ilmu Titen Dan Merusak Pola Hidup Yang Tidak memberdayakan Diri

Dalam artikel sebelumnya sudah saya jelaskan betapa pentingnya kita mengamalkan ILMU TITEN.

Titen itu kosa kata dari bahasa jawa, yang artinya kurang lebih adalah cermat dalam mengamati, mengingat, dan meneliti.

Titen itu kata sifat, sedang Niteni itu kata kerja.

Lalu apa yang diamati dan diteliti? Atau apa yang menjadi objek penelitian kita?

Jawabannya ya bebas saja, sesuka anda. Hehehehe..

Dalam postingan-postingan sebelumnya ( Faktor X Kesuksesan dan Kerejekian & Temukan Pola Suksesmu Sendiri ), memang tidak saya tulis secara explisit bahwa kegiatan kita dalam mengamati dan meneliti pola hidup kita itu disebut sebagai ILMU TITEN. Dengan tujuan Agar anda tidak terjebak pada nama dan istilah. Tapi lebih fokus pada tindakan.

Karena sekarang ilmu Titen sudah saya wariskan pada anda... ( cieee... hahahaha... )

Maka, Untuk lebih memudahkan anda dalam mengamalkannya, berikut ini hal-hal yang perlu anda perhatikan.

CATAT
Buatlah semacam buku harian untuk menuliskan apa saja yang sudah anda amati dan teliti. Kalau saya sih, nullisnya bukan di buku. Tapi di Blog naqsdna.com hehehe... jadi, terserah anda, bagaimana caranya agar ada record dari kegiatan pengamatan anda.

OBJEK
Tentukan objek pengamatannya, dan lakukan penelitian yang mendalam. Gali dari berbagai sumber di luar diri. Dan gali juga dari sumber terdalam dari dunia batin anda sendiri.

Mulai dari gambaran besarnya, lalu gali detailnya. Kemudian buat kesimpulan.

OJEKTIF & SUBJEKTIF
Pastikan juga bahwa anda sudah dapat memilah, mana yang merupakan data, informasi, asumsi, dan opini. Agar kita dapat melihat apa adanya.

SISTEMATIS
Buat sebuah metode yang sistematis agar hasil pengamatan dan penelitian anda juga berguna tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain.

Demikian kurang lebihnya, cara-cara yang sudah saya praktekkan dalam mengamalkan ilmu Titen, sedemikian hingga terlahirlah Ratusan Ilmu Kehidupan yang sudah saya bagikan di dalam setiap kesempatan. Baik melalui event umum dan gratis. Ataupun melalui event pelatihan premium yang berbayar.

Dalam postingan sebelumnya, kita sudah belajar bagaimana Mengamati dan meneliti Pola Kehidupan yang terkait dengan Cara Hidup yang dapat membawa kegagalan dan kesuksesan.

Nah, dalam kesempatan ini. Saya akan membahas bagaimana Cara Untuk Merusak Pola...



MERUSAK POLA (Breaking the Pattern)
Sadar atau tidak, suka atau tidak. Kenyataannya hidup kita ini seperti robot.

Coba amati apa saja yang anda lakukan hari ini, mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Dan amati apa saja yang anda lakukan kemarin.

Amati juga tindakan apa saja yang sudah anda lakukan dalam minggu ini, bulan ini, dan tahun ini. Kemudian bandingkan dengan minggu-minggu, bulan-bulan, dan tahun-tahun yang kemarin.

Ada Suatu pola yang sama dan sudah anda ulang-ulang tanpa anda sadari selama bertahun-tahun bukan?

Dan dari pengamatan terhadap pola yang sudah anda lakukan. Saya yakin, anda akan bisa meramalkan. Apa saja yang mungkin akan anda alami besok, besok lusa, bulan depan, dan bahkan tahun depan bukan?

Permasalahannya adalah, apakah anda sedang menjalani hidup dalam suatu iklim yang bertumbuh atau hanya itu-itu saja.

Kemarin ya begitu, sekarang ya begitu, besok ya begitu. Terus menerus cuman begitu-begitu saja. Stagnan, gak ada perubahan, dan tidak ada pertumbuhan.

Padahal dunia ini terbuka ribuan kemungkinan dan ribuan kesempatan. Tapi tanpa sadar, anda hanya mengambil satu peluang dan merasa seolah-olah hanya seperti itulah yang namanya hidup.

