ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 08 Januari 2014

Kuliah Hipnotis Gratis by Yan Nurindra

Banyak yg mempelajari Hipnotis tapi "terhipnotis" dengan pengetahuan ini sendiri. Hipnotis bukan ilmu yg aneh atau hebat, melainkan pengetahuan biasa yang harus ditempatkan secara proporsional dan seperti pengetahuan lainnya. Ingat kita hidup di dunia riel, bukan di dunia Harry Potter.

Salah satu kunci penting untuk mempelajari Hipnotis adalah bahwa apapun di sekeliling kita dapat menghasilkan efek Hypnotic, termasuk penampilan, intonasi, kharisma, suasana, bahasa tubuh, dsb. Pengetahuan Hipnotis adalah tentang menyusun model dan sistematika atas hal-hal ini, sehingga dapat di diproduksi kapanpun kita inginkan.

Salah satu "kesalahan besar" dari para pembelajar Hipnotis, adalah bahwa mereka masih berusaha mempercayai bahwa Hipnotis bukan sekedar aspek sugesti dan komunikasi. Kesalahan pemahaman ini dapat berakibat membuang waktu dan energi yang cukup besar.

Salah satu hambatan utama seseorang dalam mempelejari Hipnotisme, adalah ketidak-percayaannya bahwa Hipnotis itu benar-benar pengetahuan mengenai sugesti dan komunikasi. Dan kesalahan ini wajar, terutama bagi kita yang hidup di Nusantara, termasuk saya-pun dulu di awal mempelajari Hipnotis, selalu mencari-cari hal-hal yang yg tidak pernah ada.

"sugesti" dan "komunikasi" bisa diterjemahkan tidak sekedar mempengaruhi dan mengajak bicara bukan? bahkan kharisma, bahasa tubuh (dalam NLP dikenal sebagai area Analogue Marking), merupakan area yang menghasilkan efek Hypnotic, bahkan jauh lebih dahsyat dari komunikasi verbal.

Hipnoterapi bukan metode penyembuhan ajaib, melainkan metode untuk memberikan sudut pandang tertentu yg memberdayakan terhadap seseorang, dimana sudut pandang ini diberikan pada kondisi yang dianggap kondusif. Agar sudut pandang ini diterima, maka harus sesuai dengan nilai, kaidah, pola kognitif, etika, sistem keyakinan dari orang dimaksud.

Intinya Hypnosis membuat seseorang menjadi "aware" bahwa terdapat area luar biasa yang dapat menjadi produktif atau kontra produktif, yaitu "pikiran bawa sadar". Ketika kita dapat memahami area ini maka setidaknya kita dapat lebih bertanggung-jawab, terutama ke diri sendiri, bahwa ternyata masih banyak hal-hal yang perlu kita berdayakan secara internal, sebelum kita "menyalahkan" orang lain atau dunia luar (yg merupakan nature dari manusia pada umumnya).

Status Plus Diskusi :
Salah satu aspek Hipnotis yang biasanya "lolos" dari perhatian pengamat, dan akhirnya menimbulkan kesan magis dan mistik, adalah ANALOGUE MARKING, meliputi gerak tubuh, penampilan, kharisma, intonasi, suasana, atau berbagai hal di luar komunikasi verbal yg sesungguhnya tetap menjadi komponen komunikasi.

Yuan Yudistira : Dear Pak Yan, dengan cara apa saja client bisa mengerti "pesan" yang disampaikan dengan cara ANALOGUE MARKING ini pak?

Misalnya dalam demo video praktek energy, praktisi mengibas-ngibaskan tangan kebawah dan client "mengerti" bahwa dia harus masuk trance dan "tidur". ......dan karena client sudah tidur dan tidak bisa melihat gerakan tangan praktisi lagi, mesti ada cara agar client tahu dia sedang dibangunkan....Mohon pencerahannya pak Yan .....

Dodie Magis : pak Yuan, kalau menurut saya pribadi, energi niat "menidurkan" dan energi niat "membangunkan" juga bisa direkam sebagai "analogue marking" yang membuat bawah sadar seseorang tau kapan "tidur" & "bangun"... seperti yang pak Yan pernah sampaikan, energi itu ada... namun karena dia bisa dijelaskan, dipelajari dan dievaluasi, tidak menjadi sesuatu yang "klenik"...

