ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 13 September 2013

SCRIPT HIPNOSIS & HYPNOTHERAPY

Banyak di antara para pembelajar hypnosis dan hypnotherapy pemula yang merasa frustrasi mengingat banyaknya Script yang harus di hafalkan... dan banyak juga di antara mereka yang menjadi keranjingan berburu script hypnosis.

Hal ini membuat mereka tidak lebih sebagai kamus hypnosis berjalan, alih-alih menjadi seorang Master Hypnosis yang menguasai hypnosis sebagai bagian dari sikap dan kepribadiannya... Mereka justru menjadi Ahli Teori hypnosis dan bukannya ahli praktek...

Oleh karena itulah, dalam training Hypnosis saya, peserta justru saya ajari untuk melakukan Hypnosis Tanpa Script. Karena yang terpenting itu bukan hafal scripnya, tetapi tahu Outcome dari sesi hypnotherapy yang dilangsungkan, dan tahu Pola sugesti yang diperlukan... selebihnya, script sugesti bisa dirancang sendiri sesuai dengan keunikan klien...

Mengapa begitu..?
Karena setiap Individu adalah unik, setiap manusia adalah khusus. Kepribadian masing-masing individu adalah berbeda, permasalahan yang dihadapi tiap individu juga berbeda. Oleh karena itu untuk setiap individu memerlukan pendekatan yang khusus dan sesuai dengan kepribadian individu tersebut. Yang artinya kita tidak dapat melakukan penyeragaman atas Pola Sugesti kita dalam suatu script hypnosis yang standard dan diberlakukan untuk semua orang.

Dalam praktek klinik hypnotherapy yang saya jalankan, saya baru tahu strategy hypnotherapy yang diperlukan adalah setelah bertemu langsung dengan klien. Dari pertemuan tersebut dan dari sesi wawancara, saya menggali keunikan dan permasalahan klien. Untuk kemudian merumuskan strategy yang tepat bagi klien. Inilah Metode Hypnotherapy yang bersifat Client Centre dan Outcome Framework yang benar.

Outcome Framework
Outcome adalah hasil yang diinginkan. Outcome adalah pengembangan dari sistem yang dikenal sebagai IPO atau input-process-output. Pembedanya adalah di dalam kehidupan kita, kita dapat memakai rumus yang dipakai oleh Jack Canfield di dalam bukunya “The Success Principles”, yaitu Event atau peristiwa ditambah dengan respon adalah outcome atau hasil yang diinginkan. Bila dengan singkat dapat dinyatakan sebagai berikut :

Event(E) + Response(R) = Outcome (O)

Kejadian atau peristiwa (E) adalah sebuah situasi dan kondisi yang dihadapi saat ini, sehingga untuk mencapai hasil yang diinginkan atau outcome, kita harus mampu mengelola respon yang benar sehingga memungkinkan kita untuk mempertahankan “apa” tujuan kita yang memang kita inginkan yang telah kita tetapkan sebelumnya, atau dengan kata lain membutuhkan konsistensi dan pelatihan pengambilan respon yang benar atas segala peristiwa yang mungkin terjadi, baik yang telah kita perhitungkan atau pun yang diluar dugaan kita sehingga respon kita lah yang nantinya akan menentukan, dan kalaupun ada kegagalan, jadikan kegagalan itu menjadi batu pijakan anda menuju sukses anda selanjutnya.

Dalam konteks Hypnotherapy, kita harus meningkatkan Sensory Acuity atau kepekaan indrawi dalam membaca respon klien. Dan kemudian dari respon yang kita dapat tersebut kita lakukan kalibrasi serta utilisasi untuk menGenerate Trance Klien dan proses instalasi Therapeutic sugesti yang diperlukan.

Dan akhirnya, atas segala strategy yang dirumuskan, respon anda adalah yang sesungguhnya menentukan, apakah anda akan mengalami kegagalan atau keberhasilan di dalam sesi hypnotherapy anda. Itu semua tergantung Kepekaan dan Respon anda...