ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Jumat, 22 Februari 2013

Quantum Love Healing Touch

Unconditional Love adalah Energi Cinta Kasih yang berpusat pada Hati Nurani dan Alam Bawah Sadar Manusia. Yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan secara fisik, emosional dan mental serta untuk peningkatan kesadaran spiritual.

"Quantum Love Healing Touch adalah sebuah metode yang mengajarkan kepada anda, Bagaimana Anda dapat menyembuhkan Penyakit Fisik & Emosi hanya dengan menggunakan Kekuatan Sentuhan Kasih Sayang di dalam diri anda."

Sebuah Anugerah Tuhan
Penyembuhan adalah nyata.
Semua orang bisa melakukannya.
Cinta dari semua orang bisa membawa dampak yang berharga.
Cinta anda bisa membawa perubahan yang berarti.
Kemampuan untuk menyembuhkan orang lain
adalah karunia yang diberikan Tuhan bagi kita semua.
Karunia ini ada dalam diri kita dan tinggal menemukannya.
Kemampuan ini sudah kita dapatkan sejak lahir, ibaratnya seperti peralatan standar yang dimiliki semua manusia, diberikan secara alami sebagai bagian dari kemampuan kita.

Quantum Love Healing Touch adalah sebuah pelatihan yang dapat menumbuhkan Unconditional Love di dalam diri kita. Quantum Love Healing Touch merupakan teknik penyembuhan yang mungkin termudah yang bisa Anda dapatkan. Hampir semua orang bisa belajar untuk melakukan penyembuhan secara luar biasa setelah mendapatkan pelatihan metode ini. Metode ini sangat mudah, dan bahkan Anda bisa langsung menguasainya dengan cepat dan anak-anak pun bisa belajar melakukannya secara langsung.

Bila seseorang sering :

• Sakit kepala
• Migrain
• Sakit maag
• Sulit tidur
• Banyak ngemil
• Merasakan sesak napas
• Sakit kista
• Sakit kanker
• Mengalami gangguan jantung
• Mudah menyerang orang lain (secara verbal maupun fisik)
• Senang melihat orang lain celaka
• Tak peduli orang lain sakit hati
• Mengejar perhatian lawan jenis.

Maka, mungkin dia :
• Tidak cukup mendapatkan cinta
• Tidak cukup mencintai diri sendiri
• Tidak cukup mendapatkan perhatian dari pasangan
• Tidak cukup memiliki kehidupan seksual yang menyenangkan.

Dan, mungkin sebaiknya anda mempelajari metode ini untuk membuat kehidupan anda penuh dengan energi cinta kasih yang akan membuat kehidupan anda lebih sehat, lebih indah, dan lebih bersinar cemerlang penuh warna.

Ada sebuah ungkapan ”Kalau cinta sudah meliputi, maka tak ada lagi ruang kebencian dan energi negatif di dalam diri seseorang."

Quantum Love Healing Touch juga bisa sangat membantu ketika diterapkan dalam berbagai situasi, seperti membantu dalam menyeimbangkan tekanan emosional masa lalu dan masa sekarang (stress), atau bahkan untuk menyembuhkan binatang piaraan kesayangan Anda.

Setelah Anda belajar Quantum Love Healing Touch, Anda tidak akan pernah lupa bagaimana melakukannya. Prosesnya mirip seperti belajar menaiki sepeda. Ketika pertama kali bisa menaiki sepeda, apa yang pada awalnya dirasakan sebagai keajaiban akan lama kelamaan dirasakan sebagai sesuatu yang alami dan wajar. Anda pertama kali akan merasakan takjub dan tak terlupakan atas hasil yang bisa didapatkan dari Quantum Love Healing Touch.

Selain itu Anda akan merasakan sukacita dan kepuasan yang sangat besar setelah Anda mengetahui bahwa Anda bisa membantu orang lain di dalam proses kesembuhan mereka. Ini semua disebabkan hanya dengan mengerahkan kemampuan cinta kasih dalam batin kita, sehingga kita bisa mengaktifkan proses penyembuhan dalam tubuh kita sendiri secara dinamis dan aktif. Segala sesuatu dalam tubuh kita mulai dari DNA sampai tulang, semua sel dan sistem bisa merespons dengan langsung pada vibrasi penyembuhan dari cinta kasih Anda.

