ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Kamis, 30 Juni 2011

Apakah Arti Parapsikologi?

Pengalaman luar biasa
Anda pernah mengalami hal-hal luar biasa dalam hidup Anda? Pengalaman itu benar-benar sangat berbeda dengan pengalaman Anda biasanya. Anda seperti berubah menjadi orang lain saat itu. Kadang, Anda seolah-olah berada di dunia yang berbeda.

Pengalaman luar biasa tidak eksklusif. Banyak orang mengalaminya. Mungkin, Anda juga. Anda bisa mengalami pengalaman luar biasa hampir dalam segala aspek dalam kehidupan. Misalnya saat jatuh cinta, Anda merasakan dunia yang luar biasa yang sangat berbeda dengan biasanya. Lalu saat membaca sebuah buku atau menonton film di mana Anda begitu terlarut di dalamnya. Seolah-olah Anda merupakan bagian ceritanya. Atau saat Anda menemukan ide kreatif yang mengejutkan Anda sendiri bahwa Anda bisa.

Salah satu pengalaman luar biasa yang sering dilaporkan orang adalah peningkatan performa. Biasanya performanya biasa-biasa saja, tiba-tiba menjadi sangat luar biasa. Misalnya saat Anda tiba-tiba bisa bermain sepakbola luar biasa dan tak kenal lelah padahal biasanya bermain 10 menit sudah ngos-ngosan. Begitu juga Anda bisa menulis karya hebat, mencipta musik fenomena, dan karya seni agung pada saat Anda mengalami pengalaman luar biasa itu. Dalam kondisi normal, Anda tidak mampu melakukannya.

Pengalaman luar biasa di atas masih merupakan pengalaman pada hal-hal yang normal. Namun mungkin Anda juga pernah mengalami pengalaman luar biasa seperti melihat hantu, bermimpi gempa ternyata ada gempa sungguhan, mengatakan akan ada yang datang dan tiba-tiba betul ada yang datang, atau yang lainnya. Pengalaman luar biasa itu sesuatu yang tidak normal. Berikut adalah pengalaman-pengalaman luar biasa tidak normal yang sering dilaporkan orang.

  • Mengaku melihat hantu dan bahkan mampu menggambarkan bentuk rupa hantu dalam lukisan.
  • Merasa akan bertemu seseorang dari masa lalu, ternyata betul-betul bertemu dengan teman saat sekolah dasar.
  • Mimpi terjadinya sesuatu, dan ternyata hal itu benar-benar terjadi
  • Tanpa tahu mengapa sangat terdorong untuk membatalkan kepergian naik alat transportasi tertentu, dan ternyata alat transportasi itu mengalami kecelakaan.
  • Menyembuhkan orang dari jarak jauh
  • Mampu membengkokkan sendok dengan pikiran dan mampu meramalkan headlines berita suratkabar (Dedi Corbuzier)
  • Ada yang mati suri, dan ketika hidup lagi mengaku telah mengalami alam kematian.

Fenomena luar biasa yang banyak dialami orang itu, mungkin termasuk Anda, disebut fenomena paranormal atau fenomena psi. Bagaimanapun, pengalaman luar biasa itu merupakan bagian dari pengalaman psikologis manusia. Oleh sebab itu, fenomena paranormal juga perlu diketengahkan. Dalam ilmu psikologi ada juga cabang tersendiri yang khusus mempelajari fenomena paranormal, yakni parapsikologi.

Apakah arti paranormal?
Anda pasti sering mendengar kata paranormal. Di negeri kita, kata tersebut lazim sekali digunakan untuk orang-orang yang dianggap memiliki kekuatan luar biasa atau menjadi kata lain untuk dukun. Beberapa di antaranya sangat terkenal, laiknya selebritis, seperti Ki Gendeng Pamungkas, Permadi, sampai Ki Joko Bodo. Mereka dianggap mampu melakukan hal-hal luar biasa yang tidak bisa dilakukan manusia biasa lainnya. Termasuk di antara kemampuan luar biasanya adalah kemampuan menyantet. Pada saat Presiden AS, George W. Bush datang ke Indonesia, Ki Gendeng Pamungkas muncul di TV dan menyatakan mau menyantet Presiden Bush.