Yuan Yudistira : Dear Mas Dodie, saya jujur masih kurang jelas bagaimana client bisa memahami "pesan" tersebut...? Untuk contoh lain, saya misalnya sering uji coba client, ketika dalam keadaan trance, tangannya saya angkat ke atas dan saya tepuk tepuk / elus elus perlahan bagian lengannya....seluruh badannya berada dalam keadaan relaks yang sangat, tapi tangan yang saya angkat dan tepuk-tepuk ini menjadi keras dan kaku (tanpa saya sugesti dengan kata-kata). tepukan tangan saya ini "mungkin" analogue marking ini kan ya? cuma bagaimana client menerjemahkan menepuk tangan ini dengan pesan yang dia terima... Mohon pencerahannya.....

Dodie Magis : @pak Yuan, kalau klien
1. tidak melihat apa yang dilakukan praktisi
2. dilakukan dari jauh sehingga tidak merasakan arah kibasan tangan
3. Tidak mendengar sugesti verbal apapun dari praktisi, itu sudah pasti energi yang diangkat ke atas, sehingga klien secara fisik merasa ringan dan siap untuk bangun... berbeda dengan ketika tangan turun , ketika memang ada energi yang menyertainya tubuh akan menjadi terasa berat.. ini bisa terjadi karena energi mengikuti pikiran, dalam hal ini pikiran si praktisi, dan si klien menerima pesan melalui rasa / sensasi berbeda di fisiknya yang menjadi "pesan" untuk relax atau bangun..

Yuan Yudistira : Kecuali misalnya saya mengatakan, tangan yang saya angkat ini menjadi keras dan kaku. Atau saya mengatakan, saya akan bangunkan client ini dengan mengibas-ngibaskan tangan saya ke arah atas..... di sini client memahami karena ada sugesti yang disampaikan.......sehingga ketika tangan di angkat ke atas atau ketika setelah itu saya kibaskan tangan ke atas, client jadi bangun. Mohon pencerahanyya....

Yan Nurindra : Pak Yuan Yudistira : Ya dalam kasus tersebut, tetap merupakan Analogue Marking, seperti halnya ketika kita akan menerapkan test Kataleptik (Catatonia) saat Comma State, tentu tidak menggunakan sugesti verbal, melainkan sentuhan, yg dimaknai oleh Clien sebagai peermintaan Kataleptik. Kenapa bisa begitu? Karena ada bahasa universal di budaya tertentu yg tidak secara sengaja kita pelajari, tetapi dipahami oleh pikiran bawah sadar.

Yuan Yudistira : Pak Yan, ini menjadi semakin menarik... sangat terima kasih pak....

Status Plus Diskusi :
Tidak ada aspek mistik dan magis dalam Hypnosis. Jika ada yang masih "ngeyel" tunjukkan buktinya kepada saya, dan saya dapat melakukan "cracking" mejadi hal yang dapat dipahami dan pasti menjadi "biasa-biasa" saja. Mau Hypnosis dari India, Jawa, Cina, Tibet, silakan tunjukkan ke saya.

Endrá Ðíándrá : Spt yg saya baca dari artikel Mas Dodie Magis bahwa magnetism menggunakan unsur energi, nah energi ini termasuk magis bukan pak Yan?

Yan Nurindra :  Endrá Ðíándrá : Kata siapa energi itu magis? Kan dapat diajarkan, diulang,dan dievaluasi.

Badaruddin : wah kalo dah bgini, rusak nich pasasan perdukunan . . . hihie. . .

Yan Nurindra : Badaruddin : Sampai kapanpun pasar perdukunan tidak pernah habis, selalu ada orang yang lebih "nyaman" dengan hal-hal semacam ini. Inilah kenapa disebut area ini sebagai Esoterism.

Endrá Ðíándrá : Makasih Pak Yan, Jawaban yang memuaskan, Nah kalo gitu magis itu yang seperti apa Pak, bedakah dengan esoterism?

Yan Nurindra : Endrá Ðíándrá : Untuk saya MAGIS selalu dapat dijelaskan. Esoterism adalah suatu istilah bahwa "Hanya mereka yang memahami".

Source : Yan Nurindra Facebook Profile

INFO TRAINING MASTER HIPNOTIS, KLIK DI SINI..