Cinta itu Menyembuhkan
Gara-gara kekurangan cinta, tak sedikit orang jadi patah hati, melukai diri sendiri atau orang lain, bahkan nekat bunuh diri, Sungguhkah cinta sekejam itu? Lantas, apa efek gelombang cinta bagi kita?

Dongeng Si Cantik dan Si Buruk Rupa (Beauty and the Beast) telah diceritakan berabad-abad lamanya dengan beragam versi sesuai daerah atau negara. Si Buruk Rupa sejatinya adalah pangeran yang dikutuk menjadi monster.

Dalam cerita versi film animasi produksi Disney itu kutukan bakal hilang ketika monster mendapatkan cinta sejati seorang gadis. Dan ketika Si Cantik menyatakan cinta pada Si Buruk Rupa, kutukan kontan lenyap dan menjelmalah ia pangeran yang rupawan.

Dongeng anak-anak itu sebenarnya bukan khayalan semata. "Di balik dongeng itu ada kebijakan tradisional yang menguraikan pengaruh setrum cinta dalam mengubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang baik," ujar Nilam Widyarini, psikolog dan dosen di Universitas Gunadarma Jakarta, yang tekun meneliti soal cinta dan spiritualitas.

Ilmuwan modern percaya akan khasiat gelombang cinta dan getol melakukan penelitian. Jurnal Neuroendrocrinology Letters Vol. 26 tahun 2005 menerbitkan tulisan ilmiah yang tegas menyatakan bahwa Cinta baik untuk kesehatan fisik dan mental.

Fungsi reproduksi dan perilaku seksual hanyalah satu aspek dari cinta. Konsep cinta yang dimaksud di sini terdiri dari komunitas, dukungan sosial, kesehatan, dan kelangsungan hidup.

Dukungan sosial sudah banyak diteliti memiliki manfaat untuk kesehatan. Ketiadaan interaksi sosial dan kurangnya keterlekatan sosial itu terkait dengan penyakit mental dan fisik. Keterlekatan sosial ini ternyata bermanfaat untuk mengobati atau mencegah penyakit depresi atau bahkan autisme.

Untuk tetap sehat dan panjang umur kita selalu dianjurkan untuk menjalani pola hidup yang sehat, tetapi kita sering melupakan faktor lain yang juga penting untuk membuat kita selalu sehat yaitu cinta.

Meskipun tidak bisa dilihat bukan berarti cinta tidak berpengaruh pada kesehatan kita. Kalau tidak percaya, lihatlah orang yang sedang jatuh cinta. Meski pola hidup dan pola makannya belum tentu sehat, tapi mereka nampak segar dan penuh energi. Tiba-tiba saja menjadi kuat bekerja siang dan malam seolah mendapatkan energi ekstra.

Kenyataannya, sejumlah penelitian memang menunjukkan bahwa cinta mambuat kita lebih sehat. Namun tidak semua cinta memiliki efek menyembuhkan. Misalnya cinta romantis. Meski bisa membantu penyembuhan; namun cinta jenis ini cepat sekali berlalu. Dan seringkali malah menimbulkan depresi ketika patah hati atau saat bertepuk sebelah tangan. Cinta yang paling baik dalam penyembuhan adalah cinta yang mengandung kasih, penerimaan dan pengertian. Jadi mengandung unsur spiritual dan emosional, walau bisa juga menjadi romantis.

Dr. Bernie Siegel, penutis buku Love, Medicine and Miracle menyebutnya cinta tanpa pamrih (unconditional Iove). Cinta jenis ini menurutnya mengandung energi penyembuhan yang kuat. Bagaimana bisa demikian..?

