Memutus Lingkaran Karma Buruk

Memutus Lingkaran Karma Buruk

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya yang berjudul RAHASIA TERBEBAS DARI KARMA, part 1 - 4. Jadi, ini adalah serial yang ke-5.

Awal Oktober 2018 ini dunia maya dihebohkan dengan Episode Drama Pengakuan Mbah RS atas Kebohongan yang sudah dia lakukan. Yang membuat dunia maya ini semakin menarik untuk dicermati dinamikanya.

Salah satu fakta yang menarik adalah, Ternyata RS dalam suatu acara Diskusi di televisi pernah memainkan peran sebagai orang yang Sok Bijaksana dan seolah-olah menasehati Seorang Lelaki Tapi Janda, bahwa perbuatan bohong itu tidak baik, bla.... bla... bla... dst.

Dan mungkin karena Nasehat itu tidak dilakukan atas dasar Motivasi yang baik. Maka, sekarang dia menuai karma buruk atas perbuatannya sendiri dan menjadi tersangka penebar berita bohong.

Persis seperti pepatah jawa yang berbunyi,"Sopo sing alok, melok." Yang artinya, siapa yang suka memperolok, suatu saat akan juga diperolok oleh orang lain.

Fenomena ini membuktikan bahwa :

1. AKU, KAMU, DIA, & MEREKA ITU SAMA.
Fakta membuktikan bahwa Semua makhluk yang bernama MANUSIA ini tersusun dari bahan dasar yang sama, mempunyai struktur penyusun yang sama, dan punya potensi yang sama

Jika ada orang lain dapat melakukan sesuatu, menjadi sesuatu, ataupun mencapai sesuatu.

Maka, siapapun saja juga punya peluang dan potensi untuk bisa seperti dia. Dan hal ini berlaku untuk bidang apapun saja, apakah itu untuk sesuatu yang baik ataukah buruk.

Hanya saja, potensi ini. Bagi sebagian orang masih bersifat belum pernah diaktifkan, atau sudah pernah aktif tetapi sekarang tertidur, atau sudah aktif tapi masih kecil dan belum tumbuh secara maksimal.

Dr. Kazuo Murakami, Ph.D. ahli genetika terkemuka di dunia, pemenang Max Planck Research Award (1990) dan Japan Academy Prize (1996)– meyakini bahwa kita dapat mengaktifkan gen-gen tertentu dan sebaliknya menonaktifkan gen-gen yang tidak dikehendaki.

2. VIBRASI ITU MENULAR.
Fakta yang tidak kalah menariknya adalah bahwa perilaku, sikap, kata-kata, dan apa yang dilakukan oleh orang lain. Itu dapat menular pada kita tanpa disadari.

Contohnya, saat ada orang di dekat kita sedang menguap. Entah kenapa tanpa alasan yang jelas. Tidak lama kemudian, kita juga ikut-ikutan menguap.

Pada tahun 1995, sekelompok peneliti dari Italia yang dipimpin oleh Giacomo Rizzolatti, menemukan suatu Area di otak yang disebut Mirror Neuron.

Saat kita melakukan suatu gerakan atau melihat orang lain melakukan suatu gerakan, sebuah area pada premotoric cortex yang sama juga aktif. Seperti yang kita ketahui bahwa premotoric cortex bertanggung jawab terhadap perencanaan suatu gerakan.

Ini artinya, saat kita melihat seseorang melakukan sesuatu, maka sebenarnya otak kita juga melakukan hal yang sama, “Seeing is doing”. Otak merekam dan mencetak pola tindakan itu seolah-olah sebagai rancangan tindakan untuk diri kita sendiri.

Fenomena inilah salah satu landasan ilmiah dari Ilmu Quantum Karomah Modelling (Ngemat), yang dapat ANDA pelajari di workshop.naqsdna.org. Dimana kita dapat menduplikasi prestasi dan keunggulan orang lain agar terinstal di dalam pikiran bawah sadar kita. Dan mengaktifkan Auto Success Guidance System yang akan menuntun kita mempunyai prestasi dan keunggulan seperti orang yang kita model.

