Waspadai Mastah Penghisap Darah Newbie

WASPADAI MASTAH PENGHISAP DARAH NEWBIE
Tulisan ini khusus menyoroti dinamika di dalam dunia bisnis online dan digital marketing.

Tapi sebelum saya lanjut, saya yakin ada diantara pembaca setia tulisan di NAQSDNA.com yang bertanya, bukankah Pak Edi Sugianto ini profesinya adalah di bidang pelatihan Pengembangan Diri dan Terapi Alternatif. Tetapi kenapa ada beberapa tulisannya yang membahas mengenai Blogging, aplikasi internet, digital marketing, dll. Apa itu tidak menyalahi pakem? Mengapa tidak fokus saja menulis di bidang pengembangan diri?

Nah, jika ada yang bertanya begitu. Maka, itu artinya dia belum membaca Artikel saya yang berjudul ILMU TITEN & MERUSAK POLA.

Sesuai dengan yang saya tulis dalam artikel tersebut, kegiatan Blogging dan juga kegiatan lain di luar dunia pengembangan diri. Itu memang berfungsi sebagai bagian dari strategi saya untuk merusak Pola kegiatan rutin yang ada, kemudian membuat suatu pola baru yang berfungsi untuk meluaskan wawasan dan mendapatkan Trigger yang dapat memicu hadirnya ide-ide segar baru.

Baca juga artikel yang terkait dengan hal ini, yaitu Memperluas Zona Nyaman.

Okey, kembali ke topik WASPADAI MASTAH PENGHISAP DARAH NEWBIE.

Kisahnya begini...

Alkisah, Awal tahun kemarin ( 6 Januari 2017 ) saya gabung program Reseller ~ yang Sebut saja namanya dengan Dargombez Store (DS) ~ dari seorang mastah digital Marketing yang terkenal. Yang biaya pendaftarannya sekitar 500 ribuan waktu itu..

DS ini adalah sebuah marketplace yang berjualan Buku-buku mengenai dunia digital marketing dan juga menawarkan program-program pelatihan seputar dunia digital marketing.

Dan sebagaimana biasanya, saya itu gabung cuman jadi penyemarak suasana saja. Jadi, kalau ada waktu senggang baru dikerjakan. Buat pengisi waktu.

Nah, sejak gabung program reseller si mastah. Kalau tidak salah, Saya belum pernah masuk ke member areanya, ataupun kalau masuk, kemungkinan cuman 1 atau dua kali saja, maklum bingung dengan systemnya. Jadi, untuk sementara waktu kegiatan saya di situ saya pending semua.

Nah, kemarin, hari senin tanggal 15 oktober 2018 baru terfikir untuk nengok ke member area di website DS. Karena saya lihat sistem reseller sudah diganti menjadi sistem affiliasi. Jadi, mungkin systemnya tidak serumit dulu lagi.

Eh, ketika mau Login, ternyata semua data login gak bisa saya gunakan untuk masuk ke member area. Saat email saya check menggunakan Fitur Lost Password, ternyata tidak ada respon, yang artinya akun saya sudah tidak ada. Lalu melalui aplikasi telegram saya hubungi salah seorang admin DS, yaitu mas JK, dan kemudian dibuatkan akun baru pada tanggal 16 oktober 2018.

Nah, ketika saya masuk ke member area. Saya mendapati info bahwa membership saya akan berakhir hari ini, 17 oktober 2018. Dan wajib melakukan perpanjangan dengan biaya tertentu.

Nah, mulai neh... bingung saya... ini sistem affiliasi, reseller, ataukah apa saya ini dianggap sebagai karyawannya? Kalau saya jadi karyawan dia, trus mana gajinya...? hahahaha..


Berikut ini Kutipan copas tanya jawab dengan CS 1

Edi Sugianto :
Jika ada waktu, coba terangkan secara tertulis secara panjang lebar mengenai sistem membership reseller di DS...

Biar jelas dan gamblang aturan mainnya bagi saya.

Karena seingat saya dulu, gak ada sistem renewal, perpanjangan pertahun, dll.

Kalau semuanya jelas, tentu kita bisa sefaham khan?

CS 1:
Baik pa edi, Besok saya agendakan team untuk menjelaskan, Sekarang kita sedang kajian dulu

Edi Sugianto :
Berarti sejak dulu, belum ada press release resmi dari perusahaan ya?

*

Cs off juga, belum dapet jawaban

======

Sekilas copas tanya jawab dengan CS 2.

Edi Sugianto :
untuk biaya perpanjangan, berapa?

