ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Minggu, 20 Maret 2011

Mendongkrak Vitalitas Dengan Belut

Kita mengenal nama belut, welut or lindung untuk mahluk yang sama, jenis ikan yang berbentuk panjang,bulat seperti ular. Hidupnya di air tawar atau laut. Sukanya menyelusup ke dalam lumpur or tanah becek seperti sawah,misalnya. Orang Inggris nyebutnya 'eel'. Kalau sudah jadi makanan, orang Jepang menyebutnya unagi untuk yang air tawar, dan anago untuk yang dari laut. Ikan moa adalah nama lain untuk belut, khususnya yang berbadan gede.

Belut adalah sekelompok ikan berbentuk mirip ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu dapat berubah. Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua daerah tropika).

Belut berbeda dengan sidat, yang sering dipertukarkan. Ikan ini boleh dikatakan tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas. Ciri khas belut yang lain adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk. Belut praktis merupakan hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar. Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik; jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.

Ukuran tubuh bervariasi. Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5m. Belut sawah sendiri, yang biasa dijumpai di sawah dan dijual untuk dimakan, dapat mencapai panjang sekitar 1m (dalam bahasa Betawi disebut moa).

Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur. Semua belut adalah pemangsa. Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil.(id.wikipedia.org)

Belut merupakan makanan favorit di banyak negara. Salah satunya Jepang dan Korea. Selain itu, banyak kepercayaan yang menyebutkan bahwa belut merupakan makanan stamina pria yang bisa meningkatkan gairah seksual.

UNAGI
UNAGI
Unagi itu nama makanan Jepang berbahan baku belut, biasanya mereka memanggang belut yang sudah dipipihkan dulu badannya. Sausnya pake saus bbq. Mereka percaya bahwa unagi merupakan 'afrodisiak' bagi lelaki. Jadi, kalau seorang nyonya Jepang menghendaki 'malam panjang' nan romantis dan 'hot', maka dibelinyalah selusin unagi dari warung di kota, karena jarang yang mau masak sendiri, dan disajikan oleh sang nyonya kepada suaminya untuk makan malam. Tapi, kalaulah sang suami Jepang sering jajan unagi sendiri di luaran tanpa diketahui isterinya, dan larut malam barulah pulang..... maka saya ndak tahu untuk maksud & tujuan apa beliau menyantap unagi di kedai luaran.

Dari mana datangnya 'kepercayaan' itu? Kayaknya sih dari kandungan sang belut yang kaya akan protein, calcium, vitamin A and E, semua kandungan yang biasanya diperlukan bagi pria untuk jadi 'perkasa'.

Dengan kandungan tersebut, mungkin saja belut berkhasiat sebagai obat bagi beberapa jenis penyakit, termasuk sakit kuning, misalnya. Karena tubuh yang sakit tentunya membutuhkan 'extra fooding' agar diperoleh 'bahan baku' bagi sel-sel darah putih untuk memerangi virus atau bakteri 'intruder' yang nyelonong masuk ke tubuh kita.


CARA MASAK UNAGI
Cara masak belut ala Jepang, yang di'pangkung' (pukul-pukul) dulu, baru dipanggang (persisnya dibakar di atas bara api) dengan tusukan besi seperti sashlik or sate, mirip cara orang Pontianak waktu memanggang cumi or sotong, dibikin pipih tipis dulu, baru dibakar. Bumbunya lebih sering berupa saus barbecue yang semi manis. Hanya saja, kalau kita lihat dari fotonya, yang di Jepang pukul-pukulannya tidak sampai membuat sang belut menjadi pipih kayak kertas.

Kalau masakan yang anda jumpai di kota (kawasan Glodok) biasanya bertitel 'lindung cah fumak' di daftar menunya. Biasanya si belut dipotong-potong jadi pendek dulu, dibersihkan, digoreng garing dengan cara 'deep fried', baru dicah bersama sayur khumak (sejenis siomak berwarna hijau tua), dicampur ang-ciu dan angkak (bumbu seperti butiran beras berwarna merah). Makanya terasa 'crispy' waktu dikunyah,walau dimasaknya pakai cah-sedikit kuah.

Kalau anda termasuk yang 'jijikan', memang sebaiknyalah beli saja yang sudah Matang, seperti yang biasa dilakukan oleh nyonya-nyonyaJepang ketika mengharapkan malam-malam panjang nan romantis.