Orang Yang Dicintai Dan Mencintai Sama-sama Sehat
Penelitian di Yale University terhadap 119 pria dan 40 wanita yang menjalani pemeriksaan pembuluh darah koroner, hasilnya mereka yang merasa paling dicintai dan didukung oleh pasangannya memiliki lebih sedikit penyumbatan di arteri jantungnya dibandingkan kelompok lainnya. Jika merasa dicintai baik pengaruhnya bagi kesehatan jantung, memberikan cinta juga bisa membuat orang awet muda. Dengan kata lain, semakin banyak mereka memberikan cinta dan dukungan kepada sesamanya, semakin lambat proses penuaan yang terjadi pada mereka. Orang yang merasa dicintai, dipedulikan, menikmati dukungan serta kedekatan, akan menjadi lebih berbahagia dan lebih sehat. Risiko menderita penyakit menjadi lebih kecil, dengan begitu kesempatannya menjadi Iebih besar untuk bertahan hidup. Mengapa pengaruh cinta bisa sedemikian kuatnya?

Cinta Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Meskipun dalam praktiknya selama ini lebih banyak membantu penderita kanker, Dr. Bemie Siegel begitu yakin bahwa kekuatan cinta bisa mengatasi berbagai penyakit. Menurutnya, cinta tanpa syarat (unconditional love) merupakan perangsang sistem kekebalan yang paling hebat. Dengan sepenuhnya menyayangi diri sendiri dan orang lain, secara otomatis kadar immunoglobulin dalam darah kita akan meningkat.

Jadi tak peduli bagaimana pun kondisi kita, tak ada salahnya untuk mulai mencintai dan mempersiapkan diri untuk dicintai sesama manusia.

Meditasi Cinta
Cinta dan kasih sayang juga terbukti mengurangi stres. Meditasi cinta dan kasih sayang sudah dipraktikkan selama berabad-abad dalam tradisi Budha untuk mengembangkan cinta dan mengubah kemarahan jadi cinta kasih. Dalam sebuah penelitian awal, meditasi cinta kasih yang diberikan selama delapan pekan bermanfaat mengurangi rasa nyeri kronis, tekanan psikologis dan kemarahan.

Lebih jauh dalam jurnal itu juga dijelaskan bahwa emosi positif, cinta kasih, dan kebahagiaan membantu kita saat menghadapi kesulitan hidup dan mengalami stres.

Cinta kasih dan kebahagiaan membantu sistem kekebalan tubuh berfungsi lebih baik dan memerangi penyakit. Selanjutnya cinta juga yang akan menguatkan kemampuan tubuh memperbaiki dan menjaga kesehatan tubuh, termasuk menyembuhkan diri sendiri (self healing).

Lebih menakjubkan lagi, jurnal itu membeberkan bahwa cinta dan pengalaman menyenangkan bahkan menstimulasi perkembangan pribadi menjadi orang yang lebih baik.

Sayangnya, tak semua anak manusia di dunia beruntung bisa merasakan cinta kasih yang menyembuhkan dan menyehatkan itu. Lebih banyak orang yang mengalami hal-hal menyakitkan dan celakanya malah membagi kesakitan itu dengan orang lain.

Dalam praktiknya, Nilam sering menjumpai kasus anak bermasalah gara-gara merasa ditolak dan tidak dicintai. "Secara tidak sadar orangtua memakai kacamata sendiri dalam menilai dan berkomunikasi dengan anak. Anak dipaksa patuh. Mengungkapkan ide kepada orangtua jadi susah. Akibatnya anak merasa ditolak dan tidak dicintai," tutur kandidat doktor dari Universitas Gadjah Mada ini.

Apa akibatnya jika anak merasa kekurangan dan tidak mendapatkan sentuhan cinta? Menurut Nilam, pengalaman tidak dicintai semasa kecil ini akan terbawa terus hingga dewasa jika tidak diselesaikan.

"Jika kekurangan, bagaimana dia bisa membaginya kepada orang lain? Dia hanya bisa memberikan cinta kepada orang yang dapat menerima dirinya," kata Nilam. Dalam banyak kasus, teman-teman lebih bisa menerima dibandingkan orangtua. Bila teman adalah pecandu narkoba, jangan heran kalau anak ikut jadi pecandu.