CS2 :
bisa mendaftar ulang dengan melakukan pembayaran sebesar 399.000 dan jika mas tidak mau mengeluarkan biaya daftar silahkan ikuti chalenge , jika ada konsumen Mas/Mbak nya yang order diatas 500 rb maka akun reseller akan aktif lagi mas

Edi Sugianto :
Tahun depan juga begitu ya? Bayar atau chalenge?

CS2 :
Kalo masnya aktif menjadi reseller, mas gak perlu daftar ulang mas, Hal ini berlaku pada reseller yang tidak aktif 🙂

Edi Sugianto :
Apa kriterianya yang membuat seorang reseller dianggap tidak aktif?

CS2 :
Jika sudah lama tidak log in akan secara otomatis tidak aktif mas, Untuk memperpanjang silahkan melakukan pendaftaran ulang atau ikut challenge mas

Edi Sugianto :
Sudah lama itu berapa jam, berapa hari, atau berapa bulan tepatnya? Bikin aturan khan harus pas, dan bukan atas dasar kira-kira aja. Jadi, yang dimaksud SUDAH LAMA, itu berapa jam, berapa hari, atau berapa tahun?

Usia saya sudah 46 tahun, lulus SMA tahun 90. Dan saya merasa seolah-olah baru kemarin saya lulus SMA.

Makanya, jelasin dengan angka

CS2 :
Untuk kriterianya jika reseller tidak melakukan penjualan, dan tidak menghasilkan omset selama 3 bulan berturut turut, maka akan secara otomatis tidak aktif mas.

Edi Sugianto :
Jadi kriterianya adalah Soal Omxet berarti. Kalau ada member yang tidak berhasil melakukan penjualan, maka secara otomatis membershipnya di Non aktifkan, dan akun user di delete.

CS2 :
Bukan omset yang akan jadi patokannya mas, jika tidak melakukan aktivitas penjualan sama sekali selama 3 bulan berturut turut mas

Edi Sugianto :
Saat ini, DS sudah memberlakukan sistem affiliasi. lalu bagaimana alat ukur untuk menghapus user?

Dan bagaimana jika user sudah membuat tulisan, artikel, dan bahkan website landingpage yang khusus untuk jualan product DS, tetapi belum pernah closing, apakah akun user tersebut juga tetap akan di delete?

Lalu bagaimana dengan ikhtiar dan upaya user member itu, apakah itu tidak dihargai?

sistem yang anda tetapkan itu tidak cocok untuk marketing berbasis affiliasi ataupun reseller.

Sistem itu hanya cocok jika itu anda berlakukan untuk salesman dari perusahaan anda, yang merupakan karyawan anda.

Sebagai karyawan, tentu dia dapat insentif, Gaji, Target, dan penalti..

Beda dengan affiliate dan reseller, mereka ini MITRA anda dan bukan karyawan anda.

Apalagi jika daftarnya pakai duit, dan tidak gratis..

Bukankah itu terkesan seolah-olah perusahaan anda melakukan suatu ke zaliman?

Apalagi aturan itu tidak dipublikasikan di awal perekrutan reseller, dan baru diberitahukan belakangan..

Bisa-bisa ini kena pasal penipuan

CS2 :
Mohon maaf pak sebelumnya sudah kita infokan jauh jauh hari di all media DS group, channel, dll untuk informasi daftar ulang ini. Pendaftar ulang dilakukan dari tgl 28 mei sampai 4 juni dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, Jika bapak aktif di group insyaallah tidak akan ketinggalan informasi ini. Solusi dari saya jika ingin akunnya aktif kembali ikuti challenge dari kami atau daftar ulang kembali

Edi Sugianto :
Mana syarat dan ketentuan yang baru? diposting dimana? Apakah diposting secara terbuka di Website resmi DS?

Bukankah DS ini suatu perusahaan bisnis resmi yang berbadan hukum, apakah dalam memberikan pemberitahuan mengenai perubahan peraturan, cukup hanya lewat media perpesanan seperti WA, Telegram, atau Sosmed saja.

Lalu apakah dibenarkan secara hukum ataupun secara Kode etik, jika ada peraturan baru yang bisa merugikan Klien seperti ini baru diumumkan setelah klien bergabung? Apakah ini tidak berarti DS sudah menjebak Klien?

Untuk memperjelas hal ini, maka saya kira kita perlu menyamakan persepsi dulu mengenai apa itu Affiliate, Reseller, dan Salesman sebuah perusahaan.

Dari yang saya ketahui..

Baik Affiliate, Reseller, dan Salesman. Bidang kerjanya adalah sama yaitu Selling (Jualan). Baik secara Offline ataupun Online.

