ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Minggu, 08 Desember 2013

Penjelasan Ilmu Hipnotis Menurut Ustadz Perdana Akhmad

Penjelasan Ilmu Hipnotis Menurut Ustadz Perdana Akhmad

Hipnosis itu masuk dalam ranah ilmu psikologi dan sebenarnya sudah diteliti secara ilmiah (jujur saya katakan). maka bentuk penelitiannya :
1. Metode Eksperimental
2. Metode Pengamatan
3. Metode Tes
4. Metode Survey

Selama 6 tahun saya belajar ilmu psikologi saya berkutat dengan teori sigmund freud. keilmuan tokoh ini diakui secara ilmiyah didunia ini.

Sugesti mempunyai kedudukan yang mulia dalam islam. Saya adalah alumni mahasiswa psikologi yang sehari-hari kuliah di Universitas islam Indonesia fakultas psikology bergulat dalam ilmu jiwa mendudukkan sugesti pada tempatnya. Sugesti itu terbagi menjadi dua bagian yaitu sugesti positif dan sugesti negatif. Namun sebelum membahas apa itu sugesti negatif dan sugesti positif saya akan menjabarkan secara runtut mulai dari pengertian sugesti , pembagian sugesti juga contoh bentuk sugesti dll.

PENGERTIAN SUGESTI
Sugesti adalah rangsangan atau pengaruh atau stimulus.

Sugesti dapat muncul dari luar, maupun dari dalam. Dari luar artinya Sugesti bisa diberikan dari seorang individu kepada kelompok, kelompok kepada kelompok, atau kelompok kepada seorang individu. Dari dalam artinya sugesti diberikan oleh diri sendiri untuk diri sendiri. Wujud sugesti bisa berbagai bentuk sikap atau tindakan.

DUA MACAM SUGESTI
Ada dua bentuk sugesti, yaitu sugesti positif dan sugesti negatif.

Sugesti dapat berakibat buruk disebut sebagai sugesti negatif sedangkan sugesti yang berakibat baik disebut sebagai sugesti positif bagi orang yang tersugesti.

Apabila materi yang diberikan saat memberi sugesti pada seseorang bersifat negatif, maka hasilnya orang tersebut mungkin akan terpengaruh dan akhirnya mengikuti sugesti negatif tersebut. Begitu pula jika sugesti yang diberikan positif, bisa saja orang yang menerima sugesti mengikuti sugesti positif tersebut.

SUGESTI DALAM ISLAM

Rasulullah adalah seorang master sugesti yang selalu memberikan sugesti positif.

Contoh Rasulullah memberikan sugesti positif agar umatnya banyak bertobat :

Andaikan kamu berbuat dosa sehingga dosamu mencapai langit,kemudian kalian bertaubat niscaya Allah memberi ampunan kepadamu. (H.R. Ibnu majah)

Contoh Rasulullah SAW memberi sugesti positif untuk Intropeksi Diri :
Orang yang berakal adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya, dan memperbanyak amalan untuk bekal mati dan orang yang lemah adalah seorang yang mengikuti hawa nafsunya, tetapi berkahayal pahala kepada Allah Ta’ala. (H.R.Tirmidzi)

Rasulullah juga menasihati umatnya agar tidak mengucapkan sugesti negatif. Dalilnya :

Hadis riwayat Sahal bin Hunaif Radhiyallahu:Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam. bersabda: Janganlah salah seorang di antara kalian mengatakan: Sial sekali aku! (Shahih Muslim No.4181)

Source : https://www.facebook.com/haryopanuntun/posts/536981586393848