Jalan Menuju Khusyu’: Ketika Ibadah Dimulai dari Kesadaran

Jalan Menuju Khusyu’: Ketika Ibadah Dimulai dari Kesadaran

Banyak orang merindukan khusyu’ dalam shalat dan ibadah. Namun tidak sedikit yang justru merasa lelah, tertekan, bahkan diam-diam menyalahkan diri sendiri karena khusyu’ terasa sulit, jarang hadir, atau tidak bertahan lama.

Di titik inilah buku Jalan Menuju Khusyu’ – Peta Kesadaran dan Perjalanan Batin karya Abah Edi Sugianto mengambil posisi yang berbeda.

Buku ini tidak datang dengan janji “cara cepat khusyu’”, tidak pula menawarkan teknik instan yang seolah bisa berlaku untuk semua orang. Sebaliknya, buku ini mengajak pembaca untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam, dan memahami kondisi batin yang selama ini sering diabaikan.


Khusyu’ Bukan Target, Melainkan Jalan

Salah satu gagasan utama dalam buku ini adalah bahwa khusyu’ bukan target yang harus dicapai, melainkan buah dari perjalanan batin.


Ketika khusyu’ dijadikan target:

  • ibadah mudah berubah menjadi beban,
  • pikiran dipaksa diam,
  • emosi ditekan,
  • dan hati justru semakin tegang.

Buku ini mengajak pembaca untuk mengubah arah: bukan menuntut khusyu’, tetapi menyiapkan kesadaran. Karena khusyu’ tumbuh di hati yang siap, bukan di hati yang dipaksa.

Pendekatan Kesadaran yang Membumi

Ditulis oleh seorang praktisi ilmu pemberdayaan diri berbasis kesadaran, buku ini membahas aspek-aspek batin yang sangat manusiawi, seperti:

  • pikiran yang melayang,
  • emosi yang belum selesai,
  • tubuh yang tidak tenang,
  • dan hidup yang dijalani terlalu cepat.

Semuanya dibahas tanpa menghakimi, tanpa menakut-nakuti, dan tanpa klaim kebenaran mutlak. Pembaca diajak memahami diri terlebih dahulu, sebelum berharap ibadah menjadi dalam.

Bukan Buku Fikih, Bukan Buku Motivasi

Penting dipahami sejak awal: buku ini bukan buku fikih, bukan panduan hukum ibadah, dan bukan pula buku motivasi religius yang penuh dorongan emosional.

Penulis secara jujur menegaskan posisinya sebagai praktisi kesadaran, bukan ustadz atau kyai. Karena itu, buku ini ditempatkan sebagai sumbangan pemikiran dan refleksi batin, bukan kebenaran mutlak. Justru di sinilah kekuatannya: buku ini aman dibaca dengan pikiran terbuka, dan bisa menjadi pendamping refleksi, bukan pengganti rujukan agama.

Dari Shalat, ke Kehidupan Sehari-hari

Hal menarik lainnya, buku ini tidak berhenti pada shalat. Ia menunjukkan bahwa kualitas shalat sangat dipengaruhi oleh kualitas hidup sehari-hari. Hidup yang dijalani tanpa kehadiran akan tercermin dalam ibadah yang terasa kosong. Sebaliknya, hidup yang lebih sadar akan memudahkan hadirnya ketenangan dalam shalat.

Untuk Siapa Buku Ini?

Buku ini cocok untuk:

  • siapa pun yang ingin shalat lebih sadar tanpa tekanan,
  • pembaca yang lelah dengan janji instan khusyu’,
  • pencari makna yang ingin memahami batinnya sendiri,
  • praktisi spiritual yang menghargai proses, bukan klaim.

Jika Anda mencari “cara cepat khusyu’”, buku ini mungkin bukan untuk Anda. Namun jika Anda ingin berjalan dengan sadar, buku ini bisa menjadi teman yang tepat.


Download eBook Jalan Menuju Khusyu’

Buku Jalan Menuju Khusyu’ – Peta Kesadaran dan Perjalanan Batin tersedia dalam format eBook dan dapat diunduh melalui tautan berikut:

Khusyu’ tidak dipaksa. Ia tumbuh, ketika kita bersedia hadir dan berjalan dengan jujur.

Semoga buku ini menjadi peta kecil dalam perjalanan batin Anda.


JADUG
Seni Pemberdayaan Diri Nusantara Modern

Semua praktek dilakukan sendiri
Tanpa Trik • Tanpa Rekayasa • Tajrib Nyata

📌 INFO & PENDAFTARAN
Klik WhatsApp: 0812-3164-9477

Salam


Edi Sugianto,
Founder NAQSDNA

JADUG

Terima Kasih sudah membaca Jalan Menuju Khusyu’: Ketika Ibadah Dimulai dari Kesadaran. Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Jalan Menuju Khusyu’: Ketika Ibadah Dimulai dari Kesadaran Jalan Menuju Khusyu’: Ketika Ibadah Dimulai dari Kesadaran Reviewed by Edi Sugianto on 08.33 Rating: 5

Tidak ada komentar:


kelas Gendam Online
Diberdayakan oleh Blogger.