Orang yang seperti ini biasanya akan selalu bingung ketika melihat ada temannya atau tetangganya yang tiba-tiba mendadak jadi sukses melampaui dirinya, padahal dia tahu persis bahwa kehidupan orang tersebut tadinya cuman biasa-biasa saja, 11 - 12 atau hampir mirip dengan kehidupannya lah.

Sehingga tanpa sadar, dia sudah berprasangka buruk dan menuduh sang teman tersebut sudah ambil Tuyul, Ikut pesugihan setan, korupsi, dll.

Padahal, dia tidak tahu. Bahwa sang teman itu sudah melakukan ini..... Apa itu?

Investasi untuk mengembangkan Potensi yang ada di dalam Dada ke atas. Alias mengembangkan Potensi Diri dengan meningkatkan Kualitas Jatidirinya.

Kualitas Hidup Yang Stagnan (mandeg), begitu-begitu saja. Itu terjadi dan bermula dari Kondisi Pikiran Yang Stuck (Buntu) & Level Kesadaran yang masih rendah.

Allah swt berfirman

"........ Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az Zumar Ayat 10)

Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (QS.Al-Hajj:46)

Sudah jelas bukan, semua penyebabnya adalah bermula dari Hati yang buta. Yang kalau dalam pelajaran Psikologi Populer NLP disebut sebagai Stuck State.

Lalu apa yang menjadi sebab sehingga seseorang tidak mengalami pertumbuhan sukses yang sehat dan bahkan mengalami kehidupan yang stagnan, padahal dia tahu bahwa dia harus berubah?

Diantara yang menjadi Penyebabnya adalah :

1. Mereka ini menunggu segala sesuatunya sempurna dulu, baru bertindak. Padahal dunia ini terus menerus berubah, apa yang sudah sempurna di hari ini. Bisa penuh kekurangan di hari esok, dan akan muncul product baru yang merupakan perbaikan dari edisi yang sebelumnya.

2. Berharap ada perubahan Nasib secara ajaib, tanpa merasa perlu melakukan perubahan diri.

Jadi mereka ini sibuk mengelola aset yang ada di luar diri, dan terlupa bahwa aset terbesar manusia sesungguhnya terletak di dalam diri kita sendiri.

Fakta membuktikan bahwa walau bisnis seseorang itu pernah mengalami kehancuran, hingga ke titik terendah dan bahkan minus. Tetapi jika kualitas jatidiri seseorang itu memang sangat bagus, maka dalam waktu singkat dia dapat bangkit kembali bahkan jauh lebih sukses daripada sebelumnya.

Dan kenyataan juga membuktikan, bahwa walau seseorang itu menerima harta warisan hingga Trilyunan rupiah. Tapi jika kualitas jatidirinya itu jelek banget. Maka, uang sebanyak itu bisa habis dalam hitungan hari saja.

Hal ini menunjukkan, bahwa sumber kekayaan itu bukanlah di luar diri. Tetapi ada di aspek Metafisik yang bersifat Gaib dan tidak terlihat oleh mata. Yaitu Jatidiri anda.

Kemudian penyebab yang ke-3. adalah, Terjebak dan melekat pada suatu pola dan sulit untuk lepas daripadanya.

Untuk Point No. 1 & 2 sudah sering saya bahas dalam postingan saya yang terdahulu. Jadi, sekarang kita akan fokus membahas Point No. 3. Yaitu bagaimana mematahkan kemelekatan kita terhadap suatu pola.

Tapi sebelumnya, kita harus tahu dulu. Kenapa kita perlu mematahkan Pola?

Diantara jawabannya adalah,

Pertama, Untuk merefresh diri dan terlepas dari kebuntuan pikiran.
Adakalanya, walau pola yang kita lakukan ini sudah benar dan sudah terbukti membawa hasil. Hanya saja, kalau ini dijalankan secara rutin dalam jangka waktu yang lama. Akan menimbulkan kebosanan dan hilang ketajamannya.

Ibarat Mata Pisau, setajam apapun pisau itu. Jika terus menerus digunakan. Akhirnya tumpul juga. Itu sebabnya perlu di asah agar tajam kembali.

Kedua, Untuk mematahkan Pola lama yang sudah terbukti hanya membawa pada kesalahan, kegagalan, dan kehancuran.

Sudah tahu bahwa itu adalah sebuah cara dan jalan yang salah, tapi kok masih terus diulangi. Pernah mengalami dan melihat hal yang demikian? Saya yakin semua orang pernah mengalami hal ini. Itu sebabnya kita perlu belajar mematahkan Polanya, agar dapat keluar dari jebakan lingkaran setan Pola ini.