Sedangkan perbedaannya adalah ini :

Affiliate dan Reseller, itu posisinya dalam kerja sama ini adalah sebagai Mitra. Itu sebabnya, mereka tidak terikat dengan peraturan yang ada di dalam sistem internal ketenaga kerjaan yang ada di perusahaan. Dalam aktifitasnya, affiliate dan reseller juga tidak terikat dengan aturan Target Penjualan ataupun Penalti.

Jika perusahaan mitra mengadakan kompetisi dan memberikan Bonus, itupun sifatnya hanya sebagai pemicu motivasi untuk berjualan. Dan tidak menjadi kewajiban bagi Affiliate dan reseller untuk meraih target sesuai dengan yang sudah ditetapkan.

Sedangkan Salesman Perusahaan adalah karyawan yang menjadi bagian dari manajemen perusahaan. Salesman mendapat Gaji dan tunjangan insentif sesuai dengan peraturan perusahaan. Salesman juga mendapat Tugas untuk memenuhi target penjualan, mendapat Bonus jika penjualan mencapai target tertentu, dan mendapat penalti jika tidak mencapai target. Salesman perusahaan juga bisa dipecat dan diberhentikan jika melanggar aturan perusahaan.

Intinya, Salesman adalah Tenaga Penjualan yang terikat di dalam manajemen SDM internal perusahaan. Sedangkan affiliate dan reseller adalah mitra kerja yang bersifat Freelance. Affiliate dan reseller sebagai Mitra Kerja bebas bekerja sesuai dengan caranya masing-masing.

Nah. dari penjelasan di atas. Dalam hal ini DS sudah menganggap Affiliate dan reseller bukan sebagai Mitra Kerja, tetapi seperti karyawan perusahaan mereka sendiri. Hanya saja, tidak digaji secara rutin dan tidak mendapat insentif. Tetapi anehnya bisa dipecut dan dipecat sesuka hati.

Yang tentu saja, hal itu bertentangan dengan Sistem affiliasi dan reseller yang berlaku di seluruh dunia.

Dengan kata lain, apa yang sudah dilakukan DS ini sudah menyalahi aturan main dari bisnis affiliasi secara Internasional. Dan juga sudah menyalahi kode etik kerja sama di bidang affiliasi.

Affilita & Reseller itu Mitra, bukan Karyawan. Maka, jangan perlakukan mitra seperti anda memperlakukan karyawan anda.

Nah, bagaimana menurut anda?

*

CS2 sudah Off, ndak ada jawaban.



Demikian dialog terakhir yang saya lakukan dengan CS2 pada jam 10.15 WIB siang ini.

Nah, dari mencermati tanya jawab di atas, dapat anda lihat bagaimana seorang mastah telah menerapkan sistem yang dapat merugikan bagi pemain bisnis Online pemula (Newbie). Karena bagi seorang Newbie, jualan online itu tentu saja tidak semudah jualan Kacang Goreng. Apalagi jika sang newbie belum punya Kolam Market yang besar.

Menghapus Akun seorang member hanya karena member tersebut jualannya tidak laku, ini adalah suatu tindakan yang sangat tidak mendidik dan tidak manusiawi. Apalagi jika member tersebut sudah keluar sejumlah uang untuk mendaftar. Sungguh-sungguh ini seperti perilaku Vampir yang menghisap darah manusia.

Semoga adanya tulisan ini, dapat membuat sahabat yang bergerak di dalam bisnis Online dapat bertindak lebih hati-hati. Karena ternyata nama besar seorang mastah, yang nampak agamis di dalam setiap video tutorialnya di youtube dan juga dalam statusnya di sosmed. Bisa menerapkan sistem kapitalisme yang Dzalim dan merugikan kalangan bawah seperti itu.

Sekedar Catatan : Anggap saja tulisan di artikel ini hanyalah sekedar cerita dongeng fiktif yang terjadi di negeri antah berantah. Jadi, baca sambil santai dan tidak usah dianggap serius. Namanya saja saya lagi nulis dongeng. Jadi, jika ada nama, tempat, dan lokasi yang mirip, maka anggap saja itu sebagai suatu kebetulan. Monggo Ngopi dulu... Hahahahaha....

Demikian, semoga bermanfaat dan dapat menjadi pelajaran untuk kita semua.

Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info kelas Online Vibrasi, KLIK DI SINI ( https://www.dnasukses.com/2018/02/seni-kembali-ke-diri-sejati.html )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca Waspadai Mastah Penghisap Darah Newbie . Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
Waspadai Mastah Penghisap Darah Newbie Waspadai Mastah Penghisap Darah Newbie Reviewed by Edi Sugianto, C.Ht., MNLP on 13.33 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.