ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Sabtu, 25 Juni 2016

Keajaiban Dipesisir Selatan Pulau Timor

DIAM ITU EMAS, JIKA TAHU ILMUNYA.
Tanggal 5 Juni 2016 kemarin, ada siswa Gendon yang Curhat ke saya, bahwa dia lagi stres berat karena sedang ada masalah dengan istri, adik ipar, dan mertua. Gara-gara adik ipar yang kurang bertanggung jawab ketika pinjam mobil.

Hanya gara-gara berkomentar mengenai mobil yang tidak dirawat dengan baik ketika dipinjam. Dia dimusuhi oleh semua orang.

Solusi yang saya berikan saat itu sederhana saja. Saya suruh dia melakukan self terapi Quantum Love Healing Touch, untuk menenangkan diri serta membersihkan muatan sampah emosi negatif yang timbul akibat kejadian itu. Dan selebihnya saya suruh dia mempraktekkan Tekhnik Meditasi Gendam "SILENT AWARENESS"

Ketika kata-kata sudah tiada hasilnya untuk menyelesaikan masalah. Maka, DIAM lah... Dan izinkan Kuasa Tuhan bekerja untuk memperbaikinya...

Hari ini, 25 Juni 2016, siswa saya ini PM, demikian di bawah ini adalah Copas dialognya (Sengaja saya samarkan namanya, karena ini terkait dengan permasalahan privasi keluarga) :

Siswa :
Master saya Laporan via Japri ya, ini mengenai masalah saya kemarin dengan adik ipar saya, yang saya ingatkan baik-baik, eh.. malah saya dimaki-maki nggak karuan mengenai pinjam mobil saya.

Sejak kejadian itu saya belum ketemu lagi dgn adik ipar, rasa kesal sama dia memang masih ada. Karena dia, saya jadi cekcok juga sama ibu mertua dan istri.

Itu yang saya sesalkan, namun kemarin saya dapat cerita dari istri bahwa adiknya itu sekarang sedang cekcok besar sama ayahnya alias ayah mertua saya. Dikarenakan kecewa dengan sikap adik ipar saya itu yang mau mencurangi ortu sendiri.

Alhasil hari ini mertua mau beli mobil pribadi sendiri, tapi yang anehnya. Saya yang diminta bantuan untuk test drive, dan lain-lain, mertua saya tidak mau melibatkan anaknya, ya adik ipar saya itu Master.

Saya terus terang Master, jadi merasakan kerja Automatic dari Sabda Gendam, padahal sedikitpun Sabda Gendam tidak saya keluarkan. Eh orang yang menyakiti saya malah dibenci oleh ortunya sendiri, disini saya merasa sesuatu yang terjadi secara Automatic. Dan saya dengan istri sekarang mesra kembali Master.

Mohon pencerahan dan bimbingannya Master apakah benar hal seperti ini yang Master bilang terjadi secara Automatic Sabda Gendamnya???...

Edi Sugianto :
Ya, makanya, kalau sedang proses, wajib SABAR. Hehehehe..

Siswa :
Iya betul Master, pada saat kejadian waduh rasanya nggak kuat juga mau emosi, tetapi rupanya emang bener proses tetap jalan secara sunattullah Master, kejadian ini jadi pengalaman berharga sekali Master. Tks Master atas bimbingannya.

Edi Sugianto:
Sama-sama.

**

KEAJAIBAN DIPESISIR SELATAN PULAU TIMOR
Tadi malam habis magrib saya main di rumah Ketua Adat di pesisir selatan pulau Timor NTT.

Saat lagi berbincang-bincang dengan ketua adat, anak dari ketua adat datang dengan memapah seseorang yang membawa tongkat kayu. Begitu tiba di depan saya orang yang dipapah dan membawa tongkat kayu langsung duduk di lantai di depan saya kira-kira 4 meter (selama duduk pasien memukuli kakinya sendiri dengan kepalan tangan).

Begitu duduk mau berdiri untuk pindah ke papan kayu di depan saya sekitar 2,5 meter harus dibantu angkat dan berjalan membawa tongkat dengan menyeret kaki dan didampingi 2 orang.

Saya tanya sakit apa, yang jawab orang lain karena dia tidak bisa bahasa indonesia. Dari keterangan yang saya dapat, ternyata dia habis masuk hutan dan jatuh, habis jatuh itu seperti hilang ingatan dan tidak bisa berjalan.

Lalu di rawat di RSU kabupaten, yang berjarak 4 jam perjalanan dan dirawat selama 2 hari, di RS terpaksa harus pulang paksa dengan kondisi yang belum sembuh karena pasien mengamuk hingga pihak RS menelpon polisi.

