ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Selasa, 24 Juni 2014

6 Pengaruh Robert Cialdini Saat Memilih Prabowo-Jokowi

6 Pengaruh Robert Cialdini Saat Memilih Prabowo-Jokowi


Apakah Anda Terperangkap 6 Pengaruh Robert Cialdini Saat Memilih Capres/Cawapres?

Sahabat, apakah Anda saat memilih di antara dua Capres : Prabowo-Jokowi akibat diri anda sendiri atau akibat terpengaruh oleh orang lain? Bagaimana cara mengetahuinya? Mari cermati 6 prinsip kunci pengaruh yang ditemukan Robert Cialdini.

1. Reciprocity (Balas Budi)
Manusia cenderung membalas sebuah kebaikan. Pemberian contoh produk dalam marketing membuat sejumlah orang menjadi membeli.

“Saya akan milih Pak Prabowo, Kang ?” kata sobat saya
“Boleh tahu alasannya?” tanya saya
“Saya merasa banyak ditolong oleh keluarga beliau” katanya

“Saya mau milih Jokowi “ kata Mas Katmo kata pedagang Angkringan
“Alasan sampeyan apa Mas?” tanya saya
“Gara-gara program beliau di Solo ini , kehidupan saya makin makmur”

Bila anda memilih karena pernah diberi oleh Capres Cawapres atau Keluarganya atau Tim Suksesnya baik berupa barang-uang dan jasa, seperti kaos, permodalan, uang, bantuan tertentu, memperoleh kemudahan, terhindarnya dari kesulitan , maka Anda terpengaruh dengan pendekatan ini.

2. Commitment dan Consistency (Komitmen dan Konsisten)
Jika seseorang komitmen baik secara lisan ataupun tulisan, terhadap suatu ide atau tujuan , mereka cenderung merasa lebih menghargai komitmennya karena memastikan ide ata tujuan adalah setara dengan citra diri mereka. Bahkan jika iming-iming semula atau hal yang mendorong dihilangkan usai memperoleh persetujuan, mereka akan melanjutkan menghargai kesepakatan.

“Saya ini kan pendukung Partai Dakwah Kang, karena Ketua Partai kami mengarahkan dukungan ke Pak Prabowo-Hatta, maka kami sepakat untuk mendukung nomor 1, Pak Prabowo-Hatta” ujar sahabat saya, Direktur Keuangan BUMD Jabar.

“Bapak sejak muda Soekarnois, Nak Asep. Apa kata Partai itulah komitmen Bapak. Saat Partai yang saya dukung komitmen dukung Jokowidodo, maka Saya akan mencoblos Jokowidodo” kata Pak Sarmadi, pengagum Soekarno di desa saya.

Apakah anda komitmen dengan nilai-nilai tertentu, dan nilai-nilai itu diusung oleh Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden tertentu? Dan , apakah lalu anda memutuskan memilihnya karena anda merasa perlu konsisten dengan komitmen atas nilai-nilai itu? Bila Ya, maka anda terpengaruh memilih salah satu di antara mereka melalui pendekatan ini.

3. Social Proof (Persetujuan Sosial) 
Seseorang akan melakukan sesuatu yang mereka lihat dilakukan orang lain.

“Apa kata orang Kang Asep, kalau Abah milih Nomor 2, tetangga kiri kanan depan belakang semuanya pro Nomor 1 “ kata Jang Nandang di daerah Babakan Ciperang

“Akang mah ngikutin apa kata jamaah saja, Yi . Jamaah di sini milih Jokowi, ya Akang juga milih Jokowi” kata Kang Karsa yang bertemu di daerah Margacinta.

Apakah anda memilih Capres/Cawapres lebih karena orang di sekeliling anda, tetangga sekitar anda, kolega kerja anda, sahabat-sahabat anda memilih Capres/cawapres tertentu? Jawaban Ya menunjukkan bahwa anda memilih terpengaruh oleh strategi ini.

