa sholat jenazah itu termasuk fardlu kifayah. Wajib dilaksanakan oleh semua muslim yang ada di situ, tetapi kewajiban itu gugur, ketika sudah ada sebagian muslim yang melaksanakan. Jadi, bagi yang tidak ikut mensholatkan, tentu saja tidak berdosa, karena sudah gugur kewajiban.

Dari fakta yang ada, di google juga banyak artikel yang memberikan klarifikasi megenai permasalahan sebenarnya yang terjadi, mengapa jenazah nenek hindun tidak di sholatkan di mushola, tetapi di rumahnya sendiri.... Silahkan googling sajalah, banyak kok beritanya..

Memang jika melihat pro kontra berita yang ada, tidak menutup kemungkinan akan adanya sedikit masalah di lapangan. Yang terkait dengan isu politik ataupun isu mengenai kerukunan dalam bertetangga.

Tetapi secara umum, dalam pandangan saya.... kaum muslim di situ sudah melaksanakan misi sosial kemanusiaan dan juga syariat Islam dengan baik dan benar. Berbeda, dengan berita miring yang beredar seolah umat Islam itu tidak manusiawi, berdosa karena tidak mensholatkan jenazah, dll.

Tetapi ya begitulah..... Ketika pikiran dan hati sudah dibutakan kepentingan, maka hilanglah spirit untuk mencari kebenaran. Jadinya... Tahi ayampun bisa rasa coklat,... Hahahaha....

Asal dapat informasi yang diperkirakan dapat dijadikan peluru untuk menjatuhkan kelompok atau golongan tertentu yang dia benci, langsung saja di lempar.. shar.. sher... tanpa diteliti terlebih dulu benar tidaknya.. Wes, pokoke yang penting lempar, soal yang kena lempar jadi benjut atau jadi gimana, itu sudah bukan lagi urusannya... Perilaku ini neh, yang juga makin bikin gawat dunia persilatan di dunia maya... Hahahaha....

Sahabat...
Dalam situasi dan kondisi masyarakat yang sedang carut marut akibat Booming Hoax demi Traffic & Like ini. Mari sedikit teliti dalam membaca berita dan informasi yang di share di sosmed. Jika perlu, googling dulu, baca informasi dari semua sudut pandang. Sehingga kita memperoleh gambaran yang lebih jernih atas masalah dan kasus yang terjadi. Dan tidak terjebak menjadi korban Hipnotis Massal dari Strategi Pengendalian Pikiran serta penggiringan opini yang menghalalkan segala cara seperti itu.

Ya, saat ini. Banyak Black Marketing dan Black Campaign yang sedang berlangsung di depan kita. Demi berburu Traffic, Like, & Follower, mereka bahkan rela menggadaikan keimanan sendiri dan menjadi perusak bangsa...

So...
Demi kesehatan, kebaikan, serta kemajuan kita sendiri dan juga lingkungan kita. Mari jaga hati dari kotoran dan sampah emosi yang dilemparkan oleh orang tidak bertanggung jawab yang mungkin sedang sakit.. Tebarkanlah kebaikan yang bermanfaat untuk orang lain, namun jauhi membagikan kontent hasutan yang dapat membuat kita terkena dosa tanpa disengaja.

Sekian, semoga manfaat.

Salam Sehat....

Edi Sugianto, Founder NAQS DNA ~ naqsdna.com

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP : +62 822 3458 3577
Telegram Messenger : @Hipnotis
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.




Click To Chat : WhatsApp , Telegram, Facebook Messenger.

Click To Join : WhatsApp Group, Telegram Group, Facebook Group.

**