Power Tanpa Bentuk dan Frame Ilmu

Daya Batin, Kekuatan Ruh, & Kekuatan Pikiran Bawah Sadar itu kondisi asalnya di alam suwung (Zero Point Field) adalah tidak berbentuk.

Agar keluar Power yang dapat di daya gunakan secara praktis untuk keperluan di alam duniawi. Maka dibuatkanlah BENTUK. Dibuatkanlah wadah & sistem. Dan cara untuk menggunakan & Mempelajarinya disebut FRAME ILMU atau disingkat ILMU begitu saja. Kalau dalam terminologi jawa dibagi menjadi ilmu & ngelmu.

Apa itu FRAME ILMU?
Frame ilmu Adalah suatu kerangka, pola, atau struktur agar Potensi Bawah Sadar / Energi Daya Batin Punya Bentuk, dapat bekerja secara efektif, dan dapat digunakan secara praktis untuk suatu tujuan tertentu.

Untuk memudahkan pemahaman anda. Tentu anda sudah sangat Familiar dengan istilah Pantang Larang dalam dunia keilmuan metafisika tradisional bukan? Nah, itu semua adalah terkait dengan Frame ilmu.

Semua ilmu Pasti Punya Pantang Larang. Karena itu berfungsi untuk menjaga agar FRAME ILMU tidak berubah dan tetap bisa bekerja dengan baik. Bahkan dalam keilmuan modern yang konon katanya tidak ada pantangan. Sebenarnya juga punya pantangan yang wajib dihindari oleh praktisinya. Contoh Pantangan dalam ilmu Hipnotis Modern & NLP : Praktisi Dilarang memiliki Disempowerment Mindset (Pola fikir yang melemahkan diri)

Contoh FRAME ILMU dalam sejarah Penciptaan keilmuan NAQSDNA....

99% ilmu yang diajarkan di NAQSDNA. Itu dulu sebelum saya mendirikan NAQSDNA di tahun 2009. Semuanya belum ada. Nol. Kosong. Zero.

Karena sejak saya masuk dalam dunia tasawuf Tarekat sekitar tahun 2003, semua Frame dan Power ilmu kanuragan & kejadugan yang saya miliki. Semuanya sudah di-reset total. Semua kembali ke titik Nol. Kosong. Zero. Yang ada hanyalah Cahaya Ilahi Nuurun 'ala Nuurin.

Di tahun 2009, ketika mendadak saya dinobatkan sebagai orang pintar dan Guru spiritual di sosmed. Dan banyak mendapat permintaan terkait dengan penyembuhan, solusi hidup, dan pembelajaran.

Terus terang saya itu bingung. Apa yang mau saya ajarkan & tekhnik apa yang harus saya gunakan. Karena semua power ilmu hikmah (Metafisika Tradisional) yang saya miliki sudah hilang.

Kemudian saya teringat akan sebuah kalimat yang ada di sebuah Kitab Kuno (saya lupa judulnya). Bahwa Energi Ruh menurut Syekh Bahauddin An-Naqsyabandiyah itu asal mulanya adalah tidak berbentuk. Yang memberi bentuk adalah manusianya sendiri.

Kalimat itu menjadi inspirasi bagi saya untuk menciptakan ilmu-ilmu baru. Untuk memberi bentuk, wadah, dan saluran bagi Energi Cahaya ilahi Nuurun 'Ala nuurin yang ada pada diri saya. Sehingga mudah dipelajari dan bisa digunakan oleh siswa NAQSDNA.

Dari sanalah kemudian saya banyak belajar berbagai ilmu, mantra, dll. Serta melakukan banyak Riset dan pengembangan mengenai berbagai keilmuan Yang sedang trend, banyak manfaatnya, banyak permintaannya, dan yang sedang beredar di dunia pemberdayaan diri. Untuk sekedar mencari inspirasi akan ilmu-ilmu yang akan saya ciptakan.

Selain itu, saya juga membuka kembali lembaran kitab-kitab kuno, ilmu hikmah, serta ilmu-ilmu metafisika tradisional yang sudah pernah saya pelajari. Untuk diubah sesuaikan dengan Pola Getaran yang ada pada diri saya saat ini. Yaitu Energi Cahaya ilahi Nuurun 'ala nuurin.