Paranormal berasal dari bahasa Yunani. ‘Para’ artinya ‘di luar’ atau ‘melampaui’, dan normal. Jadi dari asal katanya, paranormal berarti sesuatu di luar normal atau melampaui hal-hal normal. Secara definitif, paranormal adalah istilah yang digunakan untuk segala jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Jadi, jika ki Gendeng Pamungkas, benar-benar mampu menyantet. Maka dia bukan paranormal. Mungkin lebih tepat jika Ki Gendeng Pamungkas disebut paranormalis. Santet itu sendiri yang dianggap paranormal. Salah satu bentuk santet yakni memasukkan jarum, lidi, ijuk ke dalam tubuh seseorang dari jarak jauh, tanpa pernah kontak dengan objeknya, tidak dapat diterangkan dengan hukum-hukum fisika saat ini.

Anda pernah menonton film Star Wars? Dalam film itu ditunjukkan bahwa orang bisa bepergian dari satu tempat ke tempat lain antar galaksi dalam bentuk cahaya. Jika mau berangkat merubah diri menjadi cahaya. Jika sudah sampai, lantas merubah diri lagi menjadi materi. Barangkali, santet bekerja dalam prinsip demikian itu. Ijuk sebagai materi berubah menjadi cahaya, begitu sampai di perut seseorang berubah lagi menjadi materi ijuk. Namun itu hanya kemungkinan penjelasan. Sampai saat ini tidak ada hukum fisika yang bisa menerangkan perubahan itu, bahkan hukum fisika yang diketahui saat ini menyatakan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi. Intinya, santet tidak dapat diterangkan dengan hukum fisika, dan oleh sebab itu santet adalah gejala paranormal.

Apakah arti psi?
Psi adalah kata lain untuk paranormal. Jadi, psi juga merupakan istilah untuk semua jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Selanjutnya, dalam buku ini akan digunakan istilah psi saja. Tidak digunakannya istilah paranormal karena pengertian populer di masyarakat tentang paranormal juga menyangkut orang yang melakukan tindak paranormal. Oleh sebab itu bisa menjadi rancu.

Ada istilah lain yang kadang digunakan untuk menjelaskan fenomena psi, yakni gaib atau anomali. Gaib atau anomali adalah fenomena luar biasa yang terjadi diluar nalar ilmu pengetahuan biasa. Dengan penjelasan biasa, Anda tidak bisa menerangkannya. Gaib dan psi sedikit berbeda. Gaib mencakup hal-hal di luar diri manusia yang tidak dapat diterangkan dengan nalar ilmu pengetahuan biasa, misalnya UFO (piring terbang), segitiga bermuda, monster di danau Lochness, bigfoot di Himalaya, dan lainnya. Sedangkan psi hanya jika sesuatu yang tidak dapat diterangkan nalar pengetahuan itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa seseorang.

Salah satu kejadian gaib adalah yang pernah saya alami sendiri saat SMA. “Suatu malam, BKKBN atau badan yang mengurusi Keluarga Berencana (KB), memutar film layar tancap di lapangan. Saya bersama orang sekampung menontonnya (kampung saya saat itu termasuk terpencil, jarak terdekat dengan kampung lain tidak kurang dari 3 km). Menjelang film usai, saya melihat cahaya meteor meluncur cepat dari atas langit. Ternyata, tidak seperti meteor umumnya, makin lama pergerakannya makin lambat. Terlalu lambat untuk sebuah meteor. Lebih mirip seperti gerakan pesawat yang melambat. Tampak jelas kalau ‘meteor’ itu akan jatuh tidak jauh dari lapangan. Lalu tiba-tiba, seperti kembang api, meteor itu meledakkan cahaya (tanpa suara ledakan) menjadi berwarna merah, kuning dan hijau dan menyinari cukup terang dedaunan rimbun di sebuah kebun yang berjarak hanya kira-kira 100 meter dari lapangan.”