Dari keterangan ketua adat kemungkinan pasien disalahi penunggu hutan, karena pasien merasa ada yang mengikuti, bahkan tidur malampun tidak bisa. Karena selalu ada yang mengikuti terus. Dan sudah di acarakan do'a secara adat, bahkan sudah 3 kali.


Saya mencoba merasakan energi pasien dan saya bandingkan dengan orang di sekitar yang jumlahnya lebih dari 10 orang, saya merasakan getarannya sangat berbeda dan cenderung kasar dan kuat.

Dan tanpa permisi saya menyalurkan energi illahi As Salam yang sebelumnya saya dahului dengan membaca Mantra Nur Aalif untuk power dan perlindungan diri.

Saya menyalurkan energi sambil ngobrol dan cerita-cerita sekitar 10 menit, kemudian pasien mau buang air kecil. Tapi dia berdiri dan berjalan tanpa tongkat seperti orang normal.

Semua orang yang melihat jadi kaget dan beberapa orang tetap mengikuti pasien dari belakang, tapi tidak membantu.

Karena banyak yang bertanya-tanya dan terheran-heran, akhirnya saya buka omongan bahwa saya tadi menerapi pasien dari jarak jauh.

Melihat hal itu, akhirnya dari keluarga pasien minta terapi yang lebih lanjut. Permintaan mereka saya setujui, kemudian saya minta air putih 1 gelas untuk sarana terapi. Air saya aliri energi As Salam plus GETAR SABDA SHAKTI SEMBUH” dan saya suruh minum, cuci muka, dan kaki.

Selanjutnya pasien saya suruh duduk dan konsentrasi melihat telapak tangan saya, sambil saya aliri energi As Salam. Hasil saat itu pasien merasa sakit di kaki hilang sama sekali dan rasa panas di wajah serta berat di kepala sangat berkurang, tonğkat pun lupa, Kondisi jiwa kembali normal seperti orang bangun tidur. Lalu pasien berbisik kepada istrinya dengan Bahasa daerah "Masak untuk bapak" ( istrinýa disuruh masak untuk saya). Tapi saya pura-pura tidak dengar.

Saya tanya pasien sensasi apa yang dirasakan saat terapi (lewat penerjemah) jawaban : “Melihat telapak tangan saya mengaluarkan cahaya yang menyilaukan dan tubuhnya serasa di dorong-dorong."

Akhir cerita, kami makan malam bersama dan ketua adat menunjukkan akar kayu cendana yang sangat harum baunya dan ada isyarat saya dapat bagian.

Demikian laporan praktek saya, mohon koreksi dan arahanya. Matur nuwun.

**
Dikisahkan di FORUM KELAS GENDON Oleh : Saryanto (Kontowarno), ID SISWA GENDON NO : 89, asal Kota Pasuruan, Sabtu, 25 Juni 2016. Jam : 07:08 WIB
**



LUMPUH SEPARUH BADAN, LANGSUNG SEMBUH SEMPURNA
Beberapa hari yang lalu saya di telepon teman berkali-kali. Ternyata tetangga teman saya itu ada yang sakit lumpuh badan separuh dan orangnya juga seperti linglung. Sesampai di sana jurus 'ala mbah dukun pun dimulai, Hehehehe....

Sengaja sekalian Uji Coba praktek pakai As salam dan tekhnik PENYEMBUHAN GENDAM DARAH, Pertama saya cari urat nadi darahnya, setelag ketemu kemudian saya hening cipta sejenak. Lalu menyalurkan energi As Salam dengan zikir Ya Salam dalam hati. Mantra diucap sambil sabda dalam hati bilang... HILANG .. SEMBUH .. KUAT, sambil saya kasih air putih yang saya isi energi As salam. Alhamdulillah dapat laporan dari teman jika perkembangan kesembuhannya sangat cepat sekali. Orang itu sembuh dan sudah bisa jalan lagi. Sembuh total dalam beberapa hari saja. Alhamdulillah..

**
Dikisahkan di FORUM KELAS GENDON Oleh : Ardian Yudit, ID SISWA GENDON NO : 367, asal Kota Kendal, Sabtu, 25 Juni 2016. Jam : 04:25 WIB
**

Demikianlah TRILOGI KISAH AJAIB dari Hasil Praktek para siswa GENDON, yang saya tulis ulang kembali untuk anda, semoga bermanfaat..

SALAM AJAIB

Edi Sugianto
(Founder NAQS DNA Institute)

SMS/WA : +62 812 3164 9477
HP : +62 822 3458 3577
Telegram Messenger : @Hipnotis
Pin BB : 7ccd0ca5
Twitter : @edi5758
Facebook : https://www.facebook.com/haryopanuntun
Google Plus : +Edi Sugianto, C.Ht., MNLP

Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.



Source Image : Google, #gendam #gendon #generasikristal Miracle Every Day