ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 02 Oktober 2013

Dewa Hipnosis, Sesat Romo

"Hipnotis itu sesat, bid'ah, menyimpang dari ajaran agama. Kamu jangan dekat-dekat dengan ahli hipnosis. Apalagi belajar hipnotis. Kalau tidak, maka kamu tidak akan saya izinkan menikahi putri saya...." Demikian ancam ROMO sepuh pada si Indrajid calon menantunya....

"Romo, sabar Romo.... jernihkan pikiran dan hati romo, Justru romo kalau bersikap dan bertingkah seperti orang kesetanan begitu, bukankah itu artinya romo sudah kemakan Fitnah. Terhipnotis oleh perkataan orang lain...?" Ujar Indrajid dengan Kalem mencoba menyadarkan Romo calon mertuanya yang kesetanan.

"Bukankah Hipnosis itu berasal dari kata Hypnos yaitu nama Dewa Tidur dalam mythology Yunani. Dan bukankah itu artinya para ahli hypnosis itu melibatkan dewa-dewa dalam prakteknya. Menyembah dewa itu Kafir tahu...?" Teriak ROMO dengan keras...

"Memang benar Romo, Hypnosis berasal dari kata "hypnos" yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Kata "hypnosis" pertama kali diperkenalkan oleh James Braid, seorang dokter ternama di inggris yang hidup antara tahun 1795 - 1860. Sebelum masa Jame Braid, hypnosis dikenal dengan nama Mesmerism / Magnetism. Hypnosis telah dipelajari secara ilmiah lebih dari 200 tahun. Namun itu tidak berarti para ahli hipnosis sesat dan menyembah dewa-dewi ROMO. Itu hanya istilah dan simbol saja. Sebagaimana di negara kita yang mempunyai Simbol Burung Garuda, bukankah itu tidak berarti kita menyembah Dewa Garuda khan mo..? Dan sebagaimana juga umat Islam yang sholat menghadap ke Ka'bah di Mekah, itu tidak berarti Umat Islam menyembah Ka'bah khan mo...? Semua itu hanyalah simbolik saja. Dan jangan hanya melihat luarnya, tetapi lihatlah apa yang tersirat dan tersurat di dalamnya. Pelajarilah dan fahamilah Ilmu Hipnosis dari sumber yang benar. Dan jangan asal dapat informasi yang belum tentu jelas kebenarannya ROMO...." Ujar indrajid dengan kalem..

"hmm... Begitu ya....? lalu bagaimana dengan maraknya kejahatan penipuan yang menggunakan Ilmu Hipnotis...? Bukankah itu suatu kejahatan. Dan bukankah itu artinya Ilmu Hipnosis itu Ilmu sesat...?" Sanggah Romo..

"Ilmu itu alat Romo. alat untuk memudahkan kita dalam mengerjakan sesuatu. Memudahkan kita dalam menghadapi kehidupan ini. Sebagaimana pistol dan pisau juga alat. Baik buruknya alat tergantung siapa yang menggunakan khan mo...? sedangkan alat itu sendiri secara hakikinya tidaklah berdosa apa-apa...

Bagi orang yang berfikiran pendek dan berhati sesat, tentu mereka akan menggunakan alat apapun yang mereka miliki untuk memudahkan kehidupan mereka. Memudahkan pekerjaan mereka, dan memuluskan Operasi serta tindakan jahat mereka. Dan bila mereka memiliki ilmu hipnsosis, tentu mereka akan gunakan juga untuk melancarkan operasi kejahatan mereka...

Sekali lagi, Ilmu hipnosis itu hanya alat Romo....
Dan bila penjahat menggunakan Ilmu Hipnosis sebagai alatnya, lalu mengapa Romo dan juga semua masyarakat yang baik tidak mau mempelajari ilmu Hipnosis. Sehingga dengan demikian dapat menangkal kejahatan yang menggunakan modus Hipnosis.

Bukankah dengan sikap antipati yang Romo dan juga sebagian masyarakat lakukan terhadap Ilmu Hipnosis seperti itu, justru membuat kalian semua sangat rentan terhadap pengaruh hipnosis. Dan dengan sangat mudah menjadi sasaran empuk, menjadi korban kejahatan yang menggunakan modus hipnosis.

Ingat...!!!
Sikap antipati kalian tidak akan dapat menjauhkan serta menyelamatkan diri kalian dari pengaruh hipnosis.

Bila kalian menghadapi seorang ahli pedang, maka pelajarilah Ilmu pedang. Untuk mengetahui kekuatan serta kelemahannya. Dengan demikian anda dapat menghadapi dan menghindari goresan ketajaman pedang dari si ahli pedang tersebut." Ujar Indrajid dengan kalem...

"Okey, baik..... aku terima penjelasanmu. Lalu apa penjelasanmu mengenai orang yang di hipnotis. Bukankah mereka menjadi hilang kesadaran, dan mau menuruti apapun saja perintah si ahli hipnotis. Nah, bukankah ini sama dengan merampas jiwa dan kemerdekaan orang lain. Itu HARAM, tahu nggak...?" sentak Romo dengan suara keras...

