ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 06 Januari 2012

Berkah Ilmu, Meluaskan Rejeki

Assalamu'alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh...

Sahabat....
Sering saya mendengar adanya keluhan mengenai biaya untuk menuntut ilmu...
Benarkah biaya untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat itu tidak terjangkau oleh kita...?? Ataukah itu hanya sebuah ilusi yang dimunculkan oleh mental block yg ada di hati & fikiran kita...??

Saya ada sebuah kisah...
Ibu saya termasuk orang yg berhati mulia, Walau dia hanyalah lulusan SD. Namun beliau sangat ingin anak-anaknya memperoleh pendidikan yang cukup layak.. Walau keadaan ekonomi orang tua kami pas-pasan. Dan Ibu saya hanya berdagang kecil-kecilan di pasar desa saya.. Namun berkat kegigihannya, Ibu saya berhasil menyekolahkan adik saya hingga menjadi seorang dokter...

Dan di situlah KEAJAIBANnya... Ketika anak-anak beliau sedang giat-giatnya bersekolah. Maka dagangan Ibu saya menjadi sangat maju dengan pesat. Sehingga mampu untuk membiayai biaya sekolah kami.. Namun sekarang di saat semua anak-anaknya sudah mentas bersekolah, maka omzet dagangan ibu sayapun menjadi mengecil dan tidaklah terlalu ramai sebagaimana saat kami masih bersekolah dulu..

Disini saya dapat mengambil kesimpulan, bahwa Berkah dari menuntut ilmu itu sungguh luar biasa.. Bahkan walau Ilmunya itu sendiri belumlah diperoleh ataupun dikuasai dan belum pula dimanfaatkan dalam hidup dan kehidupannya, akan tetapi Spirit Menuntut Ilmu itu sendiri sudah mempunyai Aura atau medan Energi Positif yang luar biasa. Sehingga cahayanya saja dapat menerangi hidup dan kehidupan orang tersebut serta orang-orang yang berada disekitarnya. Dan ketika seseorang telah bersungguh-sungguh berniat hendak menuntut ilmu, maka semua jalan-jalannya akan dimudahkan oleh Allah swt. Termasuk dalam memperoleh biaya untuk menuntut ilmu tersebut...

Dan hal ini juga telah saya buktikan dalam kehidupan saya...
Walau ekonomi saya tidaklah terlalu baik, akan tetapi ketika saya berniat untuk belajar dan menuntut ilmu. Maka entah bagaimana, biaya untuk mengikuti pendidikan yg akan saya ikuti selalu saja ada....

Nah, masihkah anda merasa terbentur oleh masalah biaya ketika hendak menuntut ilmu yg bermanfaat untuk diri anda...?? Ataukah sebenarnya anda hanya terbentur oleh MENTAL Block anda sendiri...????

Keutamaan Ilmu
Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim, begitu Nabi bersabda.

“Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Ilmu membuat seseorang jadi mulia, baik di hadapan manusia juga di hadapan Allah, Ya..dengan ilmu kita bisa merubah keadaan. yang miskin bisa jadi kaya,yang bodoh bisa jadi pinter, yang hina bisa jadi mulia. sekali lagi ini semua bisa di rubah dengan ilmu, betapa pentingnya ilmu bagi kita sampai-sampai nabi muhammad SAW. memerintahkan kepada umatnya supaya menuntut ilmu sampai di negeri china (tuntutlah ilmu walau sampai negeri China.

Allah swt berfirman :
” ….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah [58] : 11)

Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (Az-Zumar [39]: 9).


“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama”. (TQS.Fathir [35]: 28)

"Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? (Az-Zumar:9)

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Al-Mujadilah:11)

Rasulullah bersabda :
“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w :
" Barangsiapa yang berjalan untuk keperluan menuntut ilmu, Maka Allah membimbingnya ke jalan syurga, sesungguhnya orang alim itu dimintakan ampunan oleh makhluk yang ada di langit dan makhluk yang ada di bumi, sehingga ikan-ikan yang ada di laut, dan sesungguhnya Ulama itu pewaris Nabi. " (H.R. Abu Dawud ATt Tirmidzi)

Dari Ibnu Abbas r.a :
"Ditawarkan kepada Nabi Sulaiman a.s, antara ilmu dengan kerajaan, dia (Nabi Sulaiman) memilih ilmu, maka dia diberi ilmu dan kerajaan. "

Sebahagian ahli hikmah mengatakan: perkatan ilmu itu terdiri dari tiga huruf, 'ain, lam dan mim.
  1. 'Ain singkatan dari kata 'illyyin maksudnya darjat yang tinggi. 
  2. Lam singkatan dari kata lathif yang ertinya halus/pemurah/tenang. 
  3. Mim adalah dari kata mulkun yang ertinya kerajaan.
Maka huruf 'ain lam mim =ilmu. dapat menyampaikan pemiliknya kepada darjat yang tinggi, dapat menjadikan pemilknya kepada pemurah/halus/tenang serta membolehkan pemiliknya menjadi raja bagi rakyat.

Ilmu itu lebih utama daripada amal, ditinjau dari lima pandangan :
  1. Ilmu tanpa amal akan tetap ada, sedangkan amal tanpa ilmu tidak akan terlaksana
  2. Ilmu tanpa amal akan tetap bermanfaat, sedangkan amal tanpa ilmu tidak akan bermanfaat.
  3. Amal bersifat tetap dan pasif, sedangkan ilmu bersifat aktif, bersinar bagaikan lampu.
  4. Ilmu adalah perkataan Para Nabi, sebagaimana
  5. sabda Nabi s.a.w : " Para ulama umatku itu seperti Para Nabi Bani Israel "
  6. Ilmu adalah sifat dari Allah Ta'ala, sedangkan amal adalah sifat hamba. Sifat Allah Ta'ala lebih utama dari sifat para hamba "
(Tafsirut Taisiir)

Diceritakan bahawa Nabi Muhammad s.a.w., masuk melalui pintu masjid dan baginda melihat syaitan di tepi pintu itu. Baginda berkata: " Hai iblis, apakah yang engkau perbuat di sini? " Kata syaitan: " Saya mahu masuk ke dalam masjid dan mengganggu solatnya orang ini, tapi saya takut terhadap orang tidur didekatnya ini ." Kata Nabi s.a.w.: " Hai iblis, mengapakah engkau tidak takut kepada orang yang solat ini?sedangkan dia sedang beribadah dan bermunajat kepada Allah, dan engkau bahkan takut kepada orang yang tidur, sedangkan dia dalam keadaan lalai? " Kata syaitan: " orang yang solat itu bodoh bahkan mudah diganggu , tapi yang tidur itu orang alim (ilmu). sehingga kalau saya telah berjaya mengganggunya dan menjadikan solatnya batal/rosak, maka saya khuatir bilamana orang yang alim itu terbangun akan segera membetulkan solatnya orang itu" Setelah itu,
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
"Tidurnya orang alim itu lebih baik daripada ibadahnya orang yang bodoh."
(AL Hadith). (Minhaajul Muta'alimin)

SALAM SUKSES...