Ketiga, Untuk mematahkan pola lama yang hanya memberikan hasil jauh di bawah standard.
Hasilnya sudah ada, tapi kok masih jauh dari harapan. Pola yang seperti ini juga perlu untuk dipatahkan.

Breaking the Pattern

Terdapat dua hal penting yang dapat merusak Pola seseorang secara extreme, instant, dan sangat cepat, yaitu:

1. Gerak Tubuh, tindakan, & perbuatan
2. Internal Representation

Internal Representation adalah persepsi yang ada dalam dunia pikiran seseorang mengenai “dunia luar” yang diwakilkan oleh gambar (visual), suara (auditory), perasaan (kinesthetic), penciuman (olfactory), dan pengecapan (gustatory).

Dengan merubah internal representation dalam pikiran seseorang maka sebuah state juga dapat berubah secara cepat.

State of Mind atau disingkat dengan State adalah kondisi dominan yang dialami oleh seseorang terkait dengan Pikiran & perasaannya.

Dalam NLP,
  1. State positif sering disebut sebagai Resource State (ketika orang merasa luar biasa dan memiliki pilihan-pilihan yang bersumber daya) dan 
  2. State negatif sering disebut sebagai Stuck State (ketika orang sadar bahwa hanya tersedia sedikit pilihan atau bahkan tidak ada pilihan sama sekali).
Prinsip Cybernetics Loops.
Mind and Body Are One System yang artinya: Pikiran, Perasaan dan Tubuh adalah bagian dari sistem yang sama dan bersifat saling mempengaruhi satu sama lain. Apa yang terjadi di dalam dunia pikiran dan perasaan juga akan mempengaruhi tubuh. Demikian juga sebaliknya, apa yang terjadi di aspek tubuh, juga akan mempengaruhi Pikiran perasaan.

Bagi anda yang Muslim, tentu sudah pernah dengar hadits yang kurang lebih seperti ini redaksinya :

"Jika kamu marah dalam keadaan berdiri, duduklah. Jika kamu masih marah, padahal sudah dalam keadaan duduk, berbaringlah. Jika kamu masih marah, padahal sudah dalam keadaan berbaring, segera bangkit dan ambil air wudu untuk bersuci dan lakukan shalat sunah dua rakaat."

Marah itu Kondisi emosi (Perasaan), dan untuk mempengaruhinya agar berubah. Rasulullah SAW menganjurkan untuk merubah Posisi Tubuh. Yaitu dari Posisi berdiri menjadi duduk dan berbaring. Dan jika masih kurang, maka kita harus bergerak dan bertindak secara lebih menyeluruh lagi, dan disini di contohkan dengan berwudlu dan sholat. Yang mana aktivitas sholat ini tidak hanya melibatkan kegiatan jasmani saja, tetapi juga Pikiran dan perasaan.

Jadi,
  • Mengubah Posisi Tubuh Akan Mengubah State.
  • Melakukan Gerak Akan Mengubah State.
  • Berolah Raga Mengubah State,
  • Menari Mengubah State,
  • Berjoget Mengubah State,
  • Yoga Mengubah State,
  • Meditasi Mengubah State,
  • Gerak Silat Mengubah State ,
  • Berdoa Dan Sholat Mengubah State.
  • Mengatur Pikiran Akan Mempengaruhi State.
  • Memunculkan Pikiran Damai Menghasilkan State .
  • Memunculkan Pikiran Rusuh Menelurkan State.
  • dll.
Terserah Anda mau mulai dari mana. Anda dapat mengubah state dengan merasakan perasaan tertentu, menciptakan pikiran tertentu, melakukan gerak tertentu, atau mengubah kebiasaan tertentu.

Contoh Kegiatan yang dapat mempengaruhi state dan Merusak Pola, Misalnya,

~ Jika postingan Facebook anda selama ini cenderung anti salah satu calon presiden. Maka, ganti dengan postingan-postingan yang cenderung melihat sisi kebaikannya. Saran ini Khususnya, jika anda hanya rakyat biasa, bukan politisi, bukan anggota LSM pendukung partai tertentu, dll.

~ Jika 80% yang kita share di sosmed itu berbau politik. Ubah dengan share topik yang lain. Misalnya share topik kesehatan, sport, resep masakan, dll. Selama beberapa hari.

~ Jika kita biasanya naik Taksi ke tempat kerja, maka untuk beberapa hari ganti dengan moda transportasi yang lain. Misal naik motor (ojek), bis, angkutan kota, bemo, bajaj, becak, andong, jalan kaki, sepeda angin (bicycle), dll.

