Prasangkamu Doamu



Sekitar tahun 2010, di FB saya pernah dibully sebagai Guru dan Trainer yang hanya modal belajar dari buku. Itu salah satu sebab yang membuat saya akhirnya banyak ikut pelatihan Resmi Mind Technology Modern, sehingga sekarang sertifikat saya sudah ada satu box kardus air mineral, kayaknya....

Saat masih kanak-kanak, Jadi Guru atau Trainer Pemberdayaan Diri memang bukanlah cita-cita saya. Dan sebelum tahun 2010, saya memang sama sekali tidak tahu apa itu Hypnosis, NLPA, EFT, Reiki, Quantum Vibrasi, dll.

Namun sejak muda, dunia ilmu hikmah, tenaga dalam, spiritualisme, dan metafisika tradisional memang adalah sesuatu hal yang sudah menjadi hobi. Yang membuat saya nyantri ke berbagai guru, padepokan, dan pesantren tarekat.

Sedangkan pengetahuan modern mengenai dunia psikologi modern, bawah sadar, dll. Sebelum saya berkenalan dengan pelatihan modern. Sebagian besar, awalnya memang hanya saya ketahui dari berbagai buku. Maklum, saya ini adalah type introvert dan sudah jadi kutu buku sejak kelas 3 SD. Sehingga mau bicara apa saja, saya juga bisa.

Oleh sebab itu, ketika sesi terapi massal gratis yang saya adakan di Facebook sekitar tahun 2009 dulu, mendadak viral dan mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh nusantara hingga luar negara. Membuat saya, dalam waktu singkat mendadak sudah dinobatkan jadi guru ilmu metafisika oleh masyarakat Sosmed.

Dan ketika masyarakat FB sudah melabeli saya demikian, entah kenapa tanpa alasan yang jelas. Postingan saya terkait dengan ilmu pengembangan diri, ilmu penyembuhan, potensi pikiran bawah sadar, dll. Juga menjadi semakin sering mewarnai tulisan saya, baik di FB maupun di Blog.

Dan ketika saya di bully seperti yang saya ceritakan di awal tulisan tadi. Akhirnya saya pun tergerak dan bergerak untuk Gabung dalam berbagai pelatihan resmi terkait dengan dunia pemberdayaan diri yang berbasiskan Potensi Bawah Sadar. Yang mana, akhirnya saya tahu. Ternyata ilmu bawah sadar itu adanya di pelatihan Hypnosis.

Jadi, saya dulu belajar ilmu hypnosis itu bukan karena ingin beraksi seperti para master Hypnosis yang sering tampil di televisi. Tetapi karena saya sedang berburu ilmu-ilmu modern terkait dengan dunia pikiran & psikoterapi.

Dan ajaibnya lagi, Walaupun saat itu kondisi ekonomi keluarga saya sedang kembang kempis. Tetapi anehnya, ada saja dana untuk ikut pelatihan.

Sepertinya benar yang dikatakan oleh para orang tua..

Seringkalinya, Labelling, Julukan, Prasangka, dll. Yang disematkan oleh orang lain pada diri kita. Itu adalah suatu Doa. Sehingga tanpa alasan yang jelas dan tanpa sadar, kita yang tadinya tidak seperti itu, akhirnya melayakkan diri dan membentuk diri menjadi seperti apa yang diprasangkakan oleh orang lain.

PRASANGKA ternyata bisa menjadi DOA, SUGESTI, & AFFIRMASI yang sangat kuat pengaruhnya bagi diri dan nasib kita.


Dan untungnya, saya sudah sejak dulu memahami mengenai Mekanisme kerja Pikiran bawah sadar. Sehingga hanya julukan yang baik, labelling yang baik, dan prasangka baik saja yang saya terima dan saya konfirmasi.

Sedangkan prasangka buruk, labelling buruk, julukan yang buruk, dan yang sejenisnya. Langsung saya tolak dan saya buang ke tempat sampah.

Dan jika ada prasangka buruk, yang ternyata benar sesuai kenyataan yang ada, maka dia hanya saya terima sekedar sebagai kritikan membangun, peringatan, dan petunjuk mengenai titik lemah diri yang ke depannya harus saya koreksi, perbaiki, dan diubah agar jadi lebih baik. Sebagaimana saat saya dibully sebagai guru yang hanya modal baca buku di awal tulisan tadi.


PRASANGKA ADALAH SUGESTI, AFFIRMASI, & DOA.
Baik itu prasangka yang berasal dari diri kita sendiri maupun yang berasal dari orang lain. Semuanya bisa menjadi doa.

Fakta di sekitar kita juga banyak yang begitu bukan?

Prasangka Baik ataupun Prasangka Buruk, semuanya bisa menjadi Doa.
  • Ada cewek dijuluki sebagai anak nakal, dan ketika dewasa tahu-tahu saja sudah jadi pelacur.
  • Ada anak dijuluki sebagai maling, dan ketika besar jadi koruptor..
  • Ada suami yang sering dituduh istrinya sebagai tukang selingkuh, akhirnya selingkuh beneran.
  • Ada siswa yang dijuluki bodoh, akhirnya betul-betul jadi bodoh dalam segala hal.
  • dll.
Prasangka dan labelling dari orang lain atau masyarakat. Itu bagaikan peluru. Jika tidak segera kita tangkap dan analisa, maka dia bisa sangat membahayakan nasib kita di masa yang akan datang.

Sebagaimana firman Allah swt :

“...Dan janganlah kalian panggil-memanggil dengan gelar-gelar buruk........” (QS.Al-Hujurat:11)

Jika prasangkamu adalah doamu. Maka prasangka apa yang ada di hati anda sekarang mengenai diri anda sendiri...?

Semoga itu adalah prasangka-prasangka yang baik, sehingga kualitas hidup anda juga berkembang menjadi semakin baik.

Quote of The Day..

Yang suka berprasangka baik dan mendoakan kebaikan untuk orang lain. Dia juga akan memperoleh kebaikan yang sama atau bahkan lebih..



Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Kesadaran


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info Program Jarak Jauh KLIK DI SINI ( https://dojo.naqsdna.org )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Prasangkamu Doamu . Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Prasangkamu Doamu Prasangkamu Doamu Reviewed by Edi Sugianto on 14.36 Rating: 5

1 komentar:

  1. Alhamdulillah. Membuka minda saya. Terima kasih master. Saya sukaaa sekali. Doakan saya ya

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.