ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 03 Mei 2011

Pengembangan Diri Dengan Kai Zen dan Han sei

Dari sekian banyak pengertian mengenai pengembangan diri, saya ingin menyimpulkan bahwa pengembangan diri dimulai dari pengetahuan tentang:
  1. Siapa diri kita
  2. Apa yang kita mau dan tujuan kita
  3. Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu
Tiga hal ini menjadi peta dasar untuk pengembangan diri kita. Untuk mencapai apa yang kita mau kita harus tahu siapa diri kita dan apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu. Dari sana kita bisa menyiapkan diri dengan belajar, berusaha, dan bekerja.

Pengembangan diri merupakan topik yang luas karena didalamnya ada manajemen waktu, personal goal setting, creative thinking, self healing, motivation, problem solving dan masih banyak lagi. Tetapi kita selalu kembali ke 3 hal diatas karena pengembangan diri merupakan proses yang harus terjadi di dalam DIRI SENDIRI, bukan orang lain. Artinya kita menciptakan kondisi baru di luar dengan melakukan perubahan di dalam diri sendiri.

Pengembangan diri dalam hidup itu harus senantiasa berjalan, berkembang, dan berubah. Karena itu pengembangan diri harus anda lakukan setiap saat setiap hari.

Karena sekali anda diam dan tidak melakukan apa – apa untuk hidup anda maka anda akan semakin jauh tertinggal oleh roda perubahan. Ingat hidup itu harus senantiasa berubah. Bukankah segala sesuatu itu pasti berubah? Alam semesta yang kita lihat inipun sejatinya senantiasa bergerak dan berubah. Lalu kenapa kita tidak bisa dan mau berubah?

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan agar hidup kita bisa berubah. Dan salah satu yang termudah adalah belajar. Yah, belajar. Belajar untuk melakukan pengembangan diri. Belajar untuk selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan ini tidak ada jalan pintas atau cara instant.

Pengembangan diri itu adalah proses seumur hidup. Maka hanya ada dua pilihan dalam hidup ini, menjadi pecundang yang hanya menghabiskan waktu dengan sia – sia dan hampa makna, atau menjadi pembelajar yang memiliki mentalitas pemenang yang selalu berusaha untuk belajar dan berubah lebih baik dari hari ke hari. Yang kedua selalu proaktif dan berinisiatif untuk mengambil tindakan (TAKE ACTION) setiap hari dari hal – hal yang kecil dan remeh namun dilakukan secara kontinu dan konsisten.

1. KAIZEN
Kaizen adalah filosofi utama bangsa Jepan yang artinya perubahan dan perbaikan terus – menerus kearah kesempurnaan. Filosofi inilah yang menjadi soko guru kebangkitan dan kesuksesan bangsa Jepang hingga kini yang menghantarkannya menjadi bangsa besar dan salah satu negara yang termaju di dunia.

Hal inipun berlaku dalam hal pengembangan diri. Mau sukses? Jadikan filosofi Kaizen menjadi nafas hidup anda.

2. HANSEI
Anda tahu Toyota? Siapa sih yang tidak kenal perusahaan otomotif yang menjadi market leader di Indonesia sekaligus sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia ini. Ternyata, salah satu rahasia kesuksesan mereka adalah bahwa filosofi hanzei telah menjadi darah daging dan nafas hidup perusahaan ini. Hansei berarti koreksi yang terus menerus tiada henti.

Tidak heran jika kemudian hampir setiap bulan bahkan setiap minggu selalu saja ada model keluaran terbaru dan sangat inovatif dari Toyota.

Belajar dari Toyota, andapun harus selalu melakukan koreksi dan introspeksi diri setiap hari. Inilah 2 rahasia pengembangan diri yang harus anda tahu, terapkan dan jadikan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.