Sang Pewaris ilmu Nabi Sulaiman

Aneh Tapi Nyata, Cewek ini dapat berkomunikasi dengan hewan. Seolah-olah dia sudah menjadi Sang Pewaris ilmu Nabi Sulaiman yang mempunyai mukjizat dapat berbicara dengan hewan.

Awalnya, Sebelum GABUNG dalam workshop.naqsdna.org di Jakarta tanggal 3 & 4 November 2018 yang lalu. Mbak Ria ini bertanya, apa bisa ilmunya digunakan untuk berkomunikasi dengan hewan, memerintahnya, dll. Maka, saya jawab bahwa pada prinsipnya itu bisa dilakukan. Dan sudah pernah dibuktikan oleh banyak siswa NAQSDNA.

Dan saat di dalam kelas bimbingan intensif pasca workshop, saya amati mbak ria ini juga rajin berlatih dengan menggunakan Hewan sebagai objek latihannya. Dan hasilnya memang Dahsyat banget. Yang mana jika kisah sukses dalam progress report dari hasil pelatihannya ini saya publish. Bisa jadi puluhan artikel tuh. Hehehe...

Dan berikut ini adalah Kisah & Kesan beliau mengenai pelatihan NAQSDNA yang disampaikan di Group Gendon, hari ini Selasa 27 November 2018.

Baca juga : Rahasia Cara Berbicara Dengan Hewan & Tanaman



TESTIMONI

Nama : Ria
Profesi : Wirasuasta
Kota : Jakarta

Sebelum mengenal NAQSDNA, saya sudah tertarik dengan dunia vibrasi dan energi. Sebatas membaca, ikut yoga, dan baca banyak komik heroik. Sempat juga mengikuti beberapa pelatihan, tapi sepertinya belum ‘pas’.

Sampai saya menemukan beberapa artikel pak Edi (founder NAQSDNA) yang membahas ketertarikan saya, termasuk dunia quantum (baru saja nonton film Ant-man, jadi ngepas banget!). Saya juga melihat beberapa videonya di youtube. Unik sekali, terkadang ada backsound motor, tukang baso, gemericik air, dll :)

Agak ragu sebenarnya untuk daftar guna mempelajari lebih lanjut, apalagi beberapa istilah yang digunakan selama ini identik dengan klenik. Tapi karena ada dasar keilmuan yang dipaparkan, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung. Terlebih saya ingin belajar lebih banyak tentang vibrasi, karena kebetulan saya sering melakukan terapi pada hewan (kucing dan anjing) dengan menggunakan teknik vibrasi.

Sayangnya minim info yang cukup spesifik membahas tentang hewan, bahkan setelah saya bergabung pun tidak ada materi khusus akan hal tersebut.

Namun setiap praktek, saya selalu mencobanya terhadap peliharaan di rumah. Ternyata, it works!

Meski tidak sekompleks manusia, tetapi hewan memiliki kompleksitas tersendiri. Mereka juga memiliki masalah psikis (seringnya diakibatkan oleh manusia.. huhu) yang memungkinkan mereka terkena gangguan psikosomatis. Terkadang mereka bukan butuh obat, tetapi butuh terapi psikologis.

Meditasi, gendam, pemancaran energi, sangat membantu dalam terapi. Menggunakan reiki as-salam, mempraktekkan magnetism dan terapi telur (serta media lain) dilakukan juga untuk para hewan yang mengalami terminal illness.

Amazing!

Saya tidak pernah membayangkan bisa “menaruh” sugesti pada hewan, “menarik” racun dalam tubuh hewan yang terkena fogging, membantu anjing lansia menjalani operasi, menerapi hewan berpotensi demensia, dll. Bahkan menghentikan gonggongan 9 ekor anjing saya di rumah dengan sabda “Diam”. Saya sampai takjub sendiri.. haha!

Termasuk “melihat” kecocokan frekuensi antara hewan open adopt dengan calon adopternya.

Ternyata materi yang diberikan oleh NAQSDNA sangatlah universal secara aplikasi, karena memang bukan aplikasi atau implementasi yang menjadi point utama pembelajaran. Melainkan pada diri pembelajarnya, agar dapat memahami esensi hidup, aspek ketuhanan dan semesta, serta menemukan jati diri sejati. Di sini saya tidak diajarkan bagaimana menolong hewan, tetapi saya diajarkan banyak hal untuk menolong diri sendiri sehingga saya bisa menolong mereka, juga bermanfaat bagi kehidupan.

Terima kasih pak Edi.. It’s everything!

**

Dialog selanjutnya :

Edi Sugianto :
Alhamdulillah... sesuatu bangetz dah pokoknya... hahahaha...

Tujuan utama dari Trance Immersion Workshop memang ditujukan agar peserta memahami dan mengenal esensi kehidupan. Ibarat tanaman, yang dikenalkan dan diberikan adalah pohonnya. Jika pohonnya sudah kena, maka dahan, ranting, daun, dan buahnya juga akan dapet...

Itu sebabnya, perlu kreatifitas agar ilmu dapat digunakan untuk keperluan masing-masing.

Jika inti ilmu sudah difahami, maka mau dipakai apapun, selanjutnya terserah praktisi itu sendiri..

Ria :
Banget banget pak 😂
Terima kasiiihhhh... 🙏

Edi Sugianto :
Mohon Izin saya publish ya... di FB dulu, baru nanti di blog. Apa ada yang perlu disamarkan?

Ria :
Monggo pak, gak perlu, di-bold juga boleh 😁😋

Edi sugianto :
Wkwkwkwkwkwkwk.......

*****
Semoga Berkah & Ridlo ilahi senantiasa mengalir untuk kita semua. Aamiin..
*****

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Sang Pewaris ilmu Nabi Sulaiman. Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Sang Pewaris ilmu Nabi Sulaiman Sang Pewaris ilmu Nabi Sulaiman Reviewed by Edi Sugianto, C.Ht., MNLP on 17.36 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.