ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 23 September 2011

Kekuatan Pengulangan

Assalamu 'alaikum....
Sahabat, janganlah berhenti untuk berlatih & melatih diri walaupun menurut penilaian sahabat belum ada kemajuan yang bisa dirasakan. Tidak ada perbuatan yang sia-sia, ibarat kata menabung 5rb perhari dalam sepuluh hari tentu baru dapat 50rb. Tak ada artinya nilai 50rb bila ada kebutuhan beli rumah senilai 50jt. Right..??
Tetapi bila engkau lalu brenti, tentu 50rb anda tak akan ada pertambahan lagi. Right..??
Tetapi bila anda teruskan, ada kemungkinan 50jt itu dpt diraih. Karena selain akumulasi tabungan anda, siapa tahu anda juga dapat undian berhadiahnya. Right..??

Ingat, membangun itu butuh ketelatenan dan ketekunan. Bangunan kesuksesan itu dibangun dari satu bata hingga bata berikutnya. Dan itu butuh proses.

Sebuah ilustrasi :
NILAI AMAL POSITIF ANDA BILA RUTIN, KATAKANLAH AMAL ANDA SENILAI 5RB/HARI,
INI HITUNGAN PERHARINYA SELAMA 10 HARI :
1. 1 X 5RB = 5000
2. 2 X 5RB = 10.000
3. 3 X 5RB = 15.000
4. 4 X 5RB = 20.000
5. 5 X 5RB = 25.000
6. 6 X 5RB = 30.000
7. 7 X 5RB = 35.000
8. 8 X 5RB = 40.000
9. 9 X 5RB = 45.000
10. 1O X 5RB = 50.000
TOTAL = 275.000 dan bukan 50.00 seperti yg anda sangka. Ini adalah rumus International dari The Law Of Repetition. Jadi rumus ini bukan rumus ngawur karangan saya. Rumus ini saya dapat dari pendidikan saya sebagai Hypnotherapist, Yaitu untuk mengukur kekuatan sugesti. Lihat Tabel Kekuatan Sugesti di bawah.

Nah, bagaimana bila 5rb itu anda lakukan istiqomah selama 1 tahun atau 365 hari. Silahkan dihitung sendiri kekuatan sugesti yg anda bangun... Bagaimana pula bila 10 tahun....???? 20 tahun..?? Seumur Hidup..??

Rasulullah Saw bersabda:Jangan menganggap remeh terhadap perbuatan sekecil apa pun, sekalipun hanya menyalami saudaramu dengan wajah yang cerah.” (HR. Muslim)

Jangan meremehkan perbuatan sekecil apapun karena kita tidak mengetahui ketaatan mana yang diterima disisi Allah SWT. Ada orang yang menunaikan ibadah haji berkali-kali, belum tentu juga ibadah tersebut diterima disisi Allah SWT. Atau juga ada orang yang tiap tahun pergi umrah, namun belum tentu umrah-nya diterima oleh Allah SWT. Siapa tahu dari sebuah amalan kecil yang kita lakukan, Allah merasa ridha dan menerima amalan tersebut. Oleh karenanya jangan anggap remeh perbuatan baik meskipun kecil. Seperti halnya dalam surat 24 ayat 15 yang artinya “Dan kamu menganggapnya ringan saja, padahal dia pada posisi Allah adalah besar”.

Hidup ini adalah aliran masalah yang membentuk pelangi diri, kita dituntut untuk menyelesaikannya sehingga menghasilkan solusi yang menentramkan dan membahagiakan semua pihak, dan orang yang selalu bersama Allah akan selalu mendapatkan sandaran kebijaksanaan yang terbaik dan terkokoh dalam penyelesaiannya.

Setiap aktifitas hidup kita membentuk suatu perputaran kejadian, membentuk suatu lakon, membentuk suatu pelangi lapis demi lapis, kita tidak bisa mundur memperbaiki lapisan yang telah kita buat, namun kita bisa memperbaiki & mencemerlangkan lapisan-lapisan yang terkemudian, maka keindahan cahaya pelangi yang kita bentuk adalah bergantung pada penerapan anugrah kehidupan dalam menapak hidup di dalam setiap langkahnya, dan kecemerlangan warnanya bergantung pada kita dalam memaknai “Rasa” AnugrahNya.

