JADUG

Halaman Resmi

ILMU JADUG

Jalan Kesadaran & Jaga Diri Nusantara

Ilmu JADUG adalah jalan keunggulan manusia Nusantara yang mengajarkan kebal senjata sebagai inti dasar latihan, diterima secara literal dalam praktik, dan dijalankan dengan etika serta kesadaran penuh.

Dalam JADUG, praktik kebal—khususnya tajriban—diposisikan sebagai laboratorium kesadaran untuk melatih kehadiran batin (presence), koherensi mental, dan ketahanan diri, dengan penekanan utama pada manfaat psikologis, kematangan batin, dan jaga diri lahir-batin, tanpa menafikan keampuhan fisik kebal senjata itu sendiri.

Penegasan JADUG
  • JADUG bukan atraksi.
  • JADUG bukan sensasi.
  • JADUG adalah latihan kesadaran.
  • Kebal diposisikan untuk jaga diri, bukan agresi.
  • Dijalankan dengan etika & tanggung jawab.
Jadug adalah ilmu pemberdayaan diri berbasis kesadaran Nusantara modern yang bertujuan membangun ketahanan diri secara menyeluruh—fisik, mental, batin, dan energi—melalui proses pembinaan yang bertahap, beretika, dan bertanggung jawab.

Apa Itu Ilmu JADUG?

Ilmu JADUG adalah sistem latihan kesadaran berbasis keilmuan Nusantara yang menempatkan kebal sebagai dasar pembentukan stabilitas mental dan kesiapsiagaan diri.

Kebal dalam JADUG dipahami sebagai:

  • latihan kehadiran batin,
  • penguatan koherensi pikiran dan perasaan,
  • pembentukan ketahanan diri,
  • dan kesiapan menghadapi situasi ekstrem.

Kebal bukan untuk menyerang.

Kebal bukan untuk menantang bahaya.

Kebal adalah proteksi diri yang dijaga dengan adab.

Prinsip Dasar JADUG

  1. Kebal sebagai dasar latihan kesadaran
  2. Tajriban sebagai laboratorium batin
  3. Tidak untuk pamer atau pembuktian ego
  4. Tidak untuk agresi atau konflik
  5. Sadar hukum dan etika publik
  6. Latihan bersifat personal dan bertahap
  7. Kebal refleks sebagai kesiapsiagaan hidup

Dalam JADUG, kebal tertinggi bukan sekadar tidak terluka, tetapi tahu kapan bertindak dan kapan menghindar.

Sir ilmu dijaga adab, dan hilang saat diri jadi biadab.

Klarifikasi Publik

Kebal Itu Bukan Kejahatan

Meyakini atau melatih kebal bukan tindak pidana. Yang menjadi pelanggaran adalah penipuan, klaim palsu, manipulasi, atau tindakan yang membahayakan orang lain. JADUG berdiri tegas dalam koridor etika dan hukum.

Kebal Bukan Penipuan

Penipuan lahir dari manipulasi, bukan dari latihan kesadaran. JADUG menolak praktik manipulatif dan klaim berlebihan yang memicu keresahan publik.

Kebal Ego vs Kebal Kesadaran

JADUG menumbuhkan kebal kesadaran, bukan kebal ego. Ego ingin kuat. Kesadaran ingin selamat.

Model Latihan dalam JADUG

Tajriban Kebal

Tajriban adalah latihan sadar yang dilakukan secara mandiri, kalem, bertahap, dan penuh tanggung jawab. Tajriban bukan pertunjukan—ia adalah sinkronisasi antara keyakinan dan pengalaman.

Kebal Refleks

Kebal refleks bekerja otomatis saat situasi darurat muncul. Ia bukan sugesti kosong, melainkan hasil pembentukan program energi, pikiran, dan kesadaran melalui latihan disiplin.

