ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Kamis, 03 April 2014

Cara Belajar Gendam Hipnotis

Gendam adalah suatu ilmu hipnosis tradisional yang dapat mempengaruhi alam bawah sadar manusia dengan menggunakan kekuatan Energi Batin atau Mind Power Hipnosis. Sehingga orang yang terkena ilmu gendam seperti kena sihir dan seketika itu juga korban akan menuruti apa saja keinginan si pemilik ilmu gendam.

Sebenarnya ilmu gendam merupakan warisan budaya leluhur nusantara yang pada awalnya digunakan untuk pengobatan atau untuk mempengaruhi seseorang agar berbuat kebaikan. Tapi di jaman sekarang ini, ilmu gendam lebih cenderung disalah gunakan untuk kejahatan atau untuk tindakan yang bersifat merugikan orang lain.

Sesungguhnya, Ilmu Gendam masihlah tergolong Ilmu Hipnotis biasa, hampir sama dengan Ilmu Hipnosis Modern. Hanya saja, karena cara pembelajarannya yang ditempuh secara tradisional, sehingga seolah-olah aspek klenik dan mistiklah yang mendominasi dan menjadi sumber kekuatan ilmu Gendam.

Dan karena sistem pembelajarannya yang serba tertutup dan rahasia alias Klenak-klenik atau hanya diajarkan di dalam komunitas yang terbatas, maka ilmu Hipnotis tradisional  ini menjadi tertutup dari pengaruh Ilmu Psikologi dan psikoterapi terbaru yang lebih modern dan ilmiah.

Akibat Keterbatasan ruang lingkup pengetahuan Hipnosis yang diajarkan, maka aplikasi hipnosis tradisional menjadi terbatas juga, dan tidak dapat digunakan untuk aplikasi yang lebih luas lagi sebagaimana yang terjadi pada ilmu hipnosis modern..

Di sisi yang lain, sistem pembelajaran hipnotis tradisional yang lebih menekankan pada praktek mistik, membuat para praktisinya mempunyai pengetahuan yang terbatas terhadap Potensi Besar yang di miliki oleh ilmu hipnosis. Dan bahkan mereka tidak tahu, bahwa sebenarnya, semua fenomena Metafisika yang mereka pelajari dan praktekkan alias ilmu-ilmu metafisika, esoterisme, serta spiritualisme yang lain selain Ilmu Gendam, sesungguhnyalah masih melibatkan Fenomena Hipnosis sebagaimana yang ada di dalam Ilmu Gendam yang mereka miliki. Dan ini adalah fakta yang tidak mereka ketahui.

Hal ini membuat seolah-olah Ilmu Gendam adalah sebuah ilmu khusus tersendiri, berbeda dan terpisah dengan ilmu yang lain. Apalagi, sistem Password Keilmuan ( Mantra Khusus / Mantra Gendam ) yang ada di dalam sistem ilmu tradisonal, membuat Ilmu Hipnotis Tradisional bin Gendam, tidak dapat berkembang secara maksimal.

Ibarat sebuah Software Dari Program Komputer, maka Ilmu Gendam adalah sebuah Software yang tidak lengkap dan terbatas. Sebuah Software yang sudah Out Of Date alias kadalauwarsa. Dan mudah kena Virus, yang membuat para pelakunya menjadi mudah kena virus juga, sehingga tidak mampu menggunakan Program Keilmuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya, dan pada akhirnya, membuat sebagian praktisi gendam terjerumus dan jatuh di jalan yang salah alias tersesat. Dan menjadi pelaku Kriminal yang tentu saja akan membuatnya semakin jauh dari ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Oleh karena itulah, di dalam Program Pelatihan Master Neo Hipnotis, baik Pelatihan Jarak Jauh ataupun Pelatihan langsung. Materi Ilmu Gendam ini sekarang saya masukkan menjadi materi komplementer dan saya berikan secara gratis. Dengan harapan, siswa menjadi lebih mengetahui Ilmu Gendam Yang Benar, dari sumber yang benar serta terpercaya. Sehingga akan dapat membenarkan kehidupan siswa di jalan yang benar dan menjadi manusia yang terpercaya dan terhormat di tengah masyarakat.


Gemblengan Ilmu Gendam Jarak Jauh Gratis
Modul Pelatihan di kirim Via Pos / TIKI

Isi Paket Gemblengan Ilmu Gendam :
✔ Video Panduan Praktek Aktivasi Power Gendam (Hipnotic Power)
✔ Audio Panduan Aktivasi Mata Ketiga, The Power of Hipnotis Mata Dewa.
✔ Video Praktek Gendam.
✔ Video Membongkar Rahasia Ilmu Gendam,
✔ Video Cara Gendam Jabat Tangan, Cablek, dll.

More Info : KLIK DI SINI..

Tips Terhindar Dari Gendam

1. Jangan membiarkan pikiran kosong ketika berada di daerah umum. Pikiran kosong dapat mengakibatkan gerbang telepathic terbuka, sehingga pihak lain dapat dengan mudah menyampaikan pesan secara telepathic.

2. Waspadalah jika tiba-tiba timbul rasa kantuk yang tidak wajar, ada kemungkinan bahwa seseorang yang bermaksud negatif sedang melakukan “telepathic forcing” segeralah menghindar dari tempat anda atau sibukkan pikiran anda dengan hal-hal lain.

3. Bagi mereka yang memiliki kebiasaan “latah”, sebaiknya jangan bepergian ke tempat umum tanpa teman. Mereka yang mempunyai kebiasaan “latah” cenderung memiliki gerbang bawah sadar yang mudah dibuka paksa dengan bantuan kejutan (shock induction). Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang mudah terkejut.

4. Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada beberapa orang yang tidak dikenal mengerumuni anda untuk suatu alasan yang tidak jelas. Sekali lagi jangan mudah panik ! Karena rasa panik akan mempermudah terbukanya gerbang bawah sadar anda !

5. Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu anda ! Usahakan agar pikiran dan panca indera anda tetap aktif ke seluruh lingkungan ! Jangan terfokus pada ucapan-ucapan orang yang menepuk anda ! Segera berpindahlah ke daerah yang lebih ramai !

6. Jika secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, dada anda terasa sesak, dan diikuti dengan perut agak mual tanpa sebab yang jelas, dan kepala sedikit pusing, waspadalah karena mungkin ada seseorang tengah mengerahkan energi gendam ! Segera lakukan “grounding”, yaitu meniatkan membuang seluruh energi negatif ke bumi (cukup visualisasi), lalu segeralah berdo’a meminta perlindungan dari yang maha memiliki kekuatan.

7. Jika terjadi hal-hal yang mencurigakan, segera sibukkan pikiran anda, agar tetap berada di frekwensi yang mengakibatkan efek hipnotis tidak dapat bekerja ! Antara lain dengan : Berdoa dalam hati, menyanyi dalam hati, atau memikirkan hal-hal yang berat !

8. Jika ternyata anda mulai merasa memasuki suatu “kesadaran berbeda” dari biasanya, mungkin anda sudah mulai terpengaruh oleh hipnotis. Jika anda merasakan hal ini, maka segera niatkan dalam hati “dalam 3 hitungan, saya akan kembali sadar dan normal sepenuhnya ….”, kemudian segera hitung dalam hati : “satu …, dua, … tiga”.