ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Rabu, 30 Oktober 2013

Hipnoterapi Sembuhkan Santet

Dapatkah Hipnoterapi Sembuhkan Santet..?
Menurut pendapat saya bisa saja, dan tentu saja tekhnik hipnoterapi yang digunakan bukan sembarangan tekhnik. Tetapi harus menggunakan tekhnik khusus, dan sedikit membutuhkan keberanian untuk keluar dari pakem standard hipnoterapi yang ada.

Hipnoterapi Sembuhkan Santet ini memang tidak di ajarkan di kelas Training Hipnotis & Hipnoterapi manapun. Karena ini adalah tekhnik hipnoterapi eksperimental yang berasal dari pengalaman kami sendiri sebagai Hipnoterapist klinik sekaligus peneliti potensi bawah sadar dan pengembang Nusantara Trance Psychotherapy..

Santet...???
Banyak orang merasa sakit tapi tidak ditemukan adanya penyakit di dalam dirinya. Ketika melakukan pemeriksaan fisik atau laboratorium tidak ditemukan adanya penyakit yang berarti. Dan mungkin bagi anda yang percaya dengan tahayul, akan menduga bahwa itu adalah hasil dari kiriman ilmu Hitam dari musuh anda. Dan akibat prasangka anda, hubungan anda dengan orang-orang di sekitar anda menjadi penuh dengan rasa curiga dan syak wasangka. Terdengar familiar bagi Anda? Dan benarkah bahwa sakit dan penyakit yang anda derita itu diakibatkan oleh santet atau sihir...???

Sahabat, buang jauh-jauh segala prasangka buruk anda.. Ketahuilah, bahwa yang bisa menyakiti anda hanyalah diri anda sendiri. Atau orang lain yang memang anda izinkan untuk menyakiti diri anda.

Para pakar dan dan peneliti perilaku manusia menyatakan bahwa 77% dari apa yang kita fikirkan bersifat negatif, kontraproduktif dan melawan diri kita. Sementara itu para peneliti di bidang medis menyatakan bahwa 75% dari penyakit yang di derita oleh manusia bersifat Self-induced (Penyakit yang timbul akibat kondisi pikiran/psikosomatis).

Penyakit psikosomatis berasal dari ketidakseimbangan psikologis yang berdampak negatif pada kesehatan tubuh. Psikosomatis berasal dari kata psycho (jiwa) dan soma (tubuh, jasad)yang merujuk kepada keterkaitan antara adanya ketidakberesan dalam keseimbangan jiwa dengan kemunculan gejala sakit yang dirasakan oleh tubuh.

Secara sederhana istilah psikosomatis bisa diartikan sebagai sebuah kondisi dimana pikiran mempengaruhi tubuh fisik. Maka jika kita perhatikan pengaruh fikiran ini bisa positif bisa juga negatif, Bila pengaruhnya negatif, maka tubuh fisik menjadi sakit.

Anda tentu tahu, bahwa kualitas hidup seseorang sangat tergantung dengan kualitas pikirannya. Pikiran negatif menyebabkan kita pesimis, sedangkan pikiran positif memunculkan semangat dan optimis. Orang sukses punya pola pikir kesuksesan, sedangkan orang gagal punya pola pikir kegagalan.

Tujuh penyebab munculnya simptom dari sebuah penyakit psikosomatis adalah sbb:
  1. Autorithy Imprint
  2. Present Un-resolved Issue
  3. Identification
  4. Secondary Gain
  5. Internal Conflict
  6. Past Experience
  7. Self Punishment
Adi W Gunawan dalam bukunya yang berjudul Mind Body Medicine menjelaskan lebih terperinci lagi 15 hal penyebab simptom psikosomatis sbb:
  1. Motivasi
  2. Memory Sakit
  3. Konflik
  4. Imprint
  5. Sugesti Diri
  6. Identifikasi
  7. Pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan
  8. Masalah saat ini yang belum terselesaikan
  9. Organ language
  10. Menghukum diri sendiri
  11. Ego state
  12. Identofact
  13. Alter
  14. Mimpi
  15. Stress 
Psikosomatis merupakan salah satu gangguan kesehatan atau penyakit yang ditandai oleh bermacam-macam keluhan fisik. Berbagai keluhan tersebut acapkali berpindah-pindah. Sebagai contoh dalam waktu beberapa hari terjadi keluhan pada pencernaan, disusul gangguan pernafasan pada hari-hari berikutnya. Atau kadang keluhan tersebut menetap hanya pada satu sistem saja, misal hanya pada sistem pencernaan (gangguan lambung). Kondisi inilah yang seringkali menjadi sebab berpindah-pindahnya penderita dari satu dokter ke dokter yang lain ("doctor shopping"). Ada sebagian pasien yang kemudian jatuh pada perangkap medikalisasi, yakni upaya atau tindakan dengan berbagai teknik dan taktik, yang membuat mereka terkondisi dalam keadaan sakit dan memerlukan pemeriksaan maupun pengobatan.