Akibat Defisiensi Cinta
Sebetulnya banyak tanda yang dapat kita kenali tentang orang yang mungkin mengalami difisiensi atau kekurangan cinta kasih. Antara lain suka menarik diri, sulit berbagi dengan orang lain, ketus, kasar, mementingkan diri sendiri, kaku, mudah curiga, dan lain-lain.

"Kalau ada pekerjaan lain lebih baik pindah deh, soalnya bos sering menyakiti. Saya pernah dicubit dan dilempar gelas hanya gara-gara melakukan kesalahan kecil," ujar seorang karyawati bagian public relations. Kehidupan perkawinan yang berantakan tanpa ada pengisi kekosongan hati boleh jadi merupakan penyebab tindakan kekerasan fisik yang dilakukan pemilik kantor itu.

Ada lagi karyawan yang cukup tertekan di tempat kerja karena sering mendapat kekerasan verbal dari atasannya. "Setiap pagi dia selalu marah," ungkap profesional muda ini. Memukul, mencubit, mengucapkan kata-kata kotor dan menyakitkan itu menjadi bagian dari suasana harian kantor. Celakanya sang bos bilang bahwa itu merupakan bentuk pernyataan cinta!

Bagaimana mungkin cinta bisa menyakiti? Boleh jadi bos ini mendapatkan pelajaran "cinta" yang salah dari orangtuanya, mungkin juga perkawinannya yang kebetulan kacau balau membuatnya menjadi seperti itu; atau mungkin ada pengalaman penolakan lain yang membuatnya tidak kecukupan cinta.

Sejak dalam Kandungan
Pengalaman cinta pada mamalia dan manusia terekam dengan baik di bagian otak bernama limbik. "Di sinilah pusat rasa, mengasihi, mengasuh," sebut Reza Gunawan, praktisi penyembuhan holistik dari True Nature Holistic Healing Jakarta.

Bagian otak ini sudah merekam semua pengalaman cinta sejak dalam kandungan hingga anak berumur enam hingga tujuh tahun. Setelah itu anak mulai bersekolah dan bagian neokortek di otak yang mengatur logika mulai aktif.

Dari dalam kandungan hingga tujuh tahun itu, seorang anak mengalami apa yang disebut resonansi limbik. "Mungkin orang lain menyebutnya sebagai sebuah intuisi. Bahwa apa yang terjadi atau pengalaman pada otak bapak dan ibunya terjadi juga pada anak meski dia tidak melihat. Apa pun yang dialami orangtua, mengelus ataupun memukul dan berkata kasar, semua dianggap sebagai pengalaman cinta sebab anak belum bisa membedakan," kata Reza.

Ketika anak beranjak dewasa, secara tidak sadar ia mengekspresikan rasa cinta itu seperti yang dia terima ketika kecil. "Bisa saja dia memukul orang lain. Secara logika itu tidak benar, tetapi dari alam bawah sadar yang dipelajari ketika kecil, memukul adalah sebuah ekspresi cinta," paparnya.

Perlu Terapi
Karena sudah tertanam di dalam otak, mengubah ekspresi cinta yang penuh kekerasan menjadi lebih baik itu tidak bisa dengan sekadar dinasihati.

"Dia butuh terapi, psikoterapi, penyembuhan trauma, meditasi untuk mengalihkan panca indra menjadi melihat ke dalam dan membuat respon perubahan untuk melepaskan trauma dan luka batin. Terapi itu ditujukan untuk membongkar memori sedari awal dan membuat pilihan menjadi perilaku cinta yang benar," papar Reza, yang memberikan terapi untuk sejumlah selebriti Indonesia ini.

Dalam memberikan terapi untuk anak-anak yang merasa tidak dicintai sehingga perilakunya bermasalah, Nilam memberikan pancaran gelombang cinta untuk mereka. "Anak harus percaya bahwa dirinya disayang, ada sentuhan pribadi, terbuka, dan ada pancaran kehangatan cinta," ujarnya.

