Ilmu Jadug dan Sistem Aktivasi Kebal Koneksi Lafadz, Mustika, dan Sabda

KONEKSI & AKTIVASI ILMU JADUG

Dalam Ilmu JADUG, koneksi bukan berarti mengambil energi dari luar. Yang terjadi adalah mengaktifkan sistem kesadaran yang sudah tertanam dalam diri.

Akses terhadap Sistem Energi JADUG memiliki tiga jalur. Namun perlu ditegaskan: Lafadz dan Mustika adalah setara tingkatannya. Perbedaannya bukan pada level kekuatan, melainkan pada jalur latihan dan karakter pendekatannya.

1) LAFADZ

Jalur keilmuan berbasis mantra / asmak. Lafadz adalah jalur bunyi dan getaran, menggunakan bacaan tertentu yang sudah terstruktur dalam sistem JADUG.

Fungsinya:

  • Menyetem kesadaran
  • Menyatukan pikiran & rasa
  • Mengaktifkan sistem melalui resonansi suara

Perlu dipahami: kekuatan bukan berada pada lafadznya. Lafadz adalah media aktivasi. Jalur ini cocok bagi yang kuat di fokus verbal, penghayatan bunyi, ritme, dan irama kesadaran.

2) MUSTIKA

Jalur keilmuan berbasis simbol kesadaran. Mustika bukan “benda keramat” dalam makna mistik. Dalam sistem JADUG, Mustika adalah simbol jangkar kesadaran dan titik fokus untuk aktivasi tanpa bunyi.

Jika Lafadz bekerja melalui resonansi suara, Mustika bekerja melalui resonansi simbol. Fungsinya sama:

  • Menghubungkan ke sistem
  • Mengaktifkan medan
  • Menstabilkan kesadaran

Perbedaannya hanya pada pendekatan:

Lafadz Mustika
Berbasis bunyi Berbasis simbol
Aktivasi melalui getaran suara Aktivasi melalui jangkar kesadaran
Fokus pada resonansi verbal Fokus pada resonansi visual & rasa

Kesimpulan: Lafadz dan Mustika setara. Keduanya sah. Keduanya berada dalam koridor yang sama.

3) SABDA

Jalur tanpa media. Sabda adalah aktivasi langsung tanpa: asmak, mantra, simbol, maupun mustika.

Sabda hanya dapat dilakukan oleh siswa Tingkat 4 (Maha Guru), dan tidak otomatis dimiliki oleh semua Level 4. Sabda muncul ketika:

  • Kesadaran Pancer sudah stabil
  • Kesadaran Jati Diri Sejati sudah terbangun
  • Ego tidak lagi memimpin sistem
  • Penyelarasan & Penyatuan Ilmu sudah matang

Dalam Sabda, kesadaran tidak lagi membutuhkan alat bantu. Bukan sekadar “mengakses” sistem, tetapi menjadi sistem.

Prinsip Sistemik JADUG

  • Tidak ada ketergantungan pada alat
  • Tidak ada pemujaan simbol
  • Tidak ada kekuatan di luar kesadaran
Media hanyalah pintu. Kesadaran adalah ruangnya.
Lafadz dan Mustika adalah dua jalan setara. Sabda adalah keadaan ketika jalan sudah tidak diperlukan lagi.
JADUG
Seni Pemberdayaan Diri Nusantara Modern

Semua praktek dilakukan sendiri
Tanpa Trik • Tanpa Rekayasa • Tajrib Nyata
Konsep Jadug dikembangkan dan diajarkan oleh Edi Sugianto (Abah Edi Sugianto) melalui platform NAQSDNA, sebagai bagian dari pendekatan pemberdayaan diri berbasis kesadaran Nusantara modern.
📌 INFO & PENDAFTARAN
Klik WhatsApp: 0812-3164-9477

Demikian,
Semoga Bermanfaat.

Salam


Abah Edi Sugianto,
Gubes ILMU JADUG

JADUG

Terima Kasih sudah membaca Ilmu Jadug dan Sistem Aktivasi Kebal Koneksi Lafadz, Mustika, dan Sabda. Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Ilmu Jadug dan Sistem Aktivasi Kebal Koneksi Lafadz, Mustika, dan Sabda Ilmu Jadug dan Sistem Aktivasi Kebal Koneksi Lafadz, Mustika, dan Sabda Reviewed by Edi Sugianto on 23.35 Rating: 5

Tidak ada komentar:


kelas Gendam Online
Diberdayakan oleh Blogger.