Padahal gangguan psikosomatis ini sebenarnya justru disebabkan dan berkaitan erat dengan masalah psikis/psikososial. Alhasil, dapat terjadi gangguan fisik pada seluruh sistem di tubuh manusia mulai dari sistem kardiovaskular, sistem pernafasan, sistem pencernaan, kulit, saluran urogenital (saluran kencing) dan sebagainya.

GEJALA YANG TAMPAK
Manifestasi klinis psikosomatis yang banyak dijumpai di masyarakat berupa gejala sakit kepala, mudah pingsan, banyak berkeringat, jantung berdebar-debar, sesak nafas, gangguan pada lambung, diare, mudah gatal-gatal dan sebagainya dengan frekuensi yang berulang-ulang.

Dalam ilmu kedokteran jiwa (Psikiatri) kasus semacam ini seringkali ditemukan dengan ciri khas khusus. Yakni penderita merasa yakin bahwa gangguan-gangguan yang dialaminya merupakan rangkaian gejala penyakit tertentu. Penderita merasa kecewa karena meskipun telah melalui konsultasi dan mendapat pemeriksaan dokter ternyata secara medis/fisik tidak ditemukan suatu kelainan. Karena tidak puas, penderita cenderung mengambil inisiatif penyembuhan sendiri yaitu dengan sering berpindah-pindah dokter. Biasanya penderita penyakit psikosomatis menyangkal dan menolak untuk membahas serta mengutarakan problem atau konflik dalam kehidupan yang dialaminya ketika berhadapan dengan dokter. Meskipun sudah didapatkan gejala ansietas (kecemasan) dan depresi pada dirinya.

Keadaan ini tentu sangat merugikan bagi penderita, karena selain terganggu dengan keluhan yang dideritanya, biaya berobat dan biaya pemeriksaan-pemeriksan penunjang lain yang biasanya termasuk dalam rangkaian pengobatan dapat melonjak sangat tinggi. Bahkan secara signifikan hasil penelitian dalam kurun waktu terakhir menunjukkan bahwa hampir 80 % pasien yang datang berobat adalah penderita kasus psikosomatis. Ironisnya, jumlah ini kian bertambah sejalan dengan membengkaknya biaya hidup di segala sektor. Tentunya kita akan berada dalam kondisi yang lebih baik apabila kasus psikosomatis ini dapat ditangani dengan lebih tepat.

Dalam pengertian awam istilah stres sering disalahartikan sebagai suatu penyakit atau gejala yang berhubungan dengan masalah psikis/kejiwaan. Padahal, makna stres itu sendiri-- jika ditinjau dari sudut ilmu kedokteran dan psikologi - adalah respon normal tubuh yang bersifat adaptif terhadap perubahan di lingkungan atau luar tubuh, sebagai stresor, yang menimbulkan perubahan atau mekanisme pertahanan tubuh. Respon tubuh terhadap stresor atau penyebab stres dapat berupa perubahan fisik atau emosi.

Ditinjau dari ilmu Kedokteran dan Psikologi, gejala psikosomatis, menurut awam sering disebut stres, muncul ketika tubuh sudah tidak dapat lagi mengatasi stresor. Peristiwa ini sering juga disebut sebagai Kondisi Distress. Pada tahap inilah biasanya penderita psikosomatis datang ke dokter dengan gejala-gejala sebagaimana disebut di awal tulisan ini.

Nah, Apabila Anda atau kerabat Anda mengalami hal ini: sakit pada suatu bagian tubuh yang berulang, sementara pada pemeriksaan fisik maupun penunjang (laboratorium klinis, radiologi dsb) tidak diketemukan adanya kelainan, jangan langsung buru-buru memvonisnya sebagai akibat sihir ataupun santet. Tetapi bisa jadi itu hanyalah sakit psikosomatis belaka.

Sodron Therapy
Perkembangan dalam terapi ilmu kedokteran dewasa ini-- sesuai dengan definisi WHO tahun 1994 tentang "konsep sehat"-- adalah sehat secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, maka terapi pun seyogyanya dilakukan secara holistik. Maksudnya, tidak hanya gejala fisik saja yang ditangani tetapi pemeriksaan pada faktor-faktor psikis yang biasanya sangat mendominasi penderita psikosomatis pun seharusnya menjadi prioritas.

Hipnoterapi adalah merupakan suatu sarana penyembuhan alternatif yang sangat tepat bagi penyakit psikosomatis.

Salah satu tekhnik Hipnoterapi Sembuhkan Santet yang kami kembangkan adalah tekhnik HipnoTherapy Kyai Sodron atau Sodron Therapy.

Mengapa tekhnik Hipnoterapi Sembuhkan Santet ini dinamakan Sodron Terapy...??

Ya, Karena cara kerjanya yang utama adalah untuk menghancurkan Kekuatan Santet & Sihir dari akarnya.

Apa dan dimana Akar Kekuatan Sihir dan Santet itu bercokol...??

