Tuhan Pilih Jokowi atau Prabowo

Setuju atau tidak setuju, faktanya bangsa ini adalah Bangsa Yang Percaya & beriman Kepada Tuhan. Trus, bagaimana sikap Tuhan. Jika ternyata kedua kubu sama-sama ngotot dalam berdoa dan sama-sama ingin keluar sebagai fihak yang terpilih?

Apakah Tuhan Pro Prabowo atau Pro Jokowi? Apakah Tuhan jadi bingung, dan akhirnya GOLPUT.... Hayo....? hahahaha... {{{ Sorry... Just Kidding.... }}}}


Tulisan dalam artikel ini walau menyinggung soal Trend Berita Politik yang terkini, tetapi ini bukanlah artikel politik dan tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik fihak manapun. Ini adalah artikel mengenai pelajaran kehidupan, semoga ada hikmah dan manfaatnya buat kita semua.

Nah, terkait Sikap Tuhan. Apakah Tuhan Pilih Jokowi atau Prabowo? Dan siapakah yang akan tampil sebagai pemenang dalam Pesta Demokrasi di Indonesia, PILPRES 2019 ini, ataukah Tuhan Malah Jadi Bingung sebagaimana pendapat sebagian orang.

Maka, Dalam sudut pandang saya, tentu saja soal siapa yang bakal dimenangkan dalam PILPRES 2019 ini bagi Tuhan, hanyalah soal kecil saja.

Bukankah tiap detik, di seluruh belahan dunia ini. Ada jutaan orang yang minta dikabulkan keinginannya? Dan tiap detiknya, ada milyaran orang yang keinginannya itu ternyata bertabrakan satu sama lain.

Bagaimana Tuhan memutuskan, mana doa yang harus dikabulkan sekarang, ditunda, atau diganti. Dan fihak mana yang harus dimenangkan dan fihak mana yang harus mengalami kekalahan. Bagi Tuhan, semua ini mudah saja.

Dan tentu saja, saya tidak akan pernah tahu secara persis bagaimana mekanisme Tuhan dalam mengabulkan doa makhlukNya. Namun, sebagai Manusia yang diberikan Akal dan diperintahkan untuk berfikir. Setidaknya, saya dapat menangkap sekilas gambarannya.

Nah, dalam sempitnya ilmu dan pengetahuan saya. Setidaknya ini yang terlintas di pikiran saya.

Pertama, Automatic Mechanism.
Sesungguhnya, alam semesta dan semua makhluk di dunia ini hidup dan bergerak berdasarkan suatu tatanan yang sudah ditetapkan kadar dan Aturan mainnya oleh Tuhan.

Sehingga siapapun yang hidup dan bergerak selaras dengan aturan ini. Maka dialah yang unggul, menang, dan sukses.

Jadi, jika kita ingin sebagai Sang Pemenang kehidupan. Maka kita harus belajar mengenal Aturan Main ini.

Dan jika anda berpendapat bahwa Semua aturan main ini sudah tercantum di dalam kitab suci. Maka anda salah.

Kitab suci, hanya memberikan petunjuk Kuncinya saja... Sedangkan penjabarannya. Sebagian besar harus kita temukan sendiri dengan mengkaji berbagai kejadian yang ada di alam semesta ini.

Dan ini sudah dilakukan oleh para ilmuwan, ahli hikmah, cerdik pandai, dan para Arif bijaksana sepanjang zaman. Yang tak henti-hentinya mengeksplorasi alam semesta ini dan menelurkan milyaran buku dan ilmu.

Nah, salah satu Hukum alam yang ditemukan para ahli ini adalah pengetahuan mengenai FREKWENSI, VIBRASI, & ENERGI.

Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan. Tetapi hanya dapat diubah dalam bentuk yang lain.

Hukum alam lainnya juga menyatakan bahwa, pikiran, perasaan, kata-kata, dan juga tindakan kita adalah energi. Dan setiap apa yang kita lakukan, semua ada rekam jejaknya di alam semesta ini. Yang artinya, energi itu dapat disimpan, dapat ditambah, dan juga dapat berkurang.

Nah, mekanisme pengabulan doa oleh Tuhan. Salah satu faktornya adalah melalui mekanisme ini. Yang secara otomatis menyeleksi mana doa yang harus dikabulkan sekarang, harus ditunda dulu, atau harus diganti. Dan fihak mana yang harus diunggulkan, dan fihak mana yang harus dijadikan kalah.

Sekarang, kita lihat saja kedua belah fihak. Diantara Kubu Prabowo dan Jokowi. Fihak mana yang Tabungan energi Positifnya lebih besar. Fihak Mana yang lebih selaras dengan Alam Semesta, Fihak Mana yang oleh alam semesta dianggap sebagai fihak yang mampu Memayu Hayuning Bawono (Melestarikan dan memelihara kedamaian di alam semesta) dan yang selaras dengan Skenario Tuhan, Maka dialah yang unggul dan akan diberikan peranan.

Silahkan pertajam kepekaan anda, bersihkan batin dari segala persepsi, asumsi, kepentingan, dan prasangka. Rasakan getaran vibrasinya. Mana yang lebih besar?

Ingat!!!
Saldo energi bisa bertambah dan berkurang.

Tabungan Energi Positif kubu jokowi yang selama 32 tahun terzalimi di masa Orba. Sehingga akhirnya berbuah manis dengan naiknya jokowi sebagai presiden di tahun 2014 lalu. Apakah masih tetap besar, semakin besar, ataukah mendadak saja defisit dalam 4,5 tahun masa kekuasaannya yang sekarang?