"Nah, inilah salah kaprah yang lain Romo... Masih banyak orang yang berasumsi bahwa memasuki Hypnosis State berarti hilang kesadaran, sehingga mereka beranggapan bahwa orang yang di hipnotis itu hilang kuasa atas diri mereka sendiri. dan dapat menuruti apapun kemauan si ahli hipnotis. Bahkan walaupun bertentangan dengan nilai moral yang mereka anut.. Ini adalah pemahaman yang salah kaprah mo....

Orang yang di hipnotis atau Subject hipnosis, mereka dapat memasuki kondisi hipnosis itu karena mereka memang mau. Mereka melakukannya secara suka rela, ikhlas mo... mereka ikhlas untuk di hipnotis... Karena semua Hipnosis itu adalah Self Hipnosis. Jadi, mereka sudah masuk dalam KONTRAK HIPNOTIS. Yaitu persetujuan untuk dihipnotis.

Saat dalam kondisi Hipnosis, mereka bukannya hilang kesadaran, tetapi justru mereka semakin sadar. Ini adalah suatu kondisi kesadaran yang murni. Inilah QUANTUM AWARENESS, atau kesadaran Kuantum. Dimana dalam state ini, seseorang menjadi sangat jernih pikirannya. Semua keruwetan yang selama ini membebani pikirannya lenyap dan hilang. Hambatan-hambatan psikologis yang selama ini menghambat diri mereka menjadi netral, NOL. Inilah titik Nol itu. The Zero Limit, sehingga dalam kondisi seperti ini. Mereka dapat menampilkan sisi terbaik serta potensi diri yang selama ini berada dan terpendam di alam bawah sadar mereka. Oleh karena itulah, dalam pertunjukan hipnosis panggung. Subject hipnosis dapat melakukan segala tindakan yang aneh-aneh dan tidak masuk akal bila dilihat dari kaca mata normal. Semua itu terjadi karena mereka berada dalam Kondisi Puncak diri mereka sendiri.

Jadi dalam hal ini, Ahli Hipnosis membantu para subject hipnosis untuk menggali serta menemukan potensi dahsyat yang mereka miliki.

Dalam kondisi Hipnosis, Subject hipnosis bisa dan punya kuasa untuk keluar dari kondisi hipnosis. Setiap saat mereka bisa bangun, kalau mereka inginkan. Hanya saja, karena dalam kondisi hipnosis itu mereka merasakan kenyamanan dan ketenangan batin yang selama ini mereka dambakan. Mereka akan lebih senang berada di dalam kondisi hypnosis.

Hipnosis juga tidak dapat membuat orang lain melanggar norma serta nilai-nilai moral yang mereka miliki. Believe system ini sudah mengakar dengan kuat di alam bawah sadar. Dan tidak semudah itu di otak-atik oleh ahli hipnosis. Believe & Value inilah juga yang menjadi penjaga mereka saat berada dalam kondisi hipnosis. Sehingga ketika sugesti dari sang ahli hipnosis bertentangan dengan Nilai Moral yang mereka anut. Maka alarm dari Believe system akan tersentuh, aktif dan berbunyi. Memberi peringatan kepada subject bahwa sugesti yang diberikan melanggar area terlarang. Dan dengan demikian, setiap saat subject dapat bangun dan keluar dari sesi hipnosis. Serta menghentikan kelangsungan dari proses Hipnosis tersebut.

Hipnosis itu Ilmu Yang Mulia Romo...
Dengan mempelajari serta memahami dan mempraktekkan ilmu hipnosis dengan baik dan benar, maka kita akan dapat membantu manusia untuk menemukan kemuliaan serta keunggulan dirinya... Jadi, bila selama ini dikatakan bahwa Manusia adalah Makhluk yang terbaik dan sempurna. Itu semua hanyalah POTENSI. Yang baru akan keluar dan muncul bila kita menggunakan Cara-cara tertentu. Dan hipnosis adalah salah satu caranya...." Jelas Indrajid dengan sangat kalem....

"Oooo... Begitu ya.. Jadi hipnosis dapat menghilangkan keruwetan pikiran ya...? Sekarang apa kamu mau membantu Romo...?" tanya romo yang sudah mulai tenang ...

"Membantu apa Mo...?" Indrajid balik bertanya...

"Dengar-dengar Ilmu Hipnosis dapat digunakan untuk membuat burung yang loyo menjadi Greng kembali ya...? nah, bisa bantu romo agar burung romo ini rajin manggung kembali...?" Tanya Romo dengan malu-malu dan tersipu-sipu....

"Okey, mo...
Sekarang, duduk yang nyaman ya...
Tarik nafas yang dalaaaaam.......
Hembuskaaaaan.......................
.
.
.
.
.
.
Daaaan.... T I DU R.................