Menurut Anda apakah mungkin itu meteor? Jika meteor, mengapa melambat dan kemudian memendarkan cahaya pelangi? Meteor tidak berperilaku seperti itu. Jika Anda menganggap kembang api, adakah kembang api yang meluncur seperti meteor dari langit jauh meluncur sampai ke bawah (tidak kurang dari 1 menit saya melihatnya)? Jika bukan meteor dan kembang api, lalu apa?

Semula saya berpikiran kalau saya salah lihat atau hanya halusinasi saja. Saya bertanya pada teman-teman apakah ada yang melihatnya juga. Ternyata, dari sekian banyak orang, ada beberapa yang mengaku melihatnya juga. Jadi, itu bukanlah halusinasi dan tidak mungkin salah lihat. Pertanyaannya, fenomena apakah itu? Sampai saat ini saya belum tahu jawabannya”

Buku ini tidak membahas hal-hal gaib. Buku ini adalah tentang fenomena psi manusia. Hal-hal gaib bisa saja merupakan fenomena psi. Namun sepanjang belum diketemukan adanya kaitan antara fenomena gaib itu dengan pikiran atau jiwa seseorang, maka belum bisa dikatakan fenomena psi. Hanya jika sesuatu yang gaib itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa, barulah yang gaib itu disebut psi.

Apa saja bentuk-bentuk psi? Secara garis besar ada dua jenis psi, yaitu psi-gamma dan psi-kappa. Psi-gamma adalah paranormal pikiran, yakni ESP (extra sensory perception) atau lebih dikenal di masyarakat sebagai indera keenam. Psi-kappa adalah paranormal tindakan. Contohnya membengkokkan sendok dengan pikiran, atau menyantet.

Secara keseluruhan ada banyak fenomena yang bisa digolongkan dalam fenomena psi. Beberapa di antara fenomena psi adalah telepati (koneksi antar pikiran), clairvoyance (perolehan informasi dari jarak jauh atau dari ruang dan waktu yang berbeda), precognition, psikokinesis, pengobatan psi (termasuk pengobatan jarak jauh), poltergeist, reinkarnasi, pengalaman sesudah mati (mati suri), pengalaman menjelang mati, dowsing, dan remote vieweing (secara lengkap akan dibahas di bab 2)

Apakah informasi psi?
Informasi psi adalah segala macam informasi yang Anda terima terkait dengan fenomena psi. Misalnya dorongan hati agar tidak jadi naik pesawat terbang yang ternyata kemudian jatuh ke laut. Lalu misalnya mimpi bertemu dengan teman yang berpamitan pada Anda, tahu-tahu besoknya teman Anda itu meninggal.

Bagaimana suatu informasi bisa disebut psi? Agar disebut psi, informasi itu memiliki hubungan yang secara kualitatif berbeda dengan cara normal manusia. Informasi itu mesti berbeda dengan komunikasi verbal maupun nonverbal yang biasa, berbeda sensasi dengan yang biasa dirasakan, berbeda juga dengan gerakan tubuh biasanya. Jika tidak berbeda, bukan psi namanya.

Misalkan Anda tertidur ketika menonton televisi. Jadi gantian, televisi yang kemudian menonton Anda. Nah, saat itu Anda bermimpi ada pembunuhan sadis. Pagi harinya, Anda mengetahui adanya pembunuhan sadis di kota Anda. Jadi, seolah-olah Anda telah meramalkan kejadiannya. Pertanyaannya, apakah Anda mengalami pengalaman psi?