Sesungguhnya, kekuatan sihir dan santet bermula dari adanya kepercayaan serta keyakinan yang kuat di masyarakat mengenai adanya kekuatan ilmu hitam yang dapat menyakiti orang lain.

Kepercayaan terhadap kekuatan santet ini sudah menjadi tradisi yang turun temurun dan menghipnotis masyarakat secara massal. Apalagi dikuatkan dengan adanya Tafsir yang salah terhadap ayat-ayat Tuhan yang ada di Kitab Suci. Sehingga pesan Tuhan bahwa seharusnya manusia dengan anugrah dan Kekuatan Kasih sayangNya dapat terbebas dari Hipnotis massal kekuatan sihir dan santet, di salah artikan sebagai suatu pertanda dari Tuhan bahwa Kekuatan Sihir dan santet itu sangat dahsyat dan perlu diwaspadai serta ditakuti.

Belum lagi adanya Film dan juga sinetron yang bertema metafisika, horor, dll. Yang semakin menumbuh suburkan keyakinan masyarakat terhadap Kekuatan Santet.

Kepercayaan serta keyakinan terhadap santet ini bila ditinjau dai sudut Ilmu Mind Reprogramming. Sesungguhnya merupakan sebuah Program Pikiran yang menjadi Kerangka Kerja dasar dari bekerjanya pengaruh santet di dalam diri seseorang, Inilah Program Pikiran yang tertanam sangat dalam di dalam alam bawah sadar. Dan berada di level Belief & Value.

Ingat..!!!
Segala sesuatu yang gaib dan metafisik, hanya mempunyai pengaruh bagi orang yang mengimaninya. Sedangkan bagi yang mengingkarinya. Maka tidak ada pengaruhnya sama sekali.

Ingat, saya tidak menafikan adanya yang gaib. Saya hanya membahas kekuatan pengaruhnya saja. Karena sebagai insan yang beragama, tentu saja saya meyakini dan percaya mengenai hal gaib. Namun saya juga sangat yakin, bahwa kekuatan gaib apapun tidak akan mampu menyakiti kita kecuali kita memang mengizinkannya. Dan inilah anugerah Tuhan yang banyak terlupakan oleh orang.

Lalu bagaimana dengan kisah nabi yang dalam suatu riwayat dikisahkan pernah kena sihir dan santet...? Apakah itu berarti Nabi beriman kepada santet....???

Maka saya jawab, dalam analisa dan pendapat saya yang awam ini. Menurut saya, Nabi Hanya Yakin dan percaya kepada Tuhan. Dan beliau juga yakin bahwa segala sakit serta musibah itu sumbernya adalah dari Tuhan juga. Sebagai ujian untuk meningkatkan derajat ketakwaan orang-orang yang beriman.

Jadi, dalam Case Santet yang menimpa diri nabi. Itu terjadi bukan karena beliau percaya terhadap pengaruh kekuatan santet, tetapi sekedar sebagai suatu tekhnik imunisasi dari Tuhan terhadap Nabi.

Nah, dengan Sodron Therapy dalam tekhnik Hipnoterapi Sembuhkan Santet. Kepercayaan serta keyakinan terhadap kekuatan sihir dan santet inilah yang perlu dihancurkan terlebih dahulu dari dalam pikiran bawah sadar klien. Oleh karena itu diperlukan tekhnik yang sedikit Sodron, atau sinting bin gendeng alias sedikit keluar dari pakem standard hipnoterapi modern untuk menghadapi epidemi Santet yang sudah mewabah sejak zaman Harut wa marut ini..

Setelah akar masalah ini berhasil dicabut, maka Langkah selanjutnya dalam Hipnoterapi Sembuhkan Santet adalah membersihkan sisa-sisa gejala penyakit yang ada untuk kemudian dilakukan langkah-langkah empowering atau pemulihan.

Lalu bagaimana dengan fenomena santet yang keluar jarum, paku, rambut, dll itu...???
Untuk menghadapi gejala santet jenis ini, tentu ada tekhniknya tersendiri.

Secara umum Manfaat Sodron Therapy adalah sbb. :
•Membersihkan Mental Block (Kesialan Hidup, Sengkala, Aura Negatif, dll.)
•Penyembuhan sakit medis dan non medis.
•phobia
•trauma/luka batin
•tidak percaya diri
•kesulitan diet
•takut sukses
•takut gagal
•insomnia
•migraine
•masalah seks
•kecemasan
•stress
•depresi
•takut berbicara di depan umum
•konflik diri (inner conflict)
•pencapaian prestasi hidup rendah
•perilaku obsessive/compulsive
•perilaku adiktif
•berbagai penyakit psikosomatis
•sabotase diri
•dan masih banyak lagi.

Berminat untuk mempelajari tekhnik Hipnoterapi Sembuhkan Santet Sodron Therapy..? Atau berminat mengikuti Terapi..? Silahkan datang ke klinik kami.