Amatlah penting ketulusan memaknai “Rasa” dalam seluruh takdir Allah dari hasil yang kita usahakan setiap langkah, karma menentukan kecerahan pelangi kehidupan, sehingga amat berpengaruh terhadap langkah kita berikutnya, dari perjalanan serta penentuan pelangi ini pula Allah menentukan imbalan dan waktu pengkabulan do’a yang tepat untuk seseorang.
  • Law of Repetition memegang peranan penting. Tanpa itu, otak tak akan sampai pada level "genius" dan otot tak akan sampai pada level "refleks istimewa" sisi kecepatan dan akurasinya.
  • “Jika seseorang hanya mendengar suatu idea satu kali, pada akhir 30 hari mereka hanya mengingat kurang dari 10% dari apa yang didengar”.
  • "Jika seseorang mendengar suatu idea 6 kali dengan disertai pengulangan berselang maka mereka akan mengingat lebih dari 90 % dari apa yang didengar.” Albert Mehrabian-Circa 1980
  • “Pengulangan yang berselang adalah ibu dari segala ketrampilan dan adalah ibu dari perubahan yang permanent.” John Edmund Haggai
Mengapa meskipun orang mengikuti banyak seminar, mendengarkan banyak ceramah/kotbah, membaca banyak buku, tetapi mereka tetap tidak mengalami perubahan yang berarti ? Manusia berubah bukan karena banyak pengetahuannya. Penelitian menunjukkan bahwa membaca buku, mendengar khotbah dan ceramah sangat sedikit menghasilkan perubahan. Manusia tidak mengalami perubahan hanya pada saat satu atau dua kali mendengar. Perubahan terjadi pada saat seseorang mendengarkan suatu idea berulang-ulang (disertai jeda) selama paling sedikit 6x. Pada saat pertama kali kita dengar, kita masih menolak. Kedua kali kita mulai menerima dan selanjutnya keempat sampai keenam kali kita mulai mengalami perubahan.

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

KEKUATAN PENGULANGAN DALAM PEMBELAJARAN
“Saya sudah tahu.” Mungkin Anda pernah mengatakan kalimat ini (termasuk dalam hati) saat menemukan suatu artikel, buku, atau ebook. “Saya sudah tahu tentang ini.” Kemudian Anda mengambil keputusan untuk tidak membacanya lagi. Apakah Anda tahu KALIMAT TASBIH? Kenapa kita diperintahkan untuk menyebutnya berulang-ulang? Karena pengulangan memiliki kekuatan. Pengulangan akan memberikan dampak bagi Anda.

Jadi jangan mudah bosan untuk membaca atau mempelajari hal yang sama secara berulang-ulang. Banyak perusahaan yang mau mengeluarkan biaya yang besar untuk mengirimkan karyawannya untuk mengikuti pelatihan yang sama. Perusahaan ini memahami pentinya pengulangan. Jika Anda sudah membeli buku atau ebook, jangan hanya disimpan saja. Baca lagi, tidak masalah diulang-ulang, waktu yang Anda luangkan untuk membaca buku atau ebook yang sama tidak akan sia-sia.

Banyak orang yang sukses setelah membaca suatu buku puluhan kali. Ada orang yang sekarang kaya karena membaca buku Think and Grow Rich secara berulang-ulang sampai puluhan kali. Pengulangan akan menambah pemahaman. Pengulangan akan menambah daya tangkap Anda. Dan, dengan pengulangan semakin banyak materi yang bisa Anda serap dalam pikiran bawah sadar Anda. Pengulangan akan membuat Anda bertindak.

Jadi jangan putuskan bahwa suatu buku atau ebook tidak bermanfaat untuk Anda jika baru satu kali Anda baca. Mungkin harus berkali-kali, mungkin sampai puluhan kali sampai Anda mengambil tindakan dan benar-benar memahami isi buku atau ebook Anda. Tentu saja mengulang tergantung sejauh mana kemampuan Anda menangkap apa yang Anda baca. Bisa saja cukup satu kali jika Anda membacanya dengan penuh konsentrasi dan langsung mengambil catatan untuk menulis daftar tindakan. Bisa saja. Kuncinya bacalah sampai Anda benar-benar paham, meresap ke dalam pikiran bawah sadar Anda, dan Anda mulai bertindak dengan berlandaskan buku atau ebook yang Anda baca.

Memang perlu usaha dan kesabaran untuk menjadi lebih baik. Tidak ada hasil instan dan jangan berharap Anda akan langsung menjadi orang hebat hanya dengan satu kali baca buku. Al Quran adalah kitab terbaik yang pernah ada, tetapi kita tetap disuruh untuk membaca secara berulang-ulang. Pengulangan akan mendorong pemahaman dan tindakan.

6 KEKUATAN ANDA
Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna, dengan kemampuan otaknya manusia mampu terbang bahkan pergi ke bulan, sesuatu yang bahkan tidak pernah dibayangkan oleh manusia jaman dulu. tapi tahukah kalau sebenarnya kita masih memiliki potensi lain yang jauh lebih besar dari sekedar pergi ke bulan. manusia memiliki kekuatan lain yang seringkali bahkan tidak kita sadari. kita lihat apa saja itu.

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.

2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri, peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri & Pengulangan (The Power of Self Discipline & Repetition)
Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)
Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.

6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.

TABEL KEKUATAN PENGULANGAN SUGESTI :
Ketika sebuah sugesti yang sama mengalami 10 kali pengulangan maka nilai kekuatannya bukanlah sekedar 10 kali lipat. Namun bisa mencapai 550 kali lipat.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
(1) Demi masa.
(2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
(3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. [QS. Al 'Ashr : 1-3]