Bisa jadi Anda mengalami pengalaman psi, bisa jadi tidak. Boleh jadi televisi tengah menayangkan berita tentang pembunuhan atau film tentang pembunuhan. Informasi yang Anda dengar dalam keadaan tidur itu masuk ke otak Anda dan lantas diolah otak menjadi mimpi. Hal itu sangat mungkin. Otak Anda memiliki kemampuan untuk tetap mengolah informasi yang masuk ke indera Anda. Misalnya saat orang ngelindur, tidak jarang bisa diajak bercakap-cakap. Itu bukti bahwa orang tidur bisa merespon. Dalam kasus ekstrim, orang yang mengalami koma dan hampir mati, ketika sadar bisa menerangkan kembali apa saja yang telah terjadi di sekelilingnya saat tidak sadar. Jadi, boleh jadi, informasi pembunuhan dalam mimpi yang Anda alami bukanlah psi.

Para ahli parapsikologi mengakui bahwa seseorang mungkin menerima lebih banyak informasi psi dari yang disadari. Semacam gunung es. Hanya sedikit informasi yang muncul di permukaan dan Anda sadari. Sebagian besar ada di bawah permukaan dan tidak Anda sadari. Informasi psi mungkin baru bisa Anda terima dalam keadaan tidak sadar, serta dalam kondisi tubuh dan pikiran rileks. Atas alasan ini, banyak ahli sedang berusaha meneliti kondisi-kondisi dan teknik-teknik yang membuat seseorang mampu mendeteksi lebih baik informasi psi yang diterima. Sampai saat ini dipercaya bahwa mimpi, relaksasi yang dalam, meditasi, dan hipnosis meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi.

Yoga, salah satu teknik olah tubuh untuk membuat tubuh dan pikiran dalam kondisi rileks, dipercaya dapat juga meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi. Pada jaman dulu, ada legenda yang menyebutkan bahwa untuk menjadi sakti seseorang harus bertapa menyepi dan puasa berbulan-bulan lamanya. Kadang kala malah bertahun-tahun. Boleh jadi, bertapa dan puasa itu merupakan teknik mereka untuk meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi yang mereka terima.

Apakah kemampuan psi dimiliki semua orang?
Pertanyaan penting tentang psi adalah apakah psi dimiliki setiap orang atau hanya dimiliki oleh mereka yang diberkahi khusus? Pemahaman populer masyarakat menyebutkan bahwa psi hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki bakat istimewa saja. Apakah hal tersebut benar?

Sebuah penelitian, yang diberi nama ‘ganzfeld’ dirancang untuk membuktikan asumsi tersebut. Prosedur ganzfeld adalah sebuah prosedur penelitian yang dilakukan untuk membuktikan apakah seseorang bisa atau sanggup mendeteksi dan mengirimkan informasi psi. Penelitian tersebut dilakukan di Maimonides Hospital dan Psychophysical Research Laboratories di Princeton, Amerika Serikat.

“Ada dua kelompok orang yang diteliti, yakni pengirim pesan dan penerima pesan. Para penerima pesan dikondisikan untuk mengalami keadaan mirip mimpi. Mata para penerima pesan ditutupi bola pingpong yang digerakkan sehingga tercipta pola visual pada penerima pesan berupa terang-gelap. Pada saat bersamaan mereka mendengarkan suara berisik yang tidak berpola (dua suara dari dua radio FM). Dengan cara ini, penerima pesan dikelilingi oleh area sensorik yang sama, yang membuat mereka berada dalam keadaan antara jaga dan tidur.

Pengirim pesan berada dalam ruangan berbeda. Sang pengirim pesan memilih secara acak sebuah gambar atau video klip dari banyak pilihan yang tersedia. Pilihan itu secara langsung ditayangkan dalam layar monitor di ruangan lain. Hanya sang pengirim pesan yang tahu gambar atau video klip apa yang dipilihnya. Pengirim pesan berkonsentrasi pada gambar atau video klip pilihannya. Lalu penerima pesan diharapkan untuk mendeskripsikan apa yang ada dalam pikirannya. Penerima pesan mendeskripsikan dengan suara keras semua yang dipikirkannya dan semua bayangan yang diingatnya. Peneliti merekam semua yang dikatakan penerima pesan.