4. Authority (Otoritas)
Seseorang cenderung mengikuti figur otoritas, figur yang dinyatakan memiliki kewenangan , bahkan saat mereka diminta melakukan tindakan obyektifpun.

“Sep, HM Arifin Ilham , pemimpin majlis dzikir Adz Dzikra saja pro Prabowo Hatta, sebagai angota majlis dzikirnya akupun mengikutinya memilih nomor 1 “ kata teman diskusi waktu mahasiswa.

“Group Band Wali, Tompi, Slank saja dukung Jokowi, Mang Asep , Alo mah milih Jokowi saja” kata sobat kemenakan saya , pemain band di Ciamis.

Siapakah tokoh yang anda kagumi? Apakah pilihan anda atas Capres/Cawapres mengikuti pilihan tokoh yang anda kagumi? Jawaban Ya menunjukkan bahwa Anda memilih terpengaruh oleh cara ini.

5. Liking (Kesukaan) 
Seseorang mudah dipengaruhi oleh orang lain yang mereka sukai.

“Gua tuh demen ama sosok tentara, tegas, bicaranya berapi-api, ganteng dan kaya. Karena itu Gua pilih Prabowo, Sep “ kata Mpok Ani, temen saya Betawi tulen.

“Saya suka dengan orang yang kurus, gesit, mau menyimak, dan dapat bertindak tegas bahkan memecat orang yang tidak kompeten. Jadinya saya milih mas Jokowi, Mas Asep” kata Mbak Priatin, bakul jamu yang rutin melintas ke gang di depan rumah saya.

Apakah anda memilih Capres/Cawapres karena anda suka dengan sosok mereka? Atau karena anda suka dengan sosok Times Mereka? Atau anda suka dengan Jurkam mereka? Atau anda suka dengan para pendukung mereka? Jawaban Ya menunjukkan bahwa anda memilih karena strategi ini.

6. Scarcity (Jarang).
Sesuatu yang dipersepsikan jarang terjadi akan memunculkan permintaan. Penjual produk sering menggunakan istilah “limited edition”, “hanya untuk 100 orang”, “Hanya hari ini saja”, dan sebagainya.

“Mana ada Capres yang Ganteng, Kaya, Pernah naik Mount everest, Membebaskan TKW yang dihukum di luar negeri, dan didukung oleh sebagian besar Partai Islam, Ananda Asep, karena itu saya pilih Prabowo” kata Tuan Guru di Mataram

“Coba deh Sep, pikir! Ini langka lho, tampang bloon, kampungan pula, jarang ngomong, tapi wajahnya muncul di sampul majalah2 luar negeri, kalau nggak punya prestasi, mana mungkin, karena itu Teteh mah pilih Jokowidodo” ujar Teh Winda sahabat kakak saya di Leles.

Apakah anda memilih capres/cawapres karena adanya unsur langka di diri sang Capres/cawapres? Bila Ya, berarti anda terpengaruh oleh cara ini.

Sahabat, Silakan refleksi diri . Apakah anda memilih Capres/Cawapres terkena salah satau atau beberapa strategi dari 6 Kunci Pengaruh Robert Cialdini? Tak usah malu untuk mengatakan Ya. Apa sebab? Temuan-temuan penelitian psikologi menunjukkan bahwa teryata perilaku memilih itu alih-alih rasional malah lebih banyak irasional. Itulah yang ditemukan antara lain oleh Daniel Kahneman dan Dan Arely.

Pun Sapun Ampun Paralun
Asep Haerul Gani

Source Artikel : https://www.facebook.com/asephaerulgani/posts/903628092987517



INFO : Kelas Pelatihan Professional Ericksonian Hypnotherapy bersama Drs. Asep Haerul Gani, Psikolog di Surabaya 22 - 25 Oktober 2014. KLIK : http://www.naqsdna.com/2014/05/professional-ericksonian-hypnotherapy.html



Image : bandung.bisnis.com