Dan bagaimana pula dengan tabungan positif kubu prabowo? Apakah juga besar, semakin besar, ataukah malah minus.?

Silahkan perhatikan dan amati, pergerakan dan aliran energi serta getaran yang dipancarkan oleh para pendukung kedua belah fihak dalam mengkampanyekan jagoannya. Apakah lebih banyak membawa Nuansa Yang baik ataukah yang buruk. Apakah itu suatu tindakan yang dapat diartikan sebagai langkah Menabung Energi Positif ataukah itu suatu tindakan yang dapat mengurangi saldo tabungan energi (Hutang energi)..???

Dan jika anda termasuk diantara mereka yang sangat getol mengkampanyekan idola anda di sosmed. Silahkan introspeksi diri. Apa nuansa getaran yang dominan anda pancarkan?

Semua itu mempengaruhi mekanisme alam dalam menentukan siapa yang akan dipilih dan diberi peran dalam memajukan Bumi Indonesia Tercinta ini.

Dan pengetahuan ini tidak hanya berlaku dalam soal PILPRES 2019 ini saja lho... Tetapi ini adalah Pelajaran kehidupan yang berlaku dalam hidup dan kehidupan kita semua.

Bukankah saya dan anda semua ini juga punya keinginan dan harapan terkait dengan peningkatan kualitas Nasib kita sendiri? Nah, sudahkah kita selaras dengan alam dan sudahkah kita rajin menabung energi positif.

Orang Yang Positif, saling mendukung dan saling mendoakan.
Orang Negatif, saling bermusuhan dan saling menjatuhkan.
Orang sukses, adalah orang yang sadar dan mau menikmati Proses.
Orang Gagal, lebih suka untuk sering Mengeluh dan Banyak Protes.

Tuhan itu Maha Adil, dan melalui mekanisme otomatis yang berlaku di alam semesta ini. Semua akan berjalan sebagaimana yang seharusnya.

Apa yang sudah terjadi dan ditetapkan Tuhan, mungkin terasa seolah-olah tidak adil, bagi fihak yang tidak terpenuhi harapannya.

Tapi, sudahkah kita introspeksi diri. Sudahkah kebenaran yang kita yakini itu selaras dengan kebenaran yang ada di alam semesta ini.? Ataukah itu hanya sekedar suatu ilusi kebenaran?

Sudahkah amal perbuatan kita selama ini membuat tabungan energi positif kita semakin besar ataukah semakin minus?

Hanya Tuhan, diri kita sendiri, dan orang yang peka batinnya saja yang tahu.

Dunia adalah Alam permainan, maka siapa yang kenal, faham, dan selaras dengan aturan mainnya. Maka dialah yang terkabul doanya.

Jika kita semua sudah sadar dengan mekanisme alam ini, maka siapapun yang menang dalam Pilpres 2019 ini secara jujur dan adil. Maka kita semua akan dapat dengan ikhlas menerimanya. Serta dapat Move On dengan segera, guna mengatur langkah menghadapi masa depan yang lebih cerah.

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Berlomba-lombalah dalam kebaikan” (QS. Al Baqarah: 148).

“Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau, sedangkan negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kalian memahaminya?.” ( QS. Al-An’am : 32 ).

Kedua, Manual Mechanism.
Terlepas dari hukum, ketetapan, dan aturanNya yang sudah berjalan secara otomatis. Tuhan juga punya sifat jaiz. Dia maha kuasa dan dapat bertindak sekehendakNya. Tanpa terikat oleh aturan apapun.

Nah, untuk mekanisme yang satu ini. Hanya para kekasih Tuhan sajalah yang tahu. Hehehehe.... Yang dapat kita lakukan dalam hal ini, adalah beribadah sebaik mungkin dan memperbanyak amal kebaikan agar kita senantiasa ada dalam HimpunanNya, memperoleh Ridlo dan bimbinganNya. Serta menjadi semakin dekat denganNya.

Nabi Muhammad menyampaikan sebuah hadis qudsi, “Tidak ada yang lebih Aku cintai dibandingkan taqarrubnya seorang hamba dengan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Jika dia terus menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan mengerjakan hal-hal yang sunnah sehingga Aku mencintainya, maka...
  • Aku akan menjadi telinga yang dia gunakan untuk mendengar
  • Aku akan menjadi mata yang dia gunakan untuk melihat
  • Aku akan menjadi tangan yang dia gunakan untuk menggenggam
  • Aku akan menjadi kaki yang dia gunakan untuk berjalan
  • Jika dia meminta sesuatu, akan langsung Aku berikan
  • Jika dia meminta perlindungan, akan langsung Aku lindungi
(sumber: Arba’in Nawawi)

Demikian, sekedar obrolan kita kali ini. Semoga tidak ada lagi yang suka mendikte dan memaksa Tuhan. Apalagi berburuk sangka padaNya.

Tapi kenalilah Dia, maka hidupmu akan sejahtera dan bahagia. Sakti tanpo piranti, krenteg ati bakal dumadi. Aamiin.

Artikel dalam versi audio, simak di sini..

Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info kelas Getar sabda shakti Online, KLIK DI SINI ( https://sabda.naqsdna.org )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Tuhan Pilih Jokowi atau Prabowo. Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Tuhan Pilih Jokowi atau Prabowo Tuhan Pilih Jokowi atau Prabowo Reviewed by Edi Sugianto on 11.40 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.