Hubungan hangat dengan kliennya itu digambarkan seperti hubungan guru dan murid sufi yang erat terikat oleh gelombang cinta. Setelah itu, ia akan mengajarkan kepada orangtua si anak, bagaimana cara memancarkan gelombang cinta kepada buah hati mereka tercinta.

Harap maklum, meskipun bilang cinta, tak semua kita tahu dan mampu bagaimana seharusnya mencintai.

Manfaat Quantum Love Healing Touch :
  • Untuk menyatu dengan energi energi Cinta Kasih Tuhan. 
  • Untuk Peningkatan Spiritual dan Penyembuhan secara fisik, emosional, dan mental. 
  • Menghilangkan Trauma bawah sadar. 
  • Menghilangkan Trauma akibat pelecehan di masa kanak-kanak. 
  • Penyembuhan Karma masa lalu. 
  • Meningkatkan Kesadaran dan Rasa Kemanusiaan pada saat meditasi. 
  • Mengembalikan Keseimbangan Mental dan penyembuhan secara mendalam akibat karma. 
  • Sebagai penormal (katalis) terhadap anak yang perkembangan mentalnya lambat. 
  • Menghilangkan pola negatif yang terdapat di bawah sadar dan juga dapat menghilangkan keraguan dan penyangkalan. 
  • Membuka dan membersihkan saluran untuk mencapai Kesadaran Tinggi ( Higher Conciousness). 
  • Sebagai perisai atas serangan Psikis. ( santet, gangguan psikis dll). 
  • Menyembuhkan Emosi dan Sugesti yang berhubungan dengan hati nurani. 
  • Menyembuhkan suatu Hubungan antar manusia ( pertengkaran, kebencian, dendam ). 
  • Menghapuskan Kecanduan ( narkoba, obat-obatan terlarang dll). 
  • Mengembalikan cinta kepada Kehidupan, Profesi dan Karier ( mengembalikan diri pada realita kehidupan). 
  • Proteksi atas Kendaraan dari bahaya dan kecelakaan. 
  • Baik bagi seseorang yang sangat kurang kemauan belajarnya ( pendidikan formal maupun pelajaran kehidupan misal : malas belajar, kurang tabah, suka mengeluh dll). 
  • Membuat hubungan yang lebih kuat dengan Pribadi Tinggi dan membawa kesadaran tinggi kedalam tubuh sehingga menciptakan kesadaran jiwa. 
  • Menyeimbangkan mental dan emosi, duniawi dan surgawi, logika dan spiritual. 
  • Mentransformasikan pikiran menjadi perbuatan dan manifestasi fisik. 
  • Menyembuhkan Ketergesaan ( selalu ingin lekas selesai tanpa mengindahkan peraturan ). 
  • Menciptakan Keberanian untuk mengambil aksi atas rencana positif. 
  • Menyembuhkan bumi ( suatu daerah) yang mengalami bencana, kerusuhan dll. 
  • Menciptakan Kedamaian dan Kasih Sayang. 
  • Menyembuhkan Luka masa lalu. 
  • Menghilangkan Ketakutan dan Mimpi buruk. 
  • Membuat hidup saat ini Harmonis sehingga melupakan masa lalu yang kurang bahagia dan siap menghadapi Hari Esok. 
  • Membuat hidup saat ini Harmonis sehingga melupakan masa lalu yang kurang bahagia dan siap menghadapi Hari Esok. 
  • Melembutkan Aura sehingga memperbesar Kasih Sayang terhadap sesama.

Info Terbaru Jadwal Training QUANTUM MIND TECHNOLOGY NAQS DNA di Jakarta :
✔ JAKARTA, 2 & 3 Maret 2013

ALAMAT PELATIHAN :
✔ Jakarta : Atlantic Hotel, Jl. Salemba Raya 26, Kramat, JAKARTA PUSAT

Tujuan workshop
Training berbasis Terapi & Pemberdayaan Potensi diri ini secara khusus di Desain dengan tujuan untuk membantu peserta pelatihan mengalami Transformasi Kehidupan secara Holistik dan Transendental. Info lengkap, Klik http://www.naqsdna.com/2013/01/info-training-naqs-dna-di-jakarta.html