Pada akhir penelitian, empat gambar yang berbeda (salah satunya gambar yang dipilih pengirim pesan) ditampilkan dalam monitor di ruangan penerima pesan. Berdasarkan bayangan mental yang dialami, penerima pesan harus menyebutkan mana gambar yang dikirim oleh pengirim pesan. Penerima pesan hanya memiliki sekali kesempatan menyebutkan. Ternyata, penerima pesan jauh lebih sering mampu menyebutkan dengan benar pilihan pengirim pesan. Mereka cenderung benar. Kadang kala malah sangat akurat deskripsinya.”

Setelah ribuan orang mengikuti eksperimen tersebut dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, bukti-bukti semakin bertumpuk menguatkan pendapat bahwa semua orang memiliki kemampuan psi. Hanya saja ada yang mampu memaksimalkannya, dan sebagian besar yang lain hanya mendiamkannya saja. Mereka yang dianggap diberi bakat istimewa sangat dimungkinkan hanya karena mereka mampu memanfaatkannya lebih maksimal. Secara potensial, psi ada pada setiap manusia.

Ada sebuah temuan yang menarik dari beberapa penelitian, yakni bahwa orang lebih akurat menebak pada kesempatan pertama daripada kesempatan selanjutnya. Sepertinya, kesempatan pertama lebih bersih dari berbagai pengaruh pertimbangan sehingga lebih mungkin merupakan fenomena psi. Setidaknya itu juga diyakini masyarakat umum. Banyak penjudi nomor buntut bertanya pada sembarang orang nomor apa yang dipikirkan. Jawaban yang spontan dan pertama kali dari orang itu digunakan sebagai nomor taruhan. Adapun jawaban kedua atau yang dipikirkan dulu tidak akan dipakai. Jawaban pertama dan spontan dianggap masih bersih dan dinilai sebagai fenomena psi.

Apakah arti parapsikologi?
Parapsikologi adalah kajian ilmiah tentang fenomena psi. Dalam parapsikologi, fenomena psi betul-betul dipelajari dalam prosedur penelitian ilmiah yang ketat dan terukur. Berbagai pusat penelitian tentang psi ada di berbagai universitas di dunia, misalnya di Duke University, Amerika Serikat (pada tahun 1930-an berdiri laboratorium parasikologi pertama di dunia di universitas ini. Jb Rhine, pendirinya, kemudian dikenal sebagai bapak parapsikologi modern), dan di Edinburg University, Skotlandia. Bahkan universitas dunia, sekelas universitas Harvard dan Stanford, di Amerika Serikat, menawarkan juga studi tentang psi.

Kelompok studi tentang psi yang pertama kali berdiri adalah Society for Psychical Research, pada tahun 1882 di London, Inggris. Menyusul dua tahun kemudian berdiri kelompok studi serupa di Boston, Amerika Serikat. Sejak saat itu pula sampai hari ini, penelitian tentang psi masih belum meyakinkan banyak orang tentang keberadaannya. Bahkan sebagian ilmuwan jelas-jelas menolak bahwa psi itu ada. Namun meskipun masih kontroversial di kalangan ilmuwan, rakyat kebanyakan umumnya mempercayainya.

Meskipun, seperti kita ketahui ada banyak fenomena psi. Para ahli parapsikologi biasanya hanya berkonsentrasi mempelajari empat macam yang utama saja, yakni telepati, clairvoyance, prekognisi dan psikokinesis. Fenomena psi yang lain belum mendapatkan perhatian yang memadai. Bahkan meskipun diketahui bahwa fenomena psi ditemukan hampir di semua budaya. Boleh dibilang tidak ada budaya yang tidak mengenal psi. Di masyarakat, berkembang juga berbagai macam ilmu tentang astrologi, sihir, dan sulap. Namun, hal-hal tersebut bukan studi ilmiah sehingga harus dibedakan dengan parapsikologi.

SOURCE ; PSIKOLOGI ONLINE [psikologi-online.com/memahami-parapsikologi]