LINGKARAN KARMA
Dua fenomena di atas adalah dua hal diantara banyak variabel lainnya. Yang membuat kita dapat mempunyai Nasib yang sama persis atau mirip seperti nasib orang lain. Termasuk Nasib Baik ataupun Nasib Buruk.

Nah, dalam kasus Mbah RS. Beliau ketika memberi olok-olokan yang dikemas dalam narasi Nasehat. Ternyata menuai karma yang malah jauh lebih buruk dari apa yang sudah dia lakukan. Karena selain dia mengalami Nasib sebagai penebar kebohongan, dia juga mengalami nasib sebagai Tersangka yang berpeluang mendapat ancaman sanksi kurungan selama 10 tahun.

MEMUTUS LINGKARAN KARMA
Nah, dalam kasus seperti ini. Bagaimana langkah kita untuk memutuskan karma buruk agar tidak sampai menimpa diri.

Langkah yang utama adalah, sadari bahwa di dalam diri kita semua. Juga punya potensi memiliki sifat yang sama dan juga punya potensi untuk mengalami nasib yang sama dengan mereka. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam menilai, bersikap, dan bertindak mengenai orang lain. Janganlah sampai berlebihan sehingga dapat mengaktifkan DNA yang sama di dalam diri.

Langkah kedua, Akui bahwa kita juga punya sifat buruk. Ikhlas terima sifat itu, rangkul, kasihi, dan berdamailah dengan sifat itu. Serta sirami dia dengan energi kasih sayang, kebijaksanaan, dan spiritualitas. Sehingga level vibrasinya dapat bergeser ke arah yang lebih tinggi.

Langkah ketiga, jika kita pernah melakukan kesalahan. Maka maafkan diri sendiri dan maafkan siapapun saja yang terlibat dalam masalah itu. Dan meminta maaflah pada semuanya.

Permintaan maaf ini tidak harus secara langsung, tapi boleh juga secara batin saja. Misalnya dengan menggunakan panduan Audio Meditasi Gelombang Cinta yang sudah saya share secara gratis di Youtube.

Lakukan langkah ini dengan setulus-tulusnya dengan sepenuh hati.

Ingat..!!!
Kita tidak akan pernah bisa berbohong pada hati nurani kita sendiri. Maka bertindaklah dengan sepenuh kejujuran.

Langkah ke-empat, bertaubatlah dan mohon ampunan pada Tuhan.

Langkah ke-lima, perbanyak infak & sedekah. Serta perbanyak melakukan kebaikan.

Dengan melaksanakan 5 langkah di atas. Insya Allah, karma buruk tidak akan sampai menimpa diri.

at Last but Not Least...

Emosi, membantu manusia untuk memiliki memori atas suatu kejadian dan agar terekam dengan kuat ke dalam pikiran bawah sadar. Yang mana memori ini besar pengaruhnya pada kehidupan kita di masa depan."

Pertanyaannya :
Memory apa yang mau kita rekam, dan beban emosi apa yang mau kita simpan?
Apakah itu memori dan emosi yang memberdayakan diri ataukah itu memory dan emosi yang hanya akan membuat kita semakin berat dalam meraih cita-cita dan impian. Tentu saja, semua terserah anda. Karena Nasibmu ada di tanganmu sendiri.

Demikian, semoga bermanfaat.

Saung Jatidiri Gresik,
Sabtu 6 Oktober 2018

Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info kelas Online Vibrasi, KLIK DI SINI ( https://www.dnasukses.com/2018/02/seni-kembali-ke-diri-sejati.html )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Memutus Lingkaran Karma Buruk . Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Memutus Lingkaran Karma Buruk Memutus Lingkaran Karma Buruk Reviewed by Edi Sugianto, C.Ht., MNLP on 11.10 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.