~ Ganti rute perjalanan anda ke tempat kerja. Lewati rute jalan yang lain untuk beberapa hari.

~ Jika selama ini anda terlalu aktif dalam melakukan pendekatan pada calon pasangan, maka coba untuk lebih pasif dalam beberapa hari.

~ Ganti tempat kongkow anda, misalnya dari Cafe A, ke Resto B, dll.

~ Jika 70% waktu anda habis dalam aktivitas di sosial media. Coba untuk 2 hari saja, berhenti buka sosmed. Dan ganti dengan kegiatan lain.

~ Jika selama ini anda fanatik belajar ilmu gratisan, maka cobalah sekali-kali ikut kelas pelatihan yang berbayar,

Ada juga beberapa orang yang ketika sedang bete banget, maka dia mencari makanan yang enak-enak atau yang pedas-pedas, untuk merubah Moodnya.

Sampai disini, anda sudah cukup faham bukan. Maka, Silahkan tambahkan sendiri sesuai kreasi dan selera anda, mengenai cara-cara yang dapat anda gunakan untuk merubah state dan cara-cara untuk mematahkan pola lama agar tumbuh sebuah pola yang baru.

Durasi juga ada pengaruhnya, maka silahkan ditetapkan sendiri. Perlu berapa lama bagi anda dalam melakukan langkah merusak Pola ini. Apakah cukup 1 jam, 2 jam, 1 hari, 2 hari, atau bahkan 1 minggu. Semua terserah anda, karena hanya anda yang tahu mengenai diri anda sendiri. Berapa lama masa Transisi ini diperlukan sehingga anda bisa mendapatkan ide baru dan menerapkan suatu pola yang baru.

Salah satu Point yang terpenting adalah Struktur yang membentuk suatu Pola. Anda tidak akan dapat secara efektif mematahkan suatu pola. Jika struktur yang membentuk Pola itu belum anda kenali esensinya. Merubah kebiasaan belum tentu dapat mematahkan suatu pola secara penuh. Tapi setidaknya sudah cukup membantu merefresh mood (State) anda. Itu sebabnya, fahami betul penjelasan saya di artikel terdahulu yang saya sajikan dalam bentuk Video. Fahami juga mengenai Internal Representation. Agar anda dapat mematahkan Pola Lama yang kurang menguntungkan menjadi suatu Pola Baru yang lebih memberdayakan diri anda.

Jika anda ingin lebih mendalami mengenai Tekhnik-tekhnik yang efektif untuk mematahkan Pola Negatif, silahkan Gabung dalam Trance Immersion Workshop yang saya selenggarakan.

Hanya dengan merusak bangunan rumah yang lama, maka anda dapat mendirikan bangunan rumah yang baru di tempat tersebut.

Jangan menunggu Tuhan menghadirkan Ujian dan Musibah dalam kehidupan anda untuk mematahkan Pola Kehidupan lama anda, baru anda terfikir untuk berubah. Berinisiatiflah dan Lakukan perubahan atas dasar kesadaran diri anda sendiri, ambil tindakan sekarang juga,

Rusak Pola yang negatif atau yang kurang memberdayakan. Dan tumbuhkanlah Pola baru yang lebih berdaya guna demi kebaikan, kemajuan, dan kesuksesan anda.

Demikian, semoga manfaat.

Salam


Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l dnasukses.com




Ps.
  • Info kelas Online Vibrasi, KLIK DI SINI ( https://www.dnasukses.com/2018/02/seni-kembali-ke-diri-sejati.html )
  • Info jadwal workshop terdekat, KLIK DI SINI ( https://workshop.naqsdna.org )
  • Kontak saya di WhatsApp, kirim pesan ke WA No. 0813 8141 1972
*

ads

Terima Kasih sudah membaca ilmu Titen Dan Merusak Pola Hidup Yang Tidak memberdayakan Diri . Silahkan SHARE / BAGIKAN jika anda merasa artikel ini bermanfaat, dan jika anda mau COPAS Artikel ini, sertakan Linknya, agar ada yang bertanggung jawab atas isinya. Terima Kasih.
ilmu Titen Dan Merusak Pola Hidup Yang Tidak memberdayakan Diri ilmu Titen Dan Merusak Pola Hidup Yang Tidak memberdayakan Diri Reviewed by Edi Sugianto, C.Ht., MNLP on 08.56 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.