ZONA KUANTUM NAQS DNA, MEDIA PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN ONLINE

Senin, 03 November 2014

HypnoPrestasi Workshop For Success Students (Download Proposal)

Prolog :
Mengapa di sebuah sekolah sering terjadi fenomena kesurupan Massal.? Mengapa ada anak-anak yang tadinya tergolong anak-anak yang baik lalu berubah menjadi nakal, bandel, serta hobi berkelahi dan bahkan ikut-ikutan Genk anak nakal..? Mengapa ada siswa yang mempunyai IQ tinggi namun nilainya bisa hancur dan bahkan sampai tidak lulus ujian.? Semua jawaban dari pertanyaan di atas akan anda temukan di dalam event HypnoPrestasi ini.


HypnoPrestasi
HypnoPrestasi  lebih dari sekedar Motivasi biasa. HypnoPrestasi  adalah sebuah sarana pembelajaran yang Aplikatif dan Praktis mengenai Tekhnology Pikiran Bawah Sadar (SubConsious Mind Technology) untuk Meningkatkan motivasi belajar siswa, membersihkan hambatan belajar, mengatasi kendala-kendala mental dalam menghadapi ujian, serta meraih prestasi yang gemilang dengan metode Hypno-Prestasi.

Tujuan Umum HypnoPrestasi Workshop :
Training berbasis Terapi & Pemberdayaan Potensi diri ini secara khusus di Desain dengan tujuan untuk membantu peserta pelatihan mengalami Transformasi Kehidupan secara Holistik dan Transendental.

Tujuan Khusus HypnoPrestasi Workshop :
Pelatihan difokuskan untuk mempersiapkan mental siswa dengan harapan peserta mampu melewati proses pembelajaran & UJIAN secara gemilang dengan indikator output pelatihan sebagai berikut:
  • Menguasai mindset positif dan kebiasaan-kebiasaan sukses
  • Bagaimana melipatgandakan kecerdasan dan daya ingat otak secara instant
  • Bagaimana merubah pesimis menjadi optimis secara cepat dan permanent
  • Teknik menghilangkan rasa takut, trauma dan phobia menghadapi ujian
  • Menghancurkan tembok hambatan-hambatan mental kesuksesan
  • Meningkatkan spiritualitas dan keyakinan akan kebesaran dan kekuatan Tuhan.
Visi HypnoPrestasi Workshop
Menumbuhkembangkan dan menyelaraskan sikap mental melalui pola pikir, pola rasa, pola kata, dan pola aksi anak didik agar menjadi pribadi yang unggul dalam hal berpikir, berempati, dan berakhlak mulia dan siap menghadapi berbagai perubahan dan tantangan hidup dengan sikap yang bijak dan antusias.


Workshop Leader : Edi Sugianto, CI CHt MNLP (Founder NAQS DNA)

Target Peserta :
Workshop ini sangat cocok sekali untuk para pelajar, santri, & Mahasiswa, baik sebagai persiapan untuk menghadapi ujian ataupun sebagai sarana pembekalan dan pembentukan karakter yang positif.

Metode Pelatihan :
• Suasana : fun, dinamis dan interaktif.
• Presentasi dengan menggunakan alat bantu powerpoint.
• Video/Gambar : cuplikan video/gambar untuk mendukung topik yang sedang dibahas.
• Fokus pada praktek langsung dengan teori seminimal mungkin.

RunDown HypnoPrestasi Workshop
Sebuah pelatihan yang kami rancang dengan metode yang sangat efektif dan sangat tepat yaitu:
  1. Sesi Motivasi berdurasi sekitar 3 jam, penuh Interaksi, Visualisasi, Ilustrasi dan Kreasi.
  2. Di lanjutkan sesi Kontemplasi ( Terapi ) selama 30 – 60 menit, merupakan sesi yang paling penting yaitu sesi Release Emosi Negatif, pembangkitan mental spiritual dan kecerdasan emosional dan pembangkitan kreativitas pikiran bawah sadar. Sebuah wisata Spiritual dan Emotional yaitu strategi yang luar biasa untuk menstimulasi kecerdasan , kesadaran dan kreatifitas para peserta.
  3. Instalasi Tombol Genius
  4. Somatic Mind Therapy untuk Self Therapi
KEUNTUNGAN Pelatihan dari Kami
  1. Siswa lebih mengenal jati dirinya, semakin menyayangi diri, keluarga, teman, guru , masyarakat dan berahklak mulia.
  2. Siswa lebih Percaya Diri Sepenuh Hati , Rajin Belajar dan Berusaha, Introspeksi, Identifikasi, Inisiatif, dan Inovasi.
  3. Siswa lebih Berani dalam mengambil keputusan. Sebab hidup ini sangat bergantung dari apa yang kita pikirkan, kita rasakan, dan kita putuskan.
  4. Siswa lebih memiliki prinsif hidup yang tepat dan keyakinan diri yang jauh lebih positif, sehingga para siswa menjadi lebih tenang dan tetap optimis dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan hidup yang mereka hadapi.
  5. Siswa menjadi lebih nyaman terhadap mata pelajaran yang tadinya kurang di minati bahkan paling di benci dan berbagai keuntungan lain bagi para siswa maupun pihak Sekolah .