Standar Etika & Tanggung Jawab

  • tidak menjanjikan hasil mutlak,
  • tidak menggantikan peran medis,
  • tidak menggantikan hukum,
  • tidak mendorong tindakan berbahaya,
  • tidak mendorong konflik,
  • tidak memfasilitasi manipulasi.

Kebal dijaga dengan adab. JADUG menempatkan kebal sebagai latihan kesadaran dan jaga diri—bukan alat pamer dan bukan alat dominasi.

Perbedaan JADUG dengan Praktik Lain

  • kebal atraksi yang berorientasi tontonan,
  • kebal sugesti massal,
  • kebal gemblengan manipulatif,
  • penjualan azimat dengan klaim instan.

JADUG menempuh jalan kesadaran, bukan sensasi.

Publikasi & Referensi

Karya JADUG juga tersedia di platform publik untuk memudahkan akses dan rujukan.

Buku JADUG di Scribd
JADUG – Ilmu Pemberdayaan Diri Berbasis Kesadaran Nusantara Modern
Baca di Scribd

Tentang Pendiri

Abah Edi Sugianto

Pendiri dan Pengajar ILMU JADUG, GENDAM MURNI, dan METODE NAQSDNA.

Pengajar pemberdayaan diri berbasis kesadaran, energi, psikologi modern, kekuatan pikiran, dan keilmuan Nusantara. Berpengalaman mengajar kelas online sejak 2009 serta menyelenggarakan kelas pemberdayaan diri di berbagai kota Indonesia, Hongkong, dan Malaysia.

Penerbit: JADUG ART ONLINE

Website: www.naqsdna.com

FAQ (Pertanyaan Umum)

Apakah JADUG legal?

Ya. JADUG adalah latihan kesadaran dan penguatan diri yang dijalankan secara etis dan tidak melanggar hukum.

Apakah JADUG berbahaya?

Tidak, selama dijalankan sesuai prinsip kesadaran, adab, dan tanggung jawab.

Apakah JADUG atraksi?

Tidak. JADUG bukan pertunjukan.

Apakah JADUG sugesti?

JADUG menekankan pengalaman sadar, bukan sugesti kosong.

Apakah JADUG menggantikan agama?

Tidak. JADUG menghormati nilai spiritual dan kesadaran ketuhanan.

Penegasan Akhir

JADUG berdiri bukan untuk membangun sensasi, bukan untuk menantang bahaya, bukan untuk membesarkan ego.

JADUG berdiri untuk membangun manusia yang sadar, tenang, dan siap menjaga diri dalam kehidupan nyata.

Kebal bukan tujuan akhir.

Kesadaranlah fondasi utamanya. Dan di situlah JADUG menjaga jalannya.

Pusat Edukasi

Artikel & Edukasi JADUG

Daftar artikel berlabel JADUG ditampilkan otomatis dari blog. Cari judul, urutkan, atau filter per tahun.

Total Artikel
Terbaru
Tahun Aktif
Navigasi Cepat
  • ✔ Otomatis dari Label JADUG
  • ✔ Pencarian judul instan
  • ✔ Filter per tahun
  • ✔ Tampilan kartu profesional
Secara konseptual, Jadug memiliki struktur pembinaan bertahap yang dirancang agar penguatan diri berjalan aman, seimbang, dan berkelanjutan.

Daftar Artikel

Memuat…
JADUG
Seni Pemberdayaan Diri Nusantara Modern

Semua praktek dilakukan sendiri
Tanpa Trik • Tanpa Rekayasa • Tajrib Nyata
Konsep Jadug dikembangkan dan diajarkan oleh Edi Sugianto (Abah Edi Sugianto) melalui platform NAQSDNA, sebagai bagian dari pendekatan pemberdayaan diri berbasis kesadaran Nusantara modern.
📌 INFO & PENDAFTARAN
Klik WhatsApp: 0812-3164-9477

JADUG JADUG Reviewed by Edi Sugianto on 02.36 Rating: 5

Tidak ada komentar:


kelas Gendam Online
Diberdayakan oleh Blogger.