KHASIAT LAIN BELUT
Untuk masalah kesehatan pun, belut tidak pernah melicinkan dirinya kepada manusia. Mengonsumsi belut, akan menjaga daya tahan tubuh Anda, utamanya pada saat musim panas. Belut tidak mengandung gula dan rendah sodium, namun tinggi fosfor, kaya dengan vitamin yang dibutuhkan tubuh secara umum. Mengonsumsi belut mampu meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh dan mengurangi tekanan darah, juga mengurangi risiko arthritis.

Belut pun bermanfaat bagi kesehatan penglihatan, perkembangan fungsi syaraf pusat, menormalkan tekanan darah di otak. Dan, beberapa penelitian menjelaskan kehebatan belut untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. Karena mengandng omega 3, maka belut menjadi bagian dari konsumsi makanan menghalangi tumbuhnya diabetes dalam kasus meningkatnya kadar gluokasa di luar batas.

Bagi jantung, daging ini termasuk yang oke punya. Meringankan faktor risiko penyakit jantung, termasuk penyempitan pembuluh jantung, sehingga orang Jepang menciptakan kapsul suplemen makanan dari belut untuk menjaga kesehatan jantung.

Tepung belut, dikabarkan juga bermanfaat bagi para manula untuk bisa senantiasa bervitalitas tinggi dan lebih berenergi, tidak heran orang Korea menyamakannya setangguh gingseng sebagai sumber stamina. Sementara di Inggris, belut telah menjadi makanan tradisional terutama bagi mereka yang tinggal di London timur.

Secara keseluruhan, dalam daging belut terkandung kebaikan yang banyak, di antaranya termasuk kolesterol, sodium, protein, air, kalories tinggi, Asam lemak tak jenuh Omega-3, Asam lemak tak jenuh Total Omega-6, Vitamin A, C, E (Alpha Tocopherol), Thiamin, Riboflavin, Niacin, Vitamin B6, Folate, Vitamin B12, Pantothenic Acid, Choline, Kalcium, Zat besi, magnesium, fosfor , potassium, sodium, Zinc, Mangan, dan Selenium. Kandungan sebesar itu maksimal dalam daging belut seberat 204 gram saja.

Dilihat dari komposisi gizinya, belut mempunyai nilai energi yang cukup tinggi, yaitu 303 kkal per 100 gram daging. Nilai energi belut jauh lebih tinggi dibandingkan telur (162 kkal/ 100 g tanpa kulit) dan daging sapi (207 kkal per 100 g). Hal itulah yang menyebabkan belut sangat baik untuk digunakan sebagai sumber energi.

Nilai protein pada belut (18,4 g/ 100 g daging) setara dengan protein daging sapi (18,8 g/ 100g), tetapi lebih tinggi dari protein telur (12,8 g/100 g). Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga usia lanjut.

Protein belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu leusin, lisin, asam aspartat, dan asam glutamat. Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen pada orang dewasa.

Leusin juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter.

Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG).

Kandungan arginin (asam amino nonesensial) pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Kaya Mineral dan Vitamin
Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.

Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor harus berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.

Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan.

Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi.

Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Lebih dari itu, ada beberapa khasiat lainnya, seperti:
  1. Minyak Belut: Sama seperti khasiat dari minyak bulus – yang diyakini kaum hawa bisa membuat payudara menjadi kencang dan bertambah besar – minyak belut juga mempunyai khasiat yang sama. Bahkan, tak hanya mengencangkan, minyak belut juga membuat kulit halus dan licin.
  2. Kepala Belut: Sudah sejak lama di China belut menjadi menu afrodisiak (membangkit gairah lelaki). Bagian paling ampuh untuk mendongkrak greng pria adalah kepala belut. Caranya, kepala belut dikeringkan lalu ditumbuk halus. Bubuk ini dikonsumsi dengan air putih.
  3. Kapsul Belut: Sebagai jamu, serbuk belut yang dibungkus (kemasan) kapsul, bisa dijadikan obat mujarab penambah darah dan penyakit liver. Selain itu, bisa mendongkrak kekebalan tubuh karena kaya energi. Nilai energi setiap 100 gram belut mencapai 303 kkal, jauh lebih tinggi dari telur ayam yang cuma 162 kkal/gram, atau daging sapi yang 207 kkal/100 gram.

DARI BERBAGAI SUMBER