Durasi:
+/- 4 jam

Jumlah peserta:
Efektif : 20 s/d 400 orang.

LATAR BELAKANG :

Tahukah anda, mengapa di beberapa sekolah sering terjadi fenomena kesurupan Massal..?
Benarkah itu disebabkan oleh faktor-faktor gaib semata..?

Sebagai Bangsa Timur, tentu kami juga tidak menafikan adanya keterlibatan makhluk astral, jin, setan, dan lain sebagainya yang memicu terjadinya kesurupan massal tersebut. Namun dalam hemat kami, keterlibatan semua makhluk gaib dalam fenomena kesurupan massal tersebut hanyalah sebuah efek saja. Sedangkan penyebab utamanya menurut kami adalah tingginya intensitas stress yang di alami siswa dalam menghadapi tekanan serta tantangan belajar yang mereka hadapi. Sehingga ketika kemampuan psikologis mereka sudah tidak mampu lagi menahannya, maka terjadilah fenomena histeria massal. Yang bermula dari salah seorang atau beberapa orang siswa/siswi saja, lalu kemudian menular kepada yang lainnya.

Mengapa hal itu terjadi..?
Sistem Psikis kita bisa di ibaratkan sebagai sebuah Wadah, katakanlah sebuah gelas atau saya sebut dengan Gelas Emosi. Nah, ketika Gelas Emosi ini telah penuh, maka isinya akan meluber kemana-mana. Fenomena inilah yang akhirnya menyulut terjadinya Fenomena Histeria Massal.

Setiap kejadian, apapun itu, sifatnya netral. Tidak ada yang baik maupun buruk. Baik atau buruk ditentukan oleh emosi yang muncul karena persepsi atau pemaknaan kita terhadap situasi atau kejadian itu.

Cara paling cepat dan mudah untuk menyelesaikan masalah adalah dengan menemukan dan menetralisir emosi yang melekat pada memori kejadian. Saat emosi berhasil dinetralisir maka kita akan tetap dapat mengingat kejadian itu, hanya sekedar sebagai satu memori tanpa ada muatan emosi apapun alias netral, sehingga kita sama sekali tidak terpengaruh. Dengan kata lain emosi kita menjadi stabil.

Apa itu gelas emosi...?
Boleh dibilang gelas emosi adalah wadah tempat emosi kita tertampung didalam fikiran kita. Dimana pada setiap harinya ketika manusia menerima informasi dari lingkungannya, maka seringkali ada muatan emosi dari informasi tersebut. Dan ketika informasi masuk sebagai memory dan begitu juga emosinya masuk ke dalam suatu wadah pula, dimana untuk mudahnya saya menamakan dengan gelas emosi.

Setiap hari sejak pagi ketika kita bangun tidur dengan kondisi gelas kosong maka setiap aktifitas kita mengakibatkan gelas itu terisi sedikit demi sedikit oleh aktifitas kehidupan kita.

Apakah ketika anda bangun tidur dengan ceria ataukah dengan kesal. Maka ketika anda bangun dengan kesal karena alarm yang tak kunjung berhenti itu sudah mengisi gelas emosi diri anda. Terlebih ketika anda pergi bekerja dan terkena macet gelas itu terisi kembali.

Sebagaimana sebuah Gelas pada umumnya, gelas emosi juga punya ukuran, Dimana gelas emosi bisa penuh. Dan ketika gelas emosi itu penuh maka sangat berbahaya dampaknya, karena dia bisa meluber kemana-mana. Dan parahnya sering kali perbuatan sederhana yang mengakibatkan gelas emosi yang penuh tersebut meluber, menjadi begitu luar biasa dampaknya.

Mungkin anda pernah merasakan ketika anda marah besar karena disenggol sama teman. Hingga begitu dahsyatnya anda marah-marah kepada dirinya. Padahal permasalahannya hanya sepele saja, namun dapat memicu sebuah perkelahian.