Dan akhirnya, terciptalah ilmu-ilmu khas NAQSDNA. Dan karena sebagian ilmu ini adalah Hasil Riset dan pengembangan dari berbagai Frame ilmu yang sudah ada. Maka tidak menutup kemungkinan, sebagian ilmu NAQSDNA ada yang mirip dengan keilmuan yang diajarkan perguruan lain.

Namun, walau di beberapa keilmuan. Kerangka kerja ilmu yang saya ajarkan sekilas mirip sama dengan di tempat lain. Tetapi isinya pasti beda. Frame mirip, tapi beda content. Beda Pola Energi, Beda Power, beda keluasan / range pemanfaataanya, Beda kedalaman ilmunya, Beda Fleksibilitasnya, serta Beda pula Outcome dan cara penggunaannya.

Ilmu yang pertama kali saya ciptakan adalah REIKI SUFI yang kemudian beralih nama menjadi Quantum Husada.

Dan ilmu terbaru yang saya ciptakan di tahun 2015 adalah GETAR SABDA SHAKTI alias Gendon. Termasuk diantaranya adalah Power Asmak Gendam Asmorojati. Dan yang paling terbaru di tahun 2019 adalah Asmak Pukau Melayu.

Sudah Ada ratusan ilmu yang saya ciptakan sejak tahun 2009. Yang saya sendiri bahkan sudah tidak ingat lagi semuanya. Maklum, proses penciptaan ilmu itu tidak menggunakan planning. Tapi bersifat intuitif dan instingtif. Begitu ayatNya sudah turun, maka dengan segera saya ciptakan Frame ilmunya dan langsung saya edarkan. Baik kepada perorangan ataupun massal.

Sudah ratusan dan bahkan ribuan orang yang membuktikan khasiat dan kedahsyatannya. Karena rata-rata ilmu tersebut sebelum saya masukkan ke dalam program premium, versi preview-nya juga saya ajarkan secara gratis. Dan biasanya, pelatihan gratis itu di ikuti oleh ratusan sampai ribuan orang.

ilmu-ilmu yang diajarkan di perguruan lain. Apapun nama dan jenis ilmu itu. Juga mengalami proses yang sama dengan di NAQSDNA. Asal mulanya dari tidak ada, kemudian terlahir dan menjadi ada. Trus tumbuh dan berkembang serta dilestarikan oleh para pengamalnya. Semakin banyak pengamalnya, semakin tua ilmunya, maka semakin ampuhlah ilmu itu.

Semua ilmu, berasal dari Power tanpa bentuk yang ada di alam Suwung Gung Liwang Liwung. ( .... "AKU adalah harta yang tersembunyi".... )


كُنْتُ كَنْزًا مَخْفِيًا فَأَحْبَبْتُ أَنْ أُعْرِفَ فَخَلَقْتُ خَلْقًا فَبِي عَرَفَوْنِيْ

Aku adalah harta yang tersembunyi, kemudian Aku ingin diri-Ku dikenal, maka aku ciptakan makhluk, yang dengannya Aku dikenal”.


Lalu apa rahasia kekuatan ilmu NAQSDNA sehingga bisa sebanding bahkan melebihi ilmu-ilmu tua yang diajarkan oleh para leluhur purbakala..?

Pertama :
Sumber energinya adalah Cahaya ilahi Nuurun 'ala Nuurin yang terkoneksi langsung dengan Dzat Allah swt. Sehingga supply power bersifat tidak terbatas dan tanpa batas.

Kedua :
Adanya dunia internet, membuat proses inkubasi, Kelahiran, pertumbuhan, dan penyempurnaan ilmu menjadi jauh lebih cepat. Bahkan seringkali Hanya dalam hitungan jam saja. Suatu ilmu yang saya ciptakan sudah sempurna power & Pola energinya.

Contoh :

SEDULUR PAPAT LIMO PANCER.
Ilmu Sedulur Papat Limo Pancer atau ilmu kembaran diri, itu kalau anda pelajari di perguruan tradisional. Bisa makan waktu bertahun-tahun. Perlu puasa, tirakat, serta ritual yang sangat berat & mahal. Bahkan ada yang sudah belajar 30 tahun lebih, tetapi belum juga dapat pencerahan.

Tetapi, dengan metode NAQSDNA. Siswa dapat memunculkan kembaran diri dan berkomunikasi dengannya hanya dalam hitungan menit saja. Tanpa ritual, tanpa tirakat, tanpa perlu baca mantra, dan tanpa pakai sesajian apapun. Sedangkan hasilnya adalah PERMANEN selamanya dan bahkan bisa diajarkan pada orang lain.

Ini Riil dan fakta nyata. Bahkan sudah banyak penganut aliran kepercayaan dan spiritual tradisional yang berguru di NAQSDNA. Dan mereka sudah membuktikan dengan mata kepala mereka sendiri.

Ilmu ini saya ciptakan sekitar tahun 2011.
Pelatihan Metafisika Modern

Demikian adanya, semoga pengetahuan ini tidak membuat anda semakin bingung. Atau malah sok-sokan mau bikin ilmu sendiri. Karena menciptakan ilmu seperti yang saya tulis diatas. Itu tidak semudah membalik telapak tangan.

THE ALCHEMIST
Seorang Formulator ilmu atau Sang Alchemist. Harus faham banyak hal terkait dengan hukum alam dan harus tahu efek samping serta resiko ilmu yang diciptakannya. Jika tidak, maka besar resikonya. Yang bisa membahayakan tidak hanya di alam dunia ini saja, tetapi juga membahayakan kehidupan manusia di era after life ( di alam kematian ). Dimana anda juga turut bertanggung jawab atas apapun yang terjadi pada diri orang yang mengamalkan ilmu ciptaan anda, baik di dunia ini maupun di akherat nanti.

Contoh ilmu yang diciptakan secara mentah dan serampangan adalah ILMU RUQYAH yang banyak beredar akhir-akhir ini. Di satu sisi, banyak membantu penyembuhan orang. Tapi disisi lain, dapat membuat keseimbangan fitrah diri terganggu pertumbuhannya. Sehingga baik praktisi ataupun pasiennya terhijab dari Cahaya ilahi. (Soal ini, insya Allah lain kali aja saya ulas panjang lebar.)

Selain itu, anda juga wajib tahu spesialisasi Pola Getaran diri anda sendiri. Tahu kekuatannya dan tahu pula kelemahannya. Karena Menjadi The Alchemist. Sang Maha Guru yang mampu menciptakan ilmu, tidak berarti anda jadi sang Maha Tahu dan sang Maha segala bisa.

Bahkan Saya sendiri sampai sekarang belum mampu merumuskan ilmu kebal bacok Aktif (Dapat diperlihatkan secara demonstratif), walaupun ada beberapa siswa saya yang mampu memunculkannya dan mampu pula mendemonstrasikannya setelah saya beri ilmu Nur Alif & Jalasutra. Namun karena keistimewaan ini tidak bisa dimunculkan secara Aktif untuk semua siswa, dan secara umum hanya bersifat Kebal Pasif (Hanya Muncul jika terdesak). Maka saya tidak berani mengKlaim diri mampu memformulasikan ilmu Kebal. Ini artinya, kita harus tahu Type Khas yang sangat personal dari Pola Getaran diri kita sendiri.

Jika anda berminat menjadi seorang Formulator ilmu, maka fahamilah dulu Level keilmuan serta keluasan ilmu anda. Demikian juga jam terbang anda dalam memprakekkan ilmu tersebut. Dimana Secara umum, peringkat keilmuan itu saya bagi menjadi 4 tingkat. Yaitu :

1. Praktisi
2. Master
3. GrandMaster
4. Maha Guru

Dalam pelatihan di workshop.naqsdna.org saya hanya mampu mengantar siswa sampai pada peringkat GrandMaster. Sedangkan untuk mencapai peringkat The Alchemist, sang Maha Guru yang mampu menciptakan ilmu anda sendiri. Maka, itu adalah sangat tergantung pada pertumbuhan diri anda sendiri dan oleh diri anda sendiri.

Demikian adanya, semoga manfaat.

Saung Jatidiri Gresik
Kamis, 24 Januari 2019.Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info kelas Online Vibrasi, KLIK DI SINI ( https://www.dirisejati.com/ )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Power Tanpa Bentuk dan Frame Ilmu. Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.

Bagikan di WhatsApp : Share
Power Tanpa Bentuk dan Frame Ilmu Power Tanpa Bentuk dan Frame Ilmu Reviewed by Edi Sugianto, C.Ht., MNLP on 18.18 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.