ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Sabtu, 05 Januari 2013

Fobia Jin, Kesurupan, Ruqyah, & Abreaksi

KHODAM JIN & RUQYAH
Soal sesuatu amalan apakah mengandung Khodam jin ataukah tidak. Semua tergantung dari guru yg memformulasi ilmu tersebut. Dan juga tergantung NIAT yg ada di hati dan fikiran yg mengamalkannya....

INNAMAL AKMALU BIN NIYAT....

Dan bila anda memang berniat mengundang jin. Maka jin akan datang.

Namun bila anda punya mindset yg jernih dan hati yg bersih serta secara sadar Anda meminta dan berdoa padaNya semata. Tanpa melibatkan jin di dalam niat & amal anda. Maka seekor jinpun tak akan ada yg datang....

KESURUPAN SAAT RUQYAH
fenomena reaksi kesurupan saat terapi ruqyah, belum tentu karena ulah jin. Bisa jadi itu hanya reaksi abnormal dari pelepasan emosi serta beban batin dari seseorang yg masuk dlm kondisi bawah sadar. Dan hal itu adalah hal biasa dlm dunia Hypnotherapy.... Dan tak ada kaitannya dg jin...

Banyak jenis dari ABREAKSI (reaksi abnormal), tidak hanya berupa perilaku histeris. Terkadang ada yg malah seperti orang pingsan, dan ada juga yg diam mematung....

Jd. Lengkapilah wawasan dan pengetahuan anda. Sehingga anda tidak menjadi orang yg paranoid, trauma, & phobia dg Jin...

Jin juga makhluk Allah, sama dg kita manusia.... Jd kenapa harus dibasmi bila mereka tiada mengganggu kita....

STOP PHOBIA JIN
Ketakutan yang berlebihan terhadap jin, hantu, syetan, dll... adalah suatu gejala penyakit jiwa.... tidak ada alasan manusia harus takut berlebihan kepada jin, karena jin juga jauh lebih takut pada manusia. Manusia harusnya takut hanyalah kepada Allah semata.

"Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman" (QS. Ali Imran 3:175).

"Mujahid berkata: "Syaithan itu sebenarnya sangat takut oleh salah seorang dari kalian (manusia). Oleh karena itu, apabila kamu mendapatinya, janganlah takut karena kalau takut, ia akan menunggangi kalian (mengganggu), akan tetapi kerasi (kasarilah), pasti ia akan pergi". (Riwayat Ibn Abi Dunya)

"Mujahid berkata: "Sesungguhnya setan dan jin kafir itu takut oleh kalian sebagaimana kalian takut oleh mereka" (Riwayat Ibnu Abi Dunya)

"Sesungguhnyaorang mukmin akan dapat mengendalikan (mengalahkan) syaithannya sebagaimana salah seorang dari kalian yang dapat mengendalikan untanya ketika bepergian" (HR. Ahmad).

"Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak ada satu rumah orang muslim pun kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila ia menghidangkan makanan pagi, mereka (jin) pun ikut makan pagi bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, mereka (jin) juga ikut makan sore bersama orang-orang muslim. Hanya saja, Allah menjaga dan menghalangi orang-orang muslim itu dari gangguan jin-jin tersebut"
(HR. Abu Bakar sebagaimana ditulis oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari)

"Dari Ali, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila seseorang masuk WC kemudian berdoa: " bismillahirrahmanirrahim ", maka mata jin akan tertutup dan tidak akan dapat melihat aurat keturunan Adam" (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).

"Dari Zaid bin Arqam, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya toilet-toilet itu dihuni oleh Jin. Oleh karena itu, apabila seseorang di antara kalian masuk WC, maka katakanlah: Allahumma inni audzubika minal khubutsi wal khabaits (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan" (HR. Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad).
[ Source Hadits : http://www.akhirzaman.info/allien-a-ufo/75-alien/1645-jin-dalam-perspektif-al-quran-dan-hadits.html ]

Sekian semoga bermanfaat.....

Untuk melengkapi wawasan pengetahuan anda, di bawah ini saya postingkan tulisan dari Praktisi Hypnotherapist Lain. Semoga bermanfaat.

Mengatasi Abreaksi
by. Dipl. –Ing. Awie Suwandi MCH. [Hypnosis Life Coach & Hypnotherapist]
Source : http://tranzworks.com/mengatasi-abreaksi/

Gejala Kesurupan
Berikut ini adalah pengalaman Dyah, salah satu alumnus Turbo Hipnotis, dan pengalaman ini bisa sangat bermanfaat bagi anda, terutama bagi anda yang baru belajar hypnosis.

Sesudah berhasil dalam latihan praktek menghipnotis sewaktu di workshop, Dyah menjadi semakin pede dan mulai mengumpulkan pengalaman dan jam terbang di luar.

Kebetulan Dyah mempunyai seorang kakak perempuan yang tertarik dan bersedia dihipnotis karena ingin merasakan bagaimana rasanya dihipnotis.

Dengan teknik induksi cepat yang sudah dipelajarinya, Dyah berhasil menghipnotis kakaknya hanya dalam beberapa saat saja. Pada awalnya semuanya berjalan lancar, namun tiba tiba kakaknya mulai menangis karena teringat kembali pada mendiang ibu mereka yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Karena ini praktek Dyah yang pertama diluar workshop, Dyah mulai panik dan mencoba membangunkan kakaknya, dan hasilnya… bukannya bangun… malah tangisan kakaknya semakin keras…

Karena panik, Dyah berkata pada adiknya yang pada waktu itu ikut menyaksikan “demonstrasi” Dyah, “Aduh… jangan jangan jadi kesurupan nih…”.

Dan benar saja, reaksi kakaknya berubah seketika dan mulai menunjukkan gejala kesurupan, kalau tadi hanya menangis saja… sekarang mulai meronta ronta sambil berteriak histeris dan suaranya juga berubah seperti suara orang lain.

Saking paniknya Dyah langsung menelfon saya, dan melalui telefon saya berhasil menenangkan Dyah serta memandunya untuk mengatasi kondisi tersebut… dan selang beberapa saat kemudian kakaknya berubah menjadi tenang kembali dan semuanya menjadi normal… kecuali Dyah sendiri yang menjadi kapok dengan pengalaman “menyeramkan” tersebut.

Apakah anda juga pernah mengalami kejadian yang mirip diatas? Dan apakah hal ini juga membuat anda menjadi kapok? Bagaiman caranya menangani kasus semacam ini?

Abreaksi
Kejadian diatas sebenarnya sama sekali tidak ada hubungannya dengan kesurupan, melainkan adalah sebuah fenomena biasa yang dalam istilah hypnosis disebut dengan Abreaksi. Abreaksi adalah respons yang ditunjukkan oleh seorang suyet dalam kondisi terhipnotis akibat lepasnya emosi negatif dari bawah sadar, emosi tersebut biasanya sudah lama tertekan dan tersimpan pada level bawah sadar, dan biasanya suyet sendiripun sudah lupa atau sama sekali tidak sadar dengan kejadian yang memunculkan emosi tersebut.

Bentuk Abreaksi itu bisa bermacam macam, suyet bisa menangis saja, marah marah, berteriak histeris, meronta ronta, bahkan bisa seperti orang yang kesurupan, dan biasanya Abreaksi muncul pada peralihan trance medium ke deep. Berdasarkan pengalaman saya, sebagian besar dari kasus kesurupan adalah efek dari trance dan Abreaksi saja, terutama kasus kesurupan massal yang sering anda nonton di TV, dan umunya kasus seperti ini bisa ditangani dengan cepat dan efektif dengan menggunakan hypnosis, seperti yang sudah sering saya lakukan selama ini.

Pada kasus diatas, ketika Dyah mengatakan kepada adiknya “jangan jangan jadi kesurupan nih” sebenarnya tanpa disadari Dyah sudah memberikan sugesti tidak langsung… yaitu sugesti supaya kesurupan, dan karena kakaknya berada dalam kondisi hyper sugestif, tentu saja sugesti tersebut memunculkan fenomena yang biasa disebut “Deep Trance Identification”, dan inilah yang menyebabkan kenapa kakaknya seperti berubah menjadi orang lain, bahkan suaranya pun berubah.

Kadang saya menggunakan fenomena ini untuk membantu peserta workshop saya untuk belajar dan meniru presentasi orang orang yang dikaguminya, sehingga hanya dalam beberapa menit saja, mereka sudah mampu memberikan presentasi dengan gaya yang mirip… gerakannya… penggunaan kata katanya… dan suaranya… dan level energinya…. semuanya mirip sekali…

Bagi pemula, kejadian abreaksi ini terkadang bisa membuat kapok, sedangkan bagi hypnotherapist berpengalaman, kejadian ini merupakan berkah, karena hal ini berarti akar permasalahan suyet sudah ditemukan, jadi tinggal digali lebih dalam saja.

Sebenarnya di dalam workshop Dyah sudah dibekali dengan cara mengatasi abreaksi tersebut, cuma karena ini pengalaman praktek pertamanya diluar workshop, Dyah menjadi panik…

Action tips
Berikut ini ada tips untuk mengatasi abreaksi yang bisa anda lakukan:
  • Abreaksi adalah hal yang biasa dalam hypnosis dan biasanya hanya muncul pada beberapa kasus tertentu saja, jadi jangan takut atau panik… anda malah bisa gunakan respons tersebut untuk mendapatkan informasi tentang penyebab permasalahan suyet.
  • Jika terjadi Abreaksi, pertahankan sikap yang tenang, karena begitu anda panik, suyetpun ikut menjadi panik.
  • Dianjurkan untuk tidak menyentuh suyet ketika muncul Abreaksi, karena sentuhan bisa menciptakan jangkar emosi (Anchor), sehingga nantinya, setiap kali orang menyentuh tempat yang sama, akan memunculkan reaksi seperti ini lagi.
  • Berikan sugesti “sekarang kejadian yang anda alami mulai kabur dan hilang dari ingatan anda… fokus kembali pada nafas anda… gandakan relaksasi anda… sehingga sekarang anda menjadi jauh lebih tenang… lebih nyaman… dan lebih damai..”, jika perlu ulangi sugesti tersebut bekali kali hingga suyet menjadi tenang kembali.
  • Begitu suyet kembali tenang, anda boleh bangunkan atau lanjutkan dengan sesi anda.
  • Anda bisa juga menanamkan sebuah jangkar emosi “Tempat Kedamaian” sebelum memasukkan suyet ke deep trance, sehingga seandainya terjadi Abreaksi, dengan cepat anda bisa menenangkan suyet hanya dengan mengembalikan suyet ke tempat kedamaiannya.
Semoga bermanfaat.