Jika itu terjadi maka anda telah mengalami lubernya gelas emosi. Atau dengan kata lain anda mengalami kondisi threshold.

Kondisi threshold adalah kondisi tumpahnya gelas emosi, sehingga anda marah bukanlah karena kejadian itu yang sebenarnya, melainkan akumulasi dari emosi-emosi yang terkumpul didalam gelas yang kemudian keluar.

Ketika seorang siswa terlibat dalam sebuah perkelahian atau menjadi bandel dan bikin onar, bisa jadi itu bukanlah dipicu oleh peritiwa yang terjadi saat itu, melainkan karena ada emosi sebelum siswa tersebut berangkat sekolah dimana mungkin terkena macet, mungkin dimarahi oleh orang tua,  yang sebenarnya itu telah memenuhi gelas emosi siswa. Dan ketika di sekolah terjadi sebuah konflik sepele saja maka itu menjadi pencetus melubernya gelas emosi, dan  meluberlah semua emosi yang telah ada di dalam gelas bersama emosi-emosi sebelumnya.

Oleh karena itu sebelum gelas emosi di dalam fikiran anda meluber keluar, dan memicu terjadinya perilaku siswa yang melanggar aturan dan bahkan memicu terjadinya fenomena histeria massal. Maka buanglah emosi negative dari fikiran siswa-siswi anda. Jangan pernah biarkan emosi negative itu penuh dan menjadi Threshold.

Hidup adalah belajar. Apa pun itu tempatnya, berapa pun usianya, sesungguhnya manusia dalam proses belajar. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari menolak menjadi menerima, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak melakukan menjadi melakukan, dan begitu seterusnya. Meskipun demikian, belajar lebih diidentikkan dengan dunia anak, remaja sampai menuju kehidupan dewasa.

Saat belajar, ternyata anak seringkali terjebak dalam masalah. Ada banyak orang tua dan guru mengakui hal ini, bahkan mengeluhkan mereka karena gak mau belajar. Rewel, ngambek (tantrum), kurang konsentrasi, pemalu, kurang percaya diri, tidak semangat belajar, dan lain-lain sejenisnya menjadi pemandangan sehari-hari.

Meski mendatangkan guru privat ke rumah, anak mereka tetap enggan belajar. Andaikan sudah ikut belajar pun, mereka seperti terpenjara dengan rasa “TIDAK BISA”. Peristiwa semacam ini tidak hanya berlangsung di rumah, tetapi juga di sekolah. Misalnya, siswa terlihat malas belajar, sering terlambat, mainan sendiri saat guru menjelaskan, mengusili teman kelas, dan tidak menyukai/takut guru.

Sayangnya, seringkali fenomena di atas berujung pada predikat “anak nakal, sableng, ruwet” dan lain sebagainya oleh guru dan orang tua mereka. Jangan-jangan, sebenarnya anak-anak yang dikasih julukan seperti itu malah sebenarnya punya POTENSI LUAR BIASA, dan predikat nakal itu sedikit demi sedikit malah menguburnya.

Kita pasti pernah dengar nama besar Einstetin, seorang ilmuan fisika yang genius. Tapi tahukah kita kalau masa kecil dia dikenal sangat pendiam, terlihat malas belajar bahkan hampir dianggap mengalami kemunduran mental. Pasti kita juga pernah dengar dengan nama besar Thomas Alva Edison, sang penemu bola lampu pijar. Namun, tahukah kita kalau masa Balitanya pernah ketahuan mengerami telur dan saat sekolah pernah dipecat karena bertingkah aneh dan sering bicara di luar konteks pelajaran. Untunglah, ibunya yang juga seorang guru dengan sabar terus mendidiknya. Demikian, masih banyak lagi tokoh besar lainnya.

Jika anak/siswa kelihatan bermasalah dalam belajarnya, sementara dewasa ini masalah kehidupan semakin berjimbun, lalu bagaimana seharusnya ANDA para orang tua dan guru mencarikan solusinya? Nah, Workshop HypnoPrestasi ini merupakan jawabannya.

Keputusan anda untuk mengadakan pelatihan ini bagi siswa-siswi anda merupakan langkah cerdas, karena setiap peserta akan dibekali  Aplikasi Praktis Tekhnology Pikiran Bawah Sadar (SubConsious Mind Technology) untuk Meningkatkan motivasi belajar siswa, membersihkan hambatan belajar, mengatasi kendala-kendala mental dalam menghadapi ujian, serta meraih prestasi yang gemilang dengan metode Hypno-Prestasi.

Benarkah ada anak yang bodoh?
Saya tidak percaya dengan hal ini. Yang benar adalah anak merasa bodoh karena lingkungan memprogram dirinya bodoh.

Berbagai pengalaman negatif dalam proses tumbuh kembang anak sangat mempengaruhi konsep dirinya. Salah satunya adalah konsep diri di bidang akademik. Dan ini tampak dalam prestasi akademiknya.

Lalu, bagaimana caranya membantu anak agar bisa sukses di bidang akademik?

Salah satu perjalanan penting dalam karir akademik anak-anak kita adalah ujian nasional. Terlepas dari pro dan kontra perlu tidaknya ujian nasional diselenggarakan, suka atau tidak suka, tetap perlu dilalui oleh anak-anak kita.

Banyak anak yang sebenarnya mampu atau cakap secara akademik namun bila ujian nilai yang dicapai sering tidak optimal. Hal ini disebabkan banyak faktor. Namun yang paling banyak adalah hambatan internal yang kita sebut mental block.

Mental block dalam pembelajaran antara lain:
- blank saat ujian padahal sudah belajar sungguh-sungguh
- sering ragu sehingga salah menjawab
- tidak semangat
- merasa tidak dicintai orangtua
- punya masalah dengan orangtua
- kurang mendapat perhatian dan dukungan dari orangtua
- takut dan cemas
- merasa tidak mampu
- merasa bodoh
- tidak bisa atau sulit memahami materi pelajaran tertentu
- tidak percaya diri / minder
- sering tidak teliti dalam menghitung / menjawab
- mudah lupa
- merasa bosan
- tidak suka pelajaran tertentu atau hampir semua pelajaran
- sulit fokus / konsentrasi
- lebih sering melamun
- tidak suka belajar
- lebih suka main game
- suka menunda belajar
- dll.....dan masih banyak lagi...

Berdasar riset ditemukan empat kemungkinan hubungan antara prestasi akademik dan konsep diri:
  1. Prestasi akademik menentukan konsep diri, Pengalaman akademik, baik keberhasilan maupun kegagalan, lebih mempengaruhi konsep diri anak, dari pada sebaliknya.
  2. Level konsep diri mempengaruhi level keberhasilan akademik.
  3. Konsep diri dan prestasi akademik saling mempengaruhi dan saling menentukan
  4. Terdapat variabel lain yang dapat mempengaruhi konsep diri dan prestasi akademik. Variabel itu antara lain variabel pribadi, variabel lingkungan, variabel akademik dan non akademik.
Terlepas dari mana atau kapan faktor penghambat ini muncul dalam hidup anak dan terprogram sangat kuat di pikiran bawah sadarnya sehingga mempengaruhi kinerjanya bila kita ingin membantu anak berhasil maka salah satu cara paling efektif adalah dengan menghilangkan hambatan ini.

Untuk itu dibutuhkan cara atau teknik yang tepat sehingga hambatan ini dapat diatasi dengan efektif dan cepat, mengingat waktu ujian nasional semakin dekat.

Berita baik bagi rekan-rekan semua yaitu kami di NAQS DNA Institute of Quantum Mind Technology telah membuat Program HypnoPrestasi untuk kalangan pelajar, santri, dan juga mahasiswa yang dapat membantu mereka menyiapkan potensi Kekuatan Pikiran & Emosinya untuk menghadapi Ujian Kenaikan Kelas maupun ujian kelulusan.

BAGAIMANA CARA UNDANG HYPNOPRESTASI TRAINER
Pihak penyelenggara perorangan atau EO yang berminat untuk menyelenggarakan Workshop ini dapat mengundang HypnoPrestasi Trainer melalui kontak sms/call ke 081 231 649 477 atau email ke sugianto.edi@gmail.com

TEMPAT PELAKSANAAN
Dilaksanakan di lingkungan sekolah masing-masing, atau pihak sekolah dapat memfasilitasi tempat di luar dari sekolah dengan tanggungan biaya dibebankan kepada pihak sekolah.

TRAINING TOOLS
• LCD Proyektor + Screen
• Sound System (Mic Wireless)
• Speaker Active yang dapat dikoneksikan ke Laptop.
• Flip Chart/White Board (optional)

NAQS DNA INSTITUTE OF QUANTUM MIND TECHNOLOGY
Phone : (031) 394 05 77
Mobile : 081 231 649 477
Fax. : (031) 8270653
Pin BB : 7CCD0CA5
Email : sugianto.edi@gmail.com

Website :
www.NAQSDNA.com
www.NAQSDNA.org
www.NAQSDNA.net

DOWNLOAD PROPOSAL, KLIK DI SINI..
Klien Kami, Klik HypnoPrestasi